Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , » ALLAH SANG PENYEMBUH

ALLAH SANG PENYEMBUH

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, April 1, 2015

Kajian Online WA Hamba الله SWT

Rabu, 1 April  2015
Narasumber : Ustadz Dasri
Rekapan Grup Nanda M110
Tema : Ruqyah syariah
Editor : Rini Ismayanti


ALLAH SANG PENYEMBUH

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah segala puji bagi Allah atas nikmat yang beliau limpahkan, serta shalawat dan salam utk junjungan kita Muhammad Rasulullah .SAW.
Akhwati fillah yang dirahmati Allah. Tema kajian kita saat ini adalah
Allah sang penyembuh.

Akhwati fillah yang dirahmati Allah.

Realita saat ini membuktikan bahwa persoalan pengobatan saat nyaris kembali kepada Islam, memang pengobatan dengan bekam, habbatussauda, madu, dan prinsip prinsip metode pengobatan islam lainnya semakin populer secara internasional. Tetapi siapakah di zaman sekarang yang mau menasehati kepada kaum muslimin agar mereka bergantung kepada Allah terlebih dahulu, sebelum kepada terapi fisik, yaitu dengan berdoa, bertawakal secara benar kepada Allah, bersedekah dan sebagainya.
Seakan akan kaum muslimin hari ini termasuk kalangan ummat Islam yang sangat taat kepada agama, bahkan dikalangan para da'i, dan tokoh agama lainnya, tidak menghafal perintah : "Berobatlah, wahai hamba hamba Allah, karena Allah tidak menciptakan penyakit  kecuali juga menciptakan obatnya, kecuali satu penyakit, yaitu tua.
Dari hadits diatas dijelaskan bahwa Allah menciptakan obat untuk setiap penyakit yang ada, kecuali mati. Maka dari jelaslah bahwa apabila kita sakit langkah awal bagi kita Adalah bertawakal kepada Allah sembari kita berikhtiar utk berobat.
Kalaupun kita telah berobat namun belum sembuh, tetaplah bersabar dengan ujian tsb.
Bertawakal kepada Allah dalam hal ini kita menyerahkan dan memohon kesembuhan penyakit kita kepada Allah sebagai mana firman Allah dalam alquran surat assyuara ayat 80 yang artinya apabila aku sakit maka dialah Allah yang menyembuhkan.
Tugas kita selaku pesakit ialah berobat, dan berobat usahakan mencari pengobatan ataupun obat yang halal dan baik, supaya menghidari pengobatan yang haram serta merusak baik itu merusak Aqidah dan akal serta fisik kita. Karena seberapapun beratnya sakit kita, insya Allah ada obatnya yang sudah diciptakan Allah.
Jika kita sembuh dari satu penyakit karena pengobatan yang kita lakukan, maka kembalikanlah kepada Allah, bukan mengdahulukan bahwa yang hebat itu orang yang mengobati, atau obat yang dikonsumsi, karea Allahlah sang yang maha penyembuh. Mungkin sekian kajian kita,afwan atas jika ada salah dan kurang.
Jika ada yg ingin akhwati fillah tanyakan silahkan
Wassalamualaikum wr wb.


TANYA JAWAB

Q : Assalamualaikum ustadz,,aku mau nanya,kan bapanya temen aku jatuh bu,terus kata dokter kena stroke ringan masih bisa ngomong,terus kata dokter ada penyakit lagi katanya ada penggumpalan darah di otaknya,di kasih tau tuh obatnya ternyata obatnya mengandung minyak babi temen aku bilang katanya ga ada obat lain selain itu,udah aku bilangin itu haram tapi ibunya temen aku bilang,kalo untuk obat gpp kan memang ga ada obat lagi dan ga sengaja juga,,menurut bu ustadz hukumnya apa ya bu,di bolehkan atau mencari obat lain,karna kan tetep haram hukumnya,mohon penjelasannya,terima kasih..
A : Waalaikum salam, masalah stroke insyaAllah bisa dengan bekam. Masalah obat yang haram, memang dilarang, Allah jelas melarang berobat dengan yang haram, dalam al quran Allah memerintahkan kita untuk makan yang halal dan baik, jika obat itu haram yang tinggalkan . Banyak obat halal yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit apapun

Q ; Ustadz, apa bekam tidak membuat kita kurang darah ya? Trus efek setelahnya tdk pusing2?  Tips biar berani bekam apa ya Ust?
A : Bekam tidak akan membuat darah kita kurang karena yang keluar bukan darah seperti kita donor, tapi darah statis, yang memang tidak dibutuhkan tubuh lagi.
Tips untuk berani bekam kalau mau bekam jangan pikir pikir sakitnya, yakin saja insyaAllah aman


Q : Ustadz, Apakah sama cara berbekam nabi dengan cara berbekam sekarang ini?
A : Yang membedakan bekam nabi dengan sekarang adalah alat yang digunakan, aturan bekamnya sama, zaman rasul alatnya menggunakan tulang dagu onta, sekarang ada alat khusus. Aturannya tetap dari konsep rasul


Q : Kulit kita disayat ya Ustadz? (Temen pernah bekam katanya disayat)
A: Kalau merujuk.k haditsnya ya disayat, tapi jangan dibayangkan sayatnya besar besar, sayatnya sayatan ringan. Ada juga dengan tusukan ringan


سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك
www.hambaallah.net




Do'a kafaratul majelis: 
Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Wassalamu'alaikum wr wb

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment