Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , , » HAMPARAN RUMPUT DAPAT MENGHILANGANKAN STRES

HAMPARAN RUMPUT DAPAT MENGHILANGANKAN STRES

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Saturday, September 26, 2015

Assalamualaikum. Saya awali dengan diskusi mengenai jenis stres. Dan nanti kaitannya dengan terapi alami.

Stres ada yang bercorak akut. Inilah stres yang kita butuhkan, membuat kita berpacu, berkompetisi, merasakan kenikmatan, dan semua dinamisasi hidup lainnya. Saat stres terus menerus terjadi. Entah memang paparannya yang tiada henti, atau pribadi manusianya yang tak bisa berhenti memikirkannya, jadilah stres kronis. Stres kronis tak lagi sehat, karena ada bagian otak yang tak berfungsi maksimal akibat paparan terus menerus stres ini. Bagian otak itu adalah sistem perasaan yang dikenal sebagai sistem limbik.

Sistem limbik yang dimaksud terdiri dari amygdala dan hipocampus. Stres kronis akan berpengaruh terhadap hipocampus. Maaf ya pakai istilah ilmiah. Gampangannya amygdala itu pintu gerbang, target utama di hipocampus. Dua bagian itu dikenal pula sebagai sistem luhur alias sistem limbik. Pusat perasaan dan emosi manusia. Lalu apa hubungannya dengan alam terutama rumput?

Adalah Dr. Nick Lavidis dari University of Quensland (atau Quensland University, silakan di croscek di internet), mendapatkan beberapa zat yang berguna melawan perusakan hipocampus akibat stres kronis tersebut. Silakan jika ingin googling nama itu, akan ketemu detail profilnya.

Logika yang dikemukakan beliau adalah dengan memanfaatkan gerbang sistem limbik yaitu amygdala. Amygdala bisa meneruskan hantaran apa saja yang dipilihnya ke bagian selanjutnya, yaitu hipocampus. Sistem limbik ini tak bisa kita atur dengan mudah, makanya emosi kita bisa fluktuasi dan sangat tergantung bagaimana kita memberi stimulasi untuk menstabilkannya.

Temuan beliau, ada zat dari rumput segar, namanya agak rumit, saya lupa, tapi bisa dicek dengan googling nama Nick Lavidis itu. Zat itu dapat menarik perhatian lebih dari amygdala, sehingga ketika ada paparan stres dibandingkan zat rumput itu, paparan stres akan diabaikan. Imbasnya seseorang akan lebih merasa segar. Inilah alasan kenapa kita menikmati padang rumput, dan tenang kala menghadapi hamparan luas rumput atau tanaman perdu kecil.

Dr. Nick Lavidis dan kolega memang memiliki tujuan komersial salah satunya terhadap zat ini. Dia berusaha membuat semacam spray berisi zat tersebut. Jadi ketika ada stres berkepanjangan, orang bisa menyemprotkannya sebagai terapi cepat. Awalnya sempat ada info harga sekitar 4 euro. Detail dan kelanjutan saya kurang tahu. Karena bagi kita di Indonesia, temuan ini harusnya kian menguatkan untuk setidaknya sering membawa diri dan keluarga ke zona hijau atau alam terbuka saat memiliki kesempatan di waktu luang maupun akhir pekan.

Selamat menikmati karunia Allah dalam bentuk alam asri ini, semoga kian menguatkan kesehatan dunia akhirat kita. Mungkin demikian dulu, silakan jika ada yang ingin didiskusikan.

DISKUSI

1. Kesimpulannya, kalo lagi stres cari tempat yang sejuk ya dok? Yang banyak rerumputan?
Jawab
Ya, terutama kalo bebannya berat. Kalo stres nya akut, macam deadline skripsi/tesis/disertasi jangan terus lari kesana, sayang, karena itu stres produktif, diupayakan jadi semangat untuk menyelesaikan tugasnya dulu. Ada juga ulasan berkebun juga akan memberi efek ini. Nanti itu kasus lain lagi, ada efek terapi warna, cahaya, dsb

Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭

Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamualaikum wr.wb

--------------------------------------------------
Hari / Tanggal : Sabtu, 26 September 2015
Narasumber : dr. Egha Ramadhani
Tema : Kesehatan
Notulen : Ana Trienta

Kajian Online Telegram Hamba اَﻟﻠﱣﻪ Ta'ala

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment