URGENSI TARBIYAH UNTUK MUSLIMAH

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, February 17, 2015


Kajian WA Hamba الله SWT
17 Februari 2015
Ustadz Ridwan Ridho (Urgensi Tarbiyah Untuk Muslimah)
Editor: Wanda Vexia
Grup Nanda M108 (Riski Ika Wati)


Assalamu'alaikum ... Ahlan bik ... Bismillah ...

Urgensi Tarbiyah Untuk Muslimah
Peran perempuan dalam perjuangan islam begitu luar biasa. Karena merupakan komponen pembentuk peran baik dalam keluarga dan masyarakat untuk terciptanya sebuah generasi. Cobalah perhatikan:

Siti Asiah istrinya Fir`aun
Khadijah r.a
Asma` binti Abu Bakar
Hajar
dan lain lain

Melihat sosok diatas tumbuh karena kuatnya tarbiyah dzatiyah (pendidikan kepribadian) yang muncul oleh tumbuhnya kesadaran akan pentingnya sebuah pembinaan, fitrah manusia itu membutuhkan nasihat dan juga perhatian. Selain itu manusia merupakan mahluk Allah yang salah satunya memiliki sifat lupa. Manusia butuh untuk selalu diingatkan dan juga diarahkan (fa dzakir fainna dzikra tanfaaul mu`minin)


إِنَّا عَرَضْنَا ٱلْأَمَانَةَ عَلَى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱلْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَن يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا ٱلْإِنسَٰنُ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا
"Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh" (QS: Al-Ahzab Ayat: 72)
Ilmu menjadi cahaya dalam melangkah, ilmu akan memandu setiap langkah muslimah. Dengan ilmu juga seseorang akan takut kepada Allah. Ilmu akan mengangkat derajat seseorang di sisi Allah dan di sisi manusia.

Jika para muslimah itu memiliki ilmu dan wawasan yg luas, mereka akan mampu memberikan pengajaran dan pendidikan yang terbaik bagi anak anaknya, mengetahui jalan kebaikan yang dengannya dia akan banyak kesempatan atau peluang untuk beramal, mampu mengajarkan kebaikan kepada masyarakat nya. Seorang muslimah yang memiliki banyak ilmu dan wawasan tidak akan ditipu dan dibohongi oleh-oleh pihak-pihak yang ingin menjerumuskn dari kelangan musuh-musuh Allah.

Akan terbentuknya keluarga yang islami, masyarakat yang islami dan negeri ini menjadi negeri yang diberkahi karena ketakwaan kepada Allah nya dari masyarakat kuat. Wallahu'alam bish showab

TANYA JAWAB
1. Kalau kita memakai parfum tapi ingin berkumpul dengan para akhwat saja gimana? Dilarang juga kah?

Jawab: Untuk minyak wangi khusus akhwat hanya untuk dinikmati oleh suami. Bagaimana jika untuk aktivitas? Maka ada perbedaan pendapat untuk hal ini, kita lihat pondasi dasarnya menggunakan minyak wangi adalah untuk mengurangi bau kurang sedap, untuk hal ini diperbolehkan karena sebagai seorang da`i akan ditinggalkan oleh objek dakwahnya manakala ia menebarkan aroma kurang sedap. Maka yang terpenting adalah pastikan baju dan sebagainya termasuk kaus kaki, jilbab dan lain-lain itu terciumnya enak. Tapi tidak diperbolehkan untuk wangi semerbak misal pakai minyak nyongnyong yang menyengat.


2. Ustadz, jika memakai pewangi pakaian seperti molto gitu atau sprei saat disetrika boleh kah ustadz?

Jawab : Boleh ukhti


3. Kalau pake eu de toilette gitu ustadz? Yang makenya kalau abis mandi. Dipakai di badan dan gak banyak. Bolehkah ustadz?

Jawab : Kan lumayan menyengat ya ukhti? Prinsipnya hanya untuk wangi biasa aja, dinikmati sendiri. Jangan sampai menyengat banget. Misalnya tercium wangi hingga jarak 50m


4. Ustadz, kalau ada seseorang yang sudah mengetahui satu ilmu tapi tidak mengamalkannya bagaimana? Atau merasa sulit untuk mengamalkannya?

Jawab : #Hadist Menyembunyikan Ilmu#

Dari Abu Hurairah : Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda :


عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال مثل الذي يتعلم العلم ثم لا يحدث به كمثل الذي يكنز الكنز فلا ينفق منه
"Perumpamaan orang yang mempelajari ilmu kemudian tidak menyampaikannya adalah seperti orang yang menyimpan harta namun tidak menafkahkannya darinya (membayarkan zakatnya)" [HR. Ath-Thabraniy dalam Al-Ausath no. 689; Shahih]


Dalam hadist yang lain :
Dari Abu Hurairah, ia berkata: Telah bersabda Rasulullah SAW



عن أبي هريرة قال : قال رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم: "من سئل عن علمٍ فكتمه ألجمه اللّه بلجام من نارٍ يوم القيامة
"Barangsiapa yang ditanya tentang satu ilmu lalu menyembunyikannya, niscaya Allah akan mengikatnya dengan tali kekang dari api neraka di hari kiamat kelak" [HR. Abu Dawud no. 3658, At-Tirmidziy no. 2649, Ath-Thayalisiy no. 2534, Ibnu Abi Syaibah 9/55, Ahmad 2/263 & 305 & 344 & 353 & 499 & 508, Ibnu Maajah no. 261, Ibnu Hibbaan no. 95, Al-Haakim 1/101, Al-Baghawiy no. 140, dan yang lainnya; shahih]
*Note* Ketika dirimu ditanya tentang sesuatu yang TIDAK ENGKAU KETAHUI maka ucapkanlah Wallahu A'lam 


Ali bin Abi Thalib radhiuallahu 'anhu berkata:

عن علي بن أبي طالب رضي الله عنه قال: يا بردها على الكبد أن تقول لما لا تعلم الله أعلم
"Sungguh sangat sejuk di dalam hati. Ketika kamu mengatakan sesuatu yang kamu tidak ketahui: "Allahu a'lam (Allah lebih mengetahui)" [Riwayat shahih oleh Ad-Darimi (1/175,176), Ibnu Asakir di dalam kitab Tarikh Dimasyq (42/510) dan al-Khathib di dalam kitab al-Faqih wa al-Mutafaqqih (2/362) dari riwayat ‘Atha’ ni as-saib dari Abul Bakhtari dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu]
Sampaikanlah apa yang bisa engkau sampaikan walau itu hanya sedikit, karena faedahnya banyak sekali ukhti. Bisa jadi melalui perantaramu orang lain mendapatkan hidayahnya, jangan sepelekan amal walaupun kecil begitupula dosa.


5. Apakah tidak berlebihan mengakatan tabarujj sunah iblisa? Penggunakan kata sunnahnya?

Jawab : Maksudnya sunnah diatas itu adalah kebiasaan iblis, memang bicara tabarujj ini identik dengan iblis. Kalau zaman sekarang istilahnya lebay alias berlebih-lebihan, dan itu karakteristik yang disukai oleh iblis.


6. Bukankan relatif ya ustadz? Mengenakan pakaian yang mencolok atau tidaknya. Kadang saya mengenakan pakaian, yang menurut saya sederhana dan tidak mencolok. Tapi orang lain beranggapan mencolok. Begitupun sebaliknya

Jawab : Kalau itu posisinya di urf atau adat, kalau ukhti ke Afrika sebagian besar pakainnya itu warna mencolok dan tidak ada masalah.


7. Ustadz, kadang ada pedagang yang tidak mau memberikan resep masakannya, hanya mau memberi tahu pada pewaris yang akan meneruskan dagangannya? Itu bagaimana ya ustadz? Katanya resep turun menurun tidak bisa di sebar luaskan

Jawab : Untuk hal itu kondisinya berbeda, itu sebuah ide berbisnis. Tidak ada larangan untuk melakukan hal itu.


8. Kadang ibu suka gitu. Sebenernya itu bahan ada di pasaran dan halal. Kalau ditanya apa resepnya, pasti yang satu itu kadang ga di kasih tau yang nanya.

Jawab : Tak apa ukhti


9. Jika disuruh mengisi pengajian untuk ibu-ibu adakalanya jadi merasa tidak percaya diri. Gimana ya pak? Bukan bermaksud menyembunyikan ilmu. Itu bagaimana pak?

Jawab : Lakukanlah. Karena biasanya syaitan mengajak agar kita tidak mau dalam melakukan dakwah.


Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Semoga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Amiin....

Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya dan do'a kafaratul majelis:


سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
"Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum... 

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Ketik Materi yang anda cari !!