Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

10 PERANGKAT MENUJU KEBAHAGIAAN

Kajian Online WA Hamba الله SWT

Senin,  31 Agustus 2015
Narasumber : Ustadz Michael
Rekapan Grup Bunda M14 (Rumi/Dewi/Fia)
Tema : Kajian Umum
Editor : Rini Ismayanti


10 PERANGKAT MENUJU KEBAHAGIAAN

Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (Al-Ahzab : 35)

Rangkaian yang sangat sistematis dalam menuju mahligai kebahagiaan, yaitu
1. KeIslaman yang Totalitas
2. KeJujuran dalam keImanan
3. Ketaatan yang tidak di campur pada keluhan
4. Benar dalam setiap perbuatan dan Ucapan
5. Menyelimuti Hati dengan Kesabaran
6. Sujud dengan penuh ketundukan tentang diri kita sebagai makhluk yang lemah
7. BerShodaqoh biarpun dalam keadaan faqir dan peduli biarpun diri sudah lapang dalam harta
8. Berpuasa dari Syahwat diri sendiri yang dapat menyesatkan
9. 'Iffah atau menghindari diri dari perbuatan yang dapat mendatangkan kemaksiyatan
10. Selalu membasahi lisan dengan Dzikrulloh dan selalu berIstighfar di setiap keadaan

Sungguh 10 perangkat menuju kebahagiaan yang selalu di rindukan banyak orang termasuk kita, karena ada 2 jaminan yang sangat kita semua harapkan, yaitu "Ampunan dan Pahala yang Besar" yang sudah
الله Subhanahu Wa Ta'ala sediakan untuk kita

Ummahati Fillah, jalan itu sudah di gariskan dan Pintu kebahagiaan sudah terbuka sangat lebar.
Tidak sepantasnya kita melambaikan tangan hanya seonggok kemalasan yang dapat mendatangkan kita menjadi makhluk yang lalai dan merugi.
Kesempatan demi kesempatan sudah dibentangkan dan dengan mudah bisa kita meraihnya.
Lalu apa yang menyebabkan kita menggadaikan Iman kita hanya karena angan-angan yang dapat merusak kepastian masa depan kita.
Sungguh, kebahagiaan datang tidak gratis dan tidak kebetulan karena kita harus menggapai nya dengan upaya dan kesungguhan untuk menjadi makhluk yang di Rindukan Surga
الله  Subhanahu Wa Ta'ala

Lahaula wala quwwata illa billah..

TANYA JAWAB
 

Q : Ustadz saya ingin bertanya. Ada sebuah kalimat yang mengatakan " Banyak orang yang ingin mati dalam keadaan Islam, Namun tak bnyak orang yang ingin hidup secara Islami" kenapa bisa bgtu ustadz? Sayapun ingin meninggal dalam keadaan islam dan hidup pun secara islam,namun pengtahuan saya mngnai islam masih dangkal. Adapun yang mengatakan semakin tinggi ilmu seseorang mengenal islam, ia akan mengasingkan diri, benarkah bgtu ustadz?
A : Islam itu selamat, yang membuat diri kita terjatuh karena kelalaian kita terhadap waktu. Kita semua sudah faham tentang hitam adalah hitam dan putih itu bersih maka jangan bermain di abu-abu


Terima kasih, Bunda-bunda semua, semoga ilmu yang kita dapatkan hari ini bermanfaat dan berkah..

Kita tutup Majelis hari ini dengan do'a,

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allailahailla anta astaghfiruka waatubu ilaik

Artinya :
Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada tiada Tuhan melainkan Engkau, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.” (HR. Tirmidzi, Shahih)