Home » , , » DUSTA lebih berbahaya dari segala macam KEJAHATAN.

DUSTA lebih berbahaya dari segala macam KEJAHATAN.

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Saturday, October 3, 2015


Baiklah... Dalam Halaqah hari ini kita akan membahas bagaimana bahaya DUSTA didalam kehidupan sehari hari.


‎بسم الله الرحمن الرحيم
Dari Ibnu Mas’ud , bahwa Rasulullah ﷺ  bersabda, “Sesungguhnya KEJUJURAN itu menuntun kepada Al-Birr (kebaikan), sedangkan kebaikan itu mengantarkan ke dalam surga. Sesungguhnya seseorang senantiasa bersikap jujur hingga ia dicatat di sisi اللّهُ  Ta’ala sebagai orang yang jujur. 
"Dan sesungguhnya Al-Kadzib (kebohongan) itu mengarahkan pada kejahatan, sedangkan kejahatan itu menjerumuskan ke dlm Neraka. Sungguh seseorang senantiasa berbohong hingga dicatat sebagai pendusta.” (HR. Bukhari (10/423)
Dalam menafsirkan hadits diatas, para ulama menyatakan, Sesungguhnya kejujuran akan mengantarkan pada amalan shalih yang bersih dari segala cela. Al-Birr adalah sebutan umum bagi segala kebaikan. Ada juga yang berpendapat bahwa Al-Birr adalah Surga. Jadi, Al-Birr bisa dimaknai segala amal shalih dan Surga. Adapun Al-Kadzib (kebohongan), maka perbuatan ini akan mengantarkan pada kejahatan, yaitu berpalingnya dari sifat istiqamah. Ada juga yang mengatakan bahwa kebohongan adalah kemaksiatan yang paling cepat menyebar.

Abdullah bin  ‘Amr  berkata,  “Rasulullah ﷺ   pernah datang ke rumah kami, waktu itu aku masih kecil, akupun keluar untuk bermain. Ibuku kemudian memanggil, “Ya Abdullah kemari, nanti akan ibu beri sesuatu”. Maka Rasulullah  bertanya: “Apa yang akan kamu berikan?” Dia mejawab, “Saya akan memberi kurma”. Rasulullah ﷺ   kemudian bersabda, “Seandainya engkau tak melakukan (apa yang engkau katakan), berarti telah dicatat atasmu satu kedustaan.” (HR. Abu Daud no. 4991)

Nabi ﷺ  bersabda, “Seseorang yang senantiasa dan terbiasa dengan dusta akan dicatat di sisi اللّهُ  Ta’ala sebagai pendusta.” (HR. Bukhari 10/423, Muslim no. 2606).

Rasulullah ﷺ bersabda “Sesungguhnya kedustaan itu akan mengantarkan kepada kejahatan, sedangkan kejahatan akan menjerumuskan ke dalam neraka”.

PENDORONG BERBUAT DUSTA

Motif yang mendorong orang-orang yang memiliki jiwa nista untuk melakukan kedustaan cukup banyak, diantaranya adalah :

1. Sedikitnya rasa takut kepada اللّهُ  Ta’ala.

2. Upaya mengaburkan fakta, baik bertujuan untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau mengaburkan situasi sesungguhnya.


3. Mencari perhatian dengan membawakan cerita-cerita fiktif dan perkara-perkara yang dusta.

4. Tidak adanya rasa tanggung jawab dan berusaha lari dari kenyataan, baik dalam kondisi sulit ataupun kondisi lainnya.

5. Terbiasa melakukan dusta sejak kecil. Ini  merupakan hasil pendidikan yang buruk.

6. Merasa bangga dengan berdusta.

DAMPAK BURUK DUSTA

Di antara sebab terbanyak yang menjerumuskan anak Adam ke lembah kemaksiatan, adalah mereka tak menjaga dua hal, yaitu LIDAH dan KEMALUANNYA. Sehingga Rasulullah ﷺ  bersabda, 
”Barangsiapa yang mampu menjaga apa yang terdapat di antara dua janggutnya dan apa yang ada di antara dua kakinya, maka aku jamin akan masuk surga.” (HR. Bukhari, no. 6474. At-Tirmidzi, no. 2408)

Termasuk penyimpangan yang nyata & banyak terjadi di masyarakat kita sekarang ini adalah melakukan dusta, baik dalam ucapan maupun perbuatan, baik dalam menjual maupun membeli, dalam sumpah & perjanjian, bahkan menggunakan dusta sebagai bumbu dakwah dan menjatuhkan orang karena kedengkian.

Sebagian dari pengaruh buruk itu adalah:

1. Menyebarkan keraguan di antara manusia.

2. Terjerumusnya seseorang ke dalam salah satu tanda MUNAFIK Dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash , bahwa Nabi  bersabda : “Empat hal, yang jika itu terhimpun pada diri seseorang, maka dia adalah seorang munafik sejati. Dan jika melekat salah satunya, maka dalam dirinya terdapat satu sifat dari kemunafikan, hingga ia meninggalkannya. Yakni jika diberi kepercayaan dia berkhianat, jika berbicara ia berdusta, jika berjanji dia mengingkari, & jika bertengkar dia berbuat aniaya.” (HR. Bukhari (1/84)

3. Hilangnya kepercayaan.

4. Memutarbalikkan kebenaran.

5. Pengaruh dusta terhadap anggota badan. Dusta menjalar dari hati ke lidah, maka rusaklah lidah itu, lalu menjalar ke anggota badan, maka rusaklah amal perbuatannya sebagaimana rusaknya lidah dalam berbicara. Maka, jika اللّهُ  Ta’ala tak memberikan kesembuhan dalam kejujuran kepada para pendusta itu. Sehingga semakin rusaklah mereka & menjerumuskan mereka ke arah kehancuran.

Rasulullah ﷺ   bersabda, ”Sesungguhnya KEJUJURAN itu menuntun kepada KEBAJIKAN, sedangkan DUSTA menuntun kepada KEDURHAKAAN.” (Muttafaq ‘alaih).
Itulah sebagian kecil dari akibat buruk dusta yang semuanya merupakan akibat yang terasa di dunia, dan di sisi اللّهُ Ta'ala balasan bagi pendusta lebih dahsyat dan mengerikan. Jelaslah bahwa para pendusta akan berjalan di atas jalan yang menuju neraka, karena dengan berdusta berarti ia akan membuka berbagai pintu keburukan lainnya.

CARA MEMPERBAIKINYA

1. Tidak bergaul dengan para pendusta dan mencari teman yang shaleh lagi jujur.

2. Mempunyai keyakinan yang mantap akan bahaya yang ditimbulkannya baik di dunia maupun di akhirat.

3. Melatih hati dan lisan untuk selalu berkata dan berbuat jujur.

4. Selalu aktif mengkaji Al-Qur’an dan mengamalkannya.

Semoga اللّهُ Ta'ala menganugerahkan kejujuran kepada kita semua dalam ucapan maupun perbuatan.
‎والله أعلم بالصواب

DISKUSI

1. Kalo dipaksa berbohong sama atasan gimana tadz? Misal boss mau mengajukan pinjaman ke bank Kita disuruh bohong tentang sebenarnya keuangan kantor kita?
Jawab
Wah itu dosa nya 2x mba mae, udah berbohong, kena dosa riba pula. Karena mba mae kan ikut jadi saksi bos mba mae minjem ke bank

2. Ada nda sii bohong yang dibenarkan?
Jawab
Adee
Berbohong demi menyenangi istri
Berbohong membela muslim yang sedang dizhalimi

Cukup yaaa


Doa penutup majelis :

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ ٭

Artinya:
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamualaikum wr.wb

--------------------------------------------------
Hari / Tanggal : Sabtu, 03 October 2015
Narasumber : Ustadz Dodi Kristono
Tema : Kajian Islam
Notulen : Ana Trienta

Kajian Online Telegram Hamba اَﻟﻠﱣﻪ Ta'ala

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!