Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

ZAKAT


Kajian Online Telegram Akhwat Hamba اَللّٰه Ta'ala

Hari / Tanggal : Senin, 05 Januari 2015
Narasumber : Ustadz Syaikhul Muqorrobin

Tema : Muamalah - Ekonomi Islam
Notulen : Ana Trienta

بسم الله والحمد لله والصلاة والسلام علي رسول الله  ولاحولاولاقوة الابالله

Akhowat fillah, hari ini kita akan lanjutkan kajian kita
Assalamualaykum wrwb
Agak sedikit keluar dari tema fiqh muamalah, tapi masih berhubungan erat dengan harta, yaitu zakat. mohon maaf bila agak lemot, karena jaringannya putus sambung

 يَمْحَقُ اللَّهُ الرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ أَثِيمٍ

"Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa." (al Baqarah: 276)


Di antara cara memusnahkan riba adalah menggiatkan sedekah, dan sedekah yang paling utama adalah zakat.

وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ رِبًا لِيَرْبُوَ فِي أَمْوَالِ النَّاسِ فَلَا يَرْبُو عِنْدَ اللَّهِ ۖ وَمَا آتَيْتُمْ مِنْ زَكَاةٍ تُرِيدُونَ وَجْهَ اللَّهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُونَ

"Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya)."
(ar Ruum: 39) 

Hukum Zakat

Dalam hadits tentang rukun islam disebutkan;
“Islam didirikan di atas lima hal, yaitu bersaksi bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, membayar zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan haji ke Baitullah jika mampu.” (muttafaq alaih)
Karena itu zakat adalah wajib. Ancaman bagi yang tidak mau membayar zakat sangat keras. Allah ta'ala berfirman; 
“Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahanam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung, dan punggung mereka, (lalu dikatakan) kepada mereka: ‘Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu’.”  (at-Taubah: 34-35)

Rasulullah saw. bersabda, “Tidak seorangpun yang memiliki simpanan, kemudian ia tidak mengeluarkan zakatnya, pasti akan dipanaskan simpanannya itu di atas jahanam, dijadikan cairan panas yang diguyurkan di lambung dan dahinya, sehingga Allah berikan keputusan di antara para hamba-Nya di hari yang lama seharinya sekitar lima puluh ribu tahun, sampai diketahui ke mana perjalanannya, ke surga atau neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Keutamaan Zakat

خذ من امولهم صدقة تطهرهم وتزكيهم بها وصل عليهم ان صلأ تك سكن لهم والله سميع عليم

"Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu menumbuhkan ketentraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."  (at-Taubah: 103)

"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. dan Allah Maha luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (al-Baqarah  : 261)

Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam bersabda:
"Barangsiapa bersedekah meskipun seharga kurma, namun dari hasil yang baik dan Allah tidak akan menerima sesuatu kecuali yang baik, sesungguhnya Allah akan menerima sedekah kurma dengan tangan kanan-Nya. Kemudian Dia akan menggandakannya untuk orang yang bersedekah, sebagaimana salah seorang di antara kalian memelihara anak kuda, sehingga sedekah kurma tersebut menjadi sebesar gunung." (HR. Bukhari)

Rasulullah saw. bersabda, "Ada tiga hal yang aku bersumpah, maka hafalkanlah: 1. Tidak akan berkurang harta karena bersedekah; 2. tidak ada seorang hamba pun yang dizalimi kemudian ia bersabar, pasti Allah akan menambahkan kemuliaan; 3. tidak ada seorang hamba pun yang membuka pintu meminta-minta, kecuali Allah akan bukakan baginya pintu kefakiran." (HR. Tirmidzi)

Syarat Harta Wajib Zakat

Para ulama telah merumuskan syarat-syarat harta yang wajib dizakati berdasarkan dalil-dalil yang ada, sebagai berikut:

1. Kepemilikan penuh

2. Berkembang. Maksudnya harta yang wajib dikeluarkan zakatnya harus harta yang berkembang aktif, atau siap berkembang, yaitu harta yang lazimnya memberi keuntungan kepada pemilik.
Rasulullah saw. Bersabda, “Seorang muslim tidak wajib mengeluarkan zakat dari kuda dan budaknya.” (Muslim).
Karena itu, kendaraan yang dipakai pribadi, perabotan rumah tangga dsb, tidak wajib zakat atasnya.


3. Mencapai nishab, yaitu batas minimal yang jika harta sudah melebihi batas itu, wajib mengeluarkan zakat; jika kurang dari itu, tidak wajib zakat. contoh; nishab emas adalah 20 dinar atau setara 85 gr emas. Jika harta emas/tabungan kita belum sampai senilai 85 gr emas maka tidak wajib zakat

4. Lebih dari kebutuhan dasar.
"Dan mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka infaqkan. Katakanlah: 'Yang lebih dari keperluan.' " (Al-Baqarah: 219)

5. Telah melewati satu tahun.
Syarat ini berlaku umum untuk harta secara keseluruhan. Namun pada harta-harta khusus, berlaku ketentuan khusus. Seperti hasil panen yang dizakatkan setiap panen, tanpa menunggu satu tahun.


Zakat bukan hanya ibadah infirodhi (pribadi) tapi juga ibadah sosial yang berwujud sistem yang dapat bermanfaat sebagai; penghapus kesenjangan sosial, menghilangkan peminta-minta, menumbuhkan rasa persaudaraan dan persatuan, menggerakkan ekonomi umat, dsb. Dan semua itu adalah bagian dari tujuan mulia Islam. Dan demi mewujudkan tujuan-tujuan tersebut, sebaik-baik zakat adalah yang disalurkan melalui amil zakat. Ini adalah bagian dari syariat, yang karenanya, amil disebutkan di dalam alQuran sebagai salah satu penerima zakat. Tidaklah berdosa menyalurkan zakat sendirian. Namun menyalurkannya melalui amil akan memudahkan tercapainya tujuan-tujuan sosial dari zakat.
Wallahu a'lam

TANYA JAWAB & DISKUSI

1. Pak bukannya kalo zakat lebih baik diberikan dilingkungan rumah kepada yang belum mampu atau anak yatim?
Jawab
Memang zakat paling utama disalurkan ke fakir miskin tetangga kita tapi tetap sebaiknya melalui amil, agar teratur dan memungkinkan untuk produktif. Kan ada juga amil lokal, seperti biasa ada di masjid-mesjid. Namun, bagus juga melalui amil nasional, karena sistem zakat akan bermanfaat maksimal jika ternasionalisasi

2. Bolehkah kita zakat jika kita masih punya hutang, ustad?
Jawab
Tetap utamakan bayar utang bahkan orang yang berutang bisa termasuk yang harus menerima zakat, bukan membayar. Sebagaimana orang yang menmiliki utang termasuk 8 ashnaf mustahik yang disebutkan al Quran

3. Ustad, siapa saja  yang berhak nenerima zakat? Terkadang kita salah nih, kita suka kasih zakat ke anak yatim. Bagaimana itu ustad?
Jawab
Terkait siapa saja mustahik zakat, telah dijelaskan dalam al quran.

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۖ فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. at Tawba 60

Memang anak yatim tidak termasuk tapi sangat mungkin para anak yatim juga adalah fakir miskin. Jika anak yatim itu miskin, maka ia berhak dapat zakat

4. Terus  apakah  zakat maal dan zakat fitrah sama penerima nya?
Jawab
Terkait zakat fitri, agak berbeda dengan zakat maal. Di antara perbedaannya adalah dari segi nishab dan haul dan waktu pembayaran. Zakat fitri khusus bulan ramadhan sampai dengan sebelum solat id. Nishabnya adalah bila beras kita melebihi kebutuhan untuk hari id. dan tidak ada haul, tapi dibayarkan langsung jika saat sebelum id, telah terpenuhi nishabnya

5. Ustadz kalau ada orang yang punya beberapa untuk investasi tapi dibiarkan kosong tidak disewakan apa rumah tersebut tetap kena. Maksudnya punya rumah/ mobil banyak tapi untuk investasi aja ga ditempati
Jawab
Tidak perlu zakat atas rumah yang ditempati. Karena tidak memenuhi syarat "berkembang" atau menghasilkan. NAbi saw bersabda dalam hadits shahih; tidak ada zakat pada kuda dan budak. Maksudnya adalah kuda yang dipakai sehari-hari tidak ada zakatnya. Lain halnya kalo rumahnya disewakan maka zakat diambil dari nilai sewanya. Jika total nilai sewa selama setahun setara 85gr emas

6. Ustad bolehkah kita memberi  zakat  pada orang tua kita? Karena orang tua kita tidak hidup serumah dengan kita dan  tidak mempunyai pekerjaan khusus?
Jawab
Zakat tidak boleh diberikan pada keluarga yang menjadi tanggungan kita. Orang tua yang fakir/miskin adalah tanggung jawab anaknya. Wajib menafkahi mereka, dan itu tidak dianggap zakat.

7. Bagaimana dengan tabungan yang mencapai nishab & haul?
Jawab
Tabungan disamakan dengan emas, maka nishabnya senilai 85gr emas, dan haulnya setahun. Tabungan senilai minimal 85 gr emas yang telah dimiliki selama setahun, wajib dizakatkan

8. Ustad, adakah batasan umur untuk anak yatim? Saya blm tahu apakah jika sudah dewasa di tinggal orang tuanya juga termasuk anak yatim?
Jawab
Batasan umur anak yatim adalah baligh. Jika sudah baligh maka bukan lagi anak yatim. Tapi kalo dia tetap miskin meskipun baligh, maka tetap berhak atas zakat

9. Kenapa beda antara investasi uang & emas dengan investasi rumah/tanah/ barang mewah lainnya? Kan sama-sama bernilai
Jawab
Beda. karena uang dan emas sifatnya cair, harta yang langsung digunakan. Hadits yang shahih mengkhususkan emas dan perak dari harta-harta lain dan uang pada zaman sekarang, sama seperti emas dan perak (dinar dirham) pada masa lalu, sebagai alat tukar

10. Ustad, menantu  saya  di tinggal ayahnya sejak  kecil. Apakah  saya masih boleh memberi  zakat pada dia dan ibunya  karena mereka juga termasuk  yang tidak mampu.
Jawab
Jika memang ia tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup dasarnya, bisa saja menyalurkan zakat kepada menantu tapi sebaiknya produktif  jangan hanya konsumtif

11. Ustadz, kalo anak yang belum menikah tapi sudah punya penghasilan sendiri, untuk bayar zakat fitrah apa wajib bayar sediri ato masih menjadi tanggungan orang tuanya? Kemarin ada orang tua teman bilang sepanjang belum menikah masih menjadi tanggung jawab orang tua
Jawab
Dalam Islam sebenarnya patokan mukallaf (orang yang diberi beban syariat) adalah baligh, bukan menikah. Ia bisa membayarnya sendiri, tapi boleh juga jika orang tuanya mau menanggung

12. Apakah zakat hasil penjualan rumah/ barang mewah juga 2,5% ?
Jawab
Iya 2,5% jika terpenuhi nishob dan haulnya

13. Kalau mas kawin sudah mencapai nishab haul kena zakat kah?
Jawab
Maksudnya mas kawin apakah emas dalam arti sebenarnya? soalnya ada juga mas kawin sperangkat alat sholat. Jika emas dalam arti sebenarnya, maka wajib dizakati jika emas tersebut tidak dipakai selama setahun. Jika pernah dipakai, atau malah sehari-hari dipakai, maka tidak wajib zakat

14. Dari syarat wajib zakat diatas apakah kalau ada salah satu syarat tidak terpenuhi berarti belum wajib zakat?
Jawab
secara umum iya, bu

15. Di lingkungan tempat  saya  itu di bentuk amil  jika idul fitri  saja  ustad. Jadi  terkadang  repot  kalau mau menayalurkan zakat maal ,uno itu saya hanya memilih janda yang sudah tua, juga  yang tak mampu banget saja ustad, apakah itu boleh?
Jawab
Jika amil lokalnya tidak ada, bisa tranfer ke lazis nasional seperti dewan dakwah atau boleh juga bu lia mencari fakir miskin sendiri

16. Kalau mualaf sekalipun dia mampu atau kaya apakah berhak atas zakat ustad?
Jawab
Muallaf yang kaya tetap boleh menerima zakat. Hanya saja tetap diiutamakan fakir miskin. karena itu sebaiknya zakat via amil karena mereka yang mengatur menentukan prioritasnya

Akhowat fillah, kajian kita akhiri pukul 12.50 ya karena ada amanah lain menanti 😊
Kita akhiri dulu ya
walhamdulillahirabbil alamin

Penutup
Doa Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Semoga Bermanfaat