Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

MENJAUHI TEMPAT HARAM

Kajian Online WA  Hamba الله SWT

Senin, 8 Agustus 2016
Narasumber : Ustadzah Yeni
Rekapan Grup Bunda M2
Tema : Menjauhi Tempat Haram
Editor : Rini Ismayanti


Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur'an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur'an dan ahlul Qur'an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur'an di JannahNya.
Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur'an berjalan, kekasih Allah SWT yakaninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabat nya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nananti. InsyaAllah aamiin

MENJAUHI TEMPAT HARAM

Tau gak siih bahwa Salah satu syarat taubat adalah bertekad untuk tidak mengulangi dosa yang pernah dilakukan.  Semangat ini tercermin dalam doa kita ketika setiap kali menjalankan sholat; “Ya Allah jauhkanlah antara aku dan dosa-dosaku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat”.

Hal di atas tidak akan terealisir selama kita masih berhubungan dengan tempat-tempat maksiat.

Dalam sebuah hadits yang panjang tentang seseorang yang telah membunuh 100 orang yang meminta fatwa kepada seorang alim tentang peluang untuk diterima taubatnya, yang dijawab "ya masih ada kesempatan dan siapakah yang dapat menghalanginya bertaubat? Pergilah ke dusun itu karena disana terdapat orang-orang yang taat beribadah kepada Allah maka berbuatlah sebagaimana perbuatan mereka dan janganlah kembali ke negerimu karena negerimu adalah negeri tempat penjahat" (HR Bukhari Muslim).

Udah pada tauu kaan kisah itu...??

Apa sih yang dimaksud dengan tempat-tempat yang haram?
Adalah tempat-tempat yang dijadikan sarana maksiat atau diperjual belikannya barang-barang yang haram baik secara terang-terangan maupun tersembunyi, legal maupun ilegal, seperti tempat pelacuran, perjudian, bioskop yang memutar film film haram, website internet yang memuat video atau pun foto berbau pornografi/pornoaksi, tempat penjualan atau penyewaan barang-barang haram, dll.

Berikut dalil-dalil dimana kita harus menjauhi tempat-tempat haram

Dalil-dalil yang memerintahkan menjauhi tempat maksiat :
1. Menjauhi majelis yang mengolok-ngolok ajaran Allah (pertunjukan yang melecehkan ayat-ayat Allah, pertunjukan sihir, akrobat dan forum kajian menentang Allah dan rasul-Nya).
Dan bila kamu melihat mereka mengejek ayat-ayat Kami maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka mengalihkan pembicaraannya. Dan jika kamu dilupakan oleh setan maka janganlah sekali lagi duduk setelah peringatan ini bersama orang-orang yang zhalim (QS Al An'am: 68)
Sungguh beruntung orang-orang yang beriman yaitu orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya dan mereka yang berpaling dari sesuatu yang tidak berguna" (QS Al Mu'minun: 1-3).

2. Menjauhi tempat-tempat pengumbar syahwat (pelacuran, diskotik, dansa, bioskop dan tempat khalwat).
Janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya ia termasuk perbuatan fasihah dan seburuk-buruk jalan" (QS Al Isra:32)
Rasulullah bersabda:
Janganlah salah seorang diantara kamu berduaan dengan seorang wanita kecuali bersama mahramnya" (HR Bukhari Muslim).
Rasulullah bersabda: jauhilah olehmu duduk-duduk di jalan jika kalian tidak mau maka berikanlah hak-hak jalan itu yaitu menahan pandangan, menolak gangguan, menjawab salam dan amar ma'ruf nahi munkar" (HR Bukhari Muslim).

3. Menjauhi majelis ghibah dan menggunjing:
Imam Nawawi dalam Riyadhus Shalihin memberi judul dalam salah satu babnya: haram mendengar ghibah dan perintah kepada siapa saja yang mendengarnya untuk menolak atau membantah atau meninggalkan majelisnya.
Berdasarkan hadits: barang siapa yang mempertahankan kehormatan saudaranya yang dicemarkan orang lain maka Allah menolak api neraka dari mukanya pada hari kiamat" (HR Tirmidzi)
4.Menjauhi majelis bid'ah
Rasulullah bersabda:
Jauhilah olehmu sesuatu yang baru (dalam ajaran agama) karena setiap yang baru itu bid'ah dan setiap yang bid'ah adalah sesat" (HR Abu Daud dan Tirmidzi)

5. Menjauhi tempat perdukunan dan ramalan bintang (zodiak, astrologi atau horoskop)
Rasulullah bersabda:
Barang siapa yang mendatangi dukun (kahin) kemudian ia bertanya tentang sesuatu dan membenarkannya maka tidak diterima shalatnya 40 hari" (HR Muslim).
Rasulullah bersabda:
Barang siapa mengambil ilmu ramalan bintang maka ia berarti mengambil satu cabang dari sihir dan sihirnya akan bertambah jika penggunaan ilmu nujumnya bertambah (HR Abu Daud).

Para ulama mengatakan bahwa ada 4 faktor yang dapat meracuni hati:
1.Berlebihan dalam memandang
Allah berfirman:
Katakanlah (Muhammad) kepada orang-orang beriman agar mereka menundukkan pandangan dan menjaga farji mereka, itulah yang lebih bersih bagi mereka. (QS An Nur: 24-25).
Pandangan yang berlebihan dapat  menjadikanyang dipandang terlihat baik dan akan terbayang-bayang di hatinya.

Apa dampaknya? Akibatnya terjadi kerusakan dalam hati, antara lain:
a) Masuknya setan bersama dengan pandangan  karena pada saat itu hati sedang kosong.
b) Hati menjadi sibuk memikirkan obyek pandangannya sehingga melupakan kemaslahatannya (hati). Para ulama berkata bahwa antara mata dan hati terdapat lorong dan jalan. Jika matanya rusak maka rusaklah hati sehingga seperti tempat sampah untuk menampung kotoran-kotoran dan najis yang berasal dari mata sehingga tidak mungkin lagi untuk berma'rifah kepada Allah, mencintai Nya, bertaubat kepada Nya, berinteraksi dengan Nya dan mendekatkan diri pada Nya.
c) Buta hati. Karenanya tidak mampu membedakan antara yang hak dan yang bathil. Seorang shalih berkata, barang siapa yang memakmurkan lahiriahnya dengan mengikuti sunnah dan bathiniahnya selalu bermuraqabah (merasa diawasi Allah), menahan pandangannya dari yang haram dan menahan keinginannya dari subhat serta memakan makanan halal maka firasatnya tidak salah.

2.Berlebihan dalam ucapan
Rasulullah bersabda:
Barang siapa yang beriman pada hari akhir hendaklah berkata yang baik atau diam (HR Bukhari Muslim)
Dalam hadits yang lain,
Semua ucapan bani Adam akan membuat mudharat baginya tidak bermanfaat baginya kecuali amar ma'ruf nahi munkar dan dzikir kepad Allah (HR Tirmidzi)
Dan sabdanya lagi,
Barang siapa yang memberikan jaminan kepadaku apa yang ada di antara kumis dan jenggot dan antara kedua pahanya aku jamin masuk surga (HR Bukhari).

3. Berlebihan dalam makan
Berlebihan dalam makan akan menyebabkan beberapa keburukan seperti menggerakkan anggota badan untuk bermaksiat dan membuatnya berat untuk beribadah dan taat.

Betapa banyaknya maksiat yang disebabkan oleh berlebihan makan dan betapa banyak ketaatan yang terhalang olehnya. Maka barang siapa yang menjaga perutnya berarti ia telah menjaga diri dari keburukan yang banyak.

Rasulullah SAW bersabda:
Tidaklah bani Adam memenuhi kantong yang lebih jelek daripada kantong perutnya. Cukuplah baginya sesuap makanan untuk menegakkan tulang punggungnya (HR Tirmidzi).

Ibrahim bin Adham berkata: barang siapa yang dapat mengendalikan perutnya maka ia bisa mengendalikan agamanya.

4. Berlebihan dalam bergaul
Hendaknya seseorang berhati-hati dalam bergaul; bergaul dengan kadar yang tepat untuk tiap-tiap golongan manusia yang diajaknya bergaul. Bergaul bisa membawa kita ke syurga ataupun neraka... So hati-hati dalam bergaul, memilih teman.

Demikian kajian malam ini..
Hamba Allah SWT yang beriman akan selalu berusaha menjaga kadar dan kualitas imannya agar tidak terkikis. Senantiasa melakukan amal yang dapat meningkatkan iman. Dan tentunya menjauhi tempat-tempat yang diharamkan Allah.

Mohon maaf atas smua khilaf dan salah..

Wassalamu'alaikum wr wb   
                     
TANYA JAWAB

Q :  Bunda klo bioskop termasuk tempat mengumbar syahwat, kadang sering tayang filem islami disana?? Itu kita ga boleh kesana juga berarti?
A :  Klo tayangnya film islami tafadhol mb.. itu sarana mensyiarkan islam. Yang dilarang adalah duduk berlama-lama dan nongkrong sambil nonton film yang mengundang syahwat ditambah bumbu-bumbu ngegosip. Klo udah slesai nonton yaa pulang gtiuu mb.. jangan lupa sholatnya.. karena bioskop itu filmnya tayang pas mo sholat gitu.

Q : Ada muslimah yang dia berusaha menjauhi tempat maksiat seperti yang disebutkan di atas. Namun,dia pernah tergoda sampai berduaan dengan non muhrimnya. Bermula dari curhat katanya. Begitu tersadar dia taubat, namun dia cerita sempat beberapa melakukan pertemuan lagi. Alhamdulillah sekarang dia sudah nikah. Tapi dia masih dihantui rasa bersalah atas peristiwa saat dia masih lajang. Pertanyaannya: Apakah dia perlu cerita ke suaminya, agar merasa taubatnya benar-benar diterima. Atau bagaimana? Dia kalo bersama suaminya sering salting. Oh ya...pertemuannya katanya seperti gaya pacaran anak geul geto
A : Jika bercerita dengan suami membuat masalah clear, dan tidak menimbulkan masalah ke depannya.. tafadhol mba, jadi liat kondisi.. Masalah hati yang gundah, bisa jadi itu godaan syetan.. jadi banyak-banyak istighfar.. memperbaharui taubat..

Q : Bagaimana klo kita bekerja di tempat yang berkah. Tapi ada cara-cara yang tidak benar.... Bagaimana mensikapinya? Misalnya .. Sekolahan itu kan tempat yang berkah tapi ternyata ada cara-cara yang tidak tepat dalam mendidik. Rumah sakit itu tempatnya berkah. Tapi ada praktek-praktek yang tidak benar...Itu bagaimana ustadzah??
A : Bagaimana bisa berkah klo ada cara yang ga benar yaa?

Q : Klo tempat karoke music box itu boleh ga?....ana suka nyanyi dI tempat gItU..soalnya..sama keluarga atau teman juga sih...boleh ga 
A :  Jika memang bisa dihindari dengan cara kita pindah kerja itu lebih baik mb..
Sebaiknya dihindari, karena musik-musik itu yang akan menjauhkan kita dari Allah. Walopun tujuan nya ingin kumpul keluarga.. mungkin bisa dicari alternatif lain... makan bareng ama kluarga di pantai.. seru juga kaan

Q : Ustadzah...klo kita antar jemput anak sekolah...kadang sarapan rame-rame tapi ga ngegosip trus pulang. Itu gimana ustadzah...termasuk maksiat gak?
A : Ga lah mb


Q : Arisan untuk menjalin silaturahim...gimana ustadzah?
A : Boleh mb


Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Semoga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Aamiin....

Segala yang benar dari Allah semata, mohon maaf atas segala kekurangan. Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyakanya dan do'a kafaratul majelis:

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ