Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Qurban

Assalaamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh..

kali ini kajian mengenai Qurban, Yuk Simak ^^

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Semoga para ummahat sehat wal afiat,dimudahkan segala urusannya,dibahagiakan dunia akhirat kehidupan rumah tangganya,diberkahi hidupnya,dilapangkan rizkinya,dikaruniai keturunan yg soleh dan solehah,dijadikan anak2nya penyejuk pandangan bagi kedua orangtuanya,dilindungi dari berbagai guncangan akhir zaman,fitnah hidup dan mati,dari fitnah dajjal dan dipelihara dari siksa neraka dan dijasikan kita semua sebagai pnduduk surga firdaus,amin ya mujibassa'ilin....

"berkurban".
  1. A. Definisi kurban
    Hewan kurban ialah domba yg disembelih di waktu dhuha pada hari raya idul adha utk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

     
  2. B. Keutamaan berkurban
    Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda "Tidaklah seorang manusia berbuat suatu amal pd hari nahar (penyembelihan hewan kurban) yg lebih dicintai Allah  daripada menumpahkan darah (hewan kurban). Sesungguhnya (hewan kurban) itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk,kuku dan bulunya. Dan sesungguhnya (hewan kurban) itu pasti menempati suatu tempat di sisi Allah (dgn ridhan-Nya,lalu diterima) sebelum darahnya jatuh ke atas tanah,maka hendaknya dirimu merelakannya dgn baik". (HR. Ibnu Majah 3126 dan Tirmidzi1493,dihasankannya,walauoun dianggap gorib).


    Para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah bertanya kepada beliau "Apakah (kedudukan) penyembelihan hewan kurban ini?". Beliau menjaqab "Itu adalah sunnah bapak kalian,Nabi Ibrahim". Mereka bertanya lagi,"Apa yg kita peroleh darinya?". Beliau menjawab, "Kita peroleh kebaikan pada setiap helai bulu wolnya". Mereka bertanya kembali, "Bagaimana dgn bulu wollnya?". Beliau menjawab,"Setiap helai bulu wolnya dibalas satu kebaikan". (HR. Ibnu Majah 3127 dan Tirmidzi,hasan).

     
  3. C. Hikmah berkurban
    • 1. Mendekatkan diri kepada Allah SWT dgn berkurban,karena Allah SwT telah berfirman "Maka dirikanlah shalat karena Robbmu dan berkurbanlah." (Al-Kautsar:2).

      Dan firman-Nya, "Katakanlah, 'Sesungguhnya shalatku,ibadahku,hidupku dan matiku hanyalah milik Allah, Rabb semesta alam,dan demikianlah yg diperintahkan kpd ku dan aku orang yg pertama berserah diri." (Al-'An'am 162-163).


      Yang dimaksud dengan ibadah pada ayat ini adalah penyembelihan hewan kurban utk mendekatkan diri kepada Allah.

       
    • 2. Menghidupakan sunnah imamul muwahhidin, Ibrahim Al-Khalil. Allah telah mewahyukan kepadanya utk menyembelih puteranya,Ismail,lalu Allah menggantinya dengan domba, yang kemudian disembelih Ibrahim sebagai pengganti Isma'il, sebagaimana dikisahkan dalam firman Allah SWT, "Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar". (As-Shaffat :107).
       
    • 3. Memperbanyak pemberian utk keluarga pada hari Ied dan sebagai ungkapan kasih sayang kepada kaum fakir miskin.
       
    • 4. Bersyukur kepada Allah yang telah menundukkan binatang ternak bagi kita,sebagaimana firman-Nya, "Maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikian Kami telah tundukkan unta-unta itu kepada kalian, mudah-mudahan kalian bersyukur. Daging-daging unta dan darah itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah,tapi ketakwaanlah yang dapat mencapainya." (Al-Hajj:36-27).
  1. D. Hukum berkurban
    Kurban hukumnya sunnah yang diwajibkan atas setiap keluarga muslim sesuai kemampuannya utk berkurban. Firman Allah SWT, "Maka dirikanlah shalat karena Tuhan-mu dan berkurbanlah." (Al-Kautsar:2).


    Juga berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, "Barangsiapa yang menyembelih sebelum shalat (ied) hendaknya ia mengulang." (Muttafaq 'alaih, Al-Bukhari 954, Muslim, 1962).


    Dan berdasarkan ucapan Abu Ayyub Al-Anshari, "Seorang laki-laki di masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bekurban dengan seekor domba atas nama dirinya dan keluarganya."

     
  2. E. Seputar Kurban
    • 1. Usia. Hewan kurban berupa domba berusia 1 tahun atau hampir 1 tahun, sedangkan yang lainnya berupa biri-biri,unta dan sapi tidak kurang dari 2 tahun. Biri-biri twlah berusia 1 tahun dan telah memasuki tahun kedua,unta telah berusia 4 tahun dan memasuki tahun kelima,sapi telah berusia 2 tahun dan memasuki tahun ketiga,hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam,"Janganlah kalian sembelih (kurban) kecuali musinnah (domab yg telah berusia setahun lebih), kecuali jika kalian kesulitan,maka sembelihlah dha'n (kambing yg usianya 6 bulan hingga 1 tahun). Sedangkan yg dimaksud hewan ternak musinnah adalah yg berumur 2 tahun." (HR. Muslim no 1963).
       
    • 2. Bebas dari cacat.
      Tidak boleh bekurban kecuali dgn hewab yg terbebas dari cacat pada fisiknya. Maka tidak boleh dgn hewan yg buta sebelah matanya,hewan yg pincang dan yg patah tanduknya,atau terpotong hidung atau telinganya,juga tdk boleh dgn hewan yg sakit dan sangat kurus,hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, "Empat macam kondisi hewan yg tdk boleh dikurbankan :hewab buta sebelah yg sangat jelas buta sebelah matanya,hewan sakit yg sangat jelas sakitnya,hewan pincang yg sangat jelas pincangnya,dan hewan yg patah kakinya yg tidak bersumsum,yaitu hewan yg tidak ada sumsum pada tulangnya,keadaanya sangat kurus kering."(HR. Abu Daud,no 280).

       
    • 3. Yang paling utama. Kurban yg paling utama adalah domba yg bertanduk,jantan,putih bercampur hitam (belang) di sekitar matanya dan kakinya,karena sifat sepert itulah yg disukai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam,dan beliau sendiri berkurban dgn yg seperti itu. Aisyah rodiyallahu 'anhu berkata, "Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkurban dgn domba yg bertanduk,sekitae kukunya hitam,kaki-kakinya hitam,di sekitar kedua matanya jg hitam." (HR. Tirmidzi, dishahihkannya dan Abu Daud,no 2792).
       
    • 4. Waktu Penyembelihan.
      Waktu menyembelih hewan di pagi hari idul adha, setelah shalat ied, dan tidak boleh sebelumnya,sebagaimana sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, "Barangsiapa yg menyembelih sebelum shalat (ied) berarti dia menyembelih utk dirinya,dan barangsiapa yg menyembelih setelah shalat maka penyembelihannya telah sempurna dan sesuai sunnah kaum muslimin." (HR. Bukhari 5546).


      Boleh jg ditangguhkan hingga setelah hari idul adha,yaitu pada hari kedua dan ketiganya,sesuai hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, "Semua hari tasyriq boleh utk mwnyembelih kurban". (HR. Ahmad no 16309).
Wallahu alam.
Washallallahu ala Muhammad.


****************Tanya Jawab*****************

  1. 1. Apakah benar pahala qurban itu utk satu keluarga atau hnya utk si pe-kurban saja?

    Jawab:

    Bismillah... Orang yg tidak mampu berkurban, baik dari kalangan keluarga maupun org lain akan mendapatkan pahala dari orang yg berkurban, di mana org yg berkurban menyembelih hewan kurbannya atas nama keluarganya atau kerabatnya atau org lain, hal ini berdasarkan hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau hendak menyembelih hewan kirbannya beliau berkata, "Ya Allah, ini atas namaku dan atas nama ummatku yg tidak mampu berkurban." (HR. Ahmad no 10667, Abu Daud no 2810, dan Tirmidzi no 1521). Namun bagi org yg mampu berkurban tapi dia enggan atau menolak utk berkurban hukumnya makruh, sehingga  Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata "Barangsiapa yg mampu utk berkurban,namun dia tidak berkurban maka janganlah ia mendekati musholla kami". Wallahu 'alam.

     
  2. 2. Satu lg ya pak ustadz: klo ortu blom bisa aqiqahin satupun anaknya bolehkan anak berqurban atas nama ortu... mks

    Jawab:

    Bismillah... Seorang anak boleh berkurban atas nama orangtuanya meskipun ia belum diaqiqah pada waktu kecilnya. Namun sunnah aqiqah tsb tidak lantas gugur atasnya,menurut pendapat yg mengtakan tidak ada batasan usia bagi seseorang yg belum diaqiqah utk beraqiqah. Wallahu alam.

     
  3. 3. Mau tanya pak ustadz: apakah klo kita blom di aqiqah boleh berqurban ?

    Jawab:

    Bismillah...bagi org yg belum diaqiqah kemudian ia mendapatkan kemudahan utk menyembelih hewan, maka hendaknya ia niatkan utk aqiqah,karena aqiqah terjadi hanya sekali seumur hidup,sedangkan berkurban berulang ulang setiap tahunnya. Namun disunnahkan menyembelih utk aqiqah pada hari ketujuh atau ke empatbelas kelahiran,berdasarkan hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, "Setiap bayi tergadai dgn aqiqahnya yg disembelih atas namanya pada hari ketujuh kelahirannya dan dinamai serta dicukur rambutnya." Sehingga jika telah melebihi tujuh atau empat belas hari maka menurut sebagian pendapat menjadi gugur hukumnya. Tapi ada sebagian pendapat yg menyebutkan bahwa boleh bagi seseorang yg belum diaqiqah utk berkurban pada karena berkurban tidak mensyaratkan tertunaikannya amalan yg lain,sedangkan hukum keduanya adalah sunnah,namun aqiqah hukumnya adalah sunnah muakkadah. Sehingga seorang yg tidak mendapatkan kemudahan pada hari ketujuh atau empat belas dianjurkan baginya utk mengusahakannya meskipun dgn jalam berhutang. Adapun berkurban adalah sunnah bagi bagi org yg mampu berkurban,dan makruh jika tidk dikerjakan,sebagaimana hadits yg telah lalu. Wallahu alam.

     
  4. 4. Satu pertanyaan lagi pa ustad
    Pak ustdz apakah kalo kita qurban tiap tahun mesti ganti2 niat? Misalnya utk ayah .tahun depan utk ibu.thn depannya utk anaknya. Atau setiap thn atas nama ayahnya saja??


    Jawab:

    Iya,setiap kali berkurban niatkan sesuai dgn nama org yg berkurban atau nama nama org yg tidak mampu berkurban dari kalangan kerabat,keluarga,tetangga ataupun masyarakat luas,hal ini sebagaimana yg dilakukan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau hendak menyembelih hewan kurbannya, "Ya Allah,ini dari Muhammad dan keluarga Muhammad dan ummatnya yg tidak mampu berkurban." Wallahu 'alam.

     
  5. 5. Nanya lagi pak ustad, apakah boleh pelaksanaan aqiqahv dihari raya qurban....?

    Jawab:
    Jika usia anak ketika akan di aqiqahkan genap 7 hari atau 14 hari atau 21 hari, bertepatan jatuhnya pada hari raya qurban, maka tidk mengapa menyembelih hewan untuk aqiqah di hari itu lalu menyemvelih hewan qurban setelahnya. Hal ini karena keduanya merupakan ibadah yang berbeda antara satu dgn yang lainnya, sehingga niatnya pun harus dbedakan. Wallahu a'lam.
     
  6. 6. Pak ustad saya ada pertanyaan, kan dalam islam anak laki" saat di aqiqah harus 2 ekor kambing tapi kalo cma 1 apa hukumnya pak ustad? Terima kasih sebelumnya

    Jawab:
    Boleh menyembelih 1 ekor domba/kambing utk anak laki-laki, sebagaimana yg pernah dilakukan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika beliau mengaqiqahkan hasan dan husain masing-masing 1 ekor domba,dalam sebuah riwayat.

    Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari Nafi' berkata, "Tidak seorang pun dari keluarga Abdullah bin Umar meminta kambing untuk dijadikan aqiqah kecuali ia memberikannya. Ibnu Umar beraqiqah untuk anak-anaknya dengan seekor kambing; baik untuk anak laki-laki maupun anak perempuan. (Muwattha Imam Malik hadits no 950).

     
  7. 7. Apa kah bisa aqiqah sekalian qurban?Maksud saya misalx mau bequrban 1 kambing sekalin unt aqiqah di idul adha nnt?

    Jawab:

    Menggabungkan ibadah kurban dgn aqiqah tidak boleh,karena masing2 adalah ibadah yg tersendiri waktu waktunya,sebab sebabnya,tujuannya,syariatnya,cara pelaksanaannya,niatnya dsb. Wallahu 'alam.

------------------------ Penutup -------------------------
 

Doa Kafaratul Majelis :

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya ALLAH, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu".

===================
KAJIAN ONLINE HAMBA ALLAH

Rekap materi kajian HA M12 Bunda
Senin 7 september 2015
Tema : Qurban
Narsum: Ust. Jumadi
Admin : Meisha&Laela
Notulen: Laela