Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

CARA MENGAJARI ANAK SHOLAT SEJAK USIA DINI

Kajian Online WA Hamba الله SWT

Rabu, 17 Agustus 2016
Narasumber : Ustadz Asyari
Rekapan Grup Nanda N105
Tema : Kajian Umum
Editor : Rini Ismayanti


Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur'an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur'an dan ahlul Qur'an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur'an di JannahNya.
Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur'an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. InsyaAllah aamiin

CARA MENGAJARI ANAK SHOLAT SEJAK USIA DINI

Islam  mengajarkan betapa pentingnya pendidikan agama (amalan-amalan baik yang bersifat wajib dan sunnah, serta adab-adab yang diajarkan oleh Rosulullah Sholallahu Alaihi Wassalam) bagi anak-anak semenjak usia mereka masih dini

عمر بن أبي سلمة رضي الله عنه يقول :كنت غلاما في حجر رسول الله صلى الله عليه وسلم وكانت يدي تطيش في الصحفة، فقال لي رسول الله صلى الله عليه وسلم: يا غلام سم الله وكل بيمينك وكل مما يليك فما زالت تلك طعمتي بعد. متفق عليه
“Dari sahabat Umar bin Abi Salamah radhiallahu ‘anhu, ia mengisahkan: Dahulu ketika aku masih kecil dan menjadi anak tiri Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam, dan (bila sedang makan) tanganku (aku) julurkan ke segala sisi piring, maka Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ‘Hai nak, bacalah bismillah, dan makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah dari sisi yang terdekat darimu.’ Maka semenjak itu, itulah etikaku ketika aku makan.” (Muttafaqun ‘alaih)

Membiasakan anak-anak dengan adab-adab, amalan, maupun akidah islami harus dilakukan semenjak dini, karena dengan begitu akan membuat apa-apa yang kita ajarkan dapat tertanam kokoh di dalam jiwa mereka, salah satunya adalah mengajarkan mereka sholat, di mana sholat merupakan rukun islam yang kedua yang menjadi kewajiban bagi setiap muslim.

“Perintahlah anak-anakmu agar mendirikan shalat tatkala mereka telah berumur tujuh tahun, dan pukullah karenanya tatkala mereka telah berumur sepuluh tahun.” (HR. Abu Dawud dan Al- Hakim)

 Berikut ini adalah beberapa cara mengajarkan anak-anak untuk sholat, yaitu :
1.  Orang tua harus menjadi contoh kedisiplinan dalam menjalankan Sholat
Cara mengajari anak shalat yang pertama adalah orangtua harus menjadi contoh agar anak mengikuti apa yang dilakukan orangtuanya. Usia anak-anak merupakan masa dimana mereka sangat lekat dalam memperhatikan atau mengamati serta meniru tingkah laku atau perilaku dari orang tua mereka. Dan anak-anak adalah peniru yang sangat handal, tidak butuh waktu lama bagi seorang anak untuk meniru perilaku yang ia lihat.

2.   Orang tua harus menanamkan tentang arti pentingnya sholat dalam kehidupannya
Sejak usia anak-anak, seseorang harus ditanamkan tentang arti pentingnya sholat bagi kehidupannya, di mana shalat merupakan salah satu kewajiban bagi manusia. Shalat merupakan penghubung antara manusia dengan penciptanya, yaitu Allah SWT.

3.    Mulai mengajak Anak untuk shalat
“Apabila  seorang anak dapat membedakan mana kanan dan kiri, maka perintahkanlah dia untuk mengerjakan shalat.”
Itu artinya, bahwa ketika seorang anak mulai bisa membedakan mana yang kanan dan mana yang kiri menandakan bahwa otak anak tersebut sudah cukup berkembang, dan saat itulah waktu yang tepat untuk mulai mengajarinya shalat, yaitu dengan mengajaknya shalat bersama-sama. Anak akan dengan mudah meniru setiap gerakan sholat dari ayah dan ibunya.

4.  Memberikan hukuman bagi anak ketika ia lalai melaksanakan sholat
 “Perintahlah anak-anakmu agar mendirikan shalat tatkala mereka telah berumur tujuh tahun, dan pukullah karenanya tatkala mereka telah berumur sepuluh tahun.” (HR. Abu Dawud dan Al- Hakim)
Hadist di atas menjelaskan bahwa ketika anak-anak telah mencapai usia tujuh tahun, maka orang tua harus memerintahkannya untuk melaksanakan sholat, dan apabila pada usia sepuluh tahun anak-anak tidak mau melaksanakan kewajiban tersebut, maka orang tua harus memukulnya sebagai bentuk hukuman atas kelalaian mereka itu.
Hukuman yang diberikan orang tua kepada anaknya tidak boleh dilakukan dengan semena-mena dan sembarangan yang nantinya justru dapat membuat anak-anak tersebut cidera atau terluka. Selain itu, orang tua juga tidak boleh memukul bagian wajah, baik itu mulut, hidung, serta bagian wajah lainnya. Sebagaimana sabda Rosulullah Sholallahu Alaihi Wassalam berikut ini :

مروا أولادكم بالصلاة و هم أبناء سبع سنين و اضربوهم عليها و هم أبناء عشر
 “Pukullah mereka dengan pukulan yang tidak keras (tidak membikin patah tulang, atau luka, atau mengeluarkan darah, atau meninggalkan bekas).” (HR. Muslim)
Dan hukuman yang diberikan tidak boleh dilakukan setiap saat, akan tetapi dilakukan ketika anak-anak tidak menghiraukan atau menganggap tidak berguna nasihat dan peringatan lisan dari orang tua.

5.    Mengajak anak-anak untu sholat berjamaah di Masjid
Langkah selanjutnya dalam cara mengajarkan anak shalat adalah sholat adalah dengan mengajaknya melaksanakan sholat berjama’ah di Masjid. Hal ini memiliki beberapa tujuan, seperti mengajari anak-anak untuk bisa membaur dengan masyarakat, terutama dengan sesama kaum muslimin. Selain itu anak-anak juga bisa mengenal ulama maupun ustadz di lingkungannya


TANYA JAWAB

Q : Afwan ustadz, materi hari ini kan bagaimn mengajari anak sholat sejak usia dini, nah yang menjadi pertayaan, sebagai seorang pendidik, apa langkah yang harus dilakukan jika anak didik yang sudah beranjak  remaja tidak diajari oleh orang tuanya dari awal tentang sholat. Terkadang hal itu menjadi kendala, mereka lahir dari keluarga yang kurang paham agama...
A : Subhanalloh berarti allah kasih kesempatan pada kita berdakwah dengan sabar. Ajari dengan hati ikhlas tata cara hingga praktek sekaligus doakan hidayah bagi dia juga orang tuannya. Berikan panduan dari buku tentang sholat sesuai sunnah. Selalu berikan perhatian beri penghargaan setiap melalukan kebaikan khususnya kemauan untuk memulai belajar sholat.

Q : Kalau kita mengingatkan teman yang susah sholat gimana yaa ustdz, karena jawabannya iya nanti, nanti & nanti sempat ngga sholat akhirnya dia ustdz,,, sudah dikasih tahu pelan-pelan dan jawabnya iyaa, tapi slalu begitu ustadz,,,
A : Dakwah itu butuh sabar terus ingatkan dan ajak dengan baik bujuk bahwa sholat bisa membawa ketenagan lho.

Q : Ada anak kecil meniru teman mereka. Saat sholat mereka mengajak untuk main diluar. Bagaimana mengajak anak-anak itu agar shalat?
A : Temani sebentar sebelum qamat dan segera ajak setelah qamat. Bila belum mau, sarankan jangan mengganggu...

Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Semoga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Aamiin....

Segala yang benar dari Allah semata, mohon maaf atas segala kekurangan. Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyaknya dan do'a kafaratul majelis:


سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ