Ketik Materi yang anda cari !!

TAFSIR AL FATIHAH AYAT 5 - 7

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, February 25, 2015

Kajian Online Telegram Akhwat Hamba اَللّٰه Ta'ala

Hari / Tanggal : Rabu, 25 Februari 2015
Narasumber : Ustadzah Neneng Kusmayanti
Tema : Tadabbur
Notulen : Ana Trienta

Assalamualaikum wr wb
Hari ini kita lanjut alfatihah yaa. Kita lanjut yaa bahasan kita dalam surah al fatihah
Sudah ayat berapa ya? Ayat 4 kayaknyaa. Kita lanjut ayat ke 5 yaa

Bismillahirrahmaanirrahiim

5# "Iyya ka na'budu wa iyya kanasta'iin

“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan”

Mari kita telaah ayat 5 ini.
Kalimat ini adalah kalimat persaksian janji dan pengakuan bahwa manusia  berjanji Alloh satu satunya Dzat yg akan dia sembah dan Dzat yang akan ia mintai pertolongan
Ini adalah akidah yang sempurna yang di arahkan nabi dan Alloh swt kepada manusia. Tidak ada ibadah  kepada Alloh tanpa pertolongan dan bantuan serta bimbingan Alloh
Sehingga sebaik permohonan  pertolongan adl kepada Alloh pemilik diri kita

Hanyaa kepada Alloh manusia menyembah yang mengarahkan agar manusia terbebas dari belenggu dan perbudakan hawa nafsu, syetan dan ilah yang lain sekaligus sebuah pernyataan sikap bahwa dirinya tidaklah menyembah ilah yang lain.

Yg mana pernyataan ini mengandung konsekuensi besar akan komitmen dan kejujuran manusia terhadap janjinya ini. Kelak akan dipertanyakan pertanggungjawaban dari janji ini. Kalau hanya Alloh saja yang disembah dan di ibadahi dan Alloh saja yang dimintai pertolongan maka hati nurani manussia akan bebas dari merendahkan diri kepada peraturan undang undang dan dari individu manusia. Ia terbebas dari merendahkan diri kepada mitos mitos dan faham keliru  serta khurafat. Hingga pandangannya sebagai seorang muslim akan berpaling dari kekuatan manusia dan kekuatan alam

Kekuatan manusia terbagi dua
1.        Kekuatan yang memperoleh petunjuk, beriman, dan mengikuti manhajNya
2.       Kekuatan sesat

Kekuatan petunjuk adalah satu satunya kekuatan hebat dan terkuat karena bergantung kepada yang Maha Kuat. Sedang kekuatan sesat hakikatnya adalah ikatan yang lemah karena dia tercerabut dari sumbernya yang Terkuat yakni Alloh. Walau sekarang nampak demikian kuat dan besar namun tak lama lagi kekuatannya akan mati dan tenggelam. Ia akan padam dan binasa. Kekuatan petunjuk adalah kekuatan Haq sedang kesesatan adal kebathilan. Sekuat apappun kebathilan tidak akan mampu membinasakan al haq selama kita berpegang teguh pada manhajNya tidak akan pernah selamanya kita.. Sesat dan hilang.

Namun sesungguhnya kekuatan kita akan hilang dan padam saat kita meninggalkan petunjuk dan manhajNya yang Maha sempurna. Kita akan kuat saat tali gantungan kita adalah Alloh yang maha kuat dan kita akan binasa saat kita lepaskan petunjukNya demi dunia dan harga yang murah

Lihatlah sejarah telah mengajarkan kita bahwa "berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Alloh...." al baqarah 249

>Lepaskan petunjukNya demi dunia dan harga yang murah?  ini maksudnya gimana yaa ustadzah?
Jawab
Baik mba indah, maksudnya bagi mereka yang lebih memilih meninggalkan kebenaran dan taat demi dunia dan kemegahannya atau demi hawa nafsu nya maka sebenarnya dia telah menukar kebenran dan petunjuk dengan harga yang murah karena pertukarannya adalah dengan material di dunia. Sedang dunia dia akan binasa. Harga dunia dibanding akhirat dan pahala dariNya sungguh sangat murah dan tak berharga. Kadang kita suka kagum dan silau dengan kekuatan kesesatan karena dunia yang melingkupi mereka. Lalu kita pun turut serta menghinakan kekuatan iman dan petunjuk hanya demi status dan kedudukan atau penilaian orang lain.

Setelah menetapkan hal pokok dalam cara pandang islami lalu menetapkan arah tujuan kepada Alloh saja dalam ibadah dan memohon pertolongan  maka setelahnya manusia dibimbing untuk  mempraktekkan mengaplikasikan isti'anah memohon pertolongan  dengan menghadapkan diri kepada Alloh dalam berdoa dalam ayat 6#

6#Ihdinashiroothol mustaqiim
“tunjukkanlah kami jalan yang lurus”

Dengan makna kita meminta berilah taufik kepada kami agar mengetahui jalan hidup yang lurus yang dapat menyampaikan kepada tujuan dan berilah kami pertolongan untuk  istiqomah. Ada dua hal dalam doa inii1
1.        Pengenalan pada jalan kebenaran jalan yang lurus
2.       Istiqomah yakni buah dari hidayah Alloh pemeliharaanNya dan rahmatNya dari jalan yang salah dan bengkok

Karena kebahagian dan kesempurnaan hidup di dunia dan akhirat adalah saat kita hidup dilingkupi dengan hidayahNya. Hidayah yang memiliki tabiat sebagaimana ayat ke :

7#yaitu jalan orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat

Jalan yang dimurkai adalah jalan mereka yang sudah sampai pada petunjuk lalu mereka berpaling. Dan jalan sesat adalah jalan mereka yang tidak tahu kebenaran sama sekali krn kebodohan ataupun keengganan mereka

Inilahhh surah pilihan yang diulang ulang. Yang didalamnya terkandung totalitas pokok konep, persepsi, pandangan islam dan arahan arahan perasaan, spiritual
Wallohu'alam

TANYA JAWAB
1.  Ustadza, pemakaian nama pengaruh gak terhadap usaha kita? Saya melihat tukang bubur kacang hijau menamai usahanya "waladhollin"  gimana tuh ustadzah?
Jawab
Nama adalah doa tentu kalo namanya baik aed seperti juga mengharap kebaikan. Hanya nama kan bukan satu-satu nya faktor yang mempengaruhi usaha

2.  Bunda semua muslim, rata-rata bisa mengucap Al~fatihah tetapi belum tentu cara bacaan nta benar, itu bagaimana hukum nya  bunda?
Jawab
Kalo dari nama nya aja baik mudah mudahan kebaikan itulah yang mengalir deres. Kalau karena enggan belajar maka dosanya kebodohan dan malas. Kalo karena terbata bata deng tetap belajar maka pahalanya dua. Kalo karena uzur tentu Alloh memiliki perhitungannya masing masing. Tapi jika karena malas membaca dengan benar sedang dia tahu cara membaca dengan benar maka dia berdosa karena lalai

Doa Kafaratul Majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment