Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

KEISTIMEWAAN DAN KEUTAMAAN NABI IBRAHIM AS

Kajian Online Telegram Akhwat Hamba اَللّٰه Ta'ala

Hari / Tanggal : Rabu, 14 Januari 2014
Narasumber : Ustadzah Neneng Kusmayanti

Tema : Kajian Islam
Notulen : Ana Trienta


Assalamu alikum wr. wb
Innalhamdalillahi nahmaduhuu wa nashta.'iinuhu wa nashtaghfiruh...wa na'udzubillah min suruuri anfusina wa min syayyi 'amaalina..mayyahdillahi falaa mudhillallah wa mayyudlilhuu falaa haa di yallah

Segala puji milik Alloh Rabb semesta alam dan kita memujiNya, kita berlindung kepada Alloh dari kelemahan kealfaan kita dan kita beristighfar dari segenap kekurangan, ketidaksempurnaan amal amal kita. Astaghfiirullohh

Apa kabar akhwatifillah semuanya, salam kenal. Bahagia saya bisa bermuajahah walau tidak live streaming tetapi in sya Alloh Maha mengetahui niat dan Maha menyaksikan bahwa kita berjumpa semata karena Alloh, semata berharap Alloh swt mencatat waktu kajian kita sebagai amal sholih, dan semata karena kita berharap bahwa ini bermanfaat bagi diri diri kita di dunia dan sampai di saat kita dikembalikan kehadapan Alloh swt

Sebagaimana Alloh membuat perumpamaan kehidupan dunia ini......
"dan buatkanlah untuk mereka manusia perumpaman kehidupan dunia ini, ibarat air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, sehingga menyuburkan tumbuh-tumbuhan di bumi, kemudian (tumbuh-tumbuhan) itu menjadi kering yang diterbangkan oleb angin. Dan Alloh Maha kuasa atas segala sesuatu." Alkahfi ayat 45 
"Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amal kebajikan yang terus menerus adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik unt menjadi harapan" al kahfi 46
Baik hari ini kita akan mengkaji pelajaran dari seorang nabii yang istimewa, yakni bapak para Nabi Ibrahim as

Silahkan dibuka mushafnya surah al anam ayat 74-83
74. Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada ayahnya Azar, "pantaskah engkau menjadikan berhala-berhala itu sebagai tuhan? Sesungguhnya aku melihat engkau dan kaummu dalam kesesatan yang nyata"
75. Dan demikianlah kami memperlihatkan kepada Ibrahim kekuasaan (Kami yang terdapat) di langit dan di bumi,dan agar dia termasuk orang-orang yang yakin
Dari kedua ayat ini saja betapa nampaknya keistimewaan dan keutamaan nabi Ibrahim as di sisi Alloh swt hingga nabi saw senantiasa diingatkan Alloh swt unt mengingat bagaimana nabi ibrahim as berdakwah dan memandang ayah dan umatnyaa

1) Nabi Ibrahim adalah seorang yang sangat cerdas dan hanif dia bisa memiliki pandangan yang sangat dalam terhadap kesesatan kaumnya termasuk ayahnyaa. 

2) Akan tetapi begitu sopan dan santun dalam memberi pandangan lemah lembut seperti juga surah lain menceritakan bagimanakah karaktr seorang Ibrahim as

Qs maryam 19:41: Dan ceritakanlah muhammad kisah ibrahim di dalam kitab al quran sesungguhnya dia seorang yang sangat mencintai kebenaran, dan seorang nabi. 42: dan ingatlah ketika dia ibrahim berkata kepada ayahnya" wahai ayahku!mengapa engkau menyembah sesuatu yng tidak mendengar tidak melihat dan tidak dapat menolongmu sedikitpun?
Para nabi adalah orang yang senantiasa berbuat baik kepada orang tuanya. Ibrahim adalah orang yang siddiq, mencintai kebenaran bermula dari sifat jujur di ayat yaa abaati wahai ayahku. Sebutan panggilan yang santun dan sopan. Dan ibrahim as juga memperingati ayahnya tentang beriman kepada Alloh swt dan hari akhir, dengan memberitahukan adzab.
Attaubah 114

Nabi ibrahim as adalah seorang yang sangat lembut hatinya dan penyantun. Nasihat bahkan nabi sekalipun mereka begitu memperhatikan adab sopan dan santun terhdap ibu bapaknyaa walau mereka kafir. Apalagi jika ibu bapak kita adalah muslim maka pantaskah kita mengajari mereka dengan keras dan kasar? Begitupunn kaum muslim yang lain, apakah mereka juga pantas kita ajak kepada kebaikan dengan kekerasan dan kasar?

3) Ibrahim adalah manusia yang begitu lembut hatinya,  begitu mencintai kebaikan dan dekat kepada kebenaran. Sebagaimana surah maryam diatas. Lalu lihatlah bagaimana hati kita. Lembutkah? cintakah kita pada kebaikan? sukakah kita pada kebenaran? yang kita sukai ataupun tidak kita sukaii?

Hati adalah segumpal daging yang membuat manusia baik atau buruk. Sebaik baik hati adalah hati yang senantiasa hidup dengan Rabbnya dan seburuk buruk hati adalah hati yang mati. Lihatlah bagaimana kelembutan dan kecintaannya pada kebenaran mendorong nabi Ibrahim as untuk mencarii Rabb Penguasa alam Pemelihara alam dan Pengaturnyaa
Al anam 76:" ketika malam telah menjadi gelap dia Ibrahim melihat sebuah bintang lalu dia berkata "inilah tuhanku" maka ketika bintang itu terbenam dia berkata "Aku tidak suka pada apa yang terbenam"
Kecintaannya kepada kebenaran menjadikan pemikiran dan wawasannya begitu cerdas dan luas. Kelurusan hatinya membimbingnya untuk bergerak berupaya berfikir keras akan dunia ini akan alam semesta lalu kadang kita membatasi bahwa agama ini hanya urusan yakin dan tidak padahal bagaimanaa akal sesungguhnyaa di bimbing oleh hati yang haus akan kebenaran dan kebaikan untuk mencarii hakikat yang benar dan shohih akan kebenaran justru karena upaya nabi Ibrahim as yang begitu kuat untuk memikirkan alam dan dirinya lah hingga Alloh swt menjadikannyaa istimewaa

Tanpa seorang malaikat yang nampak dihadapannya, namun dia mampu sampai pada kebenaran yang hakiki. Sebagaimana pernyataannya dalam surah al anam ayat 79 
"Aku hadapkan wajahku kepada Alloh yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh kepasrahan mengikuti agama yang benar dan aku bukanlah termasuk orang yang musyrik"
Iniilah titik awal kemuliaaan kecerdasan dan kejeniusan seorang nabi Ibrahim as hingga mengabadikan dirinya dalam begitu banyak ayat ayat al quran dan ibadah nya nabi Ibrahim as diabadikan Alloh swt dalam banyak ibadah kaumnya nabi muhammad saw dan dari keturunannya pula lahir para nabi utusan Alloh swt yang mulia. Oleh karenanyaa jangan pernah sepelekan sedikit apapun upaya kita untuk memikirkan ayat ayatNyaa yang tercantum dalam Al Quran ataupun yang begitu berserakan di alam, di bumi, di langit, di laut dan di permukaannya

4) Ibrahim as adalah seorang nabi yang sangat dalam keyakinannya kepada Alloh swt hingga nampak dari istrinya Hajar yang begitu mulia, sabar, dan dalam imannya saat Alloh swt memrintahkan untuk menempatkannya di mekkah tanah tandus dan tak berpenghuni sedang beliau baru saja melahirkan. 

Ahh akhwatii fillah jika kita dalami bagaimanakah hasil didikan seorang nabi Ibrahim as terhadap istrinya hajar, tak kan pernah putus. Kita memujii dan memuliakan nya karena sungguh kesabarannya sangat teguh mulai dari keadanya yang lemah setelah melahirkan bayi ismail as, lalu mencari cari dengan sabar dan tidak pantang menyerah dan mengeluh bolak balik antara dua bukit yang belum bertembok dan belum memakai AC pada saat itu ditinggalkan suaminya untuk kembali berdakwah, sendirian. Hanya bergantung kepada Alloh swt hingga keyakinannya mengalahkan kelemahan fisiknya, ketakutan jiwanya dan keletihannya. Hanya karena yakin bahwa Alloh swt membersamainyalah maka hajar bisa menjadi wanita perkasa yang dari hasil tangannya pula lahh seorang nabi ismail yang sangat lembut santun dan penyabar tumbuh menjadi seorang pemuda sholih dan dari keturunannya pula lahirlah manusia terbaik sepanjang jaman manusia paling mulia dan sabar, serta sangat santun yakni Muhammad saw

Mungkin sepanjang hayatpun takkan pernah habis pelajaran yang bisa kita ambil dan teladani dan dari manakah garis kebaikan itu hadir? dari seorang bapak yang hanif, Ibrahim.
Sungguh betapa mulianya seorang lelaki yang dengan kebaikannya dia mendidik istrinya untuk menjadi wanita yang sabar, santun, lembut, dan beriman bertaqwa. Kesabaran tidak akan sampai pada istrinya kecuali dengan pengajaran sabar yang dilakukan suaminya. Kesantunan istri tidak mungkin muncul tanpa penghargaan dan pemuliaan suaminya terhadapnya. Kelembutan istri tidak mungkin hadir dari kekasaran dan kekerasan akan tetapi dia tumbuh dan berkembang dari kasih sayang dan ketulusan suami untuk membimbingnya mengenal Rabbnya dan keimanan takkan hadir dalam diri seorang istri tanpa kesholihan keimanan dan keridhoan suami untuk menyerahkan segala urusannya hanya pada keputusan Alloh swt hingga cara pandangnya adalah dari sudut pandang taqwa, kesabatannya adalah dari sudut pandang tawaqal dan kelemah lembutannya adalah rahmatNya atas mereka berdua

Barangsiapa berharap bahagia maka bahagialah saat Alloh swt memberi duka, menganugerahi kesulitan, melimpahkan kesempatan bersabar. Mungkin itulah saatnya Alloh swt akan memuliakan kita mengangkat derajat kita. Lihatlah bahwa duka dimata kita bagi hajar ternyata itu adalah jalan pembuktian kejujurannya kepada Alloh swt, keshiddiqannya akan iman nya. Dan lihatlah bagaimana kesudahannyaa Alloh abadikan anak dan keturunannya hingga akhir zaman. MasyaAllah...

Alloh muliakan bagi siapa saja yANg meneladanii perilaku mereka dan puncak dari seluruh kemuliaan itu adalah Alloh jadikan mereka dan anak keturunan mereka sebagai pewaris Surgaa.
Allohu Akbar
Allohu 'alam

TANYA JAWAB & DISKUSI

1. Assalamualaikum wr.wb...
Lantas bagaimana dengan siti asiah yang sholehah tanpa bimbingan&arahan dari suaminya seorang fir'aun?
Jawab
Jangan lupa asiyah adalah seorang wanita yang lembut, keibuan, dan penuh kasih lihatlah bagaimana kebaikannya dimulai dari pertemuannya dengan musa as. Kebaikan dalam hatinya lah kecenderungan dirinya pada kebenaranlah yang membuatnya begitu mudah menerima iman yang dibawa musa asa dan harun. Bab asiyah adalah bab lain tentang wanita teladan yang mulia karena juga kesabarannya dan kebaikan hatinya dari kalangan wanita terpandang, istri seorang raja yang tidak kalah mulia dari seorang hajar akan tetapi maksud saya adalah pelajaran yang bisa kita ambil dari seorang Ibrahim as adalah bagaimana keimanannya yang dalam mampu dia alirkan kedalam jiwa hajar. Belum kita bahas bagaimanakah hajar sebagai pribadi sikap dan jiwanya terhadap kebenaran. Yaa bisaa beberapa seri lagi ini

2. Bund nabi ibrahim istrinya berapa? Beliau diberi anak pada usia sepuh ya? Dari istri keduanya?
Jawab
Istrinya menurut riwayat yang shohih ada 3, sarah, hajar dan qanthurah yang salah satu keturunannya adalah madyan ,

3. Lalu bund cerita yang bilang hajar diasingkan ke bukit safa karena sarah cemburu, hajar bisa melahirkan anak. Apa iya itu benar?
Jawab
Yang jelas yang paling tepat adalah sebagaimana nabi saw menceritakan nabi ibrahim as meninggalkan mereka di bukit lalu berbalik kembali ke rumahnya tanpa menoleh lagi, saat hajar bertanya mengapa, saat hajar mengatakan apakah ini adalah perintah Alloh? barulah nabi menoleh lalu mengiya kan dan kemudian tetap meninggalkannya. Terbayang gak perasaan bunda Hajar pada waktu ditinggalkan? Mungkin beda jauh banget sama kita ya. Itulah bagaimana perasaannya sebagai istri dan seorang ibu di bingkai dalam iman yang dalam hanya karena perintah Allohlah yang menghentikannya bertanya lagi

4. Bagaimana cara menumbuhkan kesabaran seperti bunda Hajar itu ya?
Jawab
Sabar yang jelas ada ilmunya ada contohnya ada prakteknya ada latihannya dan ada ujiannya. Ilmunya sudah ada contohnya juga tinggal praktek, latihan, latihan terus, ikut ujian, lulus kadang tidak tapi latihan lagi terus begitu sampai nanti di yaumil akhir baru nampak apa kita lulus atau tidak. Semangat

5. Apa sabar ada batasnya?
Jawab
Ya ada batasnya menyerah ajaa

> Maksudnya apa bun?
Jawab
Artinya berhenti ikut ujian dan latihan lagii itu batasnya jika dia sampai ke batas sabar maka dia keluar dari kesabaran tapi manusia kan tempat salah dan khilaf

> Seperti kalo orang didzalimi terus menerus apakah dia harus bersabar terus?
Jawa
Owh kalo di dhalimi kan boleh membalas, dengan yang sama kadarnya tapi kalo memilih memaafkan Alloh sediakan Surga. Nah silahkan mau memilih mana

> Kalo membalas gak dapat surga bunda?
Jawab
boleh membalas = mubah
kalo tidak membalas mendapat pahala kalo membalas berarti sudah impas di dunia tidak berdosa

Penutup
Doa Kafaratul Majelis...

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Semoga Bermanfaat