Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

DOA YANG TIDAK DIAWALI HURUF "YA"

Kajian Online Hamba WA الله Ta'ala
Ayah 305

Hari / Tanggal:  10 Februari 2015
Narasumber: Ustadz Jumadi Toha
Tema: Tafsir Ulumul Quran
Admin: Fuad Adi Nugroho
Editor : Ana Trienta

#Ulumul Qur'an. Disajikan oleh A.J.Toha#

Mengapa dalam al-Qur'an ayat-ayat yang mengandung lafadz-lafadz doa tidak diawali oleh huruf "ya" yang berfungsi untuk memanggil dalam ilmu bahasa Arab?
Cobalah kita renungkan ayat-ayat berikut ini :

(ربِ أرني أنظر إليك)

"Tuhanku..perlihatkanlah (wujud-Mu) kepada ku agar dapat melihatmu (Musa)"

(ربنا أفرغ علينا صبرا)
"Tuhan kami..limpahkanlah kepada kami kesabaran"

(ربِ لا تذرني فردا)
"Tuhanku..janganlah Engkau tinggalkan aku seorang diri (Zakaria)"

(ربِ إن ابني من أهلي)

"Tuhanku..sesungguhnya puteraku adalah termasuk keluargaku (Nuh)"

( رب اغفر وارحم وانت خير الراحمين )

"Tuhanku..ampuni dan sayangilah aku..Engkaulah sebaik-baik (Dzat) yang menyayangi"

( رب ابن لي عندك بيتا في الجنة )

"Tuhanku..bangunkanlah bagiku di sisi-Mu rumah di surga (Asiah)"

( ربنا لاتزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا )

"Tuhan kami..janganlah Engkau goyahkan hati kami setelah Engkau berikan kami petunjuk"

( رب إني مسني الضر وأنت أرحم الراحمين )

"Tuhanku..sesungguhnya aku ditimpa penyakit. Sedangkan Engkau adalah yang paling penyayang di antara orang-orang yang menyayangi (Ayub)"

Jadi doa-doa yang termuat dalam al-Qur'an tidak satupun yang dimulai dengan huruf "ya", sebagaimana di ayat-ayat di atas. Rahasianya adalah karena huruf "ya" dalam bahasa Arab digunakan untuk memanggil jarak jauh. Sedangkan Allah lebih dekat kepada hamba-Nya dari urat lehernya. Maka berdasarkan ilmu sastra Arab huruf tersebut ditiadakan. Allah SWT berfirman 
"Sedangkan Kami lebih dekat kepadanya dari urat lehernya". (QS Qof). 
Allah SWT juga berfirman 
"Dan jika hamba-hamba Ku bertanya kepadamu tentang Ku, maka (jawablah) sesungguhnya Aku sangat dekat". (QS al-Baqoroh;9).
Sekarang kita sudah mengetahui betapa dekatnya Dzat tempat kita meminta dan berdoa. Allah berfirman "Bersujudlah dan mendekatlah". Kita tidak memerlukan kendaraan untuk mendekat kepada-Nya, tidak pula suara lantang dan indah. Namun cukuplah dengan bersujud. Kala itulah jarak kita dengan-Nya dekat. Saat itu adalah moment yang tepat meminta kepada-Nya apa yang kita inginkan. Nabi saw bersabda 
"Jarak yang paling dekat  antara seorang hamba dengan Rabbnya adalah dalam sujudnya. Maka perbanyaklah doa kala itu,karena itulah saat-saat mustajab". (Shahih).
Wallahu 'alam. Washallallahu wasallama ala Muhammad wa ala alihi ajmain..

PENUTUP
Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta astaghfiruka wa'atubu ilaika 
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
(HR. Tirmidzi, Shahih).