Home » , , » IMAN KEPADA ALLAH, AL KHALIQ, MAHA PENCIPTA

IMAN KEPADA ALLAH, AL KHALIQ, MAHA PENCIPTA

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, October 13, 2015

Kajian Online WA  Hamba الله SWT

Selasa, 13 Oktober 2015
Narasumber : Ustadz Robin
Rekapan Grup Nanda M105 (Hafidz F)
Tema : Syakhsiyah Islamiyah
Editor : Rini Ismayanti


IMAN KEPADA ALLAH, AL KHALIQ, MAHA PENCIPTA


Bismillah walhamdulillah washsholatu wassalamu ala rasulillah

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan”

Tentu kita tahu ayat apa yang barusan kita baca di atas.
Ialah ayat agung yang diturunkan pertama kali ke muka bumi, sebagai awal dimulainya risalah mulia penyelamat seluruh manusia.
Jika diperhatikan, ayat tersebut mengangkat salah satu sifat Allah yang mulia; menciptakan. Diangkatnya sifat "menciptakan" di awal turunnya risalah ini menunjukkan betapa pentingnya kedudukan keimanan kepada Allah sebagai Sang Pencipta.

Keberadaan Sang Pencipta di alam semesta ini adalah sebuah keniscayaan.
Sebagaimana ketika kita menemukan sebuah sepatu hanyut di pinggir sungai, kita tidak akan mengatakan; "sepatu itu terbentuk karena evolusi.."
sebaliknya kita pasti yakin bahwa sepatu itu ada pembuatnya (manusia)
Maka, tidak mungkin pula kita menyebut alam semesta yg jauh lebih rumit daripada sekedar sepatu, atau jam tangan, atau gadget paling canggih sekalipun, kita sebut sbg alam yg lahir dengan sendirinya tanpa Pencipta.

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَاخْتِلافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لأولِي الألْبَابِ

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda (ayat) bagi orang yang berakal” 
(Ali 'Imran : 190)

Seandainya saja, semua manusia mau benar-benar jujur menggunakan akalnya, niscaya ia akan sampai pada keberadaan Sang Pencipta.
Sebagaimana Ibrahim 'alayhissalam yang mengajak umat menemukan Sang Pencipta dengan tafakkurnya (al An'am 76-78)
Sebagaimana Salman al Farisi yang dengan pikiran jernihnya berjalan jauh demi risalah resmi dari Sang Pencipta.
Sebagaimana masuk Islamnya banyak ilmuwan atheis saat menemukan kebenaran penciptaan dalam penelitian mereka.
Makna al Khaliq secara bahasa adalah menciptakan sesuatu dari tidak ada menjadi ada dan tanpa ada contoh sebelumnya.
Sifat ini hanya layak disematkan kepada Allah, tidak kepada selainnya.

هَلْ أَتَىٰ عَلَى الْإِنْسَانِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا

Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?
(Al-Insan: 1)

قُلْ هَلْ مِنْ شُرَكَائِكُمْ مَنْ يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ ۚ قُلِ اللَّهُ يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ ۖ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ

Katakanlah: "Apakah di antara sekutu-sekutumu ada yang dapat memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali?" katakanlah: "Allah-lah yang memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali; maka bagaimanakah kamu dipalingkan (kepada menyembah yang selain Allah)?"
(Yunus: 34)

Buah Keimanan Kepada Allah al Khaliq

1. Hilangnya kesombongan pada diri hamba karena meyakini bahwa dirinya hanyalah ciptaan.

وَعِبَادُ الرَّحْمَٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا

Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. (Al Furqan: 63)

2. Ketaatan hamba pada aturan dari al Khaliq
Karena sebaik-baik aturan, sebagus-bagus manual dan buku petunjuk, adalah aturan, manual, dan buku petunjuk resmi dari Pencipta.
Bayangkan, handphone samsung tapi pakai manual iphone, tentu tidak akan klop, bahkan bisa menyebabkan kerusakan.
Demikian juga dengan hidup ini, jika tidak merujuk manual resmi dari Sang Pencipta, maka pasti akan rusak.
Wallahu a'lam

 TANYA-JAWAB

Q : Ustad, puasa muharram itu kan tanggal 9,10,11 ya ustad...kalau sebelum tanggal itu apa boleh tetap puasa sunnah seperti puasa senin kamis?
A : Boleh puasa di luar tanggal 9-10-11

Q : Puasa muharram itu tanggal 9 ato tanggal10 muharram ya stadz? Pd saat tanggal tersebut ada kejadian apa smpai turun hadist & kenapa disebut asyuro?mohon pencerahannya stadz?
A : Puasa muharram disunnahkan tanggal 9-10-11. Minimal tanggal 10
semua berdasarkan dalil dari Nabi SAW. Dalam hadits shahih disebutkan tanggal tersebut adalah tanggal dimenangkannya Nabi Musa AS

Q : Doa awal dan akhir tahun apa ada tuntunannya dari nabi pak ustadz? Mohon ilmunya
A : Tidak ada dalilnya dari Nabi SAW. Silahkan berdoa sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya, kapan saja


Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Moga ilmu yang kita dpatkan berkah dan bermanfaat. Aamiin....

Segala yang benar dari Allah semata, mohon maaf atas segala kekurangan. Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya dan do'a kafaratul majelis:

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ



Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!