5 TUGAS RASUL

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, May 19, 2015

Islam merupakan agama yang harus disebarkan dan ditegakkan oleh umat Islam, karena Allah tidak lagi mengutus Rasul. Kita perlu tahu, apa saja yang menjadi tugas para Rasul itu. Allah swt. berfirman,
”Wahai Nabi! Sesungguhnya Kami mengutusmu untuk menjadi saksi, pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan, dan untuk menjadi penyeru kepada (agama) Allah dengan izin-Nya dan sebagai cahaya yang menerangi.”(al-Ahzaab: 45-46)
Berdasarkan ayat di atas, ada lima tugas nabi yang harus kita lanjutkan di antaranya sebagai berikut.

1. SYAHIDIN (SAKSI)

Nabi menjadi saksi atas manusia, di dunia dengan menjadi terbimbing dan di akhirat Rasul juga menjadi saksi atas pengadilan bagi umatnya. Allah berfirman,

”…Dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu…”(al-Baqarah: 143)

2. MUBASYSYIRAN (PEMBERI KABAR GEMBIRA)

Memberi kabar gembira adalah mengemukakan imbalan yang diperoleh bagi orang yang beriman dan amal saleh agar mereka mau melakukannya. Allah berfirman,

”Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya”(al-Bayyinah: 7-8)

3. Pemberi peringatan

Bahwa rosulullah saw memperingatkan kita akan keras dan mengerikan nya siksa neraka

”(Makanan surga) itulah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum. Sesungguhnya kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang dzalim. Sesungguhnya ia adalah sebatang pohon yang keluar dari dasar neraka jahim. Mayangnya seperti kepala syaitan-syaitan. Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu. Kemudian sesudah makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas. Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka jahim”.(As Shaffat:62 – 68 )

Rasulullah Shallahu’alaihi wa Sallam bersabda,”Seandainya setitik dari zaqqum diteteskan di dunia niscaya akan menghancurkan kehidupan semua penghuninya. Lalu bagaimana dengan keadaan orang yang menjadikan zaqqum sebagai makanannya?” (HR At-Tirmidzi, Ibnu Majjah dalam sunannya, kitab Az-Zuhud, bab Shifat An Nar, 8/4325.)

4. AD-DA’I ILALLAH (MENYERU KEPADA AGAMA ALLAH)

Manusia harus diseru untuk beriman kepada Allah dan masuk agamanya dengan cara yang baik. Allah berfirman,

”Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.”(an-Nahl: 125)

5. SIRAJAN MUNIYRA (CAHAYA PENERANG)

Manusia berada dalam kegelapan sehingga kehidupan ini menjadi kacau disebabkan tidak menggunakan ketentuan Allah dan Rasul-Nya. Dengan demikian, para pelanjut risalahnya harus bisa menjadi penerang yang mampu menjelaskan mana jalan yang benar dan mana yang salah.
Demikian

Saya tutup yaa..

Kita tutup dengan Doa Kafaratul majlis

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

--------------------------------------------------
Hari / Tanggal : Selasa, 19 Mei 2015
Narasumber : Ustadz Kaspin Nur
Tema : Kajian Islam
Notulen : Ana Trienta 

Kajian Online Telegram Hamba اَﻟﻠﱣﻪ Ta'ala

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!