Ketik Materi yang anda cari !!

MAKNA SYAHADAT

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Friday, March 6, 2015

Kajian WA Hamba الله SWT
Rekap Materi HA 29-30
Rabu, 11 Februari 2015
Ustadzah Ella (Makna Syahadat)
Grup Ummi 29-30 (Bd. Saydah & Bd.Nining)

بسم الله الرحمن الرحب

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakatuh
Salam kenal, nama saya Ella. Semoga pertemuan kita barokah dan di ridhoi Allah

Bismillahirrahmaanirrahim
Hari ini kita akan belajar sama-sama tentang makna syahadatain. Materi ini sangat penting krn ini bagian dari materi aqidah yang merupakan dasar atau pokok dalam berislam Ibarat pohon, aqidah adalah akarnya, ibarat bangunan, aqidah adalah pondasinya.

Mari kita belajar bersama seraya terus bermohon kepada Allah agar Dia menuntun kita menuju pemahaman yang lurus. Kalimat syahadatain adalah kalimat yang tidak asing lagi bagi umat Islam.ia kita baca lebih dari 9 kali setiap harinya dalam sholat kita. Syahadatain adalah rukun Islam yang pertama..

Ia selalu dibaca oleh umat Islam dalam berbagai keadaan. Kita menghafal kalimat syahadatain dan dapat menyebutnya dengan fasih. Namun demikian sejauh manakah kesan kalimat syahadatain ini dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Syahadatain adalah dua kalimat syahadat:
Asyhaduallailaahaillallah wa asyhaduannamuhammadarrasulullah.

Kalimat ini perlu kita pahami makna dan esensinya dengan sebenar benarnya
Supaya tidak hanya menjadi kalimat yang terucap di lisan saja. Karena sesungguhnya iman itu dibebarkan dalam hati, diikrarkan dengan lisan dan dilakukan dengan amal.

Sebelum kita masuk pada maknanya, kita perlu tahu tentang pentingnya 2 kalimat ini, urgensi. Ada 5 sebab kenapa syahadah begitu penting dalam kehidupan umat Islam:

1. karena syahadah adalah pintu masuknya Islam
Sahnya iman seseorang adalah dengan menyebutkan syahadatain. Kesempurnaan iman seseorang bergantung kepada pemahaman dan pengamalan syahadatain. Syahadatain ini membedakan manusia kepada muslim dan kafir. Pada dasarnya manusia telah bersyahadat rububiyah di alam arwah tetapi ini saja belum cukup..untuk menjadi muslim mereka harus bersyahadah uluhiyah dan syahadah risalah di dunia.

Jika seseorang sebelumnya tidak mengimani islam, kemudian ingin (kembali) masuk islam, maka ia wajib mengucapkan 2 kalimat ini. Saya katakan kembali, karena pada dasarnya setiap manusia itu fitrahnya adalah : dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah bersabda:
"Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah,mendirikan sholat dan menunaikan zakat. Jika mereka telah melakukan hal itu,terpeliharalah darah dan harta benda mereka kecuali dengan haknya sedangkan hisab mereka kepada Allah" (HR.bukhari Muslim) 


2. syahadatain adalah Khulashah Ta'alim Islam (Ringkasan Ajaran Islam)
Pemahaman Islam bergantung  kepada pemahamannya terhadap syahadatain. Sebab seluruh ajaran islam terdapat dalam dua kalimat yang sederhana ini. Ada 3 prinsip syahadatain:
a) Pernyataan Laa ilaa ha illallah merupakan penerimaan penghambaan atau ibadah kepada Allah saja. Melaksanakan minhajillah merupakan ibadah kepadaNya.
b) Menyebut Muhammad Rasulullah merupakan dasar penerimaan cara penghambaan itu dari Muhammad shollallohu 'alaihi wasallam. Dan Rasulullah adalah tauladan dalam mengikuti manhaj Allah
c) Penghambaan kepada Allah meliputi aspek kehidupan. Ia mengatur hubungan manusia dengan Allah dan dirinya sendiri dengan masyarakatnya.
d) Syahadatain merupakan Asasul Inqilab (dasar-dasar perubahan). Syahadatain mampu merubah manusia dalam aspek keyakinan, pemikiran maupun the way of life or jalan hidupnya dan perubahan ini meliputi berbagai aspek kehidupan secara individu atau masyarakat. Seorang khalid bin walid telah mengalami inqilab dengan sebenar-benarnya sebab pemahamannya yang benar terhadap syahadatain. Sebelum ia berislam dengan syahadatain, seorang yang paling ia benci dan paling ingin ia bunuh adalah Rasulullah Muhammad SAW. Tapi setelah ia berislam, Rasulullah SAW adalah seorang yang paling ia cintai hingga menjdikannya seorang yang paling ia bela. Contoh lain adalah seorang muz'ab bin umair.

4. Syahadatain merupakan hakikat dakwah para Rasul
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS: Ali Imran Ayat: 31) 
قَدْ مَكَرَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَأَتَى ٱللَّهُ بُنْيَٰنَهُم مِّنَ ٱلْقَوَاعِدِ فَخَرَّ عَلَيْهِمُ ٱلسَّقْفُ مِن فَوْقِهِمْ وَأَتَىٰهُمُ ٱلْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُونَ 
 “Sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mengadakan makar, maka Allah menghancurkan rumah-rumah mereka dari fondasinya, lalu atap (rumah itu) jatuh menimpa mereka dari atas, dan datanglah azab itu kepada mereka dari tempat yang tidak mereka sadari” (QS: An-Nahl Ayat: 26)
قُلْ أَىُّ شَىْءٍ أَكْبَرُ شَهَٰدَةً ۖ قُلِ ٱللَّهُ ۖ شَهِيدٌۢ بَيْنِى وَبَيْنَكُمْ ۚ وَأُوحِىَ إِلَىَّ هَٰذَا ٱلْقُرْءَانُ لِأُنذِرَكُم بِهِۦ وَمَنۢ بَلَغَ ۚ أَئِنَّكُمْ لَتَشْهَدُونَ أَنَّ مَعَ ٱللَّهِ ءَالِهَةً أُخْرَىٰ ۚ قُل لَّآ أَشْهَدُ ۚ قُلْ إِنَّمَا هُوَ إِلَٰهٌ وَٰحِدٌ وَإِنَّنِى بَرِىٓءٌ مِّمَّا
Katakanlah: "Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?" Katakanlah: "Allah". Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Dan Al Quran ini diwahyukan kepadaku supaya dengan dia aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Al-Quran (kepadanya). Apakah sesungguhnya kamu mengakui bahwa ada tuhan-tuhan lain di samping Allah?" Katakanlah: "Aku tidak mengakui". Katakanlah: "Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan (dengan Allah)". (QS: Al-An'am Ayat: 19)
 Dakwah para nabi di seluruh zaman hakikatnya adalah sama, yaitu syahadatain semua. Nabi menyerukan tauhid syahadatain merupakan keutamaan yang besar. 5. Dalam sebuah hadist Rasulullah juga mengatakan“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitabullah (Al Qur’an) maka ia mendapatkan satu kebaikan. Dan satu kebaikan itu dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan bahwa Alif Lam Mim sebagai satu huruf. Namun Alif merupakan satu huruf Lam satu huruf Mim sebagai satu huruf” (HR. Tirmidzi)

TANYA JAWAB
1. Bagaimana menjaga syahadatain. Sedangkan saya imannya naik turun.  Apakah menodai syahadatain?
Jawab: Menjaga syahadat, tentu saja yang pertama adalah dengan ilmu, mengilmui syahadat, sebagaimana yang sedang kita lakukan ini. Dalam Surah Muhammad ayat 19. Fa'lam annahu lailahaillallah. Tolong buka Qurannya masing-masing ya. Dalam ayat ini kita diperintahkan untuk belajar, mengilmui syahadat, agar kita paham, bahwa maknanya tidak sesederhana ucapannya dan agar kita tidak salah dalam nemahaminya. Pekan-pekan selanjutnya kita masih akan "ngilmu" tentang syahadat. Selanjutnya setelah ilmu tentu saja amal. Karena pada dasarnya sifat iman itu adalah naik dan turun. Naik dengan ketaatan dan turun dengan kemaksiatan.

Makna amal disini adalah kita terus berupaya untuk slalu dalam aktivitas (baik lahir maupun batin) ketaatan. Menjaga diri agar slalu berpindah dari ketaatan satu ke ketaatn berikutnya. Hingga diri ini tak sempat lagi bermaksiat. Ingat, sifat dari hati kita tidak bisa diam. Jika dia tidak taat, dia akan maksiat. Dan sebaliknya. Naik dan turunnya iman apa menodai syahadatain? Oleh karena itu lah kita perlu mengulang-ulang taubat agar Allah mengampuni noda-noda itu. Wallahu’alam bish showab

2. Assalamu’alaikum ustazah, bagaiman kalau syahadatain hanay terucap di mulut saja dari segi karakter belum terwujud? Jazakillah ustadzah.

Jawab: Syahadat yang hanya di ucapan saja, pernah tahu istilah mukmin, munafik dan kafir kan? Seorang mukmin dia akam beriman dengan lisan, hati dan amalnya. Sedang orang munafik lisannya mengatakan dirinya beriman kadanf amalannya adalah amalan orang beriman tapi hatinya tidak beriman, hatinya menolak kebenaran. Sedang orang kafir telah nyata penolakannya terhadap Islam baik hati lisan maupun amalnya. Ada orang-orang kafir yang hatinya sebenarnya mengimani, tapi lisannya tak mau mrngikrarkan, seperti Abu Thalib, paman nabi, heraklius. Nah itulah hidayah Allah atas iman ini harus kita syukuri.


3. Ketika seorang muslim pergi ke paranolmal atau melalukan hal yang menyekutukan Allah apa dapat menggugurkan syahadatain? Perlu bersyahadat kembali? Terimakasih
Jawab:
ﻣَﻦْ ﺃَﺗَﻰ ﻋَﺮَّﺍﻓًﺎ ﻓَﺴَﺄَﻟَﻪُ ﻋَﻦْ ﺷَﻰْﺀٍ ﻟَﻢْ ﺗُﻘْﺒَﻞْ ﻟَﻪُ ﺻَﻼَﺓٌ ﺃَﺭْﺑَﻌِﻴﻦَ ﻟَﻴْﻠَﺔً
"Siapa yang mendatangi tukang ramal (dukun) dan bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam" (HR. Muslim)

Mendatangi peramal, dukun paranormal adalah bentuk kesyirikan. Mendatangi saja sudah dihukum Allah dengan ditolak sholatnya 40 hari. Datang saja lho ya

ﻣَﻦْ ﺃَﺗَﻰ ﻛَﺎﻫِﻨًﺎ، ﺃَﻭْ ﻋَﺮَّﺍﻓًﺎ، ﻓَﺼَﺪَّﻗَﻪُ ﺑِﻤَﺎ ﻳَﻘُﻮﻝُ، ﻓَﻘَﺪْ ﻛَﻔَﺮَ ﺑِﻤَﺎ ﺃُﻧْﺰِﻝَ ﻋَﻠَﻰ
ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ
"Siapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkan apa yang dikatakannya, maka sungguh ia telah kufur kepada apa yang diturunkan kepada
Muhammad"
  (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan)
Hadits ini juga dishahihkan Syikah al-Albani dalam Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 3047 dan al- Irwa'

Hadits selanjutnya bagi orang yang datang ke dukun dan membenarkan perkataan dukun maka dia kufur

ﻗُﻞْ ﻟَﺎ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﻣَﻦْ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺍﻟْﻐَﻴْﺐَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ
Katakanlah: "Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah". (QS: Al-An'am Ayat: 65)

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin berkata, "Maka siapa membenarkan dukun dalam ilmu ghaib (perkara ghaib yang dismapaikannya). Padahal dia tahu bahwa tidak ada yang mengetahui perkara ghaib kecuali Allah, maka ia kafir kufur akbar yang mengeluarkan dari agama (Islam).

Jika ia jahil dan tidak meyakini bahwa dalam Al-Qur'an ada kedustaan maka kufurnya adalah kufur di bawah kekafiran (tidak menjadi kafir)." (Al-Qaul Mufid: 1/335)

Paham maksud saya kan? Jika seseorang melakukan kesyirikan (datang dan percaya dukun) sedang ia tahu bahwa yang dilakukannya itu adalah kesyirikan, maka dia kufur alias kafir. Jika dia melakukannya tanpa tahu hukumnya, sebab belum sampai ilmu padanya, maka dia kufur tetapi tidak menjadikannya kafir.
Allah Ta’ala berfirman,
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik kepada-Nya, dan Dia mengampuni semua dosa di bawah dari itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh di telah mengadakan dosa yang besar.” (QS: An-Nisaa Ayat: 48)

Allah Ta’ala berfirman,
“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata:

“Sesungguhnya Allah adalah Al-Masih putera Maryam”, padahal Al-Masih (sendiri) berkata: “Wahai Bani Israil, sembahlah Allah Rabbku dan Rabb kalian”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, Maka Allah akan mengharamkan surga untuknya dan tempatnya adalah di neraka, tidak ada seorangpun penolong bagi orang-orang yang zalim.” (QS: Al-Maidah Ayat: 72)

Ndukun termasuk syirik besar. Tapi syirik besar yang khofiy, sehingga tidak mengeluarkannya dari islam sebagaimana syirik besar yang dhohir (menyembah pohon, menyembah nenek moyang dan lain-lain).  Jika syirik besar dhohir maka ia keluar dari Islam dan jika taubat ia wajib sahadat sbgmn mualaf. Pahammm? Jadi hikmahnya, juga sampai kita mudah mengkafirkan orang, kecuali jelas-jelas menyembah selain Allah

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ثُمَّ كَفَرُوا۟ ثُمَّ ءَامَنُوا۟ ثُمَّ كَفَرُوا۟ ثُمَّ ٱزْدَادُوا۟ كُفْرًا لَّمْ يَكُنِ ٱللَّهُ لِيَغْفِرَ لَهُمْ وَلَا لِيَهْدِيَهُمْ سَبِيلًۢا
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman kemudian kafir, kemudian beriman (pula), kamudian kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjuki mereka kepada jalan yang lurus” (QS: An-Nisaa Ayat: 137)

Bagi orang uang seperti pada ayat ini, maka jelas!
Nah kalo yang sepupunya tadi, perlu dinasehati betul-betul, agar kembalinya pada islam adalah sungguh-sungguh. Hingga ia paham betul bahwa urusan agama adalah urusan yang penting dam dampaknya dunia akhirat . Bimbing betul-betul agar istiqomah dan cinta pada islam. Semoga istiqomah dan khusnul khotimah. Aamiin

Perlu ditanyakan lagi apakah sepupunya itu laki-laki atau perempuan. Ini terkait hukum pernikahannya.


4. Ustadzah jika seorang artis kristen, tapi dalam perannya dia mnjadi muslim dan mengucapkan syahadat serta bacaan yang launnya seperti surat atau doa, apakah ia sudah termasuk dalam kategori  masuk agama islam?

Jawab: Ucapan seseorang (artis) yang bersahadat tetap hanya lisan sedang hatinya tidak maka itu bukan lah berdosa. Karena itu hanya permainan saja. Bukan keimanan. Wallahu a'lam

Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Semoga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Amiin....

Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya dan do'a kafaratul majelis:

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum... 

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment