TABARRUJ DAN IKHTILATH

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Monday, February 16, 2015

Kajian Online WA Hamba الله Ta'ala
(Link 1 Nanda)

Hari / Tanggal : Senin, 16 Februari 2015
Narasumber : Ustadzah Fina
Materi : Kajian Islam
Notulen : Ana Trienta

Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh...
Alhamdulillah..Alhamdulillahirobbil 'aalamiin..syukur tak terhingga terpanjat kepada Rabb Penguasa Alam..Rabb Yang Menghidupkan dan Mematikan, yang memberi nafas baru pada hari ini sehingga kita diberi kesempatan untuk menjadi ruh baru dan beramal lebih baik dari hari sebelumnya..sholawat serta salam selalu terlimpah pada suri tauladan yang tak pernah lekang hingga akhir masa,Rasulullah Shollallohu 'alaihi wasallam, keluarganya,para sahabat dan orang-orang yang senantiasa istiqomah di jalanNya hingga yaumil akhir..dan semoga kita termasuk di dalam golongan yang mulia tersebut.Aamiin..aamiin Yaa Robbal 'aalamiin..

Agar lebih berkah majelis kita kali ini tak lupa kita buka dengan bacaan basmalah
Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Pada kesempatan yang luar biasa ini kita akan mencoba membahas tentang Tabarruj dan Ikhtilath

Islam adalah agama yang syumul yang mengatur hidup dan kehidupan manusia. Ajaran-ajarannya menjadi acuan bagi siapa saja baik pribadi,keluarga,masyarakat,dan bangsa untuk meniti kehidupan yang lebih baik dan harmonis dalam ridho Sang Pencipta. Rambu-rambunya diletakkan untuk menjadi pedoman,agar perjalanan hidup ini selamat sampai tujuan. Jika ada rambu-rambu yang dilanggar,bahayanya tentu akan menimpa pelanggar itu bahkan menimpa orang lain. Kita bisa melihat kecelakaan yang terjadi di jalan raya akibat pelanggaran yang dilakukan maka yang menjadi korban bisa jadi tidak hanya yang melakukan pelanggaran namun merembet pada pengguna jalan yang lain

Islam adalah agama yang sempurna, seluruh permasalahan yang berhubungan dengan hidup dan kehidupan manusia telah tuntas panduan dan acuannya mulai dari persoalan ideologi,ibadah,tingkah laku, ucapan, perbuatan, pola hubungan antar manusia, makanan, minuman, pakaian dsb telah diatur dan dicontohkan oleh pembawa risalah Rasulullah Shollallohu 'alaihi wasallam selaku model bagi risalah yang dibawanya, kemudian diteruskan oleh generasi terdekat dan terbaik, para sahabat lalu para tabi'in dst. Tidak ada agama lain di muka bumi ini yang memiliki aturan dan sistem yang menyeluruh dan sempurna selain Islam

Diantara persoalan besar yang dihadapi oleh manusia adalah yang berkaitan dengan wanita. Rasulullah melalui haditsnya memberikan isyarat terhadap masalah ini. Beliau bersabda di shohihain,
"Aku tidak tinggalkan fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki selain (fitnah) wanita,"
Harta yang paling berharga dan tak ternilai yang dimiliki wanita adalah rasa malu dan harga diri. Jika wanita melepaskan pakaian malunya dan tak lagi menjaga harga diri serta kewanitaannya, dampaknya akan menimpa keluarga dan masyarakat. Jika wanita tidak lagi mengenakan hijab sebagaimana yang telah ditentukan Islam ditambah lagi dengan adanya pelanggaran batas hubungan antara laki-laki dan wanita,maka kerusakanlah yang terjadi. Terlebih karena syahwat manusia merupakan sesuatu yang berbahaya jika tidak dikendalikan

Imam Muslim meriwayatkan dari Jabir bahwa Rasulullah bersabda:
"Wanita itu dari depan nampak seperti bentuk syetan dan dari belakang nampak nampak seperti bentuk syetan. Kalau salah seorang diantara kalian melihat wanita hendaklah mendatangi istrinya. Karena hal itu akan meredakan apa yang ada di dalam dirinya."
Masuk kepada pengertian tabarruj dan ikhtilath
Secara bahasa, Ibnu Mandzur di Lisanul Arab mengatakan, Tabarruj adalah wanita yang memamerkan keindahan dan perhiasannya kepada laki-laki. Tabarrajatil mar'ah artinya wanita yang menampakkan kecantikannya, lehernya dan wajahnya. Ada yang mengatakan maksudnya adalah menampakkan perhiasannya, wajahnya, kecantikannya kepada laki-laki dengan maksud membangkitkan nafsu syahwatnya

Menurut pengertian syariah tabarruj adalah setiap perhiasan atau kecantikan yang ditujukan wanita kepada mata-mata orang yang bukan muhrim. Termasuk orang yang mengenakan cadar, dimana seorang wanita membungkus wajahnya, apabila warna-warnanya mencolok dan ditujukan agar dinikmati orang lain,ini termasuk tabarruj jahiliyah terdahulu

 وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ ۖ وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا

"dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.( QS. Al-Ahzab:33)

Di ayat tersebut Allah melarang para wanita untuk tabarruj setelah memerintah mereka menetap di rumah. Akan tetapi bila ada keperluan yang mengharuskan mereka keluar dari rumah,hendaknya tidak keluar sambil mempertontonkan keindahan dan kecantikannya kepada laki-laki asing yang bukan mahramnya

Mujahid berkata, "Wanita dahulu keluar dan berada di antara para laki-laki. Inilah maksud dari tabarruj jahiliyah terdahulu,"

Muqatil bin Hayyan berkata, "Maksud tabarruj adalah wanita yang menanggalkan kerudungnya lalu nampaklah kalung dan lehernya. Inilah tabarruj terdahulu dimana Allah melarang wanita-wanita beriman untuk melakukannya."

Ibnu Abi Najih meriwayatkan dari Mujahid, "Janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.."Dia (Mujahid) berkata,"Wanita dahulu berjalan-jalan di hadapan kaum(laki-laki). Itulah tabarruj Jahiliyah."

Sedangkan pengertian ikhtilath secara bahaaa adalah bercampurnya dua hal atau lebih. Ikhtilath dalam pengertian syar'i maksudnya bercampur-campur perempuan dan laki-laki yang bukan mahram di sebuah momen dan forum yang tidak dibenarkan oleh Islam

Imam Abu Dawud meriwayatkan,
Hamzah bin Abi Usaid Al-Anshari bahwa ia mendengar Rasulullah keluar dari masjid. Tiba-tiba orang laki-laki dan wanita berkumpul di jalanan. Rasulullah berkata kepada para wanita itu," agar wanita di belakang saja, kalian tidak boleh berada di tengah-tengah jalan (ketika ada laki-laki) dan hendaknya kalian di pinggiran jalan."Serta merta ada wanita merapat ke dinding (rumah) sampai-sampai pakaiannya tersangkut ke dinding itu karena terlalu nempel."(Abu Dawud)
Padahal peristiwa ini terjadi kebetulan,para sahabat kebetulan bertemu dengan wanita-wanita shahabiyah di jalanan. Bagaimana dengan mereka yang sengaja bertemu dan dengan dandanan yang mengundang fitnah

Tabarruj dan ikhtilath merupakan tradisi Yahudi,nampak dalam protokoler mereka bahwa wajib bagi mereka untuk menundukkan semua bangsa dengan cara memerangi akhlak dan moral dengan sarana apapun yang memungkinkan..dan cara efektif yang mereka lakukan adalah menyebarkan racun moral ini melalui berbagai media, film, koran, majalah, cerita,dll

Ketika bahaya semakin melanda umat, maka tanggung jawab untuk mengatasinya pun semakin besar. Hidup di zaman modern yang kerap mudah berinteraksi dan terkontaminasi dengan dunia luar yang cenderung bebas, wanita dibiarkan kemana saja tanpa batas dan bergaul dengan siapa saja dengan dandanan dan pakaian sesuai dengan model zamannya dengan kosmetik dan parfum yang menarik perhatian tidak jarang pula gadis keluar dari rumah tanpa didampingi oleh mahramnya. Dengan sarana dan model yang sangat beragam dan dengan pergeseran nilai karena lemahnya pemahaman terhadap ajaran Islam, pun begitu fatal dampak yang ditimbulkannya, maka jahiliyah modern jauh lebih berbahaya ketimbang jahiliyah masa lalu.

Berikut ini beberapa hal berkaitan dengan bahaya tabarruj dan ikhtilath bagi diri,keluarga,dan masyarakat:

1. Tabarruj dan Ikhtilath adalah maksiat kepada Allah dan RasulNya

Rasulullah bersabda:" Setiap ummatku akan masuk surga kecuali yang tidak mau." Mereka (sahabat)  bertanya,"Ya Rasulullah,siapakah yang tidak mau?" Beliau bersabda," Barangsiapa taat kepadaku akan masuk surga dan barangsiapa bermaksiat kepadaku ia orang yang tidak mau."(Bukhari)

2. Tabarruj dan ikhtilath termasuk dosa besar

Karena kedua hal ini adalah sarana paling kuat terhadap perbuatan zina. Di riwayat yang shahih dari Ahmad diceritakan bahwa Umaimah binti Raqiqah datang kepada Rasulullah. Untuk berbai'at kepada beliau membela islam. Beliau bersabda," Aku membaiatmu agar kamu tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu, tidak mencuri, tidak berzina, tidak membunuh anakmu, tidak melakukan kebohongan dari hadapanmu (karena perbuatan lisan dan kemaluan), tidak meratapi (orang mati) dan tidak tabarruj dengan tabartuj jahiliyah pertama."(Bukhari)

Lihatlah bagaimana Rasulullah mengaitkan antara tabarruj dan dosa-dosa besar seperti syirik,mencuri,zina

3. Tabarruj dan Ikhtilath mendatangkan laknat

Di Mustadrak-nya Al Hakim dengan status hadits shahih menurut kriteria Bukhari Muslim dan di Musnad Imam Ahmad dari Abdullah bin Umar Rasulullah bersabda," Akan datang di akhir ummatku nanti laki-laki yang naik pelana (mewah) layaknya laki-laki yang turun ke pintu-pintu masjid, wanita-wanita mereka mengenakan pakaian namun telanjang, di kepala mereka seperti punuk unta kurus. Kutuklah wanita-wanita itu karena sesungguhnya mereka itu terkutuk. Jika setelah kalian ada kaum,tentu wanita-wanita kalian akan melayani wanita-wanita mereka sebagaimana wanita-wanita kaum terdahulu melayani kalian."

4. Tabarruj termasuk sifat penghuni neraka

Abu Hurairah berkata, Rasulullah Sholallohu 'alaihi wasallam bersabda, "Ada dua golongan penduduk neraka yang belum aku lihat sekarang ini. Satu kaum yang bersama mereka cambuk-cambuk seperti ekor sapi yang dipakai untuk memukul orang. Wanita-wanita mereka berpakaian namun telanjang, bergaya pundak mereka dan berpaling dari kebenaran. Kepala mereka seperti punuk unta kurus, mereka tidak masuk surga dan tidak mencium baunya. Padahal baunya tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian."(Muslim)

5. Tabarruj adalah kemunafikan yang akan mendatangkan kegelapan di hari kiamat

Al-Baihaqi meriwayatkan sabda Rasulullah dengan sanad shohih, "Sebaik-baik wanita kalian adalah penyayang yang banyak melahirkan, yang cocok (dengan suaminya) jika mereka bertakwa kepada Allah. Dan seburuk-buruk wanita adalah yang tabarruj dan sombong. Mereka itulah orang-orang munafik. Tidak akan masuk surga salah seorang diantara mereka kecuali seperti gagak putih."(Baihaqi)

6. Tabarruj dan ikhtilath menodai kehormatan keluarga dan masyarakat

Diriwayatkan dari Nabi Shollallohu'alaihi wasallam beliau bersabda,"Ada tiga orang yang, kamu jangan bertanya kepada mereka: seseorang yang keluar dari jamaah dan durhaka kepada imamnya lalu mati dalam keadaan bermaksiat, seorang budak perempuan dan laki-laki yang berlari (dari tuannya) kemudian ia mati,dan seorang wanita ditinggal keluar oleh suaminya dan telah dicukupi kebutuhan dunianya lalu ia bertabarruj setelah itu. Maka jangan bertanya kepada mereka."(Ahmad)

7. Tabarruj adalah sunnah iblis

يَا بَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا ۗ إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ ۗ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ

Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.(QS. Al-A'raaf:27)

8. Tabarruj dan ikhtilath adalah permulaan zina

Setiap kali penyimpangan terjadi akan melahirkan penyimpangan lain yang lebih besar. Ketika wanita tidak menutup auratnya dan tidak menjaga kehormatannya dan bercampur bersama laki-laki yang bukan muhrimnya terlebih dengan dandanan yang mengundang firnah,rasa malu akan sirna dan ghirah laki-laki mulai tiada,maka hal-hal haram menjadi mudah sekali untuk dilakukan bahkan dosa besar menjadi biasa dan wajar termasuk diantaranyazina.na'udzubillahimindzalik

9. Tabarruj dan ikhtilath mengundang siksaan Allah

Di hadits riwayat Ibnu Majah Rasulullah Shollallohu 'alaihi wasallam bersabda, "Tidaklah nampak kebejatan diantara kaum Luth sampai mereka terang-terangan (melakukannya) kecuali setelah itu tersebarlah penyakit kolera dan kelaparan yang belum pernah terjadi pada pendahulu mereka."(Ibnu Majah)

Secara umum, kemaksiatan kerap kali menjadi penyebab terjadinya berbagai musibah.

وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا

Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.(QS. Al-Isra':16)

Tentu saja yang terkena dampaknya tidak hanya pelaku kemaksiatan, kaum mutabarrijat dan mereka tidak ada hijab dalam hubungan antar lawan jenis semua orang yang ada di sebuah komunitas akan terkena dampaknya.

Abu Bakar As-Shidiq meriwayatkan bahwa ia mendengar sabda Rasulullah Shollallohu'alaihi wasallam, "Jika manusia melihat kemungkaran lalu tidak merubahnya,hampir Allah meratakan siksanya kepada mereka semua." (Diriwayatkan Empat Imam dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban)

Maka kewajiban kita mencegah terjadinya berbagai kemaksiatan dan kemungkaran semaksimal mungkin yang kita bisa. Semoga Allah senantiasa lindungi diri kita seiring dengan usaha diri untuk menjaga kehormatan dan kemuliaan sebagai seorang wanita dan kelak Allah pertemukan pula dengan laki-laki sholih yang menjaga kehormatannya pula serta menjunjung tinggi kemuliaan dan harga diri seorang muslimah

Wallahu a'lam bis showab
Alhamdulillaaaaaaaaaah

TANYA JAWAB

Pertanyaan M101

1. Ust.. kalo dalam masa ta'aruf, ngobrol via telepon sama ikhwannya, tapi ada yang mendampingi (pewasilah yang dampingi) itu gak termasuk katagori berkhaulat kan ust?
Jawab
ya kalau memang ada hal penting yang perlu dibicarakan dengan ikhwan tersebut serta sangat mendesak maka bisa didampingi oleh seseorang sehingga tidak sampai berkhalwat..bagaimanapun yang namanya hati bisa jadi tergelincir pada zina apalagi berbicara dengan orang yang akan menjadi suami/pendamping kita.. maka akan lebih baik lagi jika yang berbicara dalam urusan-urusan persiapan dsb dibantu oleh perantara apakah itu ayah,ibu,atau saudara kita hanya demi menjaga hati agar dia tak terkotori dan menjaga keberkahan proses menuju pernikahan

Pertanyaan M103

1. Kalo hanya bertemu niat silaturahmi dengan kawan ikhwan itu gimana yah? tapi waktu itu ina bawa teman perempuan dan teman ina yang ikhwan juga bawa teman lagi ikhwan
Jawab
Jika silaturahim yang dilakukan memang dikarenakan ada urusan yang harus diselesaikan dan tidak sendirian maka in syaa Allah tidak mengapa (jadi tidak hanya sekedar main)

Pertanyaan M105

1. Assalamualaykum. Afwan ustadzah, Risa mau nanya. Bagaimana bila seorang akhwat memakai gelang kaki (tapi rapi tanpa diperlihatkan, keluar pakai kaos kaki. Intinya tak terlihat orang). Gimana hukumnya...boleh gak?
Jawab
Wa'alaikumsalam warahmatullah wabarakaatuh yang penting tidak berbunyi saat dipakai berjalan, jadi tidak menampakkan baik fisik maupun bunyinya

2. Bagaimana kalo kita di jalan dan lewat diantara laki-laki yang nongkrong di pinggir jalan. Apa itu juga termasuk tabaruj?
Jawab
Jika memang tidak ada jalan lain maka silahkan saja lewat dan bersegera tanpa melenggak lenggokan badan, berjalan seperlunya melewati mereka jika ada jalan yang lain yang lebih aman you better choose that way😉

3. Assalamualaikum, Ustadzah mau tanya, kalo kita pake jilbab berlapis-lapis tapi tidak sampe ada punuk ontanya, apa itu sudah termasuk tabarruj?
Jawab
wa'alaikumsalam warahmatullah wabarakaatuh..jilbab berlapis lapis ada dua kemungkinan, yang pertama karena jilbab tipis sehingga harus dilapisi oleh jilbab lagi dan kemungkinan kedua adalah jilbab itu dibuat berlapis-lapis untuk menghias diri agar terlihat lebih cantik dan sampai mencolok walau tidak sampai ada punuk onta maka sepertinya perlu dihindari agar tidak sampai mengarah pada tabarruj

Pertanyaan  M106

1. Syukron materinya ustadzah. Ana mau tanya ustadzah. Yang dimaksud dengan kepalanya seperti punuk unta kurus itu ustadzah, apakah sanggul kita?
Jawab
Imam An Nawawi dalam Syarh-nya atas kitab Shahih Muslim mengatakan bahwa maksud dari kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta”, maknanya adalah mereka membuat kepala mereka menjadi nampak besar dengan menggunakan kain kerudung atau selempang dan lainnya yang digulung di atas kepala sehingga mirip dengan punuk-punuk unta. Ini adalah penafsiran yang masyhur.

Al Maaziri berkata: dan mungkin juga maknanya adalah bahwa mereka itu sangat bernafsu untuk melihat laki-laki dan tidak menundukkan pandangan dan kepala mereka. Sedang Al Qoodhiy memilih penafsiran bahwa itu adalah yang menyisir rambutnya dengan gaya condong ke atas. Ia berkata: yaitu dengan memilin rambut dan mengikatnya ke atas kemudian menyatukannya di tengah-tengah kepala sehingga menjadi seperti punuk-punuk unta. Lalu ia berkata: ini menunjukkan bahwa maksud perumpamaan dengan punuk-punuk unta adalah karena tingginya rambut di atas kepala mereka, dengan dikumpulkannya rambut di atas kepala kemudian dipilin sehingga rambut itu berlenggak-lenggok ke kiri dan ke kanan kepala.

2. Afwan ustadzah, di masa sekarang kan mudah sekali orang-orang melakukan hal tersebut tanpa rasa malu dan dosa. Bagaimana kita sebagai generasi islami muda dalam menyikapi hal itu?
Jawab
do the best you can do..melakukan terbaik yang kita bisa, Islam itu bukan agama yang jadul atau terbelakang, Islam lebih modern dan selalu modern sepanjang masa sebagai generasi muda yang memiliki pengetahuan tentang hal ini, maka tugas kita adalah menunjukkan kepada dunia bahwa tanpa tabarruj dan ikhtilath perempuan tetap bisa modern, exist dan tidak eksklusif, dia jauh terlihat lebih elegan, jauh terlihat lebih anggun, lebih cantik tanpa meninggalkan unsur kesyar'ian (tidak tabarruj dsb) dalam berpakaian dan berhijab serta memiliki segudang prestasi. Pertebal benteng diri dan hati dengan selalu menjaga ketaatan kepada Allah Subhanahu wata'ala dan jangan pernah tinggalkan lingkaran orang-orang yang sholih karena seseorang adalah tawanan lingkungannya. Lingkungan yang tidak baik akan mudah melemahkan dan membuat seseorang perlahan-lahan mengikuti 'ketidak baikan' itu tanpa ia sadari. Maka yang perlu digaris bawahi adalah tinggalkan kesan lusuh,tidak rapi,berbau tidak sedap dan tidak sedap pula untuk dipandang apalagi tidak matching ketika berpakaian dan berhijab...karena tanpa disadari penampilan itu menjadi magnet tersendiri untuk berdakwah tanpa berkata-kata

Pertanyaan M108

1. Gamis atau khimar yang berwarna pink itu termasuk tabarruj juga kah ya ustadzah? Iya kak soalnya kata mahasiswi di stai kalau pakaian warna cerah misalnya pink itu mengundang mata untuk ngeliatnya terus.. Tapi saya juga pernah baca artikel kalau didaerah kita itu gak sering pake warna serba hitam, malah diliatin kalau ada yang make serba hitam, boleh pake warna yang dianggap biasa didaerah kita..
Jawab
"Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu'min: 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.' Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Ahzab: 59).

Warna atau motif jilbab apakah itu pink, biru, ungu dst tidak diatur dalam syariat.bisa jadi warna-warna tersebut terlihat mencolok atau menarik perhatian bagi sebagian orang dan tidak seperti itu bagi sebagian orang yang lain..bisa jadi warna hitam adalah warna yang netral dan tidak mencolok bagi sebagian orang namun bisa jadi bagi sebagian orang yang lain warna hitam membuat seseorang terlihat lebih cantik dst. Maka kembalikan asal aturan berhijab dimana ia menutupi aurat dengan rapi, tidak membentuk lekuk tubuh,tidak menyerupai laki-laki, tidak tipis dst adapun jika terkait dengan warna maka kembalikan pada kebiasaan atau urf masing-masing daerah. Namun jangan sampai pula kemudian kita berpakaian dengan baju warna warni tersebut dengan tujuan agar diperhatikan,dilihat dan disanjung orang dst. Tetapi bagaimanapun pakaian yang dianjurkan adalah pakaian yang gelap atau hitam. Luruskan selalu niat dalam melaksanakan segala syari'at dan kembalikan pada tujuan utama kita berhijab. 

Pakaian yang sering dikenakan oleh para istri Nabi. Ketika Shafwan menjumpai Aisyah yang tertinggal dari rombongan, Shafwan melihat sosok hitam seorang yang sedang tidur. (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits dari Aisyah yang menceritakan bahwa sesudah turunnya ayat hijab, para perempuan anshar keluar dari rumah-rumah mereka seakan-akan di kepala mereka terdapat burung gagak yang tentu berwarna hitam. (HR. Muslim)

So yang perlu digaris bawahi pakaian apapun yang digunakan tidak mencolok dan dapat menarik perhatian laki-laki dengan pandangan syahwat. Wallahu a'lam bisshowab

2. Kalau berpakaian bagus termasuk tabaruj juga gak? Bagaimana dengan penggunaan minyak wangi?
Jawab
Berpakaian bagus harus, Allah Maha Indah dan Mencintai Keindahan, bersih, rapi, bagus,menutup aurat dengan baik yang penting tidak mencolok maka in syaa Allah tidak akan menjadi masalah..dan tentunya tanpa ada rasa ingin ujub atau pamer dengan baju bagus yang dimiliki everything is ok.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 
“Setiap wanita yang menggunakan wewangian, kemudian ia keluar dan melewati sekelompok manusia agar mereka dapat mencium bau harumnya, maka ia adalah seorang pezina, dan setiap mata itu adalah pezina.” (Riwayat Ahmad, an-Nasa’i, dan al-Hakim dari jalan Abu Musa al-Asy‘ari radhiyallahu ‘anhu)
Namun dalam hal ini seorang perempuan bukan berarti harus berbau tidak enak,dia harus tetap menjaga agar bau badannya terjaga,tidak mendzolimi orang-orang yang di sekitarnya

إن طيب الرجال ما خفي لونه وظهر ريحه ، وطيب النساء ما ظهر لونه وخفي ريحه

“Wewangian seorang laki-laki adalah yang tidak jelas warnanya tapi nampak bau harumnya. Sedangkan wewangian perempuan adalah yang warnanya jelas namun baunya tidak begitu nampak.” (HR. Baihaqi dalam Syu’abul Iman no.7564 dll, hasan. Lihat Fiqh Sunnah lin Nisa’, hal. 387)

Alhamdulillaahirobbil 'aalamiin...
Wallahu a'lam bisshowab

Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Moga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Amiin....

Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya dan do'a kafaratul majelis:

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”


Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Ketik Materi yang anda cari !!