Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , » Tafsir Al Baqarah ayat 214

Tafsir Al Baqarah ayat 214

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, February 25, 2015

Assalamu alaikum wr wb
Kita lihat zurah al baqarah ayat 214
Kapankah akan datang?
Yang bs membuat kesedihan mendalam dalam jiwa hingga mereka hanya berdoa pada Alloh
Apakah itu? Ujian kesulitan dan derita
Nabi dan rasul saja bertanya tentang pertolongan hampir hampir mereka berputus asa
Mereka yang berhak mendapat surga
Padahal dalam ayat ini Alloh menegaskan bahwa ada syarat nyaa ada karakteristiknya
Kelaparan, dan kesedihan hingga ujian ini membuat para nabi dan orang beriman bertanya akan pertolongan Alloh
2#derita atas harta keluarga kehormatan
Alloh mengetahui bahwa kita manusia suka sekali mereka reka berpazangka dan mengira bahwa diri kita cukup baik untuk masuk surga
Yang dijelaskan dengan gamblang bahwa ujian itu adalah 1# adalah kemelaratan, kesulitan dana, makanan
Sepanjang hari diri kita hanya sibuk dengan diri kita.....dengan prasangka kita, ppikiran negatif dan kegalauan kita
Kemelaratan dan kesedihan yang bertubi tubi berkelanjutan
Jauhh dari berjuang dari manfaat kehidupan kita pada umat jauh dari menebar kebaikan yang ada hidup kita adalah bergelutt terus dengan nafsu kita yang juga blm puas atas hidup kita
Maka marii kita tengok adakah kita sudah diuji dengan derita yang menyamai orang beriman dan nabiNya?
Jika belum artinya kita perlu mengevaluasi diri kita. Apakah kita sudah masuk pada golongan orang beriman
Atau jangan jangan terhadap hawa nafsu saja kita sudah kalah telak
Ketergesaan manusia adalah fitrah yang akan menghinggapi setiap kita
Sampai lupaa bahwa yang memberi rrezeki adal Alloh swt
Dalam al anbiya ayat 37 manusia diciptakan bersifat tergesa gesa
Yang kemudian harus kita waspadai adalah janganlah buru buru ini menjadikan kita alfa dari misi kita paling hakiki di dunia ini yaknii ibadah dan menjadi hambaNya yang baik
Bayangkan saja karena kita buru buru ingin cepet. Naik gaji misal pasti darit pagi hingga malam yang kita pikir kan target an naik gajii aja
Jadi kesulitan yang menimpa adalah ujian iman bagi mereka
Akan tetapi memang penderitaan seharusnya semakin menjadikan iman kita kuat
Sehingga jika kita masih pada tahapmengaku beriman bersiaplah bersiagalah karena Alloh akan menguji iman kita
Sifat manusia 2 adalah suka mengeluh
Diusir dari kampung halamannya
Fanatik
Yang mampu menahannya maka mereka yang disebut orang yang beruntukung
Ujian iman itu adalah semisal kelaparan karena mereka beriman. Seperti di boikot
Bukan sekedar kesulitan hidup lalu otomatis mereka akan beruntukung
Puncak dari iman adalah ujian
Atau disebut berlebihan
Suka buru buru dan tergesa inii adalah sifat yang kita harus fahamii manusiawi ga usah heran dengan perilaku manusia yang memang mereka memperturutkan gairah dalm jiwa nya yang sangat bergelora iniii
Berbeda dengan ujian hidup
Atau disebut sok sucii
Lanjut ke al anbiya td diakhir ayat itu di sebutkan kt Alloh bahwa kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda tanda kekuasaanKu. Maka janganlah kamu meminta Aku menyegerakannya
Mulai kapan ujian itu mulai mulai dari saat kita menyatakan diri sebagai orang beriman
Surah al an"am ayat 63 menunjukkan sifat inii saat mereka ditimpa sulit dan susah mereka berdoa dengan khusyu lalu mengatakan"sekiranya Dia menyelamatkan kami dari bencana ini tentulah kami mjadi orang bersyukur"
Semata karena mereka beriman dan memegang teguh islam
Dsb
Dan memang kebanyakan buruk
Ngakuuu g nihhh
5# manusia suka kufur terhadap nikmatNya
Walau kemudian setelahnya mereka lupaa
Sifat iniilah yang berkumpul dalam yang kita biasa sebut sebagai hawa naffsu
Begitupun dalam surah yunus ayat. 12 juga seperti ituu
4# manusia keras kepala
3# manusia tamak dan bakhil
Syukur akan manusia lakukan jika ditolong Alloh
Juga dalam hud ayat 9 "jika Kami berikan rahmat Kami kepada manusia kemudia rahmat itu Kami cabut kembali pastilah dia mjadi  putus asa dan tidak berterimakasih. Dan jika Kami berikan kebahagiaan kpadanya setelah ditimpa bencana yang menimpany, niscaya dia berkata telah hilang bencana itu dariku, sesungguhnya dia merasa gembira dan bangga
Nahh ituu bbrp sifat dasar manusia yang buruk burukk ya
6# ilmu manusia sedikit
Tanya jawab
Bunda neneng,, bagaimana dengan sifat tergesa² dalam kebaikan, misal dalam hafalan, perlukah dihindari?
3# ketamakan dan kebakhilan ini banyak disebut dlam al quran diantaranya surah an nisa ayat 32 dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Alloh kpada sebagian kamu atas sebagian yang lain.
Iri hati adalah salah satu cabang utama dari tamak
Hasad dan juga dengki pun berawal dari ketamakan manusia
Tamak atas pujian' anggapan dan pandaqngan manusia
Tamak atas harta, atas kedudukan, pengakuan
Sedang kebakhilan cirinya adalah kikir dalam surah an nisaa juga ayat 128 " ...walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir......"
Kiky tentuu sifat tergesa gesa harus di kendalikan
Akan tetapi jika kecenderungannya adalah terhadap amal baik itulah yang juga Alloh perintahkan
Dengan ayat " fafirruuu ilalloh.....
Bersegeralah kepada Alloh
Semangat yang menggebu dan keinginan yang besar adalah modal awal dari perwujudan amal
Dan pemeliharanya adalah kesabaran
Assalamu'alaikum..
Ada tmen Qoqom yang nnya, ketika seseorang sedang mncari kbnaran trhdap ajaran yang d anutnya, kenpa mreka hanya mengikuti nalar bkan menurut ajaran yang telah d sampaikan kepada mereka? 
Maaf sblumnya agak mnyimpang dari materi.
Baik nanti in sha Alloh saya bahas bada maghrib yaa
@qoqom, sebenarnya fitrah manusia memang akan memikirkan tentang penciptaan dirinya
Dan pencarian kebenaran dengan akal itupun sudah pernah di contojhkan oleh nabi Ibrahim bapak para nabi
Dengan kejernihan hati dan akalnya akhirnya akalnya mencapai simpulan besar akan Alloh swt
Saat kitab suci dan petunjuk sudah nyata di depan mata kita maka hakikat kebenaran hanya akan nampak pada mereka yang memang berkehendak hatinya dalam kebenaran
Berkeinginan dirinya mencari petunjuk itu
Hingga wahyu itu akan mjadi bukti yang cukup untuk dirinya beriman
Sedang bagi mereka yang masih ragu mencari logika dan pembenaran akal adalah hal yang fitrah selama niatnya dan maksudnya adalah mencari petunjuk
Dan ingin hatinya mendapat kebenaran
Berbeda dengan yang akalnya dia pikirkan terus dengan keras tp tujuannya hanya ingin menghindari iman sudah barang tentu akalnya hanya akan menghantarkannya pada keraguan yang makin besar
Bun, kalau kita ada masalah salah ya mengeluh? 
tp tetap mndekatkan diri juga kepada Allah untuk mencari ketenangan
Mengeluh memang sifat manusia
Manusiawi
Tetapi yaa kalo menghabiskan waktu dengan mengeluh cappeeedehhhh🐊Akhirnya banyak waktu hidup kita yang sia sia
Yang rugi diri kita sendiri
Bunda, adakah nasihat agar kita tak terlena atau terbiasa dengan sifat dasar manusia yang buruk², sprti yang bunda sbutkan td?
@ kiky hakikatnya tabiat manusia ini adalah hawa nafsu yang tentu saja bs kita kendalilan
Kendalikan
Sebaik contoh adalah manusia agung nabi muhamad saw
Nafsu tamak latihannya adalah puasa
Bakhil obatnya adalah sedekah
Keluhkesah obatnya adalah syukur
Tergesa gesa obatnya adalah kesabaran
Kerass kepala obatnya adalah ilmu
Dan kufur obatnya adalah rendah hati
iya sih bund bs dikendalikan,, 
tp seringnya merasa diri terlambat mengendalikan, sehingga merasa kecewa dengan diri sendiri, dan akhirnya menganggap diri tak mampu 
Mestinya kecewa itu buahnya adalah taubat
Bukan putus asa
Lalu menganggap tidak mampuuu
Artinya kita mendahului Alloh padahal yang memampukan adalah Alloh swt. 
Yang Alloh minta kita hanya berupayaa
Bukan mampu menyelesaikan
Tp upayaaa menyelesaikan
Hasilnyaa biarlah mjadi catatan di lauh mahfudz
Yang akan Alloh buka kelak di hadapan seluruh umat manusia di yaumil hisab
Terus bund kalou...kita ada slh paham..
Terus djelsn secara ikhsan namun si lawan bicara slalu diem seakn2 nglh dan bilang memang takdir ku begini di salhin padahl slma ini tndkn ny mendzolomi orang lain bund
Ap yang harus dlakukn lg meghdpi orang ini bund termasuk sift apkh beliau ???
Ria yaa tetap jika salah faham hars di clear kan
Kalo orangnya g peduli berarti mgk ego nya tinggi
Tugas kita tetap mengingatkan
Kita tidak tahu saat kapan dia mau berubah tugas kita hanyaa mengajak pada kebaikan
Ego asalnya adalah tamak
Tamak itu adalah sifat yang sangat membahayakan
Dialah yang mengeluarkan iblis dari surga
Dan tamak pula yang membuat dirinya berani menentang Alloh setelah sekian lama taat
Jadi kalau ada yang depresi berat trus putar haluan yang awalx rajin ibadah trus kena masalah jadi tidak ibadah,, itu bs d ilang tamak bun?
Itu namanya putus asa dari rahmat Alloh swt
Mgk karena ilmunya yang dangkal
Dan mgk juga ilmu yang dangkal ini muaranya adalah enggan
Enggan adalah sifatnya iblis
Enggan yang diperturutkan disebut juga malas
Iy bund
Capek dech ngdpin orang yang pnya sft tamak
Kita juga punya sifat inii hanyaa apa kita biarkan jiwa kita dari penguasaan nafsu atau kita berjuang menahannya
Hawa nafsu itu bukan untuk dihilangkan akan tetapi di arahkan
Pada pengabdian
Kepada Alloh

 Doa Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Semoga Bermanfaat

------------------------------------
Hari / Tanggal : Rabu/ 25 Februari 2015
Narasumber : Ustadzah Neneng
Materi : Kajian Tafsir Al Qur'an
Notulen : Maria
Group: M104
Editor: Indah Permata Sari

Kajian Online Hamba اَللّٰه Ta'ala

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Terbaru