Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , » HADIST KEDUA : HUKUM ASAL AIR ADALAH SUCI (HADIST) PART 1

HADIST KEDUA : HUKUM ASAL AIR ADALAH SUCI (HADIST) PART 1

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Friday, April 17, 2015

Sebentar lag kita lanjutkan materi kajian kirab thaharah bulughulmaram hadits ke 2.

Hadits Kedua: Hukum Asal Air adalah suci.

 ـ وَعَنْ أَبي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلّى الله عليه وسلّم «إنَّ المَاءَ طَهُورٌ لاَ يُنَجِّسُهُ شَيءٌ». أَخْرَجَهُ الثلاَثَةُ، وَصَحَّحَه أَحْمَدُ. 

“Dari Abu Sa’id al-Khudri radhiallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Rasulullah bersabda,“Sesungguhnya air adalah thahur tidaklah sesuatu menjadikan air tersebut najis.” Diriwayatkan oleh ats-Tsalatsah dan Ahmad menshahihkannya.


Penjelasan Hadits.

Hadits ini akan dijelaskan dalam beberapa sub bahasan:

>Biografi Perawi Hadits

Perawi hadits ini adalah Abu Sa’id al-Khudri. Nama beliau adalah Sa’ad bin Sinan bin Malik al-Khazraji al-Anshari al-Khudri,ada yang menyatakan : Sa’ad bin Maalik bin Sinan . Nisbah kata “al-Khudri” berasal dari Khudrah salah satu perkampungan kaum Anshar, sebagaimana disebutkan di dalam al-Qamus.(Lihat Subul as-Salam 1/11)


Abi Sa’id lebih dikenal dengan nama aslinya adalah Sa’ad bin Malik bin Sinan. Ayahnya Malik bin Sinan syahid dalam peperangan Uhud, Ia seorang Khudri nasabnya bersambung dengan Khudrah bin Auf al-Harits bin al-Khazraj yang terkenal dengan julukan “Abjar”.

Ketika perang Uhud pecah ayahnya (malik) membawanya kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam dan meminta agar anaknya diikutkan dalam peperangan. Pada waktu itu beliau masih berusia 13 tahun, namun ayahnya menyanjung kekuatan tubuh anaknya:” Dia bertulang besar  ya Rasulullah” tetapi, Rasulullah tetap menganggapnya masih kecil dan menyuruh membawanya pulang. Beliau ikut perang bersama Nabi sebanyak 12 peperangan, yang pertama adalah perang khondaq pada tahun kelima, karena sebelum itu usia beliau belum baligh.  Beliau menghafal dari Nabi ilmu yang banyak dan menjadi ulama besar dikalangan para sahabat. 

Abu Sa’id Al-Khudri adalah orang ke tujuh yang banyak meriwayatkan hadist dari Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam. Telah meriwayatkan 1.170 hadits. Orang orang pernah memintanya agar mengizinkan mereka menulis hadits hadits yang mereka dengar darinya. Ia menjawab “ Jangan sekali kali kalian menulisnya dan jangan kalian menjadikan sebagai bacaan, tetapi hapalkan sebagaimana aku menghapalnya”.

Abu Sa’id al-Khudri adalah salah seorang diantara para sahabat yang melakukan bai’at kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam mereka berikrar tidak akan tergoyahkan oleh cercaan orang dalam memperjuangkan agama Allah Subhanahu wa ta’ala, mereka tergabung dalam kelompok Abu Dzarr al-Ghifari, Sahl bin Sa’ad, Ubadah bin ash Shamit dan Muhammad bin Maslamah.

Riwayatnya dari para sahabat lain banyak sekali namun sumber yang paling terkenal adalah bapaknya sendiri Malik bin Sinan, saudaranya seibu Qatadah bin an-Nu’man, Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali, Abu Musa al-Asy’ari, Zaid bin Tsabit dan Abdullah bin Salam. Sedangkan orang orang yang meriwayatkan hadits darinya adalah anaknya sendiri Aburahman, istrinya Zainab bin Ka’ab bin Ajrad, Abdullah bin Umar, Abdullah bin Abbas, Abu Thufail, Nafi’ dan Ikrimah.

Abu sa’id membawa putranya Abdurahman ke tanah pemakaman Baqi, dan berpesan agar ia nanti dimakamkan di bagian jauh dari tempat itu. Katanya: “ Wahai anakku, apabila aku meninggal dunia kelak, kuburkanlah aku disana, Jangan engkau buat tenda untuk,nya jangan engkau mengiringi Jenazahku dengan membawa api, Jangan engkau tangisi aku dengan meratap-ratap, dan jangan memberitahukan seorangpun tentang diriku. Beliau meninggal tahun 74 H dan dimakamlan di al-baqi’. 

(diambil dari Tahdzib at Tahdzib 3/49 dan Tambihul Afham Bi Syarhi Umdatul Ahkan, Syeikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin 1/ ).

Tanya
Ustadz mau tanya, kalo setelah berwudhu kadang saya suka minum, benarkah tidak membatalkan wudhu ustadz? saya ragu mohon penjelasannya
Jawab
Makan minum nggak batalin wudhu.


Doa Kafaratul Majelis :
سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”
Semoga Bermanfaat

-------------------------------------------------------------
Hari / Tanggal : Jum'at, 17 April 2015
Narasumber : Ustadz Kholid Syamhudi Al Bantani Lc
Tema : Hadist
Notulen : Ana Trienta

Kajian Online Telegram Hamba اَﻟﻠﱣﻪ Ta'ala

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment