Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , » Jadilah Tim Yang Solid

Jadilah Tim Yang Solid

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Sunday, September 27, 2015

:: Embun Pagi ::

Ahad, 27 September 2015

"Jadilah Tim Yang Solid"

-Bunda Mien ( Admin Hamba Allah M04)-



Malam itu aku terbangun karena suara orang teriak-teriak dan marah2 ada yg memaki-memaki terdengar sangat berisik.
kemudian hening..
aku tidak bisa tidur lagi dan berniat untuk sholat.
sebelum aku turun dari tempt tidur tiba-tiba terdengar suara gaduh lagi tapi ini seperti luapan orang gembira sambil terdengar bunyi kaleng-kaleng yang di pukul-pukul menyerupai musik. meja yang dipukul-pukul.
bahkan ada suara petasan..

penasaran aku bngun dan keluar rumah.
aku mendekati sekelompok pemuda yang lagi kumpul-kumpul di warung depan rumah.
ada apa?? tanyaku
eh bunda.. jawab pemuda2 itu..
ini bun lg nonton sepak bola.
siapa yang menang. tanyaku lagi.
Alhamdulillah Indonesia bun.
waah.. hebat yaa. komentarku
iyaa bun.. Indonesia hebat sekarang jawab mereka.
yuuk.. pamit yaa..
aku pamit dan masuk rumah lagi.

sampai rumah aku menyetel televisi
penasaran mau lihat permainan timnas. dalam asyik ku, aku kemudian teringat dengan mahligai rumah tangga yang kacau balau dan membandingkan dengan permainan tim sepak bola.

Berumah tangga itu asyik kali yaa kalau seperti tim sepak bola yang solid. Mereka terpilih dan meneken kontrak dan menyatakan janji bersedia untuk menjadi pemain yang profesional, terlatih dan menjadi pemenang.

Saat berlaga di arena kompetisi mereka selalu konsentrasi penuh untuk menjadi pemenang. saat datang serangan bertubi-tubi dari tim lawan kapten dengan cepat mengatur strategi dan semua anggota tim kompak mendengar arahan kaptennya dan langsung membentuk formasi mundur untuk menjaga gawang dari serangan lawan.

setiap pemain bahkan kapten sekalipun tidak boleh egois dan mau menang sendiri dgn membawa bola seorang diri maju ke gawang lawan untuk menciptakan gol sendiri, sebab itu tidak akan berhasil, tim lawan sudah menghadang langkahmu dengan sengit bahkan penonton akan menyorakimu, marah-marah dan memakimu bahkan melemparimu dengn botol bekas minuman. Belum lagi pelatihmu akan memberi nasehat dengan keras.
Jangan mengira karna kamu terpilih sebagai pemain maka permainan itu milikmu seorang diri.
Permainanmu akan selalu di awasi ketat oleh wasit dari semua arah bahkan ada kamera pengintai dan kamu akan kena kartu merah bila bermain curang dan kasar atau menerobos garis larangan. Seluruh mata tertuju pada permainanmu dan semua berharap tim kamu keluar sebagai pemenangnya.

Nikah selain merupakan sunnah Rasul, nikah juga merupakan ikatan kontrak yang sangat kuat yang dalam istilah Al-Qur'an disebut dengan miytsaqon ghaliyzho (QS 4:21) yang kata ini digunakan juga untuk menyebut perjanjian antara para Nabi dengan Allah Swt dalam mengemban perjuangan da'wah (QS 33:7).

Pernikahan dilangsug kan dengan maksud agar lelaki dan wanita yang mengikat hubungan suami isteri dapat memperoleh ketenangan, kedamaian sekaligus  kemenangan mengemban misi sebagai khalifah fill ard.

Dalam kehidupan rumah tangga Rasulullah Saw, telah mencontohkan kepada kita betapa beliau memimpin keluarganya dengan berlaku baik kepada mereka, dalam satu hadits beliau bersabda: Orang yang paling
baik diantara kamu adalah yang paling baik dengan keluarganya dan aku
adalah yang paling baik terhadap keluargaku (HR. Thabrani).

Artinya dalam membina hubungan rumah tangga kerjasama itu penting. Saling Menutupi Kekurangan tidak hanya kekurangan dari segi fisik, tapi juga dari sifat-sifat. saling menghormati, menyayangi dan menjaga silaturahmi atau perasaan orang2 yang terhubung dengan kita. tidak egois dan tidak sewenang-wenang serta selalu berbagi dalam suka dan duka.

Allah berfirman yang artinya: Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya
ialah Dia menjadikan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya
diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir (QS 30:21).

artinya hanya mereka yang berfikirlah yang akan meraih kemenangan. Oleh karena itu keluarga harus dioptimalkan fungsinya sebagai tempat penggemblengan ilmu pusat pembinaan karakter utk  mengokohkan
hubungan dengan Allah Swt dan sesama dengan menghindari sikap individual. Fungsikan keluarga seperti benteng/ gawang yang memberi kekuatan pertahanan aqidah dan kepribadian dalam menghadapi godaan  kehidupan yang kompleks.

Memang mewujudkan rumah tangga yang Islami tidaklah mudah, banyak sekali kendala, baik internal maupun eksternal yang
harus dihadapi. Namun jika tim kita solid semua bisa di atasi dengan gemilang

kesadaran memang selalu datang terlambat. tapi setidaknya aku berharap renungan ini dapat bermanfaat bagi keluarga-keluarga muslim yang lain. Aamiin.



Div BBnA-HA/A/ 17/27/IX/2015

==========================================

Follow us

twitter : @kajianonline_HA
fb : KAJIAN ON LINE-HAMBA ALLAH
Web : www.hambaAllah.net

Ayo kirim karyamu


Akhwat
Tuwuh +6281290734391
Ana +6287788217444

Ikhwan
Ridho +6289623801053
Jaka +6285716479466

Posted by
:: EmbunPagi
www.HambaAllah.net

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment