Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

AL MU`IZZ (المعز) - YANG MAHA MEMULIAKAN (MAKHLUKNYA)

Kajian Online WA Hamba الله SWT

AL MU`IZZ (المعز) - YANG MAHA MEMULIAKAN (MAKHLUKNYA)

“Katakanlah (Muhammad), “Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau Berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau Kehendaki, dan Engkau Cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau Kehendaki. Engkau Muliakan siapa pun yang Engkau Kehendaki dan Engkau Hinakan siapa pun yang Engkau Kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Ali Imraan: 26)
Contoh Amalan Do’a
ALLAAHUMMA A’IZZANAA BIKAL ‘AZHIIMU WA LAA TUDZILLANAA ILLAA ILAIKA WATAWWIJNAA BITAAJIL MAHAABATI WAHFAZHNAA MIN DZULLIL JAHLI WALMA’SHIYATI WADZALLIL LANAA KULLA SHA’BIN WA MUDLIHAMATIN, INNAKA ‘ALAA KULLI SYAI IN QADIIRUN
“Ya Allah, muliakanlah kami dengan anugerah-Mu yang agung dan janganlah Engkau rendahkan kami, kecuali kepada-Mu. Hiasilah kami dengan mahkota kewibawaan dan perliharalah kami dari kehinaan akibat kebodohan dan kedurhakaan. Ya Allah, permudahlah segala urusan yang sulit dan singkirkanlah segala sesuatu yang kelam. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”
Hari ini bahasan kita tentang kemuliaan
Kemuliaan tidak akan pernah datang bila ia dikejar,karena kemuliaan bukanlah sebuah gelar yang dikejar tapi ia akan datang disematkan pada orang yang berhak menyandangnya. Mungkin ada sebagian orang yang merasa bahwa dengan meraih gelar profesor doktor ia mulia,dengan harta triliunan ia mulia,dengan memiliki keturunan yang banyak ia mulia,dengan jabatan raja atau presiden ia mulia..jawabnnya tidak,karena mulia bukan diraih dengan titel
Lalu apa yang menjadikan ia mulia?tak lain ia menjadi orang yang zuhud terhadap dunia,ia ikhlas lakukan amal karena Allah..ia berjuang untuk perbaikan tanpa kenal lelah dan henti,hingga kita bisa ingat sebuah ucapan yang menghujam dada orang yang sadar `arrihna bi sholat ya bilal...(istirahat kan kami dengan sholat ya bilal)..sholat adalah pintu awal dalam pintu pintu keberkahan hidup yang dengannya ia akan muncul menjadi pribadi mulia,pribadi yang dicintai Allah..dicintai penduduk langit dan bumi
Lihatlah ketika rasulullah saw menaklukan kota mekah,bukan pongah..bukan kesombongan yang ditampakan melainkan beliau sadar bahwa yang menjadikan kehidupan ini terasa mudah hanyalah Allah,pemilik segala urusan. Beliau menaklukan mekah dan.masuk ke dalamnya dengan menunduk seraya bertasbih dan beristighfar,karena urusan urusan kita itu sepenuhnya tidak bisa selesai tanpa melibatkan Allah..tanpa melibatkan ketaqwaan dalam perjalanan kehidupannya. Manusia itu lemah,manusia itu berasal dari nutfah (air mani) yang hina maka kenapa kmudian harus berubah menjadi congak dan merasa dirinyalah pemilik dunia ini?tak sampai kah akalnya untuk memahami ketidakberdayaan kita terhadap menahan supaya kita tidak sakit atau bahkan menahan waktu agar melambat saja barang 1detik pun?
Maka nikmat tuhan manakah yang kamu dustakan?...ya ukhti..bahwa hidup ini jangan dikotori oleh "sampah",karena rentang waktu yang dimiliki terbatas. Janganlah kehinaan dengan memakan bangkai saudara melalui ghibah menjadi karakter yang mewakili dirimu,kurangi kurangilah apa tidak perlu dilakukan atau diucapkan..kurangilah pasang status yang tidak ada manfaatnya.hiasi hidup dengan taqwa..wallahu a`lam
TANYA JAWAB

Q : Ustd mau bertanya untuk meraih kemuliaan kita kan hrus zuhud, bagaimana zuhud itu ustd?
A: Zuhud itu bukan penampilannya yang compang camping tapi sikapnya terhadap harta tidak rakus, ia berfikir kemanfaatan dari harta yg dimilikinya.

Q : Assalamu'alaikum, Ustadz saya mau bertanya... untuk mempertahankan diri kita dalam kondisi lingkungan yang tidak mendukung bagaimana ya ust?
Karena sebagai akhwat.. sulit rasanya untuk menjaga lisan dari gibah...
A: Alaikumussalam,bukan berarti tidak bergaul dan bersosialisasi melainkan ketika arah pembicaraan sudah mengarah kesana bisa dialihkan dengan hal yang lain. Kecuali ukhti posisinya sebagai orang yang diharuskan menggali informasi

Q : Ustadz ada titipan pertanyaan dari teman tapi diluar tema.. maksud dari Allah sesuai prasangka hamba nya.. bisa bantu jelaskan stadz.. syukron..
A : Maksudnya adalah sikap khusnudzon,atau bagaimana ia mempersepsi sebuah masalah yang dihadapi seperti apa.

Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Moga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Aamiin....

Segala yang benar dari Allah semata, mohon maaf atas segala kekurangan. Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya dan do'a kafaratul majelis:

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Rabu,  Selasa 11 Agustus 2015
Narasumber : Ustadz Ridwan
Rekapan Grup Nanda 105 (Hafizh)
Tema : Syakhsiyah Islamiyah
Editor : Rini Ismayanti