Ketik Materi yang anda cari !!

AIN

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, March 25, 2015

AIN

Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda : "Ain itu haq dan seandainya ada sesuatu yang mendahului takdir maka ain lah yang mendahuluinya"

Banyak hadits shahih dari Nabi shallallahu alaihi wasallam tentang terjangkit dengan ain ini. Diantaranya apa yang disebutkan dalam shahihain dr Aisyah ra ia mengatakan " Bahwasanya Rasululloh shallallahu alaihi wasallam memerintahkan kepadanya supaya meminta diruqyah dari ain".

(HR. Bukhari no 5738, kitab ath Thibb, dan Muslim no 2195 kitab As Salam)


Jenis Ain :

1. Ainul Insi berasal dari manusia

2. Ainul Jin berasal dari jin.


Bentuk Ain :

1. Ainul Hasad

a. Hasad iri dengki adalah puncak dari ainul hasad, bentukannya adalah segala emosi negatif si pemilik ain pada si target, bisa berupa kemarahan, kebencian dan sejenisnya.
b. Mereka yg punya bawaan hasad:
1. Jin
2. Orang kafir
3. Ahlul Bidah
4. Pendengki


2. Pujian

a. Pujian adalan puncak dari ainul lammah. Bentukkannya emosi positif si pemilik ain berupa suka, cinta, kerinduan, empati dll.

b. Kadang mirip seperti sihir mahabbah atau pelet.



Gejala khusus Ain :

Kepala pusing

Wajah yang menguning
Banyak berkeringet
Banyak kencing
Sering ingin muntah
Sering menguap
Sedikit tidur
Banyak tidur
Tidak nafsu makan
Basah pada kedua tangan dan kaki disertai kesemutan
Hati bergetar
Perasaan takut tidak normal
Marah dan temperamental yang berlebihan.
Sedih dan sempit di dalam dada
Terasa nyeri di bawah punggung
Antara dua pundak
Badan trasa lemah

Namun gejala ini merupakan diagnosa awal harus ada diagnosa lanjutannya.


Cara Terapi Ain :

Orang menimpakan ain diperintahkan supaya berwudhu kemudian orang yang tertimpa ain mandi darinya (HR Abu Daud no 3880).
Terapi Ain apabila susah mendapatkan bekas wudhu sudah dijelaskan di training
Bagaimana cara mengetahui orang yang menyebabkan dampak penyakit 'ain ???


Ada beberapa perkara yang dengannya dapat diketahui orang yang menyebabkan 'ain kepada seseorang :

1.Kabar dari orang lain tentabg seseorang yang telah berbicara banyak tentangnya tanpa menyebut asma Allah, maka orang ini bisa masuk ke dalam orang-orang yang dicurigai menyebabkan 'ain
2.Segala yang terlintas dalam hati korban, yakni selalu terbayang dengan orang tertentu yang ia kenal, atau terkadang terdapat perasaan yang tidak biasa, tidak nyaman, dan aneh ketika berpapasan atau berdekatan dengan orang tsb, sering bermimpi dengan orang yang sama dan seakan-akan orang tsb melemparinya dengan panah atau semacamnya. Maka orang itu juga bisa masuk kriteria orang yang dicurigai bahwa dia yang menyebabkan 'ain kepadanya
3.Tersiar kabar tentang seseorang yang telah memuji dengan berlebihan tanpa menyebut nama Allah, maka orang tsb juga bisa masuk kriteria orang yang dicurigai.

Apakah ini termasuk su'udzon dan perbuatan dosa ???
Tentu bukan termasuk su'udzon dalam perkara ini, dan juga bukan termasuk ghibah ketika menyebutkan orang yang memungkinkan untuk dicurigai...
Dalilnya sangat masyhur, yaitu hadits yang diriwayatkan oleh imam Malik, Abu Dawud, dll : 
رأى عامر بن ربيعة سهل بن حنيف يغتسل فقال ما رأيت كاليوم ولا جلد مخبأة فلبط سهل فأتي رسول الله صلى الله عليه وسلم فقيل يا رسول الله هل لك في سهل بن حنيف والله ما يرفع رأسه فقال هل تتهمون له أحدا قالوا نتهم عامر بن ربيعة قال فدعا رسول الله صلى الله عليه وسلم عامرا فتغيظ عليه وقال علام يقتل أحدكم أخاه ألا بركت اغتسل له فغسل عامر وجهه ويديه ومرفقيه وركبتيه وأطراف رجليه وداخلة إزاره في قدح ثم صب عليه فراح سهل مع الناس ليس به بأس ) رواه مالك و أبو داود و غيرهما .
Amir bin Rabi'ah memandang ke arah Sahal bin Hunaif, kemudian berkata, "Aku tidak melihat sesuatu seperti hari ini dan tidak pula kulit wanita yg bercadar.."

Tiba-tiba Sahal jatuh pingsan. Lalu dia didatangi Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam, kmudian ada yang berkata kepada beliau, "Ya Rasulullah, apa pendapatmu tentang Sahal ??? Demi Allah, dia tidak bisa mengangkat kepalanya..."

Beliau bersabda, "Apakah kalian bisa memperkirakan siapa pelakunya ??" Mereka menjawab, "Kami mengira Amir bin Rabi'ah..."

Beliau pun memanggilnya, lalu marah kepadanya seraya berkata, "Mengapa salah seorang di antara kamu membunuh saudaranya sendiri ?? Maukah kamu memberikan berkah kepadanya ?? Mandilah dan berikan bekas air mandimu kepadanya.” 

Dia kemudian membasuh wajahnya, kedua tangannya, kedua sikunya, ujung kedua kakinya, lalu bagian dalam sarungnya dalam satu wadah, kemudian ketika disiramkan kepadanya Sahal bangun dan sadarkan diri...

APAKAH MUNGKIN pengaruh 'ain timbul dari orang yang menyayangi kita ??? 

Ya, sangat mungkin pengaruh 'ain berdampak justru dari orang-orang terdekat dan paling sayang terhadap kita...

Karena tidak ada ketentuan dalam 'ain itu timbul hanya karena adanya hasad atau dengki dari orang lain saja...

Sebagaimana yang dulu pernah kita bahas bahwasannya 'ain adalah : "Menentukan sifat tertentu yang kemudian membuat setan itu takjub lalu kemudian ia meluncur dan menyakiti orang yang disifatkan"
Maka hal tsb sangat memungkinkan terjadi dari orang yang sayang kepadanya, syaikh Hazim al-Hamdiy mengisahkan tentang kisah seorang ayah yang menyebabkan dampak 'ain kepada putranya hingga menyebabkan putranya lumpuh.. 

Ia telah membawanya kesana kemari untuk berobat tapi tak kunjung sembuh, akhirnya setelah dibacakan doa-doa ruqyah kepada anak tsb, anaknya muncul rasa curiga kepada ayahnya, maka ia pun meminum bekas air yang diminum oleh ayahnya.. Maka ketika itu juga anaknya langsung bisa berdiri...!!!
'Ain jg bisa timbul dari orang-orang yang shaleh, dalil kuat mengenai hal ini adalah kisah Sahal bin Hunaif dan 'Amir bin Rabi'ah di atas, mereka adalah shahabat Rasulillah, mereka juga orang-orang yang amat dicintai dan sangat dekat dengan Rasulullah, ridha Allah atas mereka semua... Maka siapakah kita sekarang ini dibanding mereka sehingga aman dari dampak pengaruh ain ?

Lalu apa yang harusnya diperbuat setelah kita mengetahui orang yang menyebabkan 'ain ???
Tentunya, kita harus selalu husnudzon kepada orang yang tertuduh bahwa ia tidak bermaksud untuk menyengajakan dampak 'ain tsb kepada korban...

Usahakanlah agar secepatnya bertemu dengan orang yang benar-benar kuat menjurus kepada tuduhan tsb...



Dan lakukan hal-hal berikut :

1.Memahamkannya dan meminta agar ia berwudhu atau mandi, kemudian air bekasnya ditampung lalu dimandikan kepada korban
2.Jika merasa segan mengatakannya, usahakan makan dan minum bersama-sama dengan orang yg dicurigai dalam SATU WADAH... Maka sunnah tajamu' itu sangat baik untuk menghindarkan diri dari 'ain
3.Meminum bekas air minum orang yang dicurigai, entah itu teh, kopi, susu, atau yang lainnya
4.Bisa juga dengan meletakkan kain kasa yang basah di tangan orang yang tertuduh, dicelupkan air, diangkat kasanya lalu diminumkan
5.Meletakkan kain pada apa-apa yang selalu disentuh oleh orang yang tertuduh, smacam gagang pintu rumahnya, mobil, dll.. Ini dilakukan jika memang orangnya benar-benar dengki kepada korban dan tidak memungkinkan untuk ditemui...

Apa yang akan terjadi jika sudah diambil beberapa bekas dari orang yang tertuduh ?

1.Mual

2.Sakit perut/diare

3.Gatal-gatal di seluruh tubuh atau sebagian tubuh
4.Tidur amat nyenyak
5.Muncul semacam bisul kecil di tubuh
6.Bisa bernafas panjang setelah sebelumnya bernafas pendek
7.Koma sementara, dan ini dampak dari besarnya 'ain yang berdampak kepadanya, dan setelahnya insya Allah sembuh total.

Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat bagi kita semua... Dinukil dari penjelasan syaikh Hazim al-Hamidy hafidzahullah.

TANYA JAWAB


Q : Beda ga ya ain dengan penyakit hati?

A : Ain terjadi begitu saja dan prosesnya cepat, beberapa kasus langsung berdampak sakit pada fisik atau seperti orang kena pelet, sihir.

Penyakit hati atau psikis ini membutuhkan waktu adanya alasan kejadian hati menjadi marah, benci, suka.
Terapinya mirip dengan jejaknya bisa atau terapi SEFT juga efektif.


Q : Apakah ain bisa timbul dari beberapa orang? tidak hanya satu?

A : Sangat bisa


Q : Yg kena ain itu yang membenci atau yang dibenci ?

A : Bisa keduanya


Q : Klo jin yang menyebabnya ain? Atau ainul jin? Gimana? Sedangkan kita gak bisa cari bekas jejaknya??

A : Jin penyebabnya biasanya yang ada pada diri pasien maka jejaknya ada ditubuh pasien cukup celupkan jarinya lalu berdoa putuskan ain.


Q : Diatas kan banyak di sebutkan tuh ciri-ciri kena ain. Apakah harus dengan smua ciri itu baru bisa d katakan kena ain, atau hanya dengan beberapa ciri tersebut juga sudah bisa dikatakan kena ain?

A : Beberapa ciri saja sudah cukup namun perlu diagnosa lanjutan seperti muncul di mimpi, di hati. Peruqyah harus mantap memutuskan ini ain


Q : Bagaimana kalimat Doa untuk memutus ain? (Suryani)

A : Cara terapi ain dengan mandi bekas wudhu si pelempar ain.


Q : Ustadz saya masih bingung ain itu apa, boleh minta di jelaskan lagi ustadz? (Kholifatul)

A. Dibaca saja materi diatas bu penjelasan ain atau bisa beli bukunya,


Q : Bagaimana menghilangkan ain yang timbul dalam mimpi? Bagaimana pula menghilangkan ain yang disebabkan terlalu menggemari yang bukan mahrom kita, apa harus bertemu atau bagaimana ustadz? (sarah)

A : Cara terapinya sama saja. Sesuai penjelasan diatas. Cara terapi alernatif jika sulit mendapatkan bekasnya.

Bilas air dalam gelas lalu celupkan jari pasien lalu bayangkan orang itu lalu doa ya Allah putuskan ain antara su dengan dia sebutkan namanya ulangi doa ini tiga kali lalu airnya untuk mandi dan minum.
Lakukan selama 7 hari berturut Kabari ya


Q : Apa sifat malas termasuk 'ain ? (Sarah)

A : Itu gngguan setan


Q : Saya kenal dengan bapak-bapak yang mengaku kalau sultan mahmud badaruddin II itu sahabatnya beliau pernah meminjam badan orang lain dan dipanggil sultan itu dari tubuh orang itu dan memang benar berubah, cara bicaranya seperti kakek-kakek, batuk-batuk dan jika ditanya seperti mengetahui semua hal saja bahkan hafal ayat Qur'an dan bahasa arab (sarah)

A : Itu mediasi dan yang dipanggil bukan rohnya tapi jin Tipu daya setannya besar banget tuh


Q : Ustadz.... yang masuk ke dalam tubuh si mediasi jin ato khodam??? Dan apa jin sama khodam itu sama? ??

A : Jin sama khodam sama jin juga


Q : Bagaimana saya menegurnya, sedangkan ia lebih tua dari saya dan saya sangat jarang komunikasi dgnnya?

A : Biarkan saja doakan saja. Jangan berhubungan dengannya. Antum tobati itu sampai nangis karena pernah seperti itu


Q : Bagaimana jika yang melakukan serti itu orang terdekat ustdz? Doakan saja ya?

A : Jelaskan tauhid Sampaikan jika sanggup


Q : Pak ustdz saya pernah jadi korban Ruqyah entah itu tipuan atau apa saya ngga tau tapi saya pas di ruqyah katanya saya akan dijadikan tumbal pasugihan oleh bos saya dan saya seketika berbicara pas di ruqyah mnyerupai kera entah itu benar atau tidak. Hampir 10 kali saya di ruqyah tp tidak ada tnda-tanda kesembuhan yang ada saya sekarang sulit berfikir apa lagi untuk mengingat sesuatu Sudah belasan juta yang orang tua saya kluarkan si mbah itu bilang uang itu untuk beli obat tapi buktinya saya tidak sembuh malah yang menyembuhkan orang lain. Ada seorng ustadz yang bilang klo kluarga saya kena tipu dan saat itu saya diberi air oleh ustdz itu diminum pas malam mnjelang tidur lalu pas pagi harinya serasa ada yang lepas dari batin saya. InsyaaAllah sudah ustdz karena saya sekaranhg sudah ngga pernah kumat pingsan seperti kesurupan lagi

A : Saya saranin ikut training QQH Ruqyah Syar'iyyah agar bisa ruqyah mandiri. Itu dia dugaan ana belum selesai


Q : Ustd .  . apakah garam sering digunakan sebagai media kejahatan??

A : Ndak juga, peruqyah juga pake garam untuk menetralisir energi negatif


Q : Kalau dulu ketika kajian tentang 'Ain ini, kata ustadznya, ketika memuji, harus diiringi dengan MaasyaaAllah, betul kah ustadz? atau ada tambahan lain?

A : Iya bener tambahan doa


Q : Apakah ain termsk sihir ustadz ??

A : Ain bukan sihir namun gejalanya terkadang mirip


Q : Trus adakah penyembuhannya..misal cara-caranya..  ustadz?

A : Diagnosa detail baiknya konsultasi pribadi langsung


Q ; Cara meruqyah haruskah dari orang? Bagaimana cara menegakkan diagnosa klo dia terkena ain,katanya ada gejala lanjutan? Klo dia berkilah itu karena kesehatannya?

A : Gejala awal ain dimulai dari adanya hasad kedengkian atau kekaguman


Q :Gejala lanjutannya? Kemudian cara diri mencegah atau mengatasi diri yang sudah ada gejala awal?

A : Gejala lanjutan timbulnya penyakit fisik secara parah dan tidak bisa sembuh dengan medis dan herbal.

Cara mencegah dengan cara dzikir pagi petang dan sering menyebut masya Allah dan subhanallah bila melihat sesuatu yang dikagumi atau dibenci.
Apabila sudah ada gejala awal maka sudah kena ain segera perbanyak baca surat Al falaq dan an naas


Q : Benci juga termasuk dengki yaa ustadz

A : Iya


Q : Ustad pada bayi yang lagi lucu-lucunya kadang banyak yang memuji tanpa menyebut asma allah. Kadang ada bayi yang langsung rewel dan sakit. Apakah itu termasuk kena ain ustad? Jazakallah khoir
A : Iya termasuk kena ain


Q : Klo penangannya di bayi juga sama ustd?

A : Sama. Bisa dengan bekasnya di pelempar ain (yang memuji)


Q : Ustadz mau nanya.. kalau misal kita memuji foto temen di akun sosmed atau sebaliknya.. tanpa menyebut asma Allah, itu termasuk ain juga ??

A : Iya termasuk


Q : Ustad mau tanya, kadang ingin beribadah itu rasanya sangat berat,males dan lain-lain, apa itu juga pengaruh jin kafir ya tad ?
A : Gangguan setan iya tapi mudah saja dilawan jangan diikuti.

Q : As'salamualaikum Ustad. keponakan saya sejak kecil dapat melihat begituan awalnya keluarga gak tau kalo dia dapat melihat dia ketakutan di ikutin pocong sampai di bacakan qur'an biar itu pocong gak mau ikut anehnya itu pocong gak mau pergi apa jin gak takut bacaan qur'an di tanya sama pak haji jawabannya katanya harus di bentengin iman yang kuat biar anak itu tidak salah jalan, pernah ditnyain orang pintar juga itu dari nenek moyangnya, sampai sekarang belum pernah d ruqyah. Apa hal seperti itu kalo sudah beranjak dewasa akan hilang dengan sendirinya ? Dan satu lagi tadz saya klo mimpi misal hantu atau di kejar-kejar ular dalam mimpi itu saya baca ayat kursi dan doa lainnya sampai tersadar saya masih baca doa tapi terasa di kejar betulan apa itu bentuk gangguan jin.mohon penjelasannya...syukron tad .
A : Perlu di ruqyah anak itu, Iya ibu, gangguan jin.

Q : Assalamu'alaikum Ustadz mau tanya saya sering diganggu ditindihin kalo mau tidur kali kedua macam kalo saya bangun untuk sholat tahajud habis sholat tahajud saya tidur lagi mesti diganggu kadang sampe dicekik, ditarik-tarik perasaan kita setengah sadar udah baca ayat-ayat dalam Qur'an pun tak mempan juga, padahal kalo saya tidur kali pertama jarang diganggu, jadinya kadang kalo mau sholat tahajud jadi takut, mohon pencerahannya ustadz syukron.
A : Ini perlu diagnosa coba cek ada jimat pusaka atau keturunan sakti?

Q : Mau tanya ini pak, Dulu saya tinggal barsama kakek dan nenek saya selama 8 tahun. karena itu saya tidak begitu akrab dengan kedua orang tua saya. Sekarang setelah kuliah saya tinggal bersama kedua orang tua saya. Karena tidak akrab, jika bapak saya sedang mengajak bercanda dengan saya dan keluarga anehnya saya sering merasa benci terhadap bapak saya. Kadang-kadang saya juga sering marah. Apakah itu gangguan jin dan harus di ruqiyah pak ustadz. Jujur di rumah juga ada warisan keris dari kakek saya. Yang setiap bulan rajab harus di mandiin. Mohon pencerahannya pak
A : Iya perlu

Q : Ustadz mau tanya satu lagi saya pernah tanya orang kampung yang punya ilmu untuk mengusir jin tapi dia rajin sholat juga lah katanya jin udah masuk dalam badan saya itu gak boleh diusir klo diusir antara dua pilihan mati atau hidup, itu jin baik untuk penjaga badanmu yg penting kamu rajin sholat katanya, dulu niat saya mau suruh diusir juga mati atau hidup tawakkal aja sama yang kuasa tapi berhubung calling visa dah turun mau bekerja dinegeri jiran jadinya gak jadi sampe sekarang, itu gimana ustadz apakah jin boleh masuk kedalam badan manusia. mohon pencerahannya ustadz syukron
A : Jin kalo masuk ke tubuh berarti setan, bisa diusir.

Q : Afwan ustadz,1 pertanyaan saya belom dijawab. Apakah setiap manusia pasti punya kodam? dan apakah kodam itu bisa diajak agar taat kepada Allah? mohon penjelasannya ustadz
A : Tidak ada, khodam itu ada karena adanya perjanjian dengan jin. Kalau Qorin (pendamping) setiap manusia ada qorin dari malaikat dan setan.

Q : Assalamu'alaikum ustadz, Saya mau tanya ustadz, Ada temen saya yang jika ta'aruf dengan seorang ikhwan sampai sekarang belum pernah sampai ke pernikahan bahkan sudah sampai di khitbah,Ada yang bilang katanya dia dicintai oleh jin, dan jin itu tidak rela jika dia menikah, apa yang harus dilakukan temen saya ustadz?
A :Waalaikumsalam diruqyah syari bu .

Q : Assalamualaikum ustad mau nanya,saya pernah baca katanya saat jin menampakkan diri pada manusia itu merupakan pelanggaran jadi berlaku hukum materi,jika jin itu ditusuk atau dilemparin pake benda bisa mati beneran,bener nggak ustad ?
A : Kalau mengenai pelanggarannya saya belum pernah liat dalilnya tapi mengenai berlaku hukum manusia bisa ditangkep bahkan ditusuk sama seperti nusuk manusia ada dalilnya sahabat nabi yang pernah menangkap pencuri yang ternyata itu setan .

Q : Pak ustadz jika memang harus di ruqiyah. Saya masih takut. Dan disini gak ada perukiyah. Bagaimana itu?
A : Iya harus berobat ke peruqyah.

Q : Pak ustadz ada tidak kenalan atau teman yang bisa ruqyah islami di semarang .
A : Semarang belum ada kenalan

Q : Assalamu'alaikum ustad dulu waktu kuliah aku pernah mimpi aneh kemudian aku konsul dengan  seorang ustad kata beliau aku disukai oleh dua orang jin, namun alhamdulillah sekarang sudah tidak, pertanyaannya apa yang membuat jin menyukai manusia ustad?
A : Pernahkah membuka baju tanpa bismillah ? Masuk kamar mandi tanpa berdoa? Jin sama seperti manusia memiliki nafsu jadi suka karena fisik manusianya juga bisa memungkinkan.


Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Moga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Aamiin....


Segala yang benar dari Allah semata, mohon maaf atas segala kekurangan. Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya dan do'a kafaratul majelis:


سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

----------------------------------
Kajian Online WA Hamba الله SWT

Rabu, 25 Maret, 8 April  2015
Narasumber : Ustadz Tono
Rekapan Grup Nanda M103&M104
Tema : Ruqyah syariah
Notulen : Indah (M103), Rini (M104)




Editor : Rini Ismayanti

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment