Home » » ADAB KESOPANAN

ADAB KESOPANAN

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, September 8, 2015

Kajian Online WA Hamba الله SWT

Selasa, 24 Dzulqaidah 1436H / 08 Sepetember 2015
Narasumber : Ustadz Cipto
Rekapan Grup Nanda M107 (Sari)
Tema : Kajian Umum
Editor : Rini Isamayanti


ADAB KESOPANAN

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Hak seorang muslim terhadap sesama muslim ada enam, yaitu bila engkau berjumpa dengannya ucapkanlah salam; bila ia memanggilmu penuhilah; bila dia meminta nasehat kepadamu nasehatilah; bila dia bersin dan mengucapkan alhamdulillah bacalah yarhamukallah (artinya = semoga Allah memberikan rahmat kepadamu); bila dia sakit jenguklah; dan bila dia meninggal dunia hantarkanlah (jenazahnya)". Riwayat Muslim.
74/101. Dari Aisyah radhiallahu 'anha, dari Nabi shallallahu 'alaihi asallam bersabda,

٧٤/۱٠۱  -  مَا زَالَ جِبْرِيْلُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسّلَّمَ يُوْصِيْنِي بِالْجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهً  
 
"Jibril tidak henti-hentinya berwasiat kepadaku agar (berbuat baik) kepada tetangga, sehingga aku mengira bahwasanya dia akan mewariskan tetangga itu."
Shahih, di dalam kitab Al Irwa (891). (Bukhari, 78, Kitab Al Adab, 28-Bab Al Wishatu Bil Jari. Muslim, 45- Kitab Al Birru wash-Shilatu wal Adab, hadits 140)
 
75/102. Dari Syuraih Al Khuza'i, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda,

٧٥/۱٠٢  -  مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيُحْسِنُ إِلَى جَارِهِ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيُكْرِمُ ضَيْفُهُ، وَمَن ْكاَنَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ  
 
"Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya berbuat baik kepada tetangganya. Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya memuliakan tamunya, dan barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata baik atau diam."
Shahih, di dalam kitab Al Irwa (2525). (Bukhari, 78-Kitab Al Adab, 32- Bab Man Kana Yu'minu Billahi wal Yaumil Akhiri fala Yu'dzi Jarahu. Muslim, 31- Kitab Al Luqathah, hadits 14).

Nah kaitan antara hak sesama muslim dan hidup bertetangga....
Dimana pelaksanaan hak seorang muslim dan bertetangga menjadi indikator keimanan kepada Allah dan hari akhir.....

REKAP TANYA-JAWAB

Q : Pak ustad saya mau tanya..
1] siapakah tetangga itu/batasan yang disebut sebagai tetangga? Sebagaiian ada yang bilang 40 dari setiap sisi rumah ada juga bilang hanya dekat rumah aja.
2] Saya pernah baca hadis, kalau tetangga itu lambang kebahagiaan atau kesengsaraan seorang hamba. Maksudnya gimana ustad? Kalau kita punya tetangga seorang rentenir, apa kita juga ikut sengsara meski tidak ikutan?
3] Tetangga menjadi saksi atas baik atau buruknya seseorang. Jika tetangga berkomentar baik, maka engkau baik. Jika tetangga berkomentar buruk maka engkau buruk. Nah ustad, kalau tetangga kita gak senang sama kita dia berkomentar gak baik karena iri. Nah itu gimana ustad? Mohon penjelasannya ustadz
A : 1] 80/109. Dari Al Hasan, bahwasanya dia ditanya tentang tetangga?, lalu dia menjawab,
٨٠/١٠۹ - أَرْبَعِيْنَ دَارًا أَمَامَهُ، وَأَرْبَعِيْنَ خَلْفَهُ، وَأَرْبَعِيْنَ عَنْ يَمِيْنِهِ، وَأَرْبَعِيْنَ عَنْ يَسَارِه  
                             
"Empat puluh rumah dari depannya, empat puluh rumah dari belakangnya, empat puluh rumah dari sebelah kanannya, dan empat puluh rumah dari sebelah kirinya."
Hasan sanadnya.
2] 84/115. Dari Abdullah bin Amru bin Ash, dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda,
٨٤/١١٥  -  َيْ َ ْل َ ْ َ ِ ِنْ َ للهِ َ َ لَى َيْ ُهُمْ لِ َ ِ ِهِ وَ َيْ ُ لْ ِيْ َ نِ ِنْ َ للهِ َيْ ُهُمْ لِ َ ِهِ   
 
" Sebaik-baiknya teman menurut Allah adalah yang paling baik kepada temannya, dan sebaik-baik tetangga menurut Allah adalah yang paling baik kepada tetangganya."
 
Shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah (103). (Tirmidzi, 25-Kitab Al Birru wash-Shilah, 28- Bab Ma ]a’afi Haqqil- Jiwar)
 85/116. Dari Nafi' ibnu Abdul Harits, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda,

٨٥/١١٦  -  مِنْ َ َ َ ِ لْمَ ْ ِ لْمُ ْلِمِ: َلْمَ ْكَنُ لْوَ ِ ُ وَ لْ َ ُ ل َّ لِ ُ وَ لْمَ ْكَ ُ لْهَنِى ُ  
 
"Sebagian dari kebahagiaan orang muslim adalah rumah yang luas, tetangga yang baik, dan kendaraan yang nyaman."

Shahih lighairihi, di dalam kitab Ash-Shahihah (282)
86/117.  Dari  Abu  Hurairah,  dia berkata,  "Termasuk  doa  Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah,
٨٦/١١٧ -  َاللَّهُمَّ! إِنَّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ جَارِ السُّوْءِ فِي دَارِ الْمُقَامِ فَإِنَّ جَارَ الدُّنْيَا يَتَحَوَّلُ   
'Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon perlindungan-Mu dari tetangga yang jelek di Darul Muqam (akhirat), karena sesungguhnya tetangga di dunia dapat berubah.'"

Hasan, di dalam kitab Ash-Shaliihah (1443). (Nasa'i, 50-Kitab.Al Isti'adzah, 42- Bab Al Isti'adzah min Jaris-Su’)

87/118.   Dari  Abu  Musa,  "Rasulullah  shallallahu   'alaihi  wasallam bersabda,
٨٧/١١٨  -  لاَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ حَتَّى يَقْتُلَ الرَّجُلُ جَارَهُ وَأَخَاهُ وَأَبَاهُ  
'Hari
   kiamat  tidak akan   tiba,   sehingga  seseorang  membunuh tetangganya, saudaranya, dan bapaknya."'
 
Hasan, di dalam kitab Ash-Shahihah (3185).

Jawaban 2&3 jadi satu ya....
Adapun tentang pekerjaan tetangga klo kita tahu tidak baik tetap perlu didakwahi dengan baik dan tatacara yang baik dan tidak menyakiti
Klo ada yang gak senang biasa saja mba....tugas kita hanya berlaku baik pada tetangga. Bukan menjadikannya senang....
Iri itu bisa saja muncul dalam kehidupan bertetangga....namun tetap harus diperlakukan dengan baik...

Q : Pak ustad saya mau tanya..Tadi kan hak seorang muslim terhadap sesama muslim itu ada enam dan salah satunya adalah "Bila dia meminta nasehat kepadamu nasehatilah.." Yang saya mau tanyakan disini adalah bagaimana jika seseorang meminta nasehat kepada kita sedangkan ilmu kita masih sangat sedikit.
A : Nah ini menarik orang itu meminta nasehat ya kasih aja. Kadang nasehat itu pendek saja....atau memang seseorang itu sedang butuh didengarkan atau butuh support saja. Kata "sabar ya" atau "saya turut merasakannya" sudah cukup menjadi kata yang ampuh terkadang...so ilmu memang kadang dibutuhkan tetapi tidak jadi sebuah syarat mutlak memberi nasehat kalau diminta.....so kasih aja gak usah panjang lebar kayak orang mau kasih khutbah.....yang sesuai kondisinya aja

Q : Salah satu dari hak sesama muslim yaitu;  bila meminta nasehat kepada mu nasehatilah, yang saya mau tanya kan ada teman saya yang udah berkeluarga dll minta saran tentang rumah tangganya dan keinginan untuk bercerai saya bingung kasih sarannya kadang saya suruh tanya dengan ustadz atau kadang saya kasih nasehat untuk sholat agar hati menjadi tenang, nah kadang aku dapat kabar bahwa teman saya itu minta nasehat ustadz ustadzah di kampung malah dianjurkan yang musrik , nah dalam hal ini saya mau bertanya apakah salah dan kenapa harus bertanya sama saya cuman karena saya juga kenal dengan suami mereka. Nah mungkin sama dengan mb neng...  mohon penjelasan ustadz
A : Perceraian adalah sesuatu yang halal namun tidak d sukai Allah (hadist)
Artinya segala upaya tuk menjaga keutuhan keluarga adalah disukai Allah..
Nasehat paling baik buat yang berkeluarga adalah "sabar ya....!!!"
Tidak perlu yang aneh2 apalagi klp sampe nyrempet2 yang hal musyrik wah enggak deh nanti SAMARA (Sakinah Mawaddah Wa Rahmahnya ) malah tambah jauh....
Berikan saran tuk be positive and looking for the good or bahasa islmnya HUSNUDZON
Q : Saya baru tau gini ustadz pd saat itu saya sedang menjalankan puasa Syawal kemudian teman saya datang dan akan mengajak saya makan, kata kakak saya sebaiknya dibatalkan karena mengutamakan tamu, yang saya tanyakan apakah seperti itu ya ustadz?
A : Yup klo puasa sunnah baiknya begitu atau komunikasikan dengan baik, namun lebih utama yang awal...yakni mendahulukan tamu atau menghormati tamu....

Q : Ustadz gimana caranya agar kita terhindar dari ghibah di tetangga atau pun dimana pun kita berada hehe? Nanti kalau kita diam trus disangka sombong…
A : Sederhana insya Allah, berbuat baik klo masak sayur banyakin kuahnya (tetangga di kasih ya tapi jugan kuahnya doing, klo perlu kuahnya buat kita isinya kasih tetangga). Komunikasi intensif....

Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Moga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Aamiin....

Segala yang benar dari Allah semata, mohon maaf atas segala kekurangan. Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya dan do'a kafaratul majelis:

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”



Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!