Home » , , » AGAR ISTIRAHAT BERNILAI TAAT (ADAB TIDUR)

AGAR ISTIRAHAT BERNILAI TAAT (ADAB TIDUR)

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, May 27, 2015

Assalamu'alaikum
Agar Istirahat Bernilai Taat ( Fiqh dan Adab Tidur )
Keutamaan dan Hikmah

1. Tanda tanda keuasaan Allah

وَمِنْ آيَاتِهِ مَنَامُكُم بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاؤُكُم مِّن فَضْلِهِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَسْمَعُونَ

dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karuniaNya.  Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan  (QS Ar-Ruum 23).

2. Anugerah untuk beristirahat

وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ لِبَاسًا وَالنَّوْمَ سُبَاتًا وَجَعَلَ النَّهَارَ نُشُورًا

Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha (QS AlFurqon 47)

3. Kesempatan meraih pahala

وقد قال معاذ رضى الله عنه : إني لأحتسب في نومتى كما أحتسب في قومتى

Muadz bin Jabal mengatakan : Sungguh aku berharap pahala dari tidurku, sebagaimana aku mengharapkannya dari Sholatku

4. Terangkat dari beban dan dosa

قَالَ « رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثَةٍ عَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ وَعَنِ الْمُبْتَلَى حَتَّى يَبْرَأَ وَعَنِ الصَّبِىِّ حَتَّى يَكْبَرَ ».

Diangkat pena (catatan amal) dari tiga orang : yang tidur sampai ia bangun, dari orang gila sampai sembuh, dari anak-anak sampai berusia baligh “ (HR Abu Daud)

Waktu dan Tempat Tidur serta Aturan Islam Seputarnya

Hukum tidur di pagi hari

Ibnul Qayyim berkata: “Di antara perkara yang dibenci di kalangan para salaf, yaitu tidur antara usai shalat dan terbitnya matahari. Sebab, waktu-waktu itu adalah saat keberuntungan. Aktifitas yang dikerjakan pada waktu-waktu tersebut memiliki nilai istimewa.

Keberkahan pagi hari

اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا

Dari Shakhr bin Wada’ah al Ghamidi, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa: “Ya, Allah! Berkahilah umatku pada pagi harinya”. Jika mengirim pasukan ekspedisi atau pasukan perangnya, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus mereka di pagi hari. Dan Shakhr adalah seorang pedagang. Maka ia mengirim dagangannya pada pagi hari. Dia menjadi kaya dan hartanya melimpah”.

Amalan RAsulullah saw di pagi hari

Testimoni Jabir ra :

نَعَمْ كَثِيرًا كَانَ لاَ يَقُومُ مِنْ مُصَلاَّهُ الَّذِى يُصَلِّى فِيهِ الصُّبْحَ أَوِ الْغَدَاةَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ فَإِذَا طَلَعَتِ الشَّمْسُ قَامَ وَكَانُوا يَتَحَدَّثُونَ فَيَأْخُذُونَ فِى أَمْرِ الْجَاهِلِيَّةِ فَيَضْحَكُونَ وَيَتَبَسَّمُ.

“Iya. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya tidak beranjak dari tempat duduknya setelah shalat shubuh hingga terbit matahari. Apabila matahari terbit, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri (meninggalkan tempat shalat). Dulu para sahabat biasa berbincang-bincang (guyon) mengenai perkara jahiliyah, lalu mereka tertawa. Sedangkan beliau shallallahu ‘alaihi wa

Riwayat ibnu abbas

مَرَّ عَبْدُ اللهِ بْنُ الْعَبَّاسِ بِالْفَضْلِ ابْنِهِ وَهُوَ نَائِمٌ نَوْمَةَ الضُّحَى ، فَرَكَلَهُ بِرِجْلِهِ وَقَالَ لَهُ : قُمْ ؛ إِنَّكَ لَنَائِمُ السَّاعَةِ الَّتِي يُقَسِّمُ اللهُ فِيهَا الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ

Telah diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas, ia melihat seorang anaknya tidur pada waktu pagi. Maka ia membangunkannya dengan kakinya, seraya berkata : ”Bangun, engkau tidur saat Allah membagi rejeki untuk hamba-hambaNya” *zaadul maad – ibnul qoyyim

Riwayat Abdullah bin Amr

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Amr bin al ‘Ash Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Tidur ada tiga macam. Tidur orang rusak, tidur orang berakhlak, dan tidur orang dungu. 

Adapun tidur orang yang rusak kepribadiannya adalah tidur pada waktu dhuha, saat orang-orang menyelesaikan urusan-urusan mereka, sementara ia terlelap dalam tidurnya. Tidur orang yang bermoral, adalah tidur qailulah ketika pertengahan hari.Dan tidur orang yang pandir adalah tidur ketika waktu shalat datang”.  *(HR Baihaqi dalam Asy-Syuab)

Riwayat Urwah

قال عروة : إني لأسمع أن الرجل يتصبح فأزهد فيه.

Urwah mengatakan, “Sungguh jika aku mendengar bahwa seorang itu tidur di waktu pagi maka aku pun merasa tidak suka dengan dirinya”. [Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah no 25442 dengan sanad yang sahih].

Hukum qailullah

Al-Munawi berkata: “Al-Qailulah adalah tidur pada pertengahan siang ketika hampir waktu zawal (tergelincir matahari) sebelum atau selepas.”

Riwayat tentang qailullah

قِيلُوا فَإِنَّ الشَّيَاطِينَ لَا تَقِيلُ

Rasulullah SAW bersabda : “Berqailulahlah kamu semua, kerana sesungguhnya syaitan tidak berqailulah.” (HR Abu Nuaim) – dihasankan oleh Albani

Anas bin Malik  berkata : 

كَانُوا يُجَمِّعُوْنَ ثُمَّ يَقِيْلُوْنَ

“Mereka (para sahabat) dulu biasa melaksanakan shalat Jum’at, kemudian istirahat siang.” (HR Bukhori)

Hikmahnya

•Meningkatkan kewaspadaan, ingatan atau memori, kemampuan motorik, pengambilan keputusan dan semangat. (David Dinges)

•Menyingkirkan kantuk di siang hari tanpa mengganggu tidur malam hari. (Jim Horne)

•Memberikan ketenangan. (Dr. Roger Rosa)

Hukum tidur setelah Ashar

أنه قال : ” من نام بعد العصر فاختلس عقله فلا يلومن إلا نفسه ”

Rasul bersabda : “Barang siapa yang tidur setelah shalat Ashar lalu akalnya rusak maka janganlah dia menyalahkan kecuali dirinya sendiri” ( Silsilah Dhoifah Al bani )

kembali ke hukum asal yaitu mubah karena larangan kurang kuat.

Hukum tidur sebelum Isya

عن أبي برزة قال : كان النبي صلى الله عليه و سلم يكره النوم قبل العشاء والحديث بعدها

Dari Abu Barzah : Rasulullah SAW tidak menyukai tidur sebelum isyak dan berbincang-bincang (tanpa keperluan) setelahnya (HR Tirmidzi)

Tidur ketika puasa

نوم الصائم عبادة، وسكوته تسبيح، ودعاؤه مستجاب، وعمله متقبل

“Tidurnya orang berpuasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, doanya mustajab dan amalnya diterima “  (HR Ibnu Abi Aufa)
Keterangan : beberapa perawinya didhoifkan oleh sebagian besar ahlu hadits

Tidur di ruang terbuka atau atap

Dimakruhkan tidur di atas rumah yang tidak bertembok, berdasarkan sabda Rasulullah SAW:

مَنْ بَاتَ فَوْقَ إِجَارٍ أَوْ فَوْقَ بَيْتٍ لَيْسَ حَوْلَهُ شَئٌ يَرُدُّ رِجْلَهُ فَقَدْ بَرِئْتُ مِنْهُ الذِّمَّةَ...

"Barangsiapa yang tidur di atas atap rumah yang tidak memiliki tembok atau atap rumah yang tidak mempunyai pembatas apapun untuk mematasi kakinya maka jaminan telah terlepas atas dirinya. (HR Bukhori)

Tidur di MAsjid

كُنَّا فِى زَمَنِ رَسُوْلِ اللهِ ص.م نَنَامُ فِى الْمَسْجِدِ نَقِيْلُ فِيْهِ وَنَحْنُ شَبَابٌ

Dimasa Rasulullah Saw kami juga tidur siang di masjid, waktu itu kami masih muda-muda (HR. Ibnu Majah dari Ibnu Umar)

Tidur saat Khutbah

“Jika salah seorang dari kalian merasa ngantuk di masjid hari Jum’at, hendaklah ia berpindah dari tempat duduknya ke tempat lain.” (HR. Abu Dawud)

Adab dan Sunnah Tidur

1. Memastikan kemaanan

أَطْـفِئُوا اْلمَصَابِيْحَ بِالَّليْلِ إِذَا رَقَـدْتُمْ وَأَغْـلِقُوْا اْلأَبْوَابَ

"Padamkanlah lampu-lampu pada waktu malam apabila kalian hendak akan tidur dan tutuplah pintu-pintu .. (HR Bukhori Muslim)

2. Berwudlu

"Apabila engkau mendatangi tempat tidurmu maka hendaklah engkau berwudhu' seperti wudhu'mu untuk shalat (HR Bukhori Muslim)

3. Shalat Sunnah witir
Abu Hurairah : Rasulullah SAW mewasiatkan kepadaku 3 hal : puasa 3 hari setiap bulan, dua rekaat sholat dhuha dan witir sebelum tidur.

4. Merapihkan tempat tidur

"Apabila salah seorang di antara kalian ingin tidur di atas kasurnya maka hendaklah dia menggerak-gerakkan (membersihkan) kasurnya bagian dalam sarungnya sebab dia tidak mengetahui apa yang ditinggalkan di belakangnya…". (HR Bukhori Muslim)

5. Posisi tidur
Miring sebelah kanan :

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجِعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوْءَكَ لِلصَّلاَةِ  ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلىَ شَقِّكَ اْلأَيْمَنِ...

7. Saat mimpi buruk

"Apabila salah seorang di antara kalian melihat mimpi yang tidak disukainya maka hendaklah dia meludah kesebelah kirinya tiga kali dan berlindunglah kepada Allah dari setan tiga kali, lalu hendaklah dia berpindah dari posisinya yang semula (HR Ibnu Majah)

8. saat terbangun di malam hari

Rasulullah SAW  menceritakan: “Setan mengikat pada tengkuk setiap orang diantara kalian dengan tiga ikatan (simpul) ketika kalian akan tidur. Setiap simpulnya ditiupkanlah bisikannya (kepada orang yang tidur itu): 'Bagimu malam yang panjang, tidurlah dengan nyenyak.'
Maka apabila (ternyata) ia bangun dan menyebut nama Allah Ta’ala (berdoa), maka terurailah (terlepas) satu simpul. Kemudian apabila ia berwudhu, terurailah satu simpul lagi. Dan kemudian apabila ia sholat, terurailah simpul yang terakhir. Maka ia berpagi hari dalam keadaan segar dan bersih jiwanya. Jika tidak (yakni tidak bangun sholat dan ibadah di malam hari), maka ia berpagi hari dalam keadaan kotor jiwanya dan malas (beramal shalih).” (Muttafaqun ‘alaih)

«« TANYA JAWAB »»

1. Tanya ni Ustadz, shalat witir di kerjakan setelah salat tahajjud sekitar jam 2 lewat, abis itu kita dzikir, abis itu nunggu fajar jam 5 kita tidur kembali. Boleh tidak gitu ustadz? mengingat kita harus berangkat kerja jam 7 (biar jangan ngantuk di kantor).
Jawab
Tidur habis shubuh hukumnya makruh tidak sampai haram. jika kondisinya seperti itu malamnya tidur jangan terlalu malam, kemudian tahajjudnya mungkin agak di undurkan sedikit. Biar dapat pahala tahajud dan dapat keberkahan pagi yang di doakan oleh Rasulullah saw

2. Tidur yang pandir itu yang bagimana pak? Maksudnya tidur orang rusak pada wktu dhuha itu sampe jam berapa pak? apa  tidur sampe habis waktu dhuha? yang rusak moralnya atau apanya? Tidur yang membuat Allah marah itu tidur dalam posisi tengkurap ya pak?
Jawab 
Tidur tengkurep : bisa di lihat di materi
Waktu dhuha adalah 15 menit setelah Syuruq Matahari sampai 15 menit menjelang dzhur. Maksdunya adalah waktu tersebut seharusnya di gunakan untuk melakukan hal-hal kebaikan baik duniawi dan ukhrowi, malah di manfaatkan untuk tidur. Artinya dia kehilangan kesempatan untuk mendapatkan kebaikan.

3. Maksud apa yang di tinggalkan di belakangnya?
Jawab
Maksudnya adalah kita kan tidak tahu apa yang ada di belakang kasur. Makanya di sunnahkan di bersihkan terlebih dahulu tempat tidur kita. Karena bisa jadi di atas kasur kita ada binatang atau kotoran.

4. Bagian tidur tanpa atap, yang tidak mmpunyai pembatas,apapun untuk membatasi kakinya, maka jaminan telah terlepas atas darinya. Maksudnya jaminan apa? keamanan ya?
Jawab
Ketika tidur tanpa atap atau di tempat terbuka maka kemungkinan ada pencuri atau bisa kelihatan aurat kita. Karena ketika kita sedang tidur khan kita tidak sadar kadang aurat kita tersingkap.

5. Berarti kalau tidur di waktu dhuha akhlaknya rusak ya pak?
Jawab
Akhlaq itu kan umum. Diantaranya ketika itu kesempatan untuk mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat. Ketika kesempatan itu hilang dan dia sia-siakan maka dia kehilangan kesempatan.

6. Pada umumnya anak-anak yang sedang study, mereka belajar/mengerjakan tugas sampai larut malam bahkan sampai subuh sehingga biasanya mereka baru bisa tidur sebentar habis subuh dan sekitar jam 7an mereka siap-siap berangkat kuliah lagi sampai sore hari, itu gimana ustadz kalau memang kondisinya seperti itu? Syukron.
Jawab
Tidur habis shubuh itu tidak haram. cuma sayang doa Rasulullah saw di lewatkan kalau tidur. Pintar-pintar mengatur waktu saja antara mengerjakan tugas dll.

Alhamdulillah, sekian kajian hari ini
Semoga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Aamiin.

KAJIAN ONLINE HAMBA ALLAH UMMI M3
Hari: Rabu, 27 Mei 2015
Tema: Fiqh
Narasumber : Ustadz Abdurrahman Wahid
Admin: Dany & Neneng
Notulen : Riyanti

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT