Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , » Agar Tidak Menyerah Pada Rasa Lelah

Agar Tidak Menyerah Pada Rasa Lelah

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Sunday, April 3, 2016

Embun Pagi
 Ahad, 03 April 2016
 Agar Tidak Menyerah Pada Rasa Lelah

 Bunda Lien (Admin M06 Kajian Online Hamba Allah)

Melewati rasa lelah itu memang tidak mudah, terlebih jika rasa lelah itu menjalar keseluruh rongga kehidupan kita, lelah fisik, lelah jiwa dan lelah pikiran. Apalagi jika tidak punya visi dan orientasi yang benar dalam pekerjaan kita.
Berikut beberapa pilihan untuk melewati rasa lelah kita.
1.Tidak tunduk pada rasa lelah.
Rasa lelah selalu menjadi beban dan ujian yang menghambat kita untuk terus berjalan atau berhenti karena keadaan, itu adalah suatu pilihan. Tapi berhenti karena lelah berarti kita kalah dan menyerah karena keputusasaan, itu bagian kekufuran. pilihan terbaik adalah terus melangkah.
Ingatlah dibalik kelelahan, ada kedekatan kita dengan Allah dan ada do’a-do’a yang diijabah. Allah berfirman; ”Maka Kami telah memperkenankan do’anya dan menyelamatkannya daripada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS; 21 :88)
2. Keputusan
Keputusan yang sudah kita ambil dengan berbagai pertimbangan harus kita jalani dengan sabar dan ikhlas serta suka cita dan rasa tanggung jawab. Jangan pernah berhenti dan surut karena lelah, walaupun resiko yang kita hadapi tidak mudah.
3. Berserah diri.
Bila bertahan adalah pilihan kita, maka kita harus memiliki sandaran untuk menguatkan dan mengkokohkan pijakan kaki kita agar tidak mudah lelah secara fisik, jiwa dan pikiran. Taqwa kepada Allah dan berserah diri kepada-Nya adalah bentuk ikhtiar kita dari kegelisahan dan kegoncangan jiwa.
Seperti dalam firman-Nya: "Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupi  keperluannya."(Q.S: Ath Thalaq:3)
4. Keuntungan sebesar kekuatan.
Sikap optimis adalah kekuatan kita untuk melawan lelah. Orang yang optimis, mampu mengubah lelah menjadi lillah dan bekerja keras untuk mencapai cita-citanya. Orang yang optimis banyak mendapatkan keberuntungan karena lelahnya penuh hikmah, tapi tidak semua orang menyadarinya.
Sebaliknya sikap pesimis dan selalu mengeluh, tidak akan mampu menikmati pekerjaannya.
5. Bahagia
Kita harus pandai menata hati dan menciptakan suasana hati bahagia. Hidup ini sangat singkat, maka gunakanlah sebaik-baiknya, beri hak diri kita untuk bahagia. Karena kebahagiaan adalah kunci meraih banyak hal. Dengan kebahagiaan kita tidak akan merasakan lelah yang panjang. Tersenyumlah dan katakan saya lillah. 

Div BBnA-HA/A/126/03/IV/2016
===================================
 Diperkenankan menshare artikel ini ke semua medsos jika dirasa bermanfaat tetapi dengan tetap mencantumkan narasumber aslinya, www.hambaAllah.net

Follow us
 twitter : @kajianonline_HA
 fb : KAJIAN ON LINE-HAMBA ALLAH
 Web : www.hambaAllah.net
 IG : @hambaallah_official
 Join kajian HA via telegram
klik Bit.ly/kajian_HA

Ayo kirim karyamu;
 Akhwat
Tuwuh +6281290734391
Anna +6287788217444
Ikhwan
Ridho +6289623801053
Jaka +6285716479466

posted by
EmbunPagi
www.hambaAllah.net

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment