Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

HAKIKAT DIRI

Kajian Online Telegram Akhwat Hamba اَللّٰه Ta'ala

Hari / Tanggal : Rabu, 28 Januari 2015
Narasumber : Ustadzah Neneng Kusmayanti

Tema : Kajian Islam
Notulen : Ana Trienta

Assalamualaikum  warohmatulihhi  wabarokatuh
Innalhamdalillahi nahmaduhuu wa nashta.'iinuhu wa nashtaghfiruh...wa na'udzubillah min suruuri anfusina wa min syayyi 'amaalina..mayyahdillahi falaa mudhillallah wa mayyudlilhuu falaa haa di yaallah.  

Segala puji milik Alloh Rabb semesta alam, dan kita memujiNya, kita berlindung kepada Alloh dari kelemahan kealfaan kita, dan kita beristighfar dari segenap kekurangan, ketidaksempurnaan amal amal kita....astaghfiirullohh

Apa kabar akhwatifillah ? Seminggu iniii apaa sajaa yg akhwati lakukan?
Alloh Maha mengetahui niat dan Maha menyaksikan bahwa kita berjumpa semata karena Alloh, semata berharap Alloh swt mencatat waktu ini adalah amal sholih, dan kita berharap bahwa ini bermanfaat bagi diri diri kita di dunia dan sampai di saat kita dikembalikan kehadapan Alloh swt . . . in sha Alloh. .

Seperti biasa sebelum masuk pada kajian ini dimohon bagi yang belum bersuci hendaklah bersuci. Yang belum menutup aurat silahkan menutup aurat. Yang belum niat sama-sama kita berniat dan memulainya dengan bacaan basmallah dan luruskanlah agar niat yang lain sirna hanya niat karena Alloh yang Maha kekal lah yang mengisi setiap relung jiwa kita

Bagaimanaa kabar akhwat semua?
Mudah mudahan tidak meninggalkan jejak kecuali manfaat dan kebajikan. Serta tidak mengambil apapun selain pengajaran. 

Bismillahirrahmaanirrahiim
Kita luruskan niat kita Yaa Alloh Dzat yang Maha Menyaksikan, Maha Mengetahui hati hamba hambaNya, saksikanlah kami bertemu semata karena berharap ampunan dan rahmatMu dan berharap Engkau mensucikan jiwa kamii, memaafkan kami

Marii kita sama sama buka dan renungi bagaimana Alloh menasihati kita dengan tegas namun penuh kasih dalam surah adzdzariyat:56-57
"dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahKu. Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi Aku makan. . "
Jelass bahwa kita manusia diciptakan Alloh swt diberi kesempatan untuk menikmati kehidupan, diberi rezeki, dipelihara, oleh Alloh swt untuk beribadah hanya kepadanya: Sehingga sudah selayaknyalah kita memperhatikan hikmah dan tujuan dari kejadian diri kita dan mengabaikan tipu daya dunia dengan zuhud karena pada hakikatnya dunia adalah fana. Dalam surah yunus ayat ke 24 mari kita sama sama perhatikan
"Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu adalah seperti air hujan yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuh dengan suburnya karena air ituu tanam tanaman bumi, diantaranya ada yang dimakan manusia dan ternak. Hingga apabila bumi ituu telah sempurna keindahannya dan memakai pula perhiasannya dan pemilik pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba tiba datanglah azab Kami di waktu malam dan siang, lalu Kami jadikan tanaman tanamannya laksana tanam tanaman yang sudah disabit, seakan akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda tanda kekuasaan Kami kepada orang orang yang berpikir"
Bagi orang orang yg menyadari hakikat dirinya, maka semangat tenaga dan perhatiannya akan selalu dia arahkan mengikuti langkah langkah manusia yang terpilih dan bertindak sesuai dengan jalan yang ditempuh oleh orang orang pilihan Alloh swt langsung. Siapakah mereka? Mereka adalah manusia manusia pilihan yang sama seperti kita memiliki sifat dasar manusia yg memiliki hawa nafsu dan juga ruhani, akan tetapi karena mereka memiliki kehendak kelurusan hatii hingga Alloh swt sendiri yang memilih mereka untuk menjadi tauladan bagi kitaa manusia yang lainnya

Lihatlahbagaimaan Alloh swt mengabadikan kisah nabi ibrahim as
Yang bahkan rasululloh saw juga mengabadikan mengikuti kebiasaan nabi ibrahim di kota makkah. Dan menjadikan haji adalah syarat keislaman seseorang. Lalu bagaimana pula Alloh swt mengabadikan kisah keluarga imran dan istrinya hana, lalu anak keturunan mereka yakni maryam yang melahirkan seorang nabi yaitu nabi Isa as

Lalu begitu juga Alloh swt mengabadikan keteladanan nabi Nuh as dalam kesabaran mengajak umatnya pada keimanan pada Alloh swt hingga ratusan tahun. Subhaanalloh. Dan tentu bagaimana Alloh swt memuliakan nabi muhammad saw yang begitu lembut hatinya, begitu indah akhlaqnya, dan begitu santun budi bahasa dan sikapnya. Seorang yang ummi lalu dianugerahi al Quran sumber segala ilmu yang tersembunyi maupun yang nampak sumber ilmu sejarah ilmu peradaban ilmu ghaib ilmu zhahir. Sumber ilmu petunjuk hakikat mereka sebagai makhluq. Sebaik baik petunjuk adalah petunjuk yang diberikan langsung oleh sang Pencipta. Jikalah kita sebagai manusia tidak mengetahui "manual" petunjuk mereka sebagaimanusia muaranya kemana tentu manusia itu akan tidak dapat mencapai fungsinya yang optimal fungsinya yang hakiki. Apalagi jika petunjuk dan pengarahan hidup mereka adalah persangkaan ataupun akal pikiran mereka sendirii

Yang bahkan tidak mengetahui bahwa saat mereka diciptakan dari setetes air yang hina lalu menjadi segumpal darah menjadi segumpal daging lalu daging itu dibalut tulang belulang, lalu disempurnakan penciptaannya dan Alloh meniupkan ruh Nya. Kita semua dimintai persaksiannya oleh Alloh swt, dan Dia bertanya "apakah Aku ini Tuhanmu? Dan mereka menjawab, Benar

Persaksian ini Alloh swt lakukan agar manusia tidak bisa mengelak dari ketidaktahuannya, dari penyangkalannya atas sesuatu yang bisa mereka cari alasan. Akhwati fillah sungguh jika kita meniti jalan yang ditempuh para manusia pilihan niscaya sungguh berat nian kehidupan kita, meninggalkan kecintaan kita pada harta yang senantiasa melalaikan kita, mereka meninggalkan kecintaan pada dunia yang jadi tempat kita singgah. Mereka menahan hawa nafsunya dan mendidik jiwa mereka dengan keras semata karena mereka begitu berharap akan balas yang lebih baik di kampung akhirat kelak

Betapa beratnya kehidupan nabi kita Muhammad saw, saat Alloh swt memberinya amanah untuk menjadi tauladan dan menjadi pembawa misi kenabian menyampaikan kalimat kalimatNyaa sendirian diantara jutaaan manusia yang mungkin memandang rendah beliau, Menyepelekan beliau, Menghina beliau. Bahkan disebut sebagai orang gila, direndahkan dengan hinaan hinaan atas keadaan dirinya semata untuk menolak kebenaran yang disampaikan nya

Adakah di dunia ini amanah yang lebih berat dari amanah menjadi seorang nabi? Kita kadang begitu banyak mengeluh menjadi seorang istri harus terus melayani suami, mengeluh atas kerepotan mengurusi anak dalam rumah tangga atau sibuk mengeluh atas setiap beban kehidupan yang kita pikul yang kita pikir jauuuhhh lebih berat apapun. Padahal orang orang kafir saja mereka bisa lebih sabar

Hewan hewan saja bisa lebih sabar.  Burung burung saja tidak punya apa apa pergi terbang meninggalkan sarangnya dalam keadaan lapar lalu mereka kembali dalam keadaan kenyang di sore harii. Tapi kita?

Yaa Alloh inilah kami yang tidak memiliki apapun sekedar semangat menjadi hamba hambaMu yang ingin mensucikan jiwa. Jika bukan karena rahmat Alloh swt, niscaya kita belum tentu bahagia berislam. Belum tentu hati kita cenderung kepada kebenaran. Jika bukan karena pemeliharaan Alloh swt atas diri diri kita belum tentu hari ini kita bisa menghirup udara dengan bebas. Belum tentu bisa berjumpa lagi dengan keluarga kita di dunia. JIka bukan karena Alloh swt Yang Maha Memaafkan belum tentuu kita semua akan selamat dari adzabNya.di negeri indonesia iniii

Jika bukan karena Alloh swt yang Masih menanti taubat kita mungkin Alloh biarkan kita dihujani dunia lalu kita tenggelam di dalamnua semata agar Alloh swt menyempurnakan adzab nya. Astaghfirulloh. .

Surah adh dhuhaa memberi kita banyak hiburan dan penguatan dari Alloh swt langsung. dengan pertanyaan pertanyaan menggelitik "bukankah Kami mendapati dalam kebingungan lalu Kami memberi hidayah?" dst. Lihatlahhh bagaimaana Alloh masih memberi kita kesulitan dalam hidup, agar kita menyadari bahwa kita tidak ada artinya tanpa dukungan dan pemeliharaan  Alloh swt

Lihatlah bagaimana Alloh swt masih memberi kita kecewa agar kita kembali dan sadar bahwa kita bukan satu satunya penentu kehidupan kita

Lihatlah bagaimana Alloh swt memberi kita sedih agar kita belajar mensyukuri menghitung kebahagiaan yang Alloh swt bagikan dengan gratis kepada kita tanpa kita minta. Yaa Alloh berilah kami petunjuk agar menjadi hamba hambaMu yang layak Engkau muliakan yang layak Engkau bahagiakan kelak di akhirat dengan menjadi kami pewaris SurgaMuu Yaaa Alloh Yaa Rabbanaa
Amiiin

Akhwatfillah sekalian marilah kita mulai memperbaharui lagi cara pandang kita terhadap hidup ini. Hidup yang hanya sebentar ini hanyalah persinggahan singkat menuju cita abadi mimpi abadi dan harapan yang hakiki yakni surga. Surgalah masa depan kita semua. Harta tidak akan mampu menyampaikan kita ke surga jika hidup kita ditenggelamkan dia. Kedudukan tidak akan abadi jika kita hidup dengan merendahkan dirii diperbudak nya. Kecantikan tak akan abadi jika akhirnya muara kita adalah siksa

Sungguh perih pedih dan derita yang akan menemani kita dalam keabadian kelak andai hidup ini tak mampu kita kendalikan untuk mengumpul bekal. Bersemangatlah terhadap masa depan mu yang abadi. Perjumpaan dengan Rabbmu yang Maha Suci, pertemuan dengan manusia terbaik nabi muhammad saw dan kenikmatan surga. Upayakanlah jangan menyerah dengan dunia yang hanya sementara dan hina

Penutup
Doa Kafaratul Majelis...

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”



Semoga Bermanfaat