Home » , , , , » HADIST DARI KITAB ARBAIN NAWAWI TENTANG PERJALANAN HIDUP MANUSIA (TAKDIR)

HADIST DARI KITAB ARBAIN NAWAWI TENTANG PERJALANAN HIDUP MANUSIA (TAKDIR)

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, February 17, 2015

Kajian Online WA Hamba الله Ta'ala
(Link 2 Nanda & Link Bunda)

Hari / Tanggal : Senin, 29 Desember 2014
                          Selasa, 09&17 Feb 2015
Narasumber : Ustadz Abdullah Haidir Lc
Materi : Hadist
Notulen : Ana Trienta

Assalamualaikum, saya ada jadwal di sini ya hari ini?
Thayib, kita akan kaji bersama-sama hadits keempat dari kitab Arbain Nawawi

عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ؛ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعُوْدٍ  رضي الله عنه قَالَ: حَدَّثَنَا رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوْقُ: « إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْماً نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ ، فَيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ. فَوَ اللهِ الَّذِي لاَ إِلَهَ غَيْرُهُ، إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ،  فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ، فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ  الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا » [رواه البخاري ومسلم]

Dari Abu Abdurrahman; Abdullah bin Mas’ud beliau berkata, "Rasulullah menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang benar serta dibenarkan (ucapannya), “Sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaannya di perut (rahim) ibunya sebagai setetes mani selama empat puluh hari, kemudian berubah menjadi setetes darah selama itu juga, kemudian menjadi segumpal daging selama itu juga. Kemudian diutus ke-padanya satu malaikat, lalu dia meniupkan ruh pada-nya. Kemudian dia (malaikat) diperintahkan untuk menetapkan empat perkara; menetapkan rizkinya, ajalnya, amalnya dan kecelakaan atau kebahagiaannya. Demi Allah yang tidak ada ilah selain-Nya, sesungguhnya di antara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli surga hingga jarak antara dirinya dan surga tinggal sehasta, akan tetapi ketentuan telah mendahuluinya, dia melakukan perbuatan ahli neraka maka masuklah dia ke dalam neraka. Sesungguhnya diantara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dirinya dan neraka tinggal sehasta, akan tetapi ketentuan mendahuluinya, dia melakukan perbuatan ahli surga  maka masuklah dia ke dalam surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)


Kedudukan Hadits

Hadits ini sangat agung, merangkum semua perjalanan hidup manusia dari awal penciptaannya, kehidupannya di dunia hingga nasibnya kelak di hari kiamat apakah kekal dengan kebahagiaannya atau kesengsaraannya berdasarkan amal dan perbuatannya di dunia berdasarkan ketentuan dalam ilmu Allah Ta’ala.

Pemahaman Hadits

Maksud 'dikumpulkan' (يجمع) dalam hadits ini sebagaimana dikatakan oleh sebagian ulama- karena mani ketika masuk ke rahim terpencar-pencar, kemudian Allah kumpul-kan di dalam rahim.

Nuthfah (نطفة) makna asalnya adalah air yang jernih. Yang dimaksud disini adalah air mani laki-laki yang sudah bertemu dengan mani wanita dalam jimak dan telah Allah kehendaki dan siapkan sebab-sebabnya untuk menjadi janin.

‘Alaqah (العلقة) berasal dari kata (العلق) artinya melekat, maksudnya di sini adalah adalah darah beku yang kental. Dikatakan demikian, karena sesuatu yang mengenainya akan melekat padanya. 

Mudghoh, berasal dari kata (مضغ) artinya mengunyah. Yang dimaksud di sini adalah sepotong daging. Dikatakan demikian karena ukurannya sebesar bekas kunyahan sese-orang.

Yang dimaksud dengan ‘kalimat’ dalam hadits ini adalah, perkara-perkara yang akan ditetapkan. 
“Sesungguhnya di antara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli surga hingga jarak antara dirinya dan surga tinggal sehasta....” Hal ini bukan perkara yang umum terjadi, tapi sangat jarang. Apalagi, termasuk kasih sayang Allah, orang yang berubah dari buruk menjadi baik sangat banyak, sedangkan orang yang berubah dari baik menjadi buruk sangat sedikit sekali. 
Pelajaran yang Terkandung dalam Hadits
  • Dalam hadits ini terdapat kemuliaan seorang ibu bagi anak, sebab di rahimnyalah Allah menciptakan seorang anak dengan segala keletihan yang ditanggung oleh sang ibu.
  • Adanya fase pertumbuhan janin dalam rahim seorang ibu sebagaimana disampaikan oleh Rasulullah saw, memberikan makna:
a. Rasulullah saw berbicara atas dasar wahyu. Karena pada saat itu bagaimana seseorang dapat mengetahui pertumbuhan janin dengan detail yang baru dapat disingkap secara ilmiah beberapa abad kemudian. Di samping apa yang disampaikan Rasulullah saw, juga telah dinyatakan oleh Al-Quran. 
b. Menunjukkan kasih sayang Allah Ta’ala kepada seorang ibu, dengan menciptakan makhluk-Nya secara berangsur-angsur. Sebab dengan kekuasaannya,  Allah dapat  saja menciptakannya sekaligus. 
  • Allah Ta’ala mengetahui tentang keadaan makhlukNya sebelum mereka diciptakan dan apa yang akan mereka alami, termasuk masalah kebahagiaan dan kecelakaan.
  • Meskipun masuk surga atau neraka bagi seseorang termasuk takdir Allah, namun Allah Ta’ala tetap menjadikan amal perbuatan sebagai sebab memasuki keduanya.
  • Hadits ini mengandung isyarat tentang kebenaran adanya hari kebangkitan, sebab Dzat yang mampu menciptakan seseorang dari setetes mani tak berharga, kemudian Dia merubahnya menjadi setetes darah, kemudian segumpal daging, kemudian ditiupkan ruh padanya, maka tentu Dia sangat mampu untuk meniupkan ruh itu kembali setelah jasad itu menjadi tanah dan Dia mampu untuk mengumpulkan jasad itu kembali setelah bercerai berai. 
  • Amal perbuatan dinilai di akhirnya. Maka hendaklah manusia tidak terpedaya dengan kondisinya saat ini, justru harus selalu mohon kepada Allah agar diberi keteguhan dan akhir yang baik (husnul khotimah).
  • Disunnahkan bersumpah untuk mendatangkan kemantapan sebuah perkara dalam jiwa.
  • Bersikap tenang dalam masalah rizki dan qanaah (menerima) dengan mengambil sebab-sebabnya, namun tidak terlalu mengejarnya dan menggantungkan hati kepadanya.
  • Kehidupan ada di tangan Allah. Seseorang tidak akan mati kecuali Dia telah menyempurnakan umurnya.
  • Takdir adalah rahasia Allah, tidak seorang pun yang dapat mengetahuinya sebelum terjadi. Maka tidak boleh bermaksiat dengan alasan takdir. Yang dituntut baginya adalah beramal sesuai yang diperintahkan, dan kita diberikan kemampuan untuk itu.
Wallahu a'lam.....


Referensi:
- Shahih Bukhari dan Shahih Muslim
- Al-Wafie
- Syarh Ibnu Daqiq al-Ied, hal. 68
- Fathul Bari 
- Al-Mu’jamul Wasit.
- Syarh Muslim, Imam Nawawi

Thayib...sampai si dini materi saya...moga bermanfaat...

TANYA JAWAB


LINK NANDA

Pertanyaan M110

1. Demi Allah yang tidak ada ilah selain-Nya, sesungguhnya di antara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli surga hingga jarak antara dirinya dan surga tinggal sehasta, akan tetapi ketentuan telah mendahuluinya, dia melakukan perbuatan ahli neraka maka masuklah dia ke dalam neraka. Sesungguhnya diantara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dirinya dan neraka tinggal sehasta, akan tetapi ketentuan mendahuluinya, dia melakukan perbuatan ahli surga  maka masuklah dia ke dalam surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dari hadis ini pernah ada teman nanya kalo memang seperti itu untuk apa melakukan perbuatan baik kalo toh takdir kita ke neraka atau begitu sebaliknya? Dimana kebebasan kita memilih jalan hidup kita jika memang Allah sudah menentukan semua akhir hidup kita. Ga tau mesti jawab apa, mohon pencerahannya yah ust...
Jawab
Berbicara tentang takdir biasanya akan mentok dalam masalah ini. Sekali lagi perlu ditegaskan, beriman terhadap takdir tujuannya adalah agar kita mengakui kebesaran dan keagungan Allah, tidak putus asa dan kontinyu beramal serta tidak sombong. Adapun beramal, itu adalah kewajiban, sebab kita telah diberikan akal untuk mengetahui dan memilih mana yang baik dari yang buruk. Telah diturunkan wahyu dan rasulNya untuk menyampaikan ajaran Allah. Selebihnya takdir adalah rahasia Allah yang tidak ada seorang pun tahu hakekatnya sebelum terjadi. Jadi kalau ada orang yang tak mau beramal dengan alasan takdir, darimana dia tahu bahwa takdirnya adalah celaka?

Pertanyaan M111


1. Ana mau bertanya, apakah pekerjaan seseorang juga adalah takdir ?
Jawab
Naam, pekerjaan seseorang adalah takdir
[Surat As-Saaffat : 96]
(وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ) 

"Padahal Allah lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu"

2. Apa hukumnya melakukan 4/7 bulanan seseorang yang hamil?
Jawab
Mengkhususkan waktunya tidak ada ajarannya tapi banyak bersedekahnya itu bagus termasuk yang dianjurkan para ulama saat wanita hamil adalah banyak bersedekah

3. Apa benar semua umat Islam ditakdirkan pasti masuk surga walaupun sebelumnya di masukkan ke neraka karena dosanya ustadz?
Jawab
Seseorang yang mati membawa iman walau sekecil appun akan masuk surga, walaupun mungkin akan disiksa dahulu di neraka.

4. Apakah seseorang yang kafir sampai ia mati, sebenarnya sudah ditakdirkan Allah bahwa ia selama hidupnya akan kafir? Lalu orang yang berakhlaq buruk, sudah diajak ikut kajian tapi gak berubah-berubah, apakah sudah ditakdirkan Allah menjadi pribadi yang buruk juga?
Jawab
Secara teoritis demikian. Namun  secara praktis kepada orang perorangan atau terhadap diri sendiri kita tak boleh menghukumi termasuk kepada orang yang sulit didakwahi kita tak tahu akhir kehidupan seseorang.


Pertanyaan M112

1. Maksudnya 'disunnahkan bersumpah untuk mendatangkan kemantapan sebuah perkara dalam jiwa' itu bagaimana?
Jawab
Setahu saya tidak ada sunah bersumpah untuk mendatangkan kemantapan jiwa. Yang disunnahkan adalah shalat istikharah, wallahu a'lam. anti bisa berikan rujukannya soal ini?

2. Bagaimana caranya kita tau seberapa dekat jarak kita dengan surga atau neraka?
Jawab
Wallahu a'lam, dalam hadits itu kiasan saja tentang ketaatan dan kedurhaakaan seseorang mengukurnya jelas tidak mungkin yang dituntut adalah ibadah kita berada di antara harap dan takut maka, jangan merasa tak ada harapan, jangan pula merasa telah ada jaminan

3. Kutipan hadits paling bawah, seseorang melakukan perbuatan ahli surga, tapi karena telah didahului ketentuan maka masuklah ia ke neraka dan sebaliknya. Saya sering dengar hadits ini jadi pembenaran untuk orang tidak melaksanakan perintah Allah. Bagaimana menyikapinya?
Jawab
Perlu ditegaskan permasalahan takdir ini sekali lagi adalah intinya agar kita tidak sombong dengan kebaikan, karena segala sesuatu dapat saja terjadi atas kehedak Allah, juga agar tidak putus asa apabila kita terjerumus dalam kemaksiatan selebihnya ikhtiar adalah wajib jadi jangan arahkan pembahasan takdir kepada sikap meragukan amal dan mempertanyakan kehendak Allah. Beriman kepada takdir tidak boleh jadi alasan untuk tidak beramal, justru harus menjadi semangat untuk terus beramal.

Pertanyaan M113


1. Surga neraka itu kan takdir Allah yang bisa di rubah dengan bgaimnana amal perbuatan kita selama di dunia. Lalu apakah umur dan jodoh juga takdir yang dapat di rubah? Bagaimana dengan seorang istri yang begitu bagus amalannya tapi memiliki suami yang (maaf) jahat, apakah itu sudah takdirnya? Terimakasih
Jawab
Berbicara soal takdir penekanannya adalah mengagungkan kebesaran Allah dan bagaimana agar kita menjadi hamba tapi yang selalu bersandar dan mengharap kepadaNya sedangkan ikhtiar adalah wajib. Kalau Allah kehendaki semuanya akan Allah lakukan, termasuk merubah ketentuan seseorang. Yang penting kita lakukan apa yang Allah perintahkan dan tinggalkan apa yang Allah larang. Yang bermasalah dalam pembahasan takdir adalah dijadikan bahan keraguan dan debat dan akhirnya menyangsikan amal dan ikhtiar atau bahkan mempertanyakan keadilan Allah. Istri yang salehah sedangkan suaminya jahat, tetap akan mendapat kebaikan dengan kesalehannya dan tidak berkurang dengan kejahatan suaminya, kecuali kalau dia ikut membantu kejahatannya bahkan dia dapat kemuliaan lebih jika sabar dalam mengingatkan sang suami untuk kembali ke jalan yang benar....

2. Pertanyaanya. Apa ada beda nasib dan takdir? Kalau ada takdir itu posisinya dimana?Benarkah di ujung usaha?  Apakah takdir itu sudah ada dari sono nya (lahul mahfuz)? Terus apa pengaruhnya kita berusaha atau diam saja??
Makasih ustad
Jawab
Nasib dan takdir kurang lebih sama maksudnya, saya ingatkan lagi pentingnya kita beriman terhadap takdir.
Berbicara tentang takdir biasanya akan mentok dalam masalah ini. Sekali lagi perlu ditegaskan, beriman terhadap takdir tujuannya adalah agar kita mengakui kebesaran dan keagungan Allah, tidak putus asa dan kontinyu beramal serta tidak sombong. Adapun beramal, itu adalah kewajiban, sebab kita telah diberikan akal untuk mengetahui dan memilih mana yang baik dari yang buruk. Telah diturunkan wahyu dan rasulNya untuk menyampaikan ajaran Allah. Selebihnya takdir adalah rahasia Allah yang tidak ada seorang pun tahu hakekatnya sebelum terjadi. Jadi kalau ada orang yang tak mau beramal dengan alasan takdir, darimana dia tahu bahwa takdirnya adalah celaka?
Jadi dapat juga kita simpulkan, takdir itu bukan untuk ditunggu, tapi untuk dikejar sesuai yang Allah ridhai dan kita inginkan. Khalifah Umar bin Khottob dan rombongan suatu saat hendak ke negeri Syam, ketika diberitahu bahwa di negeri tersebut sedang mewabah penyakit menular, Umar balik lagi ke madinah. Ketika ada yang berkata, "Apakah engkau akan lari dari takdir Allah?" Beliau menjawab, "Aku lari dari takdir Allah untuk mencari takdir Allah yang lain."

Pertanyaan M114

1. Ustad nanya bagaimana cara mempertahankan kwalitas keimanan itu, kalau semua itu terletak pada akhir sedangkan keimanan seseorang itu kadang naik dan turun apalagi begitu banyaknya godaan pada zaman sekarang?
Jawab
Menjaga kulitas iman, yaa terus melakukan maintenance dan service selalu perawatan dan perbaikan selama setan tak lelah merusak, kitapun tak boleh lelah merawat dan memperbaiki.

Pertanyaan M115


1. Assalamualaikum, Bagaimana jika ada seorang ibu yang kegururan di usia 1-2bulan. Sudahkah janinnya di tiupkan ruh? Dan bagaimana merawat janinnya yang keguguran sesuai hukum islam? (Pemakaman dan sebagainya, haruskah di beri nama janin yang keguguran tersebut). Terimakasih.
Jawab
Janin keguguran sebelum usia 4 bulan tidak ada ritual apa-apa, cukup dibungkus dan dikubur baik-baik


2. Assalamualaikum..
Tentang hadist "...sesungguhnya di antara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli surga hingga jarak antara dirinya dan surga tinggal sehasta, akan tetapi ketentuan telah mendahuluinya, dia melakukan perbuatan ahli neraka maka masuklah ia ke dalam neraka..". Pertanyaannya, apakah semua amal ibadah yang selama ini dilakukan orang tersebut terhapus karena di akhir hidupnya melakukan perbuatan dosa? dan apakah tidak ada satu ibadah pun yang bisa menolongnya?
Jawab
Kalau akhir kehidupan seseorang adalah kufur atau syirik besar, maka semua amalnya gugur dan tidak ada amal apapun yang menolongnya. Tapi jika kemaksiatan biasa, dia terancam, namun masih ada harapan mendapatkan ampunan selagi mati membawa iman.

3. Assalamualaikum ustad, saya mau bertanya bagaimana seharusnya kita generasi muda dalam mencegah hal-hal yang mengarah maksiat haruskah kita menutup pergaulan kepada siapapun? bagaimana hukumnya bagi yang melakukan maksiat (perzinahan/pergaulan bebas)? tapi disandingkan dengan hukum ustad?
Jawab
Mencegah kemaksiatan para remaja yang paling utama adalah dari dalam rumah. Kalau suasana yang tercipta adalah nilai-nilai keimanan, itu dapat menjadi kontrol utama mereka. Ini menuntut orang tua yang terus menerus menjaga kuliatas iman dan mempraktekkannya dalam rumah selebihnya adalah doa, nasehat, komunikasi aktif dan akrab dengan anak-anak, kontrol pergaulan, pahami kejiwaan mereka, dll adalah perkara yang sangat membantu. Maksiat paling utama dihadapi dengan taubat di negara yang menerapkan hukum bagi pelaku maksiat sekalipun, tetap taubat yang utama, jika kasusnya tak sampai ke pengadilan, selagi tak ada hak orang lain, taubat nasuha sudah cukup in sya Allah


LINK BUNDA

Pertanyaan M01

1. Bagaimana dengan orang yang sebelum lahir sudah di takdirkan buruk dan setelah lahir dia harus menjalani takdir buruknya?
Jawab
Sesuatu yang belum terjadi tak bisa kita kira, apakah mendapat takdir baik atau buruk dan kita tidak diperintahkan untuk mengetahuinya yang diperintahkan adalah beramal sesuai yang diperintahkan jika ada kemauan akan Allah beri kemudahan

Pertanyaan M02

1. Takdir katanya ada yang sudah pasti ada juga yang bisa berubah. Mana saja kah yang sudah ditetapkan dan mana saja yang bisa berubah?
Jawab
Semua takdir itu asalnya pasti, perubahan bisa menyusul. Namun itupun tak keluar dari takdir Allah. yang mana? Itupun kita tidak tahu yang jelas perintahnya adalah beramal, beramal, beramal atau kerja kerja kerja....:)

Pertanyaan M04

1. Assalamualaikum wr wb
Ustadz, mau bertanya? Allah meniupkan roh ke janin pada berapa hari?
Jawab
Allah tiup ruh 40 hari setelah fase mudghah jadi kurang lebih 4 bulan usia kehamilan

2. Bagaimana adab, cara bersumpah untuk mendatangkan kemantapan dalam jiwa? Perkara apa ustadz yang di maksud?
Jawab
Maksud bersumpah untuk memantapkan jiwa disini, adalah memantapkan jiwa bagi yang mendengarnya

3. Mungkinkah usia seseorang ditambah Allah dari yang seharusnya? Amalan apa yang memperpanjang umur jika ada?
Jawab
Di antara yang disebutkan dalam hadits, silaturrahim dapat memperpanjang umur tidak ada yang menghalangi Allah untuk merubah takdirnya itupun termasuk takdir

Pertanyaan M06

1. Saya mau tanya ustadz. kalau surga dan neraka itu ditakdirkan, kenapa kita harus beramal baik? (pertanyaan dari teman beberapa tahun silam)
Jawab
Pertanyaan yang mirip sama pernah disampaikan sahabat kepada Nabi. Mereka bertanya, kalau begitu buat apa beramal? Nabi jawab, "Beramallah, Allah akan mudahkan..." Tugas kita beramal dan kita diberikan kemampuan untuk itu bukan menanyakan takdir. Takdir kita ambil hikmahnya agar jangan sombong kalau sudah beramal, sebab semua dari Allah juga jangan putus asa kalau bergelimang dosa, sebab bisa jadi takdir Allah kehendaki kita orang baik

Pertanyaan M07

1. Sesungguhnya sudah kewajiban seorang ibu untuk mengurus anaknya karena sebenarnya ibu lah yang menghendaki kehadiran seorang anak. Jadi tidak patut ketika ibu menuntut anaknya membalas kebaikan ibunya karena bukan keinginan anak untuk hadir di dunia. Apakah ada yang harus diluruskan dari pemikiran tersebut?
Jawab
Tergantung sudut pandangnya, jika yang dimaksud adalah ibu menuntut anaknya untuk birrul walidain, itu memang perintah. Tapi kalau yang dimaksud adalah ganti rugi dan imbalan, jelas tidak benar, saya kira seorang ibu tak akan berpikiran demikian

2. Ustadz, apakah yang sekarang terjadi dinegara kita dengan pemimpin yang seperti sekarang ini, itu semua sudah suratan takdir?
Jawab
Sekali lagi, semua yang telah terjadi kita yakini sebagai takdir tapi kedepan kita harus ikhtiar sesuai panduan Allah, meyakini takdir tidak boleh membuat kita malas beramal, atau malah membenarkan dosa

Pertanyaan M09

1. Jika Allah mengetahui keadaan mahluknya sebelum dia lahir apakah keadaan sakit juga termasuk yang dikatahui? Apakah ini termasuk takdir? Karena hanya doa yang dapat mengubah takdir, apakah doa cukup untuk membuat keadaan sakit menjadi seperti sediakala?
Jawab :
Takdir kita imani kalau sudah terjadi, kalau belum terjadi, yang harus kita lakukan adalah mengejar takdir yang Allah ridhai dengan doa dan ikhtiar. Allah tak akan sia-siakan doa dan ikhtiar hambanya

Pertanyaan M11

1. Assalamualaykum ustadz. Bayi terlahir dalam keadaan suci,  orangtuanyalah yang menjadikannya majusi..(maaf lupa hadis), apakah ketika  kita terlahir dari rahim seorang muslim /kristen itu juga takdir? syukron ustadz
Jawab
Naam, semua yang terjadi dialam ini takdir Allah, tak ada yang terkecuali

Pertanyaan M13

1. Malaikat diciptakan dari nur, iblis dari api dan manusia dari tanah. Sebenarnya maksud dari unsur tanah ini bagaimana ustadz, apakah hanya nabi adam yang dibentuk dari tanah kemudian ditiupkan ruh? Sedangkan manusia dari mani. Apakah mani ini berasal dari makanan yang kita makan dari tanah? Jazakallah.
Jawab
Yang diciptakan dari tanah secara langsung adalah nabi Adam as. Adapun manusia berikutnya diciptakan dari sebuah proses yang akhirnya juga bersumber dari tanah. Jika dikatakan dari setetes mani, maka itupun asalnya adalah tanah

Pertanyaan M15

1. Saya mau tanya, apakah rizki dan takdir bisa dirubah?
Jawab 
Ga apa... Rizki dan takdir bisa dirubah tapi perubahan itu juga sesuai takdir Allah lagi.. Intinya jangan sibukkan diri kita takdir kita nanti apa dan bagaimana, sibukkan diri kita, amal kita apa dan bagaimana yang seharusnya kita lakukan

Pertanyaan M18

1. Kenapa bayi yang lahir mesti menangis? apakah kehidupan di rahim lebih baik dibanding dunia ini?
Jawab
Wallahu a'lam, saya tidak tahu kenapa menangis mungkin dapat ditinjaun secara medis dan psikologis. Adapun yang mengatakan karena dia sedih meninggalkan alam rahim ke alam dunia, tidak saya ketahui dalilnya kecuali kesimpulan yang sifatnya perumpamaan saja. Sebab dia belum bisa berfikir utuh ketika itu

2. Ustad maksudnya ketentuan telah mendahului maksudnya apa? maaf belum terlalu paham.
Jawab
Ketentuan Allah sudah mendahului maksudnya sudah tercatat takdirnya

3. Seandainya usia kandungan baru jalan 2 bulan terus keguguran gimana? kan belum ditiupkan ruh baru berbentuk gumpalan
Jawab
Keguguran dalam usia dua bulan dan tidak berbentuk manusia tidak dianggap manusia, dikubur saja seperti biasa tanpa dimandikan dan dishalati

4. Bagaimana menghadapi orang yang sangat cinta dunia apa-apa di ukur dari materi?Kalau barangnya rusak ia akan sangat marah ke orang yang tak sengaja merusaknya dan meraung, menangis kesal.
Jawab
Diingatkan terus tentang hakekat dunia yang fana dan bahwa dunia bukan tujuan, cepat atau lambat akan hilang kalau bisa diajak ke tempat-tempat orang-orang yang kehilangannya lebih besar seperti ke panti asuhan, korban bencana dll

Penutup
Doa Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Semoga Bermanfaat

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Ketik Materi yang anda cari !!