Ketik Materi yang anda cari !!

Home » » JIKA KALIAN BERSYUKUR, AKU TAMBAH NIKMATKU PADA KALIAN

JIKA KALIAN BERSYUKUR, AKU TAMBAH NIKMATKU PADA KALIAN

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, March 10, 2015

"Jika kalian bersyukur, Aku tambah nikmat-Ku pada kalian"(QS. AL-A'raf : 16-17)
Kemudian syaitan berkata:
"Aku pasti menghalang-halangi mereka dari jalan-Mu yang lurus. Kemudian saya pasti mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur "
Nanda sholihah, dari ayat di atas Allah menjelaskan bahwa manusia akan selalu mendapat godaan syaitan dari arah manapun. Banyak manusia yang masuk ke perangkapnya yaitu tidak bersyukur pada Allah. Hanya orang yang bersyukurlah diantara orang-orang yang selamat .

Syukur adalah :
Upaya seluruh organ tubuh untuk mengerjakan apa saja yang di ridhoi pemberi nikmat (Allah).

Menurut ibnu al Qoyyim rahimahulloh :
"Syukur ialah terlihatnya tanda-tanda nikmat Allah pada lidah hamba-Nya dalam bentuk pujian  dihatinya dalam bentuk cinta kepada-Nya dan pada organ tubuh dalam bentuk taat dan tunduk"
Perwujudan syukur bisa dengan hati, lidah dan anggota tubuh. Syukur dengan hati ialah bermaksud kebaikan dan menyebarkannya pada semua orang. Syukur dengan lidah ialah menampakkan syukurnya dengan memuji-Nya, ridho terhadap apa yang datang dari Allah. Syukur dengan anggota tubuh  ialah dengan cara mempergunakan kenikmatan dari AllAh untuk taat kepada-Nya dan tidak mempergunakannya untuk mendurhakai-Nya.

Pembagian syukur :
1. Syukur umum : Terkait dengan dunia
  Contoh: Bersyukur atas nikmat pakaian, makanan dan
               kendaraan.
2. Syukur khusus: Terkait dengan akhirat.
   Contoh : Bersyukur atas bimbingan, punya istri atau suami
                 yang sholih/ah
Sebagian besar manusia hanya mengerjakan syukur umum.

Syarat-Syarat Syukur
Dikatakan orang bersyukur jika melengkapi tiga syarat :
(a) Mengakui nikmat Allah pada dirinya
     Dengan cara tidak mengklaim nikmat itu kita peroleh
     dari keahlian kita usaha jabatan dan lain-lain.
     Contoh : Kisah Qorun

(b) Menyanjung Allah atas nikmat itu
     Jika yakin bahwa nikmat itu dari Allah pasti otomatis
     menyanjung-Nya dan tidak menggunakan suatu nikmat
     tersebut untuk maksia.

(c) Menggunakan nikmat itu untuk mendapatkan
     keridhoan-Nya
"Sesungguhnya jika kalian bersyukur, Kami pasti menambah nikmat kepada kalian. Jika engkau kufur sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih...." (QS. Ibrahim : 8)
Wallahua'lam bish showab... Semoga Allah mengumpulkan kita bersama orang-orang yang selalu bersyukur. Aamiin....

TANYA JAWAB
1. Assalamu'alaikum Bunda, rasa bersyukur harus selalu ada dipikiran kita apapun dan bagaimanapun kondisi kita, tapi bagaimana halnya dengan saudara kita yang kadang kala banyak mengeluh dengan kondisinya, apakah rasa bersyukur hanya akan timbul setelah kita mendapatkan sesuatu? Bagaimana jika kita mendapatkan musibah? Serta bagaimana cara menyikapi pikiran yang kebanyakan mengeluh tentang kondisi di sekitar kita? Jazzakillah bun

Jawab : Wa'alaikumussalam.. Ciri orang yang bersyukur adalah hati dan jiwanya tenang dan delalu merasa cukup. Sikap orang yang bersyukur adalah ketika mendapat nikmat maupun musibah selalu bersyukur karena yakin semua yang terjadi adalah yang terbaik. Serta perbanyaklah melihat orang yang kehidupannya dibawah kita.


2. Assalamualaikum Ustadzah, apakah orang yang tidak bersyukur dikategorikan sebagai orang yang kufur nikmat? Lalu bagaimana caranya agar terus bisa bersyukur dari hal-hal yang terkecil?

Jawab : Nanda sholihah, pilihannya hanya 2, bersyukur atau kufur. Bersyukur adalah merasa cukup dengan apa yang ada sedangkan kufur adalah menghitung-hitung apa yang belum ada.

Cara agar mudah bersyukur adalah :
  • Sering melihat ke bawah untuk urusan duniawi 
  • Selalu mengingat nikmat-nikmat Allah yang tidak mungkin kita hitung.
  • Selalu bersyukur kepada manusia, yaitu dengan berterima kasih atas segala pemberiannya.
  • Menjadi orang yang produktif dalam beramal

3. Assalamualaikum Ustadzah, tadi disebutkan kita harus bersyukur dengan memuji-Nya. Kalau kita tidak memuji-Nya ketika kita diberikan nikmat, apakah dampaknya bagi kita? Jazakillah khair

Jawab : Bersyukur bisa dengan melakukan :
  • Syukur bil qoul yaitu mengucapkan hamdalah "Alhamdulillah" syukur dengan ucapan. 
  • Syukur bil qolb yaitu mengakui bahwa semua adalah pemberian dari Allah. 
  • Syukur bil af' al yaitu bersyukur dengan perbuatan. 
Contoh, jika ada yang memberikan sesuatu pada kita. Jika mengucap hamdalah saja berat bagaimana dengan rezeki yang lain-lain.


4. Assalamu'alaikum Ustadzah, untuk bisa bersyukur, kita kan harus bisa ikhlas menerima segala yang Allah berikan. Kita biasanya lebih mudah bersyukur jika kenikmatan atau kebahagiaan yang diperoleh. Namun saat menghadapi ujian/cobaan/musibah yang berkepanjangan, keikhlasan tersebut terkadang sulit dipertahankan. Malah kadang rasa bosan/jenuh menghampiri untuk bersyukur ketika tertimpa musibah. Bagaimanakah caranya agar bisa terus ikhlas dan selalu bersyukur pada Allah SWT?

Jawab : Berlatih terus untuk ikhlas dan bersyukur. Ingat, nikmat-nikmat banyak yang sudah Allah berikan, lihatlah orang-orang yang ada di sekitar kita yang tidak seberuntung dari kita.


5. Ustadzah, kalo mengenai waktu-waktu mustajab untuk berdoa, aku pernah denger kalo habis ashar adalah waktu mustajab untuk berdoa.

Jawab →  Waktu yang mustajab untuk berdoa adalah
  • Berdoa disepertiga malam saat orang-orang tidur terlelap, kita terjaga dan meminta pada Allah 
  • Ketika bersujud 
  • Antara adzan dan iqomah 
  • Setelah sholat fardhu 
  • Ketika berbuka bagi yang sedang shaum 
  • Disaat safar 
  • Ketika hujan turun

6. Assalamualaikum Ustadzah, memberi kepada orang lain atas nikmat Allah yang ada pada kita, apa merupakan bentuk syukur? Llalu ketika memberi adakah batas-bats yang perlu diperhatikan? Karena dalam Al-Qur'an disebutkan yang intinya "bahwa terlalu kikir itu tidak baik tapi terlalu berlebihanpun tidak baik, karena akan menyesal" saya kadang masih bingung untuk mengukur diri saya sendiri, apa solusinya ya Ustadzah?

Jawab → Adab memberi ada di Surat Al-Baqarah ayat 261-264. Adab yang lain adalah memberi sesuatu yang masih kita cintai, masih baik dan tidak tersisa.


7. Assalamualaikum, jalan hidup setiap makhluk hidup di bumi ini sudah diatur ? Itu takdir ? Apakah dapat diubah ? Atau sebenarnya kita hanya menjalankan semua skenario Allah ? Segalanya sudah diatur ? Syukron

Jawab : Nanda shalihah, dalam Surat Asyayams Allah telah memberi kita dua jalan. JALAN KEBAIKAN DAN KEBURUKAN. Kita tinggal memilih mau pilih jalan yang mana? Masing-masing udah terbentang jalan-Nya. Taqdir adalah sesuatu yang sudah terjadi. Semua perkara yang terjadi atas ijin Allah. Sampai daun yang gugur pun itu sudah kehendak Allah. Namun senjata untuk merubah taqdir adalah dengan berDOA. Makanya banyak perawi-perawi yang mengatakan jangan pernah meremehkan doa.

Alhamdulillah kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Lebih dari kurangnya saya mohon maaf, sesungguhnya kesempurnaan hanyalah milik Allah STW. Semoga materi kali ini bermanfaat, wabillahi taufik walhidayah, wassalamu'alaikum wr. wrb..

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kajian Online Hamba الله
Selasa, 10 Maret 2015
Narasumber : Ustadzah Kharis
Tema : Jika kalian bersyukur, Aku tambah nikmat Ku pada kalian
Grup Nanda M116 (Asri & Sari)
Editor: Wanda Vexia

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment