Ketik Materi yang anda cari !!

TANDA – TANDA ORANG MUNAFIK

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, March 25, 2015

Baik apa kita mulai saja?
Afwan agak late karena baru pulang jam 4 barusan. Baik mari kita mulai dengan  basmalahh. Bismillahirrahmaanirrahiim.. Lalu kita luruskan, perbaiki niat kita semata qt melingkar online semataaa hanyaa berharap Alloh mencatat pertemuan ini adalah pertemuan cinta karenaNya. Pertemuan hati yang berharap kebaikan di yaumil akhir. Pertemuan jiwa yang haus akan kebenaran dan jalan yang hakiki. Pertemuan atas dasar rinduu, rinduu akan pertemuan dengan yang Maha Haq Maha Pemelihara.

Innalhamdalillah nahmaaduhu wa nastaiinuhu wa nastaghfiruh wa na udzubillahi min suru ri anfusina wa min sayyiati a malina Mayyahdillahu falaa mudhilallah wa mayyudlilhuu falaa haa diyalah.

Dalam surah al qalam ayat 11 " yang banyak mencela yang kian kemari menghambur fitnah. Surah lain Qaaf ayat 188 " tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya, melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir

Maknanya bahwa betapa berdosanya manusia yang banyak mencela manusia lain
Baik apa yang benar pada orang itu ataupun yang dusta. Maka  perbuatan ini begitu dicela dalam islam. Yang suka mengadu domba kesana sini membuka pembicaraan dengan tujuan agar satu sama lain saling membenci.



“Dari hudzaifah ra nabi bersabda tidak akan masuk surga orang yang suka menyebar fitnah” HR Bukhari mulim

Bagaimana pentingnya kita memelihara hubungan dengan manusia lain apalagi terkait aib aibnya: Kelemahan dan keburukan-keburukannya. Apalagi jika apa yang kita bicarakan adalah dusta. Maka nabi bersabda:

“Sesungguhnya berkata benar itu membawa kepada kebajikan amal sholih yang bersih dosa dan kebajikan bisa menyampaikan ke surga.”

Sungguh orang yang benar itu dapat dicatat disisi Alloh sebagai shiddiq pembenar dan dusta itu mengarah pada tindak kejahatan dan tindak kejahatan bisa membawa ke neraka.

“Sesungguhnya orang yang berdusta pada akhirnya akan dicatat disisi Alloh sebagai pembohong” Hr bukhari muslim
Naudzubillah

Lihatlah bahwa surga atau neraka bisa ditempuh dengan lisan. Lisan yang buruk akan mencelakakan manusia juga dirinya sendiri. Sedang lisan yang baik akan membawa surga.

Dalam hadits lain ada empat sifat yang barang siapa jatuh kedalamnya berarti ia orang munafiq sejati. Dan barang siapa terjerumus salah satu dari empat sifat itu berarti dalam dirinya terdapat satu sifat kemunafikan sampai ia mau meninggalkan sifat tersebut. Empat sifat itu apabila ia dipercaya ia khianat apabila berbicara ia dusta apabila berjanji ia ingkar dan apabila bermusuhan ia berbuat keji. HR Bukhari muslim.
Kita bahas satu satu

1. Jika dipercaya, misal menjaga rahasia, dimintai saran, dijadikan tempat curhat, dititipi amanat, dititipi barang. Di amanahi tanggung jawab menjadi pimpinan, menjadi utusan, menjadi duta, menjadi agen dia tidak jujur, dia membuka apa yang semestinya dirahasiakan, dia membeberkan curhatan orang terhadanya kepada orang lain tanpa alasan yang jelas. Diberi amanah untuk menyampaikan kabar maka kabarnya dikurangi atau di kembangkan. Menjadi agen atau utusan tidak jujur dan berdusta dan tidak menyampaikan informasinya secara utuh. Menjadi pimpinan tidak amanah korupsi dan mengambil keuntungan dari jabatannya untuk kepentingannya pribadi

2.  Jika berbicara ia dusta. Semisal dimintai menjadi saksi lalu dia bicara bukan hal yang seharusnya. Saat bicara tentang orang lain dia menyebarkan fitnah atau berita tidak benar. Saat bicara tentang dirinya dia tidak bicara yang jujur.

3. Jika ia berjanji ia ingkar. Misal janjian pertemuan dia membatalkan tiba tiba, saat dia menjanjikan membayar hutang misal dia tadi menepatinya. Jika berjanji memenuhi hak orang lain dia mengingkarinya sehingga hak orang lain terbengkalai. Semisal hak orang lain untuk di jaga rahasianya untuk di perlakukan adil. Berjanji memenuhi nafkah misal tapi dia mengingkari dengan dzalim. Berjanji membahagiakan tapi lalu menyiksa dan banyak lagi pengingkaran pengingkaran atas perjanjian. Juga termasuk dalam pernikahan atau pun dalam rumah tangga
Jika dia menyepakati suatu urusan, belakangan atau di belakang dia menyangkal dan tdk menerimanya.

4. Jika ia bermusuhan ia berbuat keji. Keji artinya berbuat dosa atau kehinaan
Jika dia bermusuhan denga seseorang dia bisa musyrik misal ke dukun
Jika dia sangat benci misal mantan suami karena diselingkuhi dia balas melakukan itu juga.

Itu beberapa gambaran ekstrimnya. Artinya tidak ada lagi filter atas perbuatannya karena kebencian dari permusuhan. Karenanya jauhilah oleh kita permusuhan sekecil apapun. Jika ada satu sifat ini maka berarti kita masih memiliki sifat munafiq. Dan ingat kemunafikan kebanyakan bukan karena menolak kebenaran tapi lebih karena ketamakan dan hasad dalam jiwa kita

TANYA JAWAB

1. Bunda kalo dalam konteks becanda bolehkah berbohong?
Jawab
Lihat lagi mae surah qaaf ayat 18. Bercanda atau tidak sama aja kan kontennya bohong. Tiada suatu ucapanpun yang di ucapkan nya melainkan di dekat malaikat pengawas yang selalu hadir. Hakikatnya segala hal sia sia adalah maksiat. Itulah syetan menjadikan hal yang sia sia. Jadi kebaikan dan lumrah

Kalo sudah cukup silahkan ditutup saja. Saya mohon pamit
Astaghfiirullohal adzimm
Alhamdulillah
Assalamu alaikum wr wb
Astaghfiirullohal adzimm

---------------------------------------
Hari / Tanggal : Rabu, 25 Maret 2015
Narasumber : Ustadzah Neneng Kusmayanti
Notulen : Ana Trienta

Kajian Online Telegram Akhwat Hamba اَللّٰه Ta'ala

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment