Home » , , , » AMALAN 10 HARI PERTAMA BULAN DZULHIJJAH

AMALAN 10 HARI PERTAMA BULAN DZULHIJJAH

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, September 2, 2015



Bismillahirrahamnirrahiim
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

AMALAN 10 HARI PERTAMA BULAN DzULHIJJAH

Berdasarkan kalender, maka tanggal 15 September 2015 bertepatan dengan tanggal 1 Dzulhijjah 1436 H. Ada amalan yang disunnahkan dalam 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.

KEUTAMAAN 10 HARI PERTAMA BULAN DZULHIJJAH
Nabi saw bersabda : "Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah."
Para shahabat bertanya : "Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah ?"
Beliau menjawab : "Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun". (HR. Al-Bukhari)

MACAM-MACAM AMALAN YANG DISYARIATKAN

1. Melaksanakan Ibadah Haji Dan Umrah
Amal ini adalah amal yang paling utama, berdasarkan berbagai hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya, antara lain : sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam:

العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما والحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنة

"Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga".

2. Berpuasa Selama Hari-Hari Tersebut, Atau Pada Sebagiannya, Terutama Pada Hari Arafah.
Tidak disangsikan lagi bahwa puasa adalah jenis amalan yang paling utama.
Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

ما من عبد يصوم يوماً في سبيل الله ، إلا باعد الله بذلك اليوم وجهه عن النار سبعين خريف

"Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun". [Hadits Muttafaqun 'Alaih].

Nabi saw bersabda :

صيام يوم عرفة أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله والتي بعده .

"Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya".

3. Takbir Dan Dzikir Pada Hari-Hari Tersebut.
Sebagaimana firman Allah Ta'ala.

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ

".... dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan ...". [al-Hajj/22 : 28].

Para ahli tafsir menafsirkannya dengan sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Karena itu, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut, berdasarkan hadits dari Ibnu Umar Radhiyallahu 'anhuma.

فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد

"Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir dan tahmid". [Hadits Riwayat Ahmad].

Imam Bukhari rahimahullah menuturkan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhuma keluar ke pasar pada sepuluh hari tersebut seraya mengumandangkan takbir lalu orang-orangpun mengikuti takbirnya. Dan Ishaq, Rahimahullah, meriwayatkan dari fuqaha', tabiin bahwa pada hari-hari ini mengucapkan :

الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله والله أكبر ولله الحمد

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaha Ilallah, wa-Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu

"Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tidak ada Ilah (Sembahan) Yang Haq selain Allah. Dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji hanya bagi Allah".

Dianjurkan untuk mengeraskan suara dalam bertakbir ketika berada di pasar, rumah, jalan, masjid dan lain-lainnya. Sebagaimana firman Allah.

وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ

"Dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu ...". [al-Baqarah/2 : 185].

Dan diperbolehkan berdzikir dengan yang mudah-mudah. Seperti : takbir, tasbih dan do'a-do'a lainnya yang disyariatkan.

4. Taubat Serta Meninggalkan Segala Maksiat Dan Dosa.
Sehingga akan mendapatkan ampunan dan rahmat. Maksiat adalah penyebab terjauhkan dan terusirnya hamba dari Allah, dan keta'atan adalah penyebab dekat dan cinta kasih Allah kepadanya.

Nabi saw bersabda.

ان الله يغار وغيرة الله أن يأتي المرء ما حرم الله علي

"Sesungguhnya Allah itu cemburu, dan kecemburuan Allah itu manakala seorang hamba melakukan apa yang diharamkan Allah terhadapnya" [Hadits Muttafaqun 'Alaihi].

5. Banyak Beramal Shalih.
Berupa ibadah sunat seperti : shalat, sedekah, jihad, membaca Al-Qur'an, amar ma'ruf nahi munkar dan lain sebagainya. Sebab amalan-amalan tersebut pada hari itu dilipat gandakan pahalanya. Bahkan amal ibadah yang tidak utama bila dilakukan pada hari itu akan menjadi lebih utama dan dicintai Allah daripada amal ibadah pada hari lainnya meskipun merupakan amal ibadah yang utama, sekalipun jihad yang merupakan amal ibadah yang amat utama, kecuali jihad orang yang tidak kembali dengan harta dan jiwanya.

6. Berkurban Pada Hari Raya Qurban Dan Hari-Hari Tasyriq.
Hal ini adalah sunnah Nabi Ibrahim 'Alaihissalam, yakni ketika Allah Ta'ala menebus putranya dengan sembelihan yang agung. Diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

وقد ثبت أن النبي صلى الله عليه وسلم ضحى بكبشين أملحين أقرنين ذبحهما بيده وسمى وكبّر ووضع رجله على صفاحهما

"Berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu". [Muttafaqun 'Alaihi].

7. Dilarang Mencabut Atau Memotong Rambut Dan Kuku Bagi Orang Yang Hendak Berkurban.
Diriwayatkan oleh Muslim dan lainnya, dari Ummu Salamah Radhiyallhu 'anha bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

إذا رأيتم هلال ذي الحجة وأراد أحدكم أن يضّحي فليمسك عن شعره وأظفاره

"Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya".

Dalam riwayat lain :

فلا يأخذ من شعره ولا من أظفاره حتى يضحي

"Maka janganlah ia mengambil sesuatu dari rambut atau kukunya sehingga ia berkurban".

Hal ini, mungkin, untuk menyerupai orang yang menunaikan ibadah haji yang menuntun hewan kurbannya. Firman Allah.

وَلا تَحْلِقُوا رُءُوسَكُمْ حَتَّى يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّه

"..... dan jangan kamu mencukur (rambut) kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihan...". [al-Baqarah/2 : 196].

Larangan ini, menurut zhahirnya, hanya dikhususkan bagi orang yang berkurban saja, tidak termasuk istri dan anak-anaknya, kecuali jika masing-masing dari mereka berkurban. Dan diperbolehkan membasahi rambut serta menggosoknya, meskipun terdapat beberapa rambutnya yang rontok.

8. Melaksanakan Shalat Iedul Adha Dan Mendengarkan Khutbahnya.
Setiap muslim hendaknya memahami hikmah disyariatkannya hari raya ini. Hari ini adalah hari bersyukur dan beramal kebajikan. Maka janganlah dijadikan sebagai hari keangkuhan dan kesombongan ; janganlah dijadikan kesempatan bermaksiat dan bergelimang dalam kemungkaran seperti ; nyanyi-nyanyian, main judi, mabuk-mabukan dan sejenisnya. Hal mana akan menyebabkan terhapusnya amal kebajikan yang dilakukan selama sepuluh hari.

9. Selain Hal-Hal Yang Telah Disebutkan Diatas.Hendaknya setiap muslim dan muslimah mengisi hari-hari ini dengan melakukan ketaatan, dzikir dan syukur kepada Allah, melaksanakan segala kewajiban dan menjauhi segala larangan ; memanfaatkan kesempatan ini dan berusaha memperoleh kemurahan Allah agar mendapat ridha-Nya.



*****TANYA – JAWAB*****

1. Pak Ustadz , dilarang memotong kuku mulai & sampai tanggal berapa dzulhijjah ?
JAWAB : Mulai tanggal 1 s.d 10 Dzulhijjah dan Sampai setelah shalat Ied

2. Hanya untuk yg mau berkurban saja ya ustad? Afwan ustadz untuk qurban itu, misal dalam sebuah keluarga yang cari nafkah hanya ayah , apakah tiap tahun qurban harus ganti atas nama (misal tahun ini atas nama suami, tahun depan istri, depan lagi anak). Orang tua ada yag sudah meninggal selama hidup belum pernah melaksanakan qurban jika anak ingin melaksanakan qurban atas nama orang tua apakah boleh ? sedangkan anak juga belum prnh berqurban.

JAWAB : 1 ekor kambing, boleh untuk kurban sekeluarga. Yang dimaksud sekeluarga adalah bapak, ibu dan anak; berapapun jumlah anaknya.
Jawaban seperti di atas, kurban untuk bapak, ibu & kita. Atau suami, anti & anak.

3. Kalau seandainya kita nekat potong kuku & rambut apakah kurban kita tidak dinilai ibadah?  Kalo 1 untuk keluarga, berarti sekeluarga tidak potong kuku dan rambut dari tgl 1 sampe 10, ustadz ?

JAWAB : Kalau 1 untuk keluarga, yang tidak potong kuku & rambut adalah kepala keluarga. Hukum potong rambut & kuku saat itu makruh, bukan haram. Jadi kurbannya tetap sah, hanya kurang sempurna.

4. Pak Ustadz, kalau aqiqah apa benar yang di aqiqah tidak boleh makan daging yang diaqiqahkan,kenapa? Mohon penjelasannya. Dan kalau puasa ayyaumul bidh berkaitan dengan hari tasyriq bagaimana ustadz ?
JAWAB : Tasyriq adalah hari yang diharamkan untuk berpuasa, yaitu tgl 11, 12 & 13 Dzulhijjah.
Kalau ingin puasa Ayyamul-Bidh , boleh di tanggal 14 & 15 Dzulhijjah.
Yang aqiqah boleh makan daging aqiqah.
5. Pak Ustazd gimana kalau kita sudah pernah berqurban tetapi belum aqiqah? Apakah boleh orang berqurban bila dia belum aqiqah. Apakah berarti harus aqiqah dulu baru bisa berqurban
Na'am jazakallah ustadz.

JAWAB : 1). Kalau banyak rejeki, lakukan keduanya. 2). Jika rejeki cukup tapi mengalir tiap bulan, maka sekarang dekat dengan kurban. Maka kurban dulu, bulan depan aqiqah. 3). Jika rejeki pas, aqiqah dulu.


Jazakumullahu khairan katsiran atas ilmunya .
Semoga ilmunya bermanfaat untuk diri pribadi dan kita semua, bisa diamalkan untuk orang-orang di sekitar kita.Baiklah kita tutup kajian kita dengan istigfar sebanyak-banyaknya dan hamdallah serta do'a kafaratul majelis

Doa Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”.    

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
===============================================

Rekapan Kajian Online WA Hamba  اللَّهِ SWT

Rabu, 18 Dzulqodah 1436 / 2 September 2015
Nara Sumber : Ustadz Endri N
Tema :  Kajian Islam
Rekapan Grup M1 Oleh : Bd. Marpiah
Admin : Bd. Meita & Bd Marpiah

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!