Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

KAJIAN TENTANG SUSU SAPI

Maka kita membahas tentang susu. Terutama adalah susu sapi

بسم الله الرحمن الرحيم

Apakah benar susu sapi berbahaya? Bahkan katanya susu sapi jika diminumkan ke anaknya, akan meninggal?

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar desas-desus yang tidak jelas asal-usulnya. Kadang dari suatu peristiwa kecil, tetapi dalam pemberitaannya, peristiwa itu begitu besar atau sebaliknya. Terkadang juga berita itu menyangkut kehormatan seorang muslim. Bahkan tidak jarang, sebuah rumah tangga menjadi retak, hanya karena sebuah berita yang belum tentu benar. Bagaimanakah sikap kita terhadap berita yang bersumber dari orang yang belum kita ketahui kejujurannya?

Dalam materi kali ini, akan dicoba menjelaskan kepada kita, bagaimana seharusnya sikap seorang muslim terhadap berita-berita yang belum jelas kebenarannya itu. Dimana اللّهُ  berfirman,

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِن جَآءَكُمْ فَاسِقُُ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَافَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu". [Al Hujurat : 6].

Dalam ayat ini, اللّهُ  melarang hamba-hambanya yang beriman berjalan mengikut desas-desus. اللّهُ  menyuruh kaum mukminin memastikan kebenaran berita yang sampai kepada mereka. Tidak semua berita yang dicuplikkan itu benar, dan juga tidak semua berita yang terucapkan itu sesuai dengan fakta, musuh-musuh kalian senantiasa mencari kesempatan untuk menguasai kalian. Maka wajib atas kalian untuk selalu waspada, hingga kalian bisa mengetahui orang yang hendak menebarkan berita yang tidak benar. Kembali اللّهُ  berfirman,

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِن جَآءَكُمْ فَاسِقُُ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti"

Maksudnya, janganlah kalian menerima (begitu saja) berita dari orang fasik, sampai kalian mengadakan pemeriksaan, penelitian dan mendapatkan bukti kebenaran berita itu. 

Akhir akhir ini banyak sekali tersebar tulisan yang mengenai kebohongan manfaat susu,  yaitu susu sapi. Mengenai manfaat secara medis, bisa jadi ada perbedaan pendapat karena itu adalah penelitian manusia. Akan tetapi kita katakan bahwa susu sapi memiliki manfaat. Jika memang memang benar tidak ada kandungan gizinya, mininal ia adalah sebagai minuman yang bisa memberikan rasa kenyang dan bermanfaat. Sehingga kami tidak setuju jika dipandang dari sisi medis bahwa susu sapi benar-benar tidak bermanfaat sama sekali bahkan berbahaya.

Terdapat beberapa hadits mengenai susu sapi, karenanya kita akan bahasa bagaimana penjelasan ulama mengenai hal ini:
Beberapa hadits Shahih mengenai susu sapi sebagai berikut,

Hadits pertama:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ ، لَمْ يُنْزِلْ دَاءً إِلا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً إِلا الْهَرَمَ ، فَعَلَيْكُمْ بِأَلْبَانِ الْبَقَرِ ، فَإِنَّهَا تَرُمُّ مِنْ كُلِّ الشَّجَرِ

“Sesungguhnya اللّهُ  ‘Azza Wajalla ketika menurunkan penyakit pasti juga menurunkan obatnya, kecuali penyakit tua. Lalu hendaklah kalian meminum susu sapi, karena ia terkumpul dari berbagai macam tumbuhan”

Hadits kedua:

عليكم بألبان البقر فإنها شفاء وسمنها دواء ولحمها داء ‌

“Minumlah susu sapi karena dalamnya ada kesembuhan, lemaknya adalah obat sedangkan dagingnya adalah (sumber) penyakit”

Sebagai catatan, jika memang adalah obat, maka berita ini masih bahannya saja, butuh dosis dan indikasi serta cara meraciknya agar menjadi obat. Karena hadits tersebut shahih maka ada anjuran untuk minum susu sapi. Apakah anjuran Dari syariat akan berbahaya atau tidak ada manfaat sama sekali....? Tentu tidak. Bahkan ada anjuran dalam syariat agar meminum susu dan doa minum susu. Dimana اللّهُ  Ta’ala berfirman,

وَإِنَّ لَكُمْ فِي الْأَنْعَامِ لَعِبْرَةً نُسْقِيكُمْ مِمَّا فِي بُطُونِهِ مِنْ بَيْنِ فَرْثٍ وَدَمٍ لَبَنًا خَالِصًا سَائِغًا لِلشَّارِبِينَ

“Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya” (QS. An Nahl: 66)

Disebutkan meminum susu dari binatang ternak. Sapi termasuk binatang ternak bahkan termasuk tiga dari “bahimatul an’am” dalam sembelihan (unta, sapi dan kambing). Ibnu Katsir menjelaskan maksud dari “dari perut”, beliau berkata,

إذا نضج الغذاء في معدته تصرف منه دم إلى العروق ، ولبن إلى الضرع وبول إلى المثانة

“Jika makanan telah tercerna diperut, maka (makanan adalah bahan) yang menjadi darah ke pembuluh darah, menjadi susu ke puting dan menjadi air kencing ke kantung kemih”

Bahkan ada doa minum susu yang menunjukkan ada keberkahan padanya, doanya adalah:
Rasulullah ﷺ  bersabda,

وَمَنْ سَقَاهُ اللَّهُ لَبَنًا فَلْيَقُلِ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَزِدْنَا مِنْهُ

Barang siapa yang اللّهُ  beri minum susu maka hendaknya ia berdoa, “Allaahumma baarik lanaa fiihi wa zidnaa minhu” (Ya اللّهُ,  berkahilah kami padanya dan tambahkanlah darinya).

Bagaimana jika ada yang memberikan hadiah susu kepada kita? Maka jawabannya adalah →  Tidak boleh menolak Susu dimana susu adalah hadiah yang sebaiknya jangan ditolak. Rasulullah ﷺ  juga bersabda,

ثلاث لا ترد: الوسائد والدهن واللبن

“Tiga hal yang tidak boleh ditolak jika diberi: bantal, minyak wangi dan susu”

Maka kurang tepat jika dikatakan bahwa susu sapi tidak bermanfaat bahkan berbahaya. Karena alam semesta ini diciptakan اللّهُ Ta'ala untuk dimanfaatkan oleh manusia baik berupa hewan, tumbuhan, barang tambang dan lain-lain. Dimana اللّهُ  Ta’ala berfirman,

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا

“Dia-lah اللّهُ,  yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu” (QS. Al Baqarah: 29).

وَسَخَّرَ لَكُمْ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا مِنْهُ

“Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya.” (QS. Al Jatsiyah: 13).

Berdasarkan dari apa yang sudah kita bahas diatas maka bisa didapatkan kesimpulan :
  1. Carilah kebenaran berita, jika berita itu datang dari orang fasik.
  2. Begitu besarnya manfaat Sapi bagi manusia jika digunakan tidak berlebihan dan sesuai dengan porsinya.
  3. Bisa saja ada alergi-alergi terhadap kasus khusus yang menimpa seseorang, tetapi tidak bisa digeneralisir untuk keseluruan manusia.
  4. Tidak benar bahwa susu sapi tidak bermanfaat sama sekali dan berbahaya, bahkan ada anjuran untuk minum susu sapi dan memafaatkan karunia dari اللّهُ Ta'ala.
والله أعلم بالصواب

PERTANYAAN DARI LINK NANDA


Pertanyaan M103

1. Rasulullah ﷺ bersabda : "tiga hal yang tidak boleh dibtolak : bantal,  minyak wangi dan susu". Jadi memakai parfum boleh yah ustadz? kemudian yang dimaksud menolak bantal gimana yah? 
Jawab
Kan dikasih bukan dipakai. Dipakai depan suami boleh.

2. Kalo susu formula, susu kental manis dsb itu masih termasuk susu yang ada di hadist itu nggak ya? soalnya susu formula dsb itu sudah diolah dan dicampur macem-macem. Terimakasih
Jawab
Kalau campurannya sudah terlalu banyak ya nda sebagus yang fresh.

Pertanyaan M104

1. Ustadz apabila kita beli susu di supermarket tidak ada label HALAL nya boleh kita minum. Afwan karena saya tinggal di negeri orang
Jawab
Pada dasarnya semua susu dari binatang yang dihalalkan maka halal saja susunya. Pastikan saja itu susu yang bersumber dari binatang yang halal.

2. Susu berlabel bendera ama susu kedelai bagus mana ustadz. Karena saya lama tidak mengkonsumsi susu karena desas desus berita kalau makan makanan tidak ada label HALAL harus hati-hati
Jawab
Pada dasarnya semua susu dari binatang yang dihalalkan maka halal saja susunya. Pastikan saja itu susu yang bersumber dari binatang yang halal. Fungsinya yang lebih fresh tentu lebih baik.

Pertanyaan M105

1. Ustadz mau bertanya, lebih bagus mana antara susu sapi dengan susu kambing ustadz? ada yang bilang susu kambing lebih baik daripada susu sapi, apakah ada hadist yang menjelaskan tentang susu kambing ustadz dalam konteks islam?
Jawab
Sama bagusnya kok. Nabi ﷺ sering juga meminum susu keduanya. Termasuk juga susu onta


Pertanyaan M106

1. Di atas ada hadis yang mengatakan kalau kita di suruh meminum susu sapi dimana didalam lemaknya ada obat dan di daging nya ada sumber penyakit. Boleh di jelaskan sumber penyakitnya seperti apa dan bagaimana kalau kita makan daging sapi?
Jawab
Itu ada pengkhususan untuk masyarakat didaerah ziyaz. Apa itu? Nanti kita bahas. Diluar daerah  itu boleh memakan daging sapi

2. Favoritnya Rosulullah susu sapi, unta atau kambing?!
Jawab
Semuanyaaaa

Pertanyaan M107

1. Dari segi kesehatan bila minum susu sapi gak di panasin dulu gimana?
Jawab
Khawatir ada bakteri yang masuk dan terkontaminasi.

2. Berdasarkan hadist diatas..."ada 3 hal yang tidak boleh ditolak jika diberi: bantal, minyak wangi dan susu." Saya mau tanya, saya punya alergi parfum kalo ada bau parfum yang menyengat sesak napas. Kalo ada orang kasih parfum saya terima tapi saya kasih orang lain lagi...boleh gak?
Jawab
Boleh dunk

3. Kalau di jaman sekarang, mendapatkan susu sapi perah murni sangat sulit bahkan hampir tidak dapat ditemukan di Indonesia (kecuali di sebgian kecil daerah). yang sangat mudah ditemukan  adalah susu cair (dalam kemasan tetra pack) dan susu bubuk. Saya pernah baca artikel bahwa susu bubuk sama sekali tidak sehat, sehingga susu cair dalam kemasan lebih dianjurkan. pertanyaan saya, apakah informasi tersebut benar dan apakah konsumsi susu cair tetap dianjurkan meskipun dalam kemasan?
Jawab 
Semuanya kan terdaftar di BPOM. In sha اللّهُ  tidak mengapa. Kasihan ibu ibu yang air susunya kering jika dilarang sama sekali. Ada kok susu murni sapi yang cair, namanya "bear brand"

Saya tutup yaa..

Kita tutup dengan Doa Kafaratul majlis

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

--------------------------------------------------
Hari / Tanggal : Jum'at, 29 May 2015
                        Senin, 01 Juni 2015
Narasumber : Ustadz Dodi Kristono
Tema : Kajian Islam
Notulen : Ana Trienta

Kajian Online Hamba اَﻟﻠﱣﻪ Ta'ala
Telegram dan Whatsapp (Link Nanda 1)