Ketik Materi yang anda cari !!

CINTA KARENA ALLAH

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, October 20, 2015

Assalamu'alaikum ...
apa kabar semuanya?
mau tanya dong ...
ada yang bisa jawab?
apa beda rindu dengan cinta?

Jawaban member :
>Rindu karena cinta .. Cinta mengakibatkan rindu

>Rindu... suatu rasa atau keinginan bertemu dengan seseorang atau suatu keadaan yang mempunyai kenangan tersendiri

>Cinta...rasa suka terhadap seseorang atau sesuatu hingga ada hasrat untuk memiliki

Lanjut... jadi kerinduan adalah buah dari benih cinta. Adakah hiburan dan obat bagi orang-orang yang rindu?
"Barang siapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu, pasti datang. (Al Ankabut:5)
Ayat ini adalah hiburan bagi orang-orang yang rindu. Jadi bukti kecintaan kita kepada Allah adalah kerinduan kita  dan harapan kita pada waktu pertemuan denganNya. Bukti kecintaan kita kepada Rasulullah adalah kerinduan kita akan perjumpaan dengan beliau. Adapun saat ini, kita mesti memeriksa, apakah cinta kita itu lebih condong kepada Allah, atau kepada dunia?

Berikut tanda-tanda manakala cinta kita lebih condong kepada dunia:
saya kutip dari tulisan Ust. Raehanul Bahraen
  1. Anda tidak bersiap-siap saat waktu shalat akan tiba.
  2. Anda melalui hari ini tanpa sedikitpun membuka lembaran Al Qur'an lantaran Anda terlalu sibuk.
  3. Anda sangat perhatian dengan omongan orang lain tentang diri Anda.
  4. Anda selalu berpikir setiap waktu bagaimana caranya agar harta Anda semakin bertambah.
  5. Anda marah ketika ada orang yang memberikan nasihat bahwa perbuatan yang Anda lakukan adalah haram.
  6. Anda terus menerus menunda untuk berbuat baik. "Aku akan mengerjakannya besok, nanti, dan seterusnya."
  7. Anda selalu mengikuti perkembangan gadget terbaru dan selalu berusaha memilikinya.
  8. Anda merasa tertekan manakala Anda gagal meraih sesuatu.
  9. Anda tidak merasa bersalah saat melakukan dosa-dosa kecil
  10. Anda tidak mampu untuk segera berhenti berbuat yang haram, dan selalu menunda bertaubat kepada Allah.
  11. Anda tidak kuasa berbuat sesuatu yang diridhai Allah hanya karena perbuatan itu bisa mengecewakan orang lain
  12. Anda sangat perhatian terhadap harta benda yang sangat ingin Anda miliki.
  13. Anda melalui hari ini tanpa sedikitpun terbersit memikirkan kematian.
  14. Anda meluangkan banyak waktu sia-sia melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi kehidupan akhirat.
  15. Anda merasa sangat malas dan berat untuk mengerjakan suatu ibadah.
  16. Anda ikut menguburkan orang lain yang meninggal, tapi Anda sama sekali tidak memetik pelajaran dari kematiannya.
  17. Anda mengerjakan shalat dengan tergesa-gesa agar bisa segera melanjutkan pekerjaan.
  18. Anda tidak pernah berpikir bahwa hari ini bisa jadi adalah hari terakhir Anda hidup di dunia.
  19. Anda merasa mendapatkan ketenangan hidup dari berbagai kemewahan yang Anda miliki, bukan merasa tenang dengan mengingat Allah.
  20. Anda berdoa agar bisa masuk surga namun tidak sepenuh hati seperti halnya saat Anda meminta kenikmatan dunia.
Mari kita jawab bersama-sama poin-poin di atas. Masuk ke dalam golongan yang manakah kita?
Semoga menjadi pengingat bagi kita, untuk siapa cinta kita dicurahkan. Cinta kepada Allah adalah obat segala kekecewaan, sedangkan cinta kepada mahkluknya adalah pangkal kekecewaan.

Salah satu padangan kurang tepat adalah cinta kepada Allah menafikan cinta kepada makhluknya. Yang mesti diperhatikan adalah cinta kepada makhluk mestinya dilandasi kepada kecintaan kepada Allah, dan tidak boleh mencintai makhluk lebih dari mencintai Allah.

>Pak ustad, kalau petapa orang yang hidup digunung yang zuhud ya...apakah itu ciri cinta Allah? bedanya cinta Allah dengan hidup para sufi apa ya pak?

>Pak saya mau tanya, apakah yang disebut dengan zuhud dunia itu harus meninggalkan kehidupan dunia? Atau hidup dengan mengutamakan kehidupan akhirat, menjadikan dunia ini sebagai perantara dan ladang tuk mengumpulkan amal sebanyak-banyaknya? 
Jawab
Karena banyak orang yang berbeda pendapat tentang makna zuhud. Apakah zuhud itu seperti yang bunda rusni bilang, harus bertapa d di gunung-gunung dan tinggal d hutan? saya ingin menggambarkan dunia itu seperti duri-duri kecil di dalam genggaman. Kalau kita menggenggamnya biasa saja, in sya Allah selamat. Namun jika kita menggenggamnya erat-erat, maka akan celaka dan merugi.

>Katanya cinta masalah hati jadi nda bisa dicegah atau di tolak terus bagaimana agar seiring dengan landasannya ustadz agar tidak menyimpang?
Jawab
saya coba kasih ilustrasi tentang seorang wanita bersuami yang mencintai laki-laki lain. Terkadang perasaan itu bisa muncul dalam hati dan tidak bisa dicegah maka haruslah cepat-cepat istighfar dan menjaga kehormatan dan menjauh dari peluang berbuat dosa. Berdoa kepada yang Maha Membolakbalikkan hati. Disitulah urgensinya membersihkan hati. Oleh karena itu Rasulullah mengajari kita doa ini setiap pagi dan petang. Kita berlindung kepada Allah dari rasa sedih dan gundah. Karena sedih dan gundah bisa menghadirkan sifat lemah dan malas, maka kita berlindung kepada Allah dari sifat lemah dan malas. Karena sifat lemah dan malas menghadirkan sifat takut dan pelit, maka kita berlindung kepada Allah dari sifat takut dan pelit. Karena sikap penakut dan pelit bisa menyebabkan kita berhutang, maka kita berlindung dari lilitan hutang. Karena lilitan hutang bisa menyebabkan kita bergantung dan tertindas oleh manusia, maka kita berlindung kepada Allah dari bergantung dan penindasan oleh manusia.

>Ilustrasi tersebut ustadz, boleh nda si wanita selalu mendoakan laki-laki lain tersebut?
Jawab
Boleh saja, asal tidak lupa mendoakan suami dengan lebih baik lagi. Mestinya suami lebih berhak untuk didoakan oleh istrinya dan harus ada ikhtiar yang kuat agar kita menjaga kehormatan keluarga dan suami demi mengharap ridha Allah. Doakan suami setiap hari agar semakin jadi imam yang keren.

>"Cinta kepada Allah adalah obat segala kekecewaan, sedangkan cinta kepada mahkluknya adalah pangkal kekecewaan" tapi kan kita hidup harus saling mencinta pak, cinta kasih ibu ke anak, istri kesuami dll, koq pangkal kekecewaan?
Jawab
Mnakala cinta kepada mahkluk melebihi cinta kepada sang Khalik dan cinta kepada makhluk bukan dilandasi cinta kepada sang Khalik. Istri yang suaminya lagi bandel, manakala cintanya lebih besar kepada Allah, maka membuat sang istri lebih sabar dalam menghadapi suami sedangkan manakala cintanya kepada suami mengalahkan cintanya kepada Allah, hanya amarah, sedih dan gundah, yang bisa berujung maksiat kepada Allah maka bagi istri yang suaminya sedang bandel, lakukanlah usaha yang optimal, lalu serahkan segala urusan kepada Allah. Bisa jadi Allah sedang menuntun sang istri untuk bermunajat kepada Allah dengan sepenuh hati, lantaran selama ini ia dilalaikan oleh kecintaannya yang teramat besar kepada suami

Dalam kitab madarijus salikin ibnu Qoyyim menguraikan sebab-sebab yang mendatangkan mahabbah kepada Allah
  1. Membaca alquran dengan merenungkan dan memahami makna-maknanya sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh allah, yaitu melalui pemahaman Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat serta para ulama sunnah
  2. Mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah-ibadah nafilah (sunnah) setelah ibadah ibadah yang wajib
  3. Senantiasa mengingat Allah bagaimanapun keadaannya baik dengan lisan dan hatinya pada saat beramal dan pada setiap keadaan, maka cinta yang didapatkannya tergantung dari banyak atau sedikitnya zikir ini
  4. Lebih mengutamakan cinta kepada allah dari cinta kepada dirimu sendiri ketika sedang memuncaknya hawa nafsu
  5. Mengarahkan perhatian hati terhadap nama-nama dan sifat-sifat-Nya mempersaksikannya dan mendidik hatinya untuk mengenal nama-nama dan sifat-sifat Allah tersebut
  6. Mempersaksikan kemurahan dan kebaikan-Nya dan nikmat-nikma-Nya baik yang zahir maupun yang batin
  7. Yang paling dahsyatnya adalah kepasrahan hati dihadapan Allah
  8. Bermunajat kepada Allah saat turun-Nya kelangit dunia (di sepertiga malam terakhir) dan membaca kitab-Nya yang kemudian diakhiri istigfar (mohon ampun) dan bertaubat kepada-Nya
  9. Berkumpul bersama dengan orang-orang yang mencintai-Nya secara jujur, dan memetik perkataan-perkataan yang baik dari mereka serta tidak berbicara kecuali meyakini adanya kebaikan ketika berbicara, yang diketahui akan menambah kebaikan keadaanmu dan bermanfaat untuk orang lain.
  10. Menyingkirkan segala sebab yang akan menghalangi antara kalbu dengan Allah

Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭

Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamualaikum wr.wb

--------------------------------------------------
Hari / Tanggal : Selasa, 20 Oktober 2015
Narasumber : Ustadz Dian Alamanda
Tema : Kajian Islam
Notulen : Ana Trienta

Kajian Online Telegram Hamba اَﻟﻠﱣﻪ Ta'ala


Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment