Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

MENJADI WANITA SHOLEHAH

Segala Rahmat yang kita nikmati
Hanya kepada Allahlah Robbul izati
Kepadanyalah kita wajib berbakti
Karena dialah Allah Yang maha sakti
Alhamdulillah pada malam ini kita diberi kesempatan olehNya untuk bersilaturrahim bersama di majelis ilmu ini, semoga apa yg kita lakukan menjadi perantara datangnya keberkahan hidup dan dinilai sebagai rasa syukur kita kepadaNya. Aamiiin aamiiin yaa Rabbal 'Alamiiin...

Dia yang menciptakan berpasang pasangan ada siang ada malam, ada langit ada bumi, ada ikhwan adan akhwat ada bujanghidin ada ...?? Intinya semua diciptakan Allah berpasang pasangan. Dan Alhamdulillah juga kita diberikannya dua kenikmatan yakni kenikmatan sehat dan sempat Karena Ada saudari kita yg tdak bisa ikut kajian malam hari ini karena sakit ada juga yg tdak bisa karena belum sempat dn kita semua disini bisa semua. Alhamdulillah

Sholawat beserta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada kekasih Allah SWT, seorang inspirator dan suri tauladan jutaan manusia dari generasi ke generasi, dari zaman dahulu sampai sekarang bahkan hingga masa depan nanti.. Dialah Nabiyullah Muhammad Saw, sang Al-Qur'an berjalan, sang Da'i sejati. Beliau putra padang pasir yang rela berselimutkan pedang, bermandikan darah dan berhujankan anak panah demi menegakkan Tauhid dan melindungi serta mengangkan derajat para ikhwan
Beliau pembawa makanan jikalau umatnya kelaparan
Beliau pembawa minuman jikalau umat nya kehausan
Pun beliau pembawa obat jikalau umatnya keracunan
Beliau pembawa cinta untuk umat nya yg membutuhkan cinta kasih sayang
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada para sahabat, keluarga, serta para pengikutnya yg istiqomah.. Kita semua berharap, kita termasuk kedalam golongan pengikut beliau Saw yg istiqomah tersebut.. Aamiiin..


Yang ana hormati Ustadzah Moderator yang pada malam hari ini semangat luar biasa semoga Allah jdikan tabungan kelak di yaumul hisab + do'a dari ana dalam setiap sujud beruntunglah yang jadi Momod. Dan semua para pasukan Bidadari Kajian LINK#HA Bunda yang kata nya super solid  yang ana banggakan karena Allah

Ana bangga dengan antum semua yang mencintai ilmu dan terus belajar mencari ilmu dan memperbaiki diri kata orang orang Africa sini Nu'minussa'a
"Orang Yang Berilmu Itu Ibarat Harimau, Dan Harimau Akan Berwibawa Apabila Ia Masih Hidup Di Hutan Sebagai Tempat Aslinya. Apabila Sang Harimau Sudah Digiring Ke Kebun Binatang, Maka Kewibawaannya Pun Akan Berkurang. Begitu Pula Orang Alim Akan Berwibawa Apabila Ia Masih Berada Pada Rel Yang Semestinya, Dengan Mengajar, Mengaji, Dan Mendidik Tanpa Melupakan Kewajiban Atas Keluarga. Jika Dirinya Sudah Digiring Kesana-Kemari Maka Kewibawaannya Akan Berkurang, Sehingga Orang Bodoh Pun Berani Menyanggah Tanpa Didasari Ilmu.

"Manusia itu tempat salah dan khilaf"
Sekelas Nabi dan Rosul pun bisa salah apalagi ana yang hanya sebutir pasir
Jika ditiup hilang 
Dilihat gak kelihatan 
Saya ingin mengutip perkataan syaikh ana
"Setiap bertemu dngn orang baru, saya selalu mengosongkan gelas saya terlebih dahulu"
Artinya : sehebat apapun kita.. sepintar apapun kita saat ini bila kita ingin menjadi orang besar, belajarlah dari banyak orang, dan untuk menampung semua ilmu tersebut, kosongkanlah gelasmu 
Al faqiir Alfan Muttaqien
(Amiinn semoga jadi do'a)

Siang hari ini ana diamanahi menyampaikan Tema dngn judul menjadi wanita sholihah jujur ibarat nya ana ini mengajari buaya berenang dan mengajari burung terbang la iya mereka yg uda mahir dan uda di koridor selayaknya malah diajari oleh orang nya tdak di bidangnya tapi sekali lagi dngn ilmu InsyaAllah ana akan bahas mengenai tema ini ana hanya hamba Allah yg belajar dan mencintai Tafsir Al Quran yg mana didalamnya juga dipelajari berbagai Tafsir salah satunya Tafsir cinta baik itu cinta kpda Allah maupun cinta kepada mahluk dan lawan jenis

Wanita sholihah disini ana bagi menjadi 2
Pertama yang sudah berkeluarga
Kedua yang masih Jofisa (Jomblo Fi Sabilillah) Jojoba (jomblo bahagia) tapi bukan jones (jomblo ngenes) na'uzhubillah
Ya Allah jauhilah kami dari Jones (jomblo ngenes)
Aamiin allahuma aamiin

Pantang pisang berbuah dua kali pantang pemudi berputus asa jikalau pemuda berdosa maka tertawalah jin jin di Neraka, jikalau pemudi ternoda maka layulah bunga bunga Syurga. Untuk itu jaga bunga sebelum layu jaga nama sebelum malu hiasilah dirimu dengn iman hiasilah iman hanya ibadah kepada Allah Swt.

Wanita sholihah bagaikan bunga yang sangat indah yang selalu memancarkan kesholihahanya dan keindahannya tampak di pribadnya sungguh wanita sholihah bunga yang selalu cerah penuh dengan pesonaWanita sholihah didunia jadi istri diakherat jadi bidadari
Wanita yang sholihah ialah selalu taat kepada Alloh dan menjaga diri saat suaminya pergi
Wanita sholihah ketika dipandang suami selalu senyum keindahan, ketika diperintah patuh dan taat kecuali dalam hal kemaksiatan dan dosa
Wanita sholihah bukan dilihat dari cara berpakaiannya, tapi nilai takwanya dan yang pandai menjaga kedua mulutnya
Wanita sholihah gak pernah lupa sholat lima waktu dan puasa senin kemis, tidak sombong menghormati teman dan rajin menabung, rela menolong dan tabah, disiplin berani dan setia serta bertanggung jawab dan dapat dipercaya
insyaallah Wanita sholihah pakaianmu tertutup dan sikapnya dapat meningkatkan keanngunannya, dan wanita yang belum shalihah pakaiannya terbuka dan sikapnya meningkatkan hawa nafsuku. Wanita yang sholihah lebih baik daripada 70 laki-laki yang sholeh

Seorang istri yang sholihah pandai menciptakan suasana sejuk dan nyaman dalam rumahnya ia senantiasa berusaha menjadikan rumah tangganya sebagai lembah yang nyaman bagi peristirahatan suaminya, sehingga suami dapat merasakan surga dalam rumahnya, sungguh indah permata dunia, intan mutu manikam, emas dan berlian yang memikat hati, namun tiada seindah wanita sholihah, perhiasan yang lebih berharga dalam segalanya

Wanita sholihah adalah  wanita yang beriman kepada Allah dan istiqomah, berbungkus busana muslimah, khusyu dan jauh dari kemegahan dunia

Wanita shalihah mutiara terindah didunia, bunga terharum sepanjang masa, ada cahaya yang berbinar dari wajahnya, betapa indahnya pesonanya bidadari bermata jeli pun cemburu melihatnya

wanita sholihah baperan karena selalu menangis kepada Allah akan dosanya dan selalu menjadi yang terbaik setia hatinya dan bukan baper karena tidak di kasih suami uang jajan, Yang belum punya suami melambaikan tangan tanda gak kuat (maksudnya berdo'a disetiap sholat baik itu sholat sunnah maupun wajib semoga segera dikasih jodoh)

Inilah Ciri-ciri wanita Sholihah Calon Penghuni Surga Yang Disabdakan Nabi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِنِسَائِكُمْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ؟ اَلْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ الْعَؤُوْدُ عَلَى زَوْجِهَا، الَّتِى إِذَا غَضِبَ جَاءَتْ حَتَّى تَضَعَ يَدَهَا فِي يَدِ زَوْجِهَا، وَتَقُوْلُ: لاَ أَذُوقُ غَضْمًا حَتَّى تَرْضَى

"Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga? Yaitu, istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha (memaafkan).”
(HR. An-Nasaa-i dalam Isyrah an-Nisa, no. 257)

Ciri lain Wanita Shalihat ada 3,
-Jika diperintah taat
-Jika dipandang menyenangkan
-Jika ditinggal ia menjaga kehormatan diri dan harta suami (yang masih Jofisa gantinya sementara orang tua) makannya buruan Nikah

Kalau yang masih Jofisa ingin mendapatkan ikhwan seperti Sayyidina Ali maka kita harus meng Fatimakan kita dulu, kalai mau mencari seperti Rosulullah kita harus meng khodijahkan kita dulu meng Aisyahkan kita, mau mencari seperti Yusuf kita harus meng Zulaikhakan dulu diri kita,
"Jodohmu adalah cerminan dirimu"

Apa sich yang dilakukan wanita sholihah??

1. MENANGISLAH (BAPERLAH), LEMBUTKAN HATIMU!

Dari Masruq, ia berkata, "Seorang laki-laki dari penduduk Makkah berkata kepadaku, ‘Ini adalah tempat di mana saudaramu, Tamim ad-Daari, berdiri. Di sini ia melakukan shalat malam hingga pagi atau mendekati waktu pagi dengan membaca sebuah ayat al-Qur’an. Ayat itu terus diulang-ulang sembari menangis. Kemudian ia ruku' dan sujud.

(Ia membaca ayat yang artinya), "Apakah orang-orang yang melakukan kejahatan itu mengira bahwa Kami akan memperlakukan mereka seperti orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, yaitu sama dalam kehidupan dan kematian mereka? Alangkah buruknya penilaian mereka itu." (QS. Al-Jatsiyah: 21)." [Az-Zuhd, Abu Dawud as-Sijistani, 1/417]

Dari Ka’ab, ia berkata, "Tidaklah seseorang menangis karena takut kepada Allah, lalu air matanya menetes ke lantai, melainkan ia tidak akan pernah tersentuh oleh api neraka selama-lamanya hingga tetes-tetes air hujan dari langit yang jatuh ke bumi kembali lagi ke langit." [Az-Zuhd, Abu Dawud as-Sijistani, 2/7]
Abu Bakar ash-Shiddiq berkata, "Barangsiapa dari kalian mampu menangis, menangislah! Jika tidak mampu, berusahalah menangis!" [Az-Zuhd, Abdullah bin al-Mubarak, hal. 42]

2. KEKUATAN DALAM DIRI

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:
"Di dalam diri manusia ada dua kekuatan; kekuatan dalam melakukan sesuatu dan kekuatan dalam meninggalkan sesuatu.
Dan hakikat kesabaran adalah menjadikan kekuatan dalam melakukan sesuatu untuk melakukan hal yang bermanfaat baginya, dan menjadikan kekuatan dalam meninggalkan sesuatu untuk meninggalkan hal yang membahayakan baginya.
Di antara manusia ada orang yang kekuatan sabarnya dalam melakukan sesuatu yang bermanfaat lebih besar daripada sabarnya dalam meninggalkan sesuatu yang membahayakan baginya, sehingga dia mampu bersabar dalam menghadapi beratnya ketaatan, tapi dia tidak sabar dari ajakan hawa nafsu untuk melakukan apa yang terlarang baginya.
Dan di antara mereka ada orang yang kekuatan sabarnya dalam meninggalkan larangan lebih besar daripada kekuatan sabarnya dalam menghadapi beratnya ketaatan.
Di antara mereka ada juga yang tidak memiliki kesabaran, baik terhadap ini maupun itu.
Dan orang yang paling afdhal adalah orang yang paling sabar dalam dua jenis kesabaran ini.
Oleh karena itu, ada banyak orang yang sabar dalam berjuang untuk bangun malam di musim panas maupun musim dingin, dan sabar terhadap beratnya puasa, namun dia tidak sabar terhadap pandangan yang diharamkan.
Banyak pula orang yang sabar terhadap pandangan yang diharamkan tapi dia tidak sabar dalam beramar ma'ruf nahi mungkar serta berjihad melawan kaum kuffar dan kaum munafikin, bahkan (bisa jadi) dia orang yang paling lemah dalam hal ini.
Dan kebanyakan orang; tidak memiliki kesabaran terhadap salah satu dari kedua jenis kesabaran ini. Sedang yang paling sedikit adalah orang yang memiliki kesabaran dalam keduanya."
[Uddatush Shobirin, hal: 18]

3. TEMAN SETIA

Begitu pentingnya Teman hingga tak ada satupun manusia di dunia ini yg mampu hidup tanpa teman, baik itu teman sepermainan, teman sekolah apalagi teman hidup (istri atau suami).
Sampai Rosulullah shollallahu 'alaihi wa sallam menasehatkan kita akan perlunya selektif dlm berteman, karna pengaruhnya akan berdampak terhadap agama kita.


المرء على دين خليله فلينظر أحدكم على من يخالل

Keadaan agama seseorg akan tergantung pada siapa dia berteman, maka hendaklah anda memperhatikan dgn siapa anda berteman."

Maka Sungguh beruntung diri ini apabila AlQur'an Kalaamullah sebagai teman kita dalam keseharian. Salah seorang Ulama Salaf pernah berkata:

لم أرَى خليلاً ، يرفع قدر خليله ، كالقرآن القُرآن هُو الوحيد الذي يصحبُك طولَ رِحلتك إلى الله

Belum pernah kutemukan Teman, yang mampu mengangkat derajat orang yang menemaninya seperti AlQur'an. Alqur'an adalah satu-satunya teman yang mampu setia menemani langkahmu untuk menuju kepada Allah 'azza wa jalla".

Mari jadikan Alqur'an sebagai teman hidup keseharian yng kita baca, hafal, tadabburi, amalkan kandungannya agar menemani kita hingga pertemuan denganNya. Karna sejatinya Alqur'an tak pernah menghianati siapa yang menjadikannya sebagai teman ketika masih berada di dunia dan begitupun di akhirat kelak. Sayangilah adik mu bersabarlah setiap tingkah lakunya maafkanlah kesalahannya

"Wanita sholehah menghormati yang tua dan menyanyangi yang muda"

4. SELAMAT & TERBEBAS DARI LISAN

Bagaimana menyikapi ketika ada yang memaki dan mencela kita di dunia nyata atau dunia maya.

  1. Jangan terpengaruh dengan caciannya, tidak perlu dihiraukan dan tetap tenang.
  2. Tidak perlu dilayani caci-maki dan debatnya, segera tinggalkan saja.
  3. Sebaiknya diam dan tidak membalas caci-makinya. Sebenarnya boleh saja membalas dalam bentuk “qishas”. Jika kita membalas juga, maka apa bedanya kita dan dia yaitu sama-sama mencela.
  4. Jika menjawab dan meladeni maka ia akan semakin senang, sebaliknya jika tidak kita pedulikan maka ia akan sakit hati sendiri. Karena jika kita menanggapi, caci-makinya menjadi berharga dan bernilai.
  5. Tetap tenang karena pahala anda mengalir terus kepada anda karena caci-makinya.
Ingat, tanda baiknya seorang muslim/ muslimah adalah dengan ia melakukan setiap kewajiban. Juga di antara tandanya adalah meninggalkan yang haram sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِه

“Seorang muslim (yang baik) adalah yang tangan dan lisannya tidak menyakiti orang lain.” [HR. Bukhari no. 10 dan Muslim no. 40]

5. WANITA SHOLIHAH KUDUH JAGA LISAN

Karena Lisan adalah cerminan hati
Yahya bin Mu'adz rahimahullah mengatakan:
"Hati itu seperti panci, dia akan mendidihkan apa yang ada di dalamnya, sedangkan lisannya itu (ibarat) gayungnya. Maka tunggulah (untuk menilai) seseorang sehingga dia berbicara, karena lisannya akan mengambilkan untukmu apa yang ada dalam hatinya; bisa jadi rasanya manis, atau kecut, atau tawar, atau asin. Lisannya akan mengabarkan kepadamu tentang rasa hatinya." [Kitab: Hilyatul Auliya, 10/63]
Oleh karenanya, terapkanlah hadits Nabi shallallahu 'alaihi wasallam:
"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka katakanlah perkataan yang baik, atau (jika tidak) maka diamlah." [HR. Bukhari Muslim]
6. PERBANYAK TEMAN SHOLIHAH

Oleh karena itu perbanyak sahabat-sahabat shalihah, akan saling bertanya kelak di surga, akan reuni kembali bersama teman seperjuangan di dunia untuk meraih surga

# Kebahagiaan Reuni Dunia dan Reuni di Surga

Pernah Reuni kan? Bahagia sekali setelah sekian lama tidak berjumpa kawan-kawan seperjuangan dulu, kemudian bercerita dan mengenang tentang air mata dan darah perjuangan, serta tawa silih berganti dahulunya dan sekarang telah sukses semuanya. Bahagia dan bahagia sekali rasanya. Kita telah tahu bahwa di surga kelak kita akan reunian dan perumpamaannya sebagaimana bahagia di dunia. Mari kita bandingkan sejenak reuni dunia dan reuni di surga

Pertama:
Reuni di dunia bahagia karena bertemu teman-teman seperjuangan dahulu. Demikian juga di surga akan sangat berbahagia, bertemu sahabat seperjuangan di jalan Allah, teman berangkat kajian, teman berdakwah susah senang dalam membela agama Allah. Betapa bahagianya juga keluarga, suami-istri dan para anak-anak berkumpul kembali di surga kelak bersama-sama

Kedua:
Semakin lama berpisah semakin bahagia ketika bertem. Reuni setelah berpisah bertahun-tahun atau berpuluh tahun tentu sangat bahagia. Akan sangat berbahagia jika ia bertemu teman sepermainannya ketika kecil atau teman kampus dan bertemu di usia senja dengan keberhasilan masing-masing. Demikian juga reuni di surga, setelah terpisah dalam jangka waktu yang sangat lama: kematian, padang mahsyar, penimbangan, lewat shirat, dilalui dengan perjuangan dalam kesusahan masing-masing kemudian bertemu dalam kesuksesan surga, maka betapa bahagianya

Ketiga:
Membicarakan dan mengenang masa dulu. Salah satu kebahagiaan reuni adalah mengenang masa lalu tersebut dan bercerita bersama. Baik itu pengalaman pahit, lucu ataupun bahagia. Demikian juga di surga, mereka akan mengenang perjuangan bersama di dunia membela agama Allah, saling menasehati kebaikan, iman dan akhlak yang mulia
Di mana reuninya?Reuninya adalah di PASAR SURGA. Mengapa pasar, karena umumnya psikologi manusia suka dengan barang-barang baru dan ia bisa ambil/beli sesuka hati dan gratis (di surga serba gratis). Ibaratnya di dunia seperti ngumpul-ngumpul di Mall atau rumah makan enak.

Imam An-Nawawi rahimahullah menjelaskan,

المراد بالسوق مجمع لهم يجتمعون كما يجتمع الناس في الدنيا في السوق

Yang dimaksud dengan pasar adalah tempat berkumpulnya manusia sebagaimana manusia di dunia berkumpul di pasar.” (Syarh Muslim 16/170, syamilah)

Reuni dengan saling berkunjung juga Dijelaskan dalam Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah,

ولم يكن لقاء بعضهم لبعض في سوق الجنة فحسب ، بل يتزاورون في المنازل ، وفي مخير المنازل من مرافق ، تحت الأشجار ، وعلى شواطئ الأنهار ، وفي جميع المنتزهات المختلفة ، متى شاءوا من الأوقات التي تتناسب معهم ويرتاحون لها بل ويرغبونها . عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال : إن أهل الجنة ليتزاورون فيها . نها الزيارات الممتعة ، والحياة السعيدة ، والأنس الذي لا ينقطع ، واللذة المستمرة

Tidaklah pertemuan penduduk surga hanya di pasar saja akan tetapi mereka saling mengunjungi di rumah (kerajaan) mereka, Di rumah (kerajaan) siapa saja terserah mereka. Bisa bertemu di bawah pohon, di pinggir sungai dan di semua tempat rekreasi yang bermacam-macam. Kapan saja mereka ingin jika waktunya sesuai, mereka menikmatinya dan menginginkannya. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhubahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya penduduk surga saling mengunjungi.” Inilah saling mengunjungi yang memuaskan, kehidupan yang bahagia, hubungan sosial yang tidak terputus dan kelezatan yang terus-menerus.”(Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah 54/214)

Bagaimana agar bisa reuni?

Saling berkumpulkan dengan orang shalih, saling menasehati dan berdakwah memperjuangkan agama Allah. Jagalah keluarga dari api neraka, jangan sampai ada keluarga yang tauhid dan aqidahnya kurang baik. Jangan sampai mereka melakukan kesyirikan dan pembatal keIslaman. Semoga kita semua bisa berkumpul di surga Allah, bersama keluarga kita dan kaum muslimin. Amin.

Jadi orang pinter itu gampang, yang susah itu jadi orang bener.
Jadi tercemar itu mudah yang susah itu jadi sholihah
Jadi sunan kalijodo itu gampang, yang susah itu jadi sunan kalijogo.
Jadi ki-يَائِي itu gampang, yang susah itu jadi ki-وَاعِي

Menampilkan yang salah sebagai kebenaran
menampilkan yang benar sebagai kesalahan
Bukannya menyatakan kebenaran
tetapi malah membenarkan kenyataan
Itu mah Kian Sinting atuh ..
bukan Kian Santang!

Masih lanjut apa yang mesti dilakukan oleh Wanita sholihah

7. MELAPANGKAN HATI

دخل رجل على زوجته في المطبخ وسألها من أحب أولادك إليك؟

Suatu ketika sang suami mendatangi istrinya di dapur, lalu ia bertanya kepada si istri : "Siapakah diantara anak-anakmu yang paling engkau cintai?".

قالت جميعهم، كبيرهم وصغيرهم ذكورا وإناثا.

Si istri menjawab : "Semuanya, besar, kecil, baik yang laki-laki ataupun yang perempuan".

فقال الزوج : وكيف وسع قلبك لهم جميعا

"Bagaimana engkau bisa melapangkan hatimu, untuk mencintai mereka semua?" Tanya si suami, penasaran.

فأجابته : هذا من خلق الله ، فالأم يتسع قلبها لجميع أبنائها.

"Entahlah !  ini terjadi atas kehendak Allah. Seorang ibu mampu membagi hatinya, untuk semua anak-anaknya". Jawab Si Istri.

فابتسم الزوج وقال لها : الآن قد تفهمين كيف قلب الزوج يتسع لأربعة نساء معا

Dengan tersenyum, sang suami berkata kepada si istri : "Sekarang, kaum wanita mestinya memahami. Bagaimana satu hati seorang suami mampu mengayomi dan membaginya di antara empat wanita bersamaan..

8. BELAJAR IKHLAS DARI GULA PASIR

Gula pasir memberi rasa manis pada kopi, tapi orang menyebutnya kopi manis, bukan kopi gula. Gula pasir memberi rasa manis pada teh, tapi orang menyebutnya teh manis, bukan teh gula. Gula pasir memberi rasa manis pada es jeruk, tapi orang menyebutnya es jeruk manis, bukan es jeruk gula. Orang menyebut sirup pandan, sirup apel, sirup jambu, padahal bahan dasarnya gula. Tapi gula tetap ikhlas larut dalam memberi rasa manis. Akan tetapi apabila berhubungan dengan penyakit, barulah gula disebut, penyakit gula!

Begitulah menjadi wanita sholihah, kadang kebaikan yang kita tanam tak pernah disebut orang. Tapi kesalahan akan dibesar-besarkan. Ikhlaslah seperti gula. Larutlah seperti gula. Tetap semangat memberi dan menyebarkan kebaikan. Karena kebaikan tidak untuk disebut, tapi untuk dirasakan. Tiga hal "minimal" yang seharusnya didapatkan oleh saudara kita seorang mukmin:

  • Jika engkau tak mampu menebar manfaaat untuknya maka jangan sekali-kali engkau menjadi sebab kemudharatan padanya.
  • Jika engkau tak mampu membuatnya gembira, maka jangan sampai justru membuatnya bersedih
  • Jika engkau tak mampu memujinya maka jangan menjelekkannya. (DR. Aidh al-Qarniy)
"Jika engkau mencari teman yang bersih dari aib maka, engkau akan sendiri tanpa teman. Mari saling berbagi kelebihan dan menutupi kekurangan dengan nasehat yang baik karena seorang muslim adalah cermin bagi saudaranya"

9. JADILAH MUJAHIDAH TANGGUH 

Secerdas Aisyah, Sesabar Fatimah, Setegar Ummu Sulaim,Selembut Khadijah, Seberani Shafiyah. Terbayang dipelupuk mataku bagaimana cerdasnya Ibunda Aisyah, bagaimana sabarnya Fatimah dalam menghadapi kehidupannya yang sangat sederhana, bagaimana Tegarnya Ummu Sulaim menghadapi suaminya, bagaimana Lembutnya Ibunda Khadijah ketika menenangkan Baginda Rasulullah saat beliau ketakutan dalam menerima wahyu, bagaimana Beraninya Ibunda shafiyah....subhanallah.....,

Pantaskah kalian mendapat julukan wanita sholeha????cerdas?Tegar?Lembut?Berani? sudahkah sifat-sifat mulia itu melekat dalam diri kalian???Ya Rabb, jika sifat-sifat itu belum ada dalam diri mereka (Saudariku fillah, Izinkan mereka , berikan mereka kemampuan tuk dapat memiliki sifat-sifat itu Ya Rabb.

Mereka ingin menjadi wanita yang cerdas, walau mungkin mereka tak kan pernah sanggup menyamai Ibunda Aisyah mereka ingin menjadi wanita yang Sabar seperti Fatimah Az-Zahra, sabar dalam setiap keadaan mereka ingin menjadi wanita yang Tegar seperti Ummu Sulaim, TEgar dalam menghadapi segala cobaan hidup mereka ingin menjadi wanita yang Lembut, walau mereka sadar tak kan sanggup mereka menjadi selembut Ibunda Khadijah mereka ingin menjadi wanita yang berani seperti Ibunda Shafiyah, berani mengatakan yang benar itu adalah benar dan yang bathil itu bathil.Ya Rabb, bimbing mereka, hingga mereka dapat menjadi wanita sholeha penghias dunia penghuni Syurga Aamiin.
*Hadiah Do'a ana untk group ini

10. BERBAKTI KEPADA IBU BAPAK

Terakhir ana ingin bercerita

يقول شيخنا الشيخ د. عبدالعزيز السدحان: كنت أزور أمي باستمرار في حياتها، وكلما زرتها حصل بيننا نزاع لطيف في من يَصْب القهوة للآخر، فأقع في حرج، كيف أم تصب القهوة لولدها ؟!

Berkata Syaikh kami, Dr. Abdul 'Aziz as-Sudhaan, " dahulu aku selalu menziarahi ibuku semasa hidup beliau, setiap kali aku datang menziarahi beliau terjadilah "perselisihan" lembut antara kami tentang siapa yang pantas menuangkan kopi untuk yang lainnya, akupun merasa sesak di dada, bagaimana mungkin seorang ibu menuangkan kopi untuk anaknya ?!

فشكوت ذلك لابن باز رحمه الله، فقال: أيسرُّها إذا صبت لك القهوة ؟ قلت نعم، قال ابن باز: إذن اجعلها تصب القهوة لك ما دام يسرُّها ويرضيها.

Akupun mengadukan perihal ini kepada syaikh Ibnu Baaz rahimahullah, maka beliau berkata : " apakah dapat membuat ibumu senang jika ia menuangkan kopi untukmu? Aku menjawab "iya", syaikh Ibnu Baaz berkata : "Jika demikian, buatlah ibumu yang menuangkan kopi untukmu, selama hal itu bisa membuatnya gembira dan ridho..".

قال شيخنا السدحان: هذا من فقه الإمام ابن باز رحمه الله في التعامل مع الوالدين وبرهم.

Berkata syaikh kami as-Sudhaan : " ini menunjukkan kefaqihannya syaikh Ibnu Baaz rahimahullah dalam hal berinteraksi bersama dengan orangtua dan berbuat baik kepada mereka...

المستفاد من القصة: ربما يكون البر بالوالدين أحيانا تركهما يمارسان ما يحبانه ولا يضرهما، فلا تخالفهما بداعي الشفق ة والرحمة.

Manfaat yang bisa diambil dari kisah ini:  Terkadang berbakti kepada kedua orangtua itu terwujudkan dengan membiarkan mereka melakukan kebiasaan mereka yang mereka sukai dan tidak berbahaya bagi mereka, maka janganlah engkau menyelisihi mereka dengan alasan kasihan dan sayang kepada mereka.
Berbakti kepada orang tua juga merupakan syarat menjadi wanita sholihah

TANYA JAWAB

1. Gimana caranya biar bisa jadi wanita yang sabar, tekun ibadah & sholehah. Apa yang harus kita lakukan untuk menjadi sholehah? Kadang kita takut, jangan-jangan amalan yang banyak kita lakukan ada cacatnya sehngga tidak diterima Allah
Jawab
Jazakumullah khiar mba sholihah segala puji hanya bagi Allah yang memiliki ilmu hanya Allah yang mengetahui setiap hati manusia. Hilangkanlah bisikan syetan yang membisikan disetiap amalan kita sucikan pikiran kita dari itu semua bersabarlah setiap cobaan yang menimpa selalulah bersyukur karena sabar dan syukur salah satu sifat wanita sholehah. Ketika Umar ibnu khottab bertanya kepada Rasulullah: "Wahai Rasulullah, harta apakah yang sebaiknya kita miliki?" Beliau menjawab:"Hendaklah salah seorang dari kalian memiliki hati yang bersyukur, lisan yang senantiasa berdzikir dan istri mukminah yang akan menolongmu dalam perkara akhirat." (HR. Ibnu Majah)

Jadilah wanita yang baik, rama, jujur dan senang bershodaqoh. Rasulullah bersabda:"Bershadaqahlah kalian! Karena kebanyakan kalian adalah kayu bakarnya Jahanam!" Maka berdirilah seorang wanita yang duduk di antara wanita-wanita lainnya yang berubah kehitaman kedua pipinya, iapun bertanya: "Mengapa demikian, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab:"Karena kalian banyak mengeluh dan kalian kufur terhadap suami!" (HR. Bukhari)
Pelajarilah sifat sabar, tekun nya ummul mu'minin Khodojah, Aisyah, dll..
Wallahu 'alaam

2. Bagaimana cara menyampaikan kritikan yang baik terhadap orang tua? Misalnya kita ingin menegur kalo kebiasaan ayah itu salah tapi takut menyakiti hatinya?
Jawab
Jazakumullah khair mba sholihah
Caranya adalah dengn kelakuan baik kita sifat kita yang baik InsyaAllah mereka akan mengerti sendiri "hargailah perasaan mereka jangan sampai mereka sakit hati oleh kita" Contohlah tauladannya cucu Rosulullah Hasan dan Husen bagaimana mereka menegur yang Tua dari mereka dngn suri tauladan pertama mereka melihat kakek yang salah dalam berwudhu kemudian mereka salah satunya pura pura salah kemudian yang satunya membenarkan mengeraskam suara agar si kakek mengetahuinya dan akhirnya si kakek sadar ketika itu mereka cucu Rosulullah masih kecil banget
Wallahu 'alaam

3. Bolehkan seorang istri itu marah/ jengkel/ kesel dengan suami?
Jawab
Jazakumullah khair mba sholihah
Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka,(maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (An Nissa' 19)
Akan tetapi, hidup berumah tangga tak selalu mulus. Ada kalanya senang, terkadang pula suram, hanya istri yg sholihah yg bisa bersabar karena kita ingat ketika suami mengambil kita dri orang tua kita, sepenuhnya tanggung jawab suami lebih banyk, menafkahi, menjaga kita bekerja untk kita dll kita menti berterimah kasij ada timbal baliknya, ridho Allah terletak di suami
Wallahu 'alaam

4. Assalamu'alaikum ustadz.. Dalam prioritas tashoruf harta suami lebih utama mana antara kepada ibu mertua dan ibu kandung? Terkait dalam wacana tentang bidadari surga yang diciptakan Alloh bukan dari kelahiran. Bagaimana dengan doa-doa kita yang ingin dipertemukan dengan suami kita diakhirat kelak? 
Jawab
Wa'alaikumsalam Jazakumullah khair bunda sholihah marilah kita sama sama berterima kasih kepada Allah atas segala yang dia kasikan kebahagian kepada kita, ketika kita menikah dengan pasangan artinya orang tua nya adalah orang tua kita semuanya memiliki hal untuk kita adili tanpa ada canggung dan pilih kasih dari salah satunya kalau kita ingin meng umrohkan orang tua pastikan dulu mertua kita dapat jaminan umroh juga lebih baik barangin mereka. Bidadari/ bidadara kita di syurga menurut hadist sangat banyak dan hanya satu yg setia dan selalu bersama kita yakni pasangan kita di dunia dulu, berdo'akah dalam bahasa kita dengan baik. Wallahu 'alaam

5. Assalamualaikum ustad, bagaimana harus bersikap bila suami tidak memenuhi kewajibanya memberi nafkah kepada istri, tidak mau tau apakah ada uang tuk sandang atau tidak. Tidak peduli dengan pendidikan anak, dll,
Syukron ustadz
Jawab
Jazakumullah khair bunda ini sudah masuk dengan ciri suami zholim. Sebagaimana telah difahami bahwa kewajiban seorang suami adalah memberikan nafkah kepada keluarganya. Islam menganggap dosa besar bagi seorang suami yang mengabaikan kewajiban ini, sebagaimana disebutkan didalam riwayat Abu Daud dari Abdullah bin 'Amr, ia berkata; Rasulullah saw bersabda: "Cukuplah dosa bagi seseorang dengan ia menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya." Didalam sabda nabi yang lain yang diriwayatkan oleh Muslim disebutkan : "Cukuplah seseorang itu dikatakan berdosa orang-orang yang menahan makan (upah dan sebagainya) orang yang menjadi tanggungannya. Didalam kitab ”al Mausu’ah” disebutkan bahwa para fuqaha telah bersepakat kewajiban memberikan nafkah istri ada pada suaminya dikarenakan akad sah (perkawinannya)... Jika seorang suami tidak menunaikan kewajiban ini tanpa adanya penghalang yang berasal dari istrinya maka si istri memiliki hak untuk meminta nafkahnya tersebut melalui hakim sehingga si hakim mengambil dari suaminya secara paksa. Akan tetapi jika si suami tidak memberikan nafkahnya dikarenakan adanya penghalang dari istrinya, seperti : nusyuz (baca : (Baca : Hukum Istri yang Menampar Suami,) maka dirinya tidak bisa dipaksa untuk mengeluarkan nafkahnya itu.
Wallahu 'alaam

6. Bagaimana kalo kita sudah terlanjur menyakiti teman,  kita sudah minta maaf tapi dia tetap marah dan tidak mau memaafkan,  malah mencaci maki dan mnjelekan kita kepada orang lain , apakah Alloh akan memaafkan kita ? Masih bisakah kita meraih prdikat wanita sholeha? Jazakumullah mba sholihah yang baik
Jawab
Tujuan kita terus minta maaf kepada nya adapun kalau dia tidak mau memaafkan dosanya bukan tanggung jawab kita lagi kalau dia menjelekkan kita dan membicarakan kita fitnah maupun ghibah maka berbahagialah kita yang dibicarakan oleh orang karena dosa kita dia yang menanggungnya
"takutlah kalian dari dosa fitnah dan ghibah"
Wallahu 'alaam

7.  Apabila suami menyakiti secara verbal kadang kita jadi sakit hati, ujungnya sering kita cemberut didepan suami...bolehkah ustadz?
Jawab
Jazakumullah mba yang dicintai Allah dan keluarga. Sungguh yang ana ketahui hati perempuan itu sebening Aqua selembut busa sebaper dari waper maka wajar jika kata-kata yang keluar dari suami yang kasar maka akan menyakitinya ini merupakan penyakit hati, jauhi penyakit hati karena bahasa untuk diri kita maupun Orang banyak. Cara mengobati penyakit hati dengan banyak-banyak bersabar, beristigfar baca Al Quran. Cemburu kepada Suami juga salah satu penyakit hati ana pernah belajar SEFT dimana kita dilarang mengkonsumsi penyakit hati karena dampaknya sangat dahsyat ke stamina kita, pikiran kita.
Wallahu 'alaam

Doa Penutup Majelis

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

SUBHAANAKALLAAHUMMA WABIHAMDIKA ASYHADU AL-LAA ILAAHAILLA ANTA ASTAGHFIRUKA WA-ATUUBU ILAIKA

Artinya :“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada tiada Tuhan melainkan Engkau, akumemohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.” (HR. Tirmidzi, Shahih)


Wassalamualaikum wr.wb

--------------------------------------------------
Hari / Tanggal : Sabtu, 26 Maret 2016
Narasumber : Ustadz Alfan Muttaqien
Tema : Kajian Islam
Notulen : Ana Trienta

Kajian Online Whatsapp Hamba اَﻟﻠﱣﻪ Ta'ala
Link Bunda