Home » , , » CEDERA PADA TULANG BELAKANG

CEDERA PADA TULANG BELAKANG

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Monday, May 4, 2015

Ketegangan atau terkilirnya otot pinggang bagian bawah (lumbar) merupakan penyebab utama nyeri pinggang bawah. Pinggang sangat rentan mengalami ketegangan karena memiliki fungsi sebagai penahan beban dan berperan pada pergerakan ke samping dan membungkuk. Ketegangan otot lumbar disebabkan karena serat otot terluka, biasanya sobek. Gerakan ke samping menyebabkan tegangnya otot atau tendon. Selain itu, gerakan mengangkat barang atau pemberian tekanan berlebih pada otot punggung dapat menyebabkan otot menjadi tegang. Terkilirnya otot lumbar disebabkan karena sobeknya ligamen (jaringan yang memegang tulang). Kondisi ini terjadi akibat cedera atau karena penggunaan berlebih. Ligamen bergerak melebihi kapasitas normal sehingga menyebabkan cedera.

Beberapa faktor yang menyebabkan seseorang rentan terhadap ketegangan otot atau otot terkilir adalah kelebihan berat badan, otot punggung atau perut yang lemah dan otot kaki (hamstring) yang terlalu kencang. Faktor-faktor ini menyebabkan keluhan terjadi berulang kali. Olahraga yang melibatkan gerakan mendorong dan menarik, seperti angkat beban dan sepak bola, juga meningkatkan resiko cedera pinggang bawah. Pada saat otot lumbar tegang, terjadi peradangan pada jaringan sekitar. Peradangan ini menyebabkan rasa nyeri dan menyebabkan kekakuan otot. Pinggang bagian bawah membentuk kelompok otot yang menopang tulang belakang. Kelompok otot ini terdiri atas otot ekstensor (otot punggung dan otot gluteal), otot flexor (otot abdominal dan otot iliopsoas) dan otot obliq atau otot rotator (otot bagian samping).

Adapun gejala kekakuan pinggang adalah:

>Rasa nyeri pada pinggang bawah yang menyebar ke bagian bokong, tetapi tidak mempengaruhi kaki.

>Rasa kaku pada pinggang bawah yang membatasi pergerakan.

>Ketidakmampuan mempertahankan postur normal karena kekakuan dan / atau rasa nyeri.

>Kejang otot baik saat beraktivitas atau saat istirahat.

>Nyeri yang berlangsung selama maksimal 2 minggu.

Tes untuk menegakkan diagnose

Tes untuk menegakkan diagnosa biasanya tidak perlu dilakukan, kecuali rasa nyeri telah berlangsung lebih dari dua minggu dan tidak berkurang. Otot yang terkilir dapat mudah didiagnosa melalui riwayat medis, yaitu dengan menanyakan jenis cedera dan gejala yang dirasakan, serta dengan pemeriksaan fisik oleh para ahli profesional. Namun, apabila gejala tidak hilang, dapat dilakukan tes berikut untuk mengetahui penyebab gejala.

>X-ray: X-ray tulang belakang dilakukan untuk mengetahui penyebab nyeri, contohnya tumor, infeksi, patah tulang, dan sebagainya.

>Magnetic Resonance Imaging (MRI): Mri adalah sebuah tes diagnosa yang menghasilkan gambaran tiga dimensi menggunakan magnet dan komputer. MRI memperlihatkan kondisi sumsum tulang belakang, saraf, dan daerah lain sekitarnya, serta pembesaran, proses penuaan, dan tumor.

Perawatan

Perawatan untuk kekakuan otot dan otot yang terkilir biasanya serupa dan dilakukan dalam dua tahap. Tujuan dari tahap pertama adalah untuk mengurangi rasa nyeri dan kejang. Tahap ini terdiri atas istirahay dan kompres dingin selama 24-48 jam setelah cedera. Selain itu dapat ditambahkan obat penghilang nyeri AINS apabila nyeri yang dirasakan nyeri ringan sampai sedang. Setelah 24 sampai 48 jam, pasien dapat kembali melakukan aktivitas seperti biasa sesuai batas yang dianjurkan. Dalam 1-3 hari, penderita dianjurkan segera melakukan aktifitas seperti biasa karena istirahat yang berlebih dapat menyebabkan melemahnya otot dan meningkatkan resiko terjadi kekakuan otot. Gejala ini akan segera hilang setelah dua minggu. Namun apabila gejala berlanjut, dianjurkan untuk menjalani perawatan tambahan. Perawatan tambahan yang diajurkan adalah terapi fisik. Terapis sebelumnya akan melakukan evaluasi menyeluruh berdasarkan diagnosa dari dokter. Dengan demikian dapat ditentukan perawatan spesifik untuk kasus tertentu. Terapi fisik yang dilakukan antara lain pijatan lembut, terapi es dan panas, ultrasonik, stimulasi otot secara elektrik dan latihan peregangan. Obat penghilang nyeri dan relaksan otot juga dapatditambahkan dalam terapi fisik.

Prognosa

Prognosa pada kasus ini sangat baik. Lebih dari 90% penderita dapat pulih sepenuhnya. Terapi panas dan dingin serta obat anti radang dianjurkan apabila terjadi serangan mendadak.  Bagaimanapun, cedera pinggang bawah dapat menjadi penyakit kronis apabila kebiasaan postural tidak diperbaiki. Komplikasi yang paling umum dari cedera ligamen dan cedera otot adalah aktivitas yang terbatas. Hal ini menyebabkan kenaikan berat badan, hilangnya kepadatan tulang, serta hilangnya kekuatan dan fleksibilitas otot tubuh.

Tips Pencegahan

Beberapa tips yang dapat membantu mencegah terjadi nyeri pinggang:

>Lakukan sit-up dan latihan penguatan otot perut lainnya untuk memberikan stabilitas pada tulang belakang. Berenang, bersepeda statis dan jalan cepat adalah latihan aerobik yang baik dan umumnya tidak memberikan tekanan tambahan pada punggung

>Gunakan teknik mengangkat yang benar, seperti berjongkok untuk mengangkat benda-benda yang berat.

>Jangan membungkuk lalu mengangkat.

>Cari bantuan jika obyek terlalu berat.

>Pertahankan  postur tubuh yang benar ketika  duduk dan berdiri.

>Berhentilan merokok. Merokok merupakan faktor risiko terjadi arthrosclerosis (pengerasan pembuluh darah), yang dapat menyebabkan nyeri pinggang dan penyakit penuaan

>Hindari stres jika mungkin, karena hal ini dapat menyebabkan ketegangan otot.

>Pertahankan berat badan yang ideal. Berat badan yang berlebih, terutama di sekitar bagian tengah tubuh, dapat memberikan tekanan berlebih pada pinggang

TANYA JAWAB

1. Bunda, kalo kram kecil gitu penangananya bagaimana? Direlaksasikan bund? Saya sering mengalami di jari kaki, 2 jari tiba-tiba saling menyilang dan susah kembali. Padahal dalam posisi terlentang. Apa karena kurang oksigen dalam tubuh juga?
Jawab
Biasanya karena ada peradangan di sendi jika berlangsung terus menerus, di waktu pagi dan malamkah terjadi kramnya bund? Bisa juga pakai voltaren gel dipijat halus

2. Bunda kalo miom ukuran 2,54 itu bahaya ndak?
Jawab
Tetap berbahaya mba karena miom itu cenderung cepat bertambah besarnya baiknya segera ditangani dengan benar sebelum bertambah besar. Miom dibawah 5cm ada kemungkinan untuk sembuh, segera mba dilakukan tindakan

>Tindakan miom itu apa?
Jawab
Bisa dengan obat jika dibawah 3cm, dengan suntik terakhir dengan tindakan pembedahan mba.

>Bund pada saat kita di diagnosa apa perlu second opinion?
Jawab
Iya tentu mba

>Gimana cara memberikan semangat ke orang yang sakit bund agar dia merasa ndak sendirian?
Jawab
Beri perhatian lebih dukung apa yang menjadi keinginan baiknya, doakan kirim hadiah spesial yang bisa menyentuh hatinya

>Bunda kalo kasusnya kita sndiri yang sakit bagaimana caranya agar kita ndak mudah down?
Jawab
Tawaqal, berdoa dan ingat Allah terus, berbaik sangka pada Allah. Jadikan sakit sebagai penggugur dosa, sakit tanda sayang Allah dll. Tentunya ikhtiar untuk sembuh bisa dengan cara berobat, minta doa orangtua.

3. Jika ada gumpalan otot  itu apa bahaya bun?
Jawab
Bahaya biasanya dibilang spasme otot jadi kaku pergerakan atau gerakan tubuh pada otot yang menggumpal

4. Benar tidak sih mandi malam itu identik dengan awalnya reumatik?
Jawab
Tidak bund.

>Lalu mandi yang menyebabkan reumatik itu dari jam berapa sampai jam berapa?
Jawab
Sebenarnya tergantung kondisi tubuh ya bund, bukan berasal pada jam berapa nya, misal kalo pun bunda mandi pukul 11 namun kekebalan tubuh bunda oke in shallah akan baik-baik saja. Namun jika sebaliknya ya kena juga, jadi yang menjadi patokan kekebalan tubuhnya bunda, bukan pada jam. Semakin tua usia kepadatan tulang semakin menurun, otomats mudah ngilu, mudah nyeri bukan berarti semata krna mandi malam. Paling bagus itu mandi ketika akan melaksanakan tahajud selain untuk memperkuat kinerja dan metabolisme juga dapat menambah awet muda, elastisitas kulit menjadi lebih kencang dan tentunya lebih sehat.

5. Kalo muntah-muntah kayak masuk angin tapi di pinggang juga tiba-tiba sakit banget kayak salah urat gitu apa efek dari masuk angin atau memang cidera di pinggangnya?
Jawab
Biasanya karena trauma ya bund. Misal bunda terlalu banyak menumpu beban dengan pinggang, bisa juga bunda pada saat ngambil sesuatu benda dibawah posisi pinggang tidak lurus sehingga jika terus menerus dilakukan akan menimbulkan rasa sakit, ngilu. Sebelumnya tidak ada tindakan angkat barang berat atau mandi malam gitu. Jika tidak jatuh ada kemungkinan salah posisi bund, pada saat bunda melakukan aktifitas bunda tidak proper body mekanik atau posisi pinggang menahan beban hingga menimbulkan sakit atau bisa juga efek dari saat bangun tidur yang terlalu tergesa-gesa seperti kesiangan bund, dari terlentang langsung duduk sehingga menimbulkan shock tulang pinggang

Saya tutup kajian malam ini ya bund
Mohon maaf jika terdapat banyak kata-kata kurang berkenan, jawaban kurang memuaskan, waktu yang lama menunggu..

Ditutup dengan hamdalah, istighfar dan doa kafaratul majlis

Kita tutup dengan Doa Kafaratul majlis

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

--------------------------------------------------
Hari / Tanggal : Senin, 04 Mei 2015
Narasumber : Ustadzah Aprianti
Tema: Kesehatan
Notulen : Ana Trienta

Kajian Online Telegrm Hamba اَﻟﻠﱣﻪ Ta'ala

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!