Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , , » ORANG-ORANG YANG TIDAK BOLEH DI TAATI

ORANG-ORANG YANG TIDAK BOLEH DI TAATI

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, April 14, 2015

Assalamualaikum
Pada dasarnya manusia boleh saja taat pada manusia bila tidak diperintah hal-hal yang tidak benar. Namun ada saja manusia yang memerintahkan yang tidak benar. Al-Qur’an mengemukakan lima orang yang tidak boleh ditaati sorang muslim, yaitu sebagai berikut.

1. ORANG TUA YANG MEMERINTAHKAN KEMUSYRIKAN

Setiap anak tentu harus taat pada orang tuanya, tapi bila ia memerintahkan yang tidak benar, maka orang tua tidak boleh ditaati dalam hal yang tidak benarnya itu. Allah berfirman,
”Dan kami wajibkan kepada manusia agar (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau patuhi keduanya. Hanya kepada-Ku tempat kembalimu, dan akan aku beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”(al-‘Ankabuut: 8)
2. PENDUSTA AGAMA

Pendusta agama adalah mengaku beriman tapi tidak mau menaati ketentuan Allah dan Rasul-Nya, mereka tidak boleh ditaati. Allah berfirman,
”Maka janganlah engkau patuhi orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).”(al-Qalam: 8)
3. ORANG YANG SUKA BERSUMPAH

Manusia suka menggunakan sumpah untuk meyakinkan bahwa dirinya benar, padahal sebenarnya tidak benar, maka orang seperti itu tidak boleh ditaati, karena hal itu suatu kehinaan. Allah berfirman,
”Dan janganlah engkau patuhi setiap orangyang suka bersumpah dan suka mnghina.”(al-Qalam: 10)
4. KAFIR DAN MUNAFIK

Orang kafir dan munafik pada hakikatnya sama, yakni tidak suka kepada kaum muslimin, karena itu umat islam tidak bolehkan menaati mereka, maka kepada Nabi pun diperingatka demikian. Allah berfirman,
”Wahai Nabi! Bertakwalah kepada Allah dan janganlah engkau menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.”(al-Ahzaab: 31)
5. ORANG YANG LALAI DAN MENGIKUTI HAWA NAFSU

Orang yang lalai dari mengingat Allah berlanjut pada mengikuti hawa nafsu sehingga tindakanya melewati batas dan akhirnya membawa malapetaka dalam hidup ini. Oleh karena itu, orang yang demikian tidak boleh ditaati. Allah swt. berfirman,
”…dan janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah kami lalaikan dari mengingat Kami, serta mengikuti keinginannya dan keadaanya sudah melewati batas.”(al-Kahfi: 28)
Ditutup saja yaa..
Istighfar ,hamdalah dan kafaratul majlis

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ،أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ.

“Maha Suci Engkau, ya Allaah, dengan segala pujian-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak diibidahi dengan benar kecuali Engkau, aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.” (HR. Ashhabus Sunan)

------------------------------------------------
Hari / Tanggal : Selasa, 14 April 2015
Narasumber : Ustadz Kaspin
Tema : Kajian Islam
Notulen : Ana Trienta

Kajian Online Telegram Hamba اَﻟﻠﱣﻪ Ta'ala

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment