Home » , » MENUTUP AURAT KARENA ALLAH

MENUTUP AURAT KARENA ALLAH

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, January 13, 2015

Kajian Online Hamba الله SWT

Selasa, 13 Januari 2015
Narasumber : Ustadzah Erlina
Rekapan Grup Nanda M111 (Peny)
Tema : Kajian Islam
Editor : Rini Ismayanti

MENUTUP AURAT KARENA ALLAH

Bismillahirrahmanirrahim...
Mari kita awali hr ini dengan membaca basmalah..
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْهِ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.
Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya dan meminta pertolongan, pengampunan, dan petunjuk-Nya. Kita berlIndonesiaung kepada Allah dari kejahatan diri kita dan keburukan amal  kita. Barang siapa mendapat dari petunjuk Allah maka tidak akan ada yang menyesatkannya, dan barang siapa yang sesat maka tidak ada pemberi petunjuknya baginya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Ya Allah, semoga doa dan keselamatan tercurah pada Muhammad dan keluarganya, dan sahabat dan siapa saja yang mendapat petunjuk hingga hari kiamat.

Hidup Untuk Ibadah
Seorang muslim wajib menyandarkan semua niat perbuatannya semata karena Allah dan benar-benar tidak melanggar laranganNya, karena hakikat hidupnya adalah ibadah. Allah SWT berfirman:
Angin yang menerbangkan (Adh-Dhāriyāt):56 - Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.
Al Qurthubi dalam tafsir ayat ini menyatakan, 'Makna asal dari ibadah adalah perendahan diri dan ketundukan. Berbagai beban syariat yang diberikan kepada manusia dinamakan ibadah, karena mereka harus melaksanakan dengan penuh ketundukan."

Menutup aurat merupakan bagian dari ibadah karena menjalankan perintah Allah. Ini adalah salah satu bentuk ketaatan kepada Allah. Karena itu, apapun bentuk dari menutup aurat, ketika jelas merupakan perintah Allah, seorang muslimah tidak layak untuk mendebat, mencari alternatif lain, mereka-reka, ataupun menyimpang tujuan dari perintah tersebut.
Dengan demikian, untuk kesempurnaan ibadah ini, muslimah harus mencari tahu spt apakah menutup aurat yang diperintahkan Allah, jilbab dan kerudung spt apkh yang ditetapkan, dan untuk apa dia mengenakannya shg pelaksanaan dari kewajiban ini tidak menyimpang.
Ibnu Katsir menyatakan: Makna ibadah kepada-Nya adalah menaati-Nya dengan cara melakukan apa yang diperintahkan dan meninggalkan apa yang dilarang."
Seorang muslim, saat berhadapan dengan apa yang diperintahkan Allah , maka tidak ada pilihan baginya kecuali tunduk patuh kepada Allah.
Allah SWT berfirman:
Golongan-Golongan yang bersekutu (Al-'Aĥzāb):36 - Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.

Maka saat Allah sudah menetapkan suatu aturan, manusia tidak berhak untuk memperdebatkannya, kmd mereka mencari alternatif yang mereka anggap lbh baik. Baik atau buruk, hanya Allah yang mengetahuinya. Apa yang dianggap manusia baik dan ia disukai, belum tentu baik dalam pandangan Allah. Allah SWT berfirman:
Sapi Betina (Al-Baqarah):216 - Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

Berhias merupakan bagian dari fitrah perempuan, juga diatur sedemikian rupa bagi kemaslahatan perempuan mengekspresikan fitrah kecantikannya di dalam rumah, dihadapan suami atau mahramnya.
Allah SWT berfirman:
Cahaya (An-Nūr):31 -  ....... dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya , dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

Tujuan Menutup Aurat
Banyak perempuan berpendapat, bahwa Allah telah menciptakan perempuan sbagi makhluk cantik, maka kecantikan itu harus ditampakkan. Bahkan ada yang menyatakan bahwa tampil cantik adalah fitrah perempuan yang tidak dapat ditinggalkan. Maka tampil cantik, berdandan dan berhias adalah lekat dengan perempuan.
Rasulullah bersabda:
"Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah perempuan shalihah." (HR Muslim dan Ahmad).
Diperkuat pula dengan ayat yang melarang tabarruj bagi perempuan. Firman Allah SWT:
Cahaya (An-Nūr):60 - Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan (bertabarruj), dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Bijaksana.
Bila perempuan tua yang sudah menopouse dan tidak memiliki hasrat menikah lagi saja tidak diperbolehkan tabarruj, maka aplagi para gadis atau perempuan muda, semestinya mereka lbh menjauhkan diri dari tabarruj.
Ayat ini membatasi siapa saja menampakkan perhiasannya. Atau dengan kata lain adalah mahram perempuan..
OKI, aurat seorang perempuan adalah srluruh tubuhnya kecuali wajah dan kedua telapak tangannya. Leher dan rambutnya adalah aurat di depan laki-laki ajnabi (non mahram laki-laki yang boleh menikahinya), bahkan sehelai rambut pun. Hal ini sejalan dengan perintah Allah dalam Al Quran:
....janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya." (QS An Nuur:31).
Bukitai lain yang menunjukkan bahwa seluruh tubuh perempuan adalah aurat kecuali wajah dan kedua telapak tangannya adalah sabda Rasulullah SAW:
"Sesungguhnya anak perempuan apabila telah haidh tidak dibenarkan terlihat darinya kecuali wajah dan tangannya sampai pergelangan tangannya)". HR Abu Daud
Memang betul Allah suka keIndonesiaahan, tetapi ketika Allah menetapkan hukum, tentu Allah lbh suka hukum itu dijalankan. Bukan mengedapankan keIndonesiaahan agar disukai Allah tetapi pada saat yang sama mengabaikan hukum-hukum Allah. Sungguh Allah lbh th apa yang terbaik bagi perempuan dengan pensyariatan jilbab dan kerudung dan melarang mereka untuk berhias yang menampakkan kecantikannya. Allah Maha Mengetahui yang terbaik bagi hamba-Nya.
Dengan demikian, seorang muslimah yang mengenangkan kerudung dan jilbab, harus menjadikan tujuan perbuatannya adalah semata taat kepada Allah, bukan tujuan-tujuan lain seperti tampil cantik, modis dst...Maka ia tunduk terhadap aturan bagaimana menutup aurat dengan kerudung dan jilbab yang benar.

Silahkan dibaca dan dipahami dulu.. Jika ada pertanyaan bisa langsung disampaikan..

REKAP TANYA JAWAB

Q : Bundaa.. Tanya dong.. Alhamdulillah, saya d ksh alis yang dikit n tipis sama Allah, nah untuk mensiasatinnya saya suka pake pensil alis untuk membentuknya. Tapi ya ga setiap saat, hanya klo mau pergi aja. Itu gimana??
Lipstik?? Bedak?? Eye liner?? Saya suka pake juga.. Termasuk tabaruj kah??
A : Jika skedar bedak tipis gak masalah.. sisanya, sudah bisa menjawab yah..

Q : Bunda maw tnya juga, Apa hukumnya meluruskn rambut, Awal rambut kriting trus di luruskn....?
A : Ada yang yang berpendapat makruh bahkan haram. Lbih baik hIndonesiaari saja.

Q : Assalamualaikum.. "...Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.."
Apakah ini hukum memakai gelang kaki dibolehkan? Asalkan tidak dinampakkan?
A : Boleh asal jangan yang berbunyi.

Q : Bund, soal warna pakaian nih.. saya udh tanya tanya k bbrp ustadz ada yang bilang warnanya itu tergantung kebiasaan daerah setempat.. kalau di Arab itu pake item, ga boleh brwarna karena itu tabarruj.. nah kalo di Indonesiao kan kebiasaan brwarna, jdi klo item katanya malah tabarruj..
Tapi saya lebih suka yang warna gelap gelap bund, malu dengan warna mencolok/cerah..kan istri Rasulullah dan shahabiyah dulu kalo keluar kayak burung gagak kan (item) ?  Jdi gimana, yang gak tabarruj disini yang mana?
A : Betul.. ikutin warna yang lumrah pada daerah tersebut. Jika di Indonesia mnrt saya bebas warna tapi juga yang ngejreng sperti batasan tabaruj yang saya sampaikan.

Q : Bund. Kalau hijabnya masih tipe pashmina tapi udh dipanjangin menutup dada & belakang gimana bund? Dan enggak dimodelin juga.
A : Boleh. Asal menutup dada dan tidak heboh lilitannya.

Q : Kalau pake niqob..dirumah misal ada ipar..tetep harus dipasang bund? Atau boleh dilepas
A : Tetap di pake
Q : Bunda alhamdulillah sya sudah menutup aurat dengan jilbab ke dada, tapi knapa ya makin kesini ibadah sya jauh dari pakaian saya. Smpai sya berfikir pakaian saya hanya topeng
A : Perintah menutup aurat dengan ibadah mahdhoh berbeda. Keduanya hal yang harus dilkskn scr bersamaan. Tinggal luruskan niat, istighfar,  kuatkan lagi dengan mbaca dalilnya. Itu bisikan syetan. Jangan terpengaruh. Sudahlah ibadah gak beres, aurat diumbar

Q : Assalamualaikum ustzah. Saya mau nanya. Saya pengen bisa pake jilbab syar'i berasa lebih tenang. Tapi kelrga saya slalu bilng gk modis dll. Jd urungkan niatx. Dan juga saya kerja di lapangan juga kbanyakan pake celana. Baikx gmn?
A : Ini saya alami saat mulai berhijab syar'i saat kuliah. Sudahlah dicemooh teman-teman aplagi ibu juga menentang keras. Takut gak dapat suami dan kerjaan. . Tapi Alhamdulillah dengan tetapi istiqomah, dapat suami dan dikit-dikit bisa bantu suami, ibu pun ridlo.
Sdkit cerita, saya dl kuliahnya di fakultas kehutanan. Harus sering ambil data ke hutan dari hutan pantai sampai pegunungan. Tapi saya tetap dengan jilbab dan kerudung. Yang lihat mungkin ribet tapi ketika melihat saya biasa dan tetapi bisa beraktifitas seperti mhssw lain, akhirnya mereka malah salut. Maaf bkn bmakasud riya...

Q : Bund. Arti dari "... Ketika keluar Rumah, memakai berbagai kain yang dicelup, memakai pakaian sutera, memanjangkan baju dan melebarkan serta memanjangkan lengannya. Semua itu termasuk bentuk tabarruj yang di benci Allah.." Itu apa?
A : Memakai warna kain yang ngejreng, baju menjuntai baik lengan atopun bagian bwh spt pakaian pengantin masa kini.

Q : Sepupu laki-laki dari ibu boleh bund?
A : Sepupu itu bkn mahrom. Kita boleh nikah dengan dia dan wajib nutup aurat. Aplagi itu sepupu ibu, tambah jauh...jls bkn mahrom.

Q : Bunda kalo ponakan suami kita termasuk mahrom ndak
A : Bukan mahrom. Yang mahrom adalah ponakan (anak) dari kk ato adik kita.
Lht urutan mahrom no 7
dan 8
Maksudnya mahrom adalah kita diharamakaan menikahinya dan dibolehkan untuk mbuka aurat dihadapan mereka. (selain muka dan telapak tangan) yaitu kita dengan pakaian sehari-hari. Tapi mbuka jilbab dan khimarnya saat di rmh kita yah...

Sekian dan mohon maaf atas kesalahan saya. kita tutup dengan membaca istighfar 3x,

              
lkan hiu mengeluarkan minyak
tararengkyu yang sudah menyimak
ikan terbang masuk perigi
hati senang kita jumpa lagi
ila liqa...
wassalamu alaikum wr wb......


Segala yang benar dari Allah semata, mohon maaf atas segala kekurangan
kita tutup kajiannya ya..

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh


​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ



Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT