Home » , » Persiapan Menyambut Ramadhan

Persiapan Menyambut Ramadhan

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Monday, June 1, 2015

Kajian Online Hamba ALLAH SWT
Hari / Tgl : 1 juni, 2015/ 14 Sya'ban1436 H

Narasumber : Ustadz Rahman
Materi : Persiapan Menyambut Ramadhan
Admin : Bd,Saydah & Bd Nining
Rekapan oleh : Bd Nining






بسم الله الرحمن الرحب
Assalamualaikum Wr. Wb.. alhmdulillah..assholatu wassalamu ala rasulillah. Wa ba'du

Sore ini kita akan bahas tentang beberapa yang harus dipersiapkan dalam menghadapi ramadhan


Mari kita mulai dengan basmalah

بسم الله الرحمن الرحيم
"Beberapa Persiapan Dalam Menghadapi Ramadhan"
Tidak terasa kita telah memasuki pertengahan sya'ban. Kurang lebih 2 minggu lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan 1436 H. 


Karena itu bulan rajab dan sya’ban ini kita jadikan sebagai latihan untuk mempersiapkan diri menjalani Ramadhan (Syahru ar-Riyadhah).
Kita dalam menyambut Ramadhan ada yang disebut husnu al-Isti’dad atau persiapan yang bagus.

Ada beberapa persiapan yang harus kita lakukan dalam menyambut bulan Ramadhan:

Pertama, Isti’dad al-Ruh(persiapan dari sisi ruhiyah, spiritual dan bathiniyah).

Kenapa ini penting?…karena kita melihat kondisi umat islam saat ini mengalami kegalaun. Bahkan Rasul SAW menyebut dalam hadits riwayat Al-Hakim bahwa umat Islam akan mengalaam masa kegalauan ini. Masa penuh kegalauan, kepalsuan, kebingungan stres dan depresi melanda kaum muslimin hampir dimana-mana. Ini yang harus membuat umat islam kuat, memiliki mental yang tangguh dan kesabaran yang utuh dalam menghadapi zaman yang makin berat.
Harus ada riyadhah dan latihan yang membuat batin kuat. Maka ada doa yang diajarkan oleh Rasul Saw sebagai penguat termasuk mengatasi stres, kegalauan depresi dan sebbagainya.

“Ya Allah kepada Rahmat-Mu aku berharap dan jangan tinggalkan aku sekejap pun dan perbaikilah segala urusanku, Tiada Ilah selain engkau”. Dalam Hadis yang lain Rasul mengajarkan kita sebuah doa, “Ya Allah jadikanlah akhir dari umurku kebaikan, dan akhir seluruh kegiatanku adalah ridha-Mu, dan jadikanlah aku ketika menghembuskan nafas yang terakhir bertemu dengan-Mu”.
Rasul mengajarkan pada bulan sya’ban untuk berpuasa dan bangun malam untuk membiasakan ruhiyah kita mengerjakan ibadah.

Kedua, Isti’dad al-Ilm(persiapan dari sisi keilmuan).
Ilmu adalah sesuatu yang sangat penting ketika memasuki bulan Ramdhan. Karena berbeda antara orang yang berilmu dengan orang yang awam. 

Orang berilmu bisa jadi santai di awal Ramdhan, namun di akhir Ramadhan lebih kenceng untuk beri’tikaf dan beribadah di masjid. 
Namun bagi orang awam boleh jadi di awal Ramadhan dia memenuhi masjid  namun sayang di pertengahan dan akhir ramadhan keberadaannya menghilang, lenyap ditelan bumi.


Ketiga, Isti’dad al-Mal(persiapan dari sisi materi).
Ramadhan adalah syahru al-infaq,bulan banyak berinfak. 

Rasul adalah orang yang sangat dermawan tapi lebih dermawan lagi ketika di bulan Ramadhan.
Kita dapat membuka tabungan Ramadhan, seperti halnya kita membuka tabungan haji, tabungan umrah dan tabungan karbun. Tabungan Ramadhan yang telah  kita siapkan kita ambil dan kita infakkan pada bulan ramadhan, yang pahalnya berlipat ganda di hadapan Allah SWT.

Keempat, Isti’dad al-Wakt,(persiapan dari sisi penjadwalan).
Pada bulan Ramadhan kita kurang tidur, kurang makan dan minum bahkan dilarang makan dan minum pada siang hari itu melatih kita untuk mengatur jadwal. 

Umat islam dilatih untuk menjadi kuat, kuat pemikirannya, kuat mentalnya dan kuat fisiknya.

Kelima, Isti’dad al-Jism,(persiapan secara fisik).
Orang yang shalat pasti sehat, orang yang berpuasa pasti sehat. Rasul bersabda : “Puasalah kalian, maka kalian akan sehat”. 

Allah melatih kita untuk sehat, agar umat islam memiliki ketangguhan. Rasul dalam sejarahnya melatih anak-anak muslim memanah, berkuda dan berenang. 
Sebagai bentuk isti’dad al-jism(persiapan fisik).

Inilah hal-hal yang hendaknya kita persiapkan pada bulan-bulan ini sebelum masuknya bulan radmadhan. Persiapan spiritual, ilmu, materi, waktu dan fisik.
Semoga kita dalam ramadhan yg akan datang lebih mksimal lagi dalam beribadah kpd Allah swt. Amin.
Monggo dibaca dulu..

Sesi Tanya Jawab

1. Ust mau tanya klo sholat nisfu sa'baan hukumnya gimana ya?
➡ Terkait sholat nisfu sya'ban terjadi perbedaan pndpt diantara para ulama, ada yang membolehkan tapi tidak sedikit yang membid'ahkan. Yang terbaik bagi kita keluar dari perbedaan pendapat lebih utama dan lebih baik tuk kita ikutin. Dengan kata lain tidak usah melakukan sholat nisfu sya,ban akan tetapi mmperbanyak sholat malam diwaktu malam karena hal ini tidak ada perbedaan diantara para ulama

Dengan kata lain: cukup dengan mmperbaki kualitas dan kuantitas ibadah yang tidak diperdebatkan oleh para ulama: mmperbanyak puasa,zikir pagi sore,solat tahajjud dan mmperbanyak sodaqah dll


2. Ustdz. Apa betul.. Ada yang mengatakan. Barang siapa yang berbuat amal kebajikan / sedekah di bulan syaban. Maka Allah swt. Akan memberikan pahala 700 x lipet dibanding bulan2 sebelumnya

➡ memperbanyak amal dibulam syaban emang ada perintahmya, tapi menptkan pahala sekian sekian...hadis nya dhoif. Tidak bisa dijadikan hujjah dalam beramal
Intinya kita mmperbanyak amal aja di bulan syaban, masalah pahala kita serahkan kepada Allah

3. Pak ustadz orang tua kadang menyuruh kita nyekar ke kuburan ayah yang sudah meninggal,untuk membersihkan rumput,dan membacakan yasin d kuburan itu hukumnya apa ya ?

➡Membersihkan kuburan menjelang ramadan boleh2 saja asalkan tidak diyakini sebagai sesuatu yang diperintahkan oleh syariat...dengan kata lain kita mmbersihkan kuburan boleh kapan saja dengan syarat tidak dikaitkan dengan waktu-waktu tertentu.

4. Ustadz, bolehkah menyaur hutang puasa pada bulan mendekati bulan ramadhan seperti saat ini?

➡Mengganti puasa di bulan sya'ban sibolehkan asalkan tidak tgl 28 dan 29 syaban...karena tgl tsb ada kmungkinan sudah masuk bulan ramadan.
Karena tanggal tsb disebut yaumus syak ( hari yang kemungkinan suda masuk ramadhan)

Kita tutup dg Doa Kafaratul majlis
اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ

اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ
اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
ُ

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika 
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”.    

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT