Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , » CANTIK ITU SAKIT..?

CANTIK ITU SAKIT..?

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, December 13, 2016

Kajian Online WA Hamba اَللّه SWT Ummi M20
Rabu, 5 Oktober 2016
Narasumber : Ustadz Dodi Kristiono
Tema : Kajian Umum
Admin : Bunda Yudith
Editor : Sapta
 

Cantik itu Sakit....?
 
Ya, itu ungkapan beberapa orang wanita yang memang sangat terobsesi untuk menjadi cantik. Karena di zaman modern sekarang cantik adalah urutan nomor satu bagi wanita yang berorientasi dengan dunia. Seolah-olah wanita yang cantik akan sangat dihargai oleh laki-laki atau lebih tepatnya kepura-puraan laki-laki menghias-hiasi dengan pujian. Memuji dengan mengangkat setinggi-tingginya, membuat wanta melayang-layang yang kemudian akan dihempaskan ke bawah oleh laki-laki tidak bertanggung jawab.

Oleh karena itu kita dengar berita bahwa di negara barat dan negara tidak beragama, para wanita berusaha mencari berbagai cara untuk menjadi cantik. Mode, pakaian, hiasan dan make-up. Akan tetapi ternyata ini adalah cara dengan waktu yang lama dan tidak bisa menutupi yang tidak sempurna yang merupakan kudrat, bawaan lahir dan takdir dari Allah.

Maka yang sangat populer sekarang adalah cara cepat untuk menjadi cantik yaitu, operasi kecantikan, baik operasi lokal atau operasi dengan bius total, tentu ini menimbulkan rasa sakit, terutama ketika dibius. Atau minimal ketika melakukan facial muka, maka akan terasa sakitnya ketika dilakukan pengangkatan jerawat. Dan bukan rahasia lagi kalau wanita-wanita berorientasi dunia, facial muka merupakan kebutuhan primer. Oleh karena itu munculah istilah "CANTIK ITU SAKIT".
Mengenai operasi kecantikan, di negara sekuler dan menjunjung tinggi dunia, praktek ini sudah menjamur, bahkan di Korea sampai dikatakan:
-lebih baik miskin daripada jelek
-hadiah ulang tahun sweet seventeen yang paling dinanti adalah dana operasi plastik/kecantikan

Tentunya kita sebagai muslim berkaca pada hal ini dengan panduan kitab Allah dan Sunnah Nabi ﷺ 
Berikut sedikit pembahasannya.
Dahulunya orang lebih mengenal operasi plastik yaitu cara untuk merekonstruksikan atau memperbaiki beberapa bagian tubuh manusia sesuai dengan yang mereka inginkan melalui operasi yang biasanya dilakukan oleh seorang dokter.

Kemudian hal ini bergeser yang semula fungsinya adalah mengembalikan bentuk yang rusak atau mengembalikan cacat ke bentuk semula. Kini berkembang menjadi operasi kecantikan yaitu bagaimana membuat seseorang menjadi lebih cantik atau lebih gagah walaupun tanpa ada indikasi perlu dilakukan operasi.

Perlu dibedakan operasi memperbaiki cacat dan operasi kecantikan

Dua hal ini berbeda karena awalnya operasi plastik bertujuan untuk memperbaiki cacat yang timbul akibat kecelakaan atau cacat bawaan seperti bibir sumbing. Maka hukum keduanya juga berbeda dalam syariat.

Untuk operasi mengembalikan cacat yang timbul maka hukumnya BOLEH. Sebagaimana riwayat sahabat Urfujah bin As’ad radhiallahu ‘anhu, ia menggunakan emas untuk memperbaiki hidungnya, padahal emas harambagi laki-laki.

‎أَنَّهُ أُصِيبَ أَنْفُهُ يَوْمَ الْكُلَابِ فِي الْجَاهِلِيَّةِ، فَاتَّخَذَ أَنْفًا مِنْ وَرِقٍ فَأَنْتَنَ عَلَيْهِ  فَأَمَرَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَتَّخِذَ أَنْفًا مِنْ ذَهَبٍ

“Hidungnya terkena senjata pada peristiwa perang Al-Kulab di zaman jahiliyah. Kemudian beliau tambal dengan perak, namun hidungnya malah membusuk. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkannya untuk menggunakan tambal hidung dari emas.”

Dan ini tidak termasuk mengubah ciptaan Allah karena bertujuan untuk pengobatan. Bahkan ini termasuk mengembalikan bentuk ciptaan Allah.

Adapun operasi kecantikan maka tujuan utamanya adalah mempercantik diri maka hukumnya adalah HARAM. Haram karena termasuk merubah ciptaan Allah.

Allah Ta’ala berfirman,

‎..وَلآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ
“dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya”. (An-Nisa’ :119)

Dan diharamkan mengubah-ubah ciptaan Allah sebagaimana dalam hadits. Sahabat Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata,

‎لَعَنَ اللَّهُ الوَاشِمَاتِ وَالمُوتَشِمَاتِ، وَالمُتَنَمِّصَاتِ وَالمُتَفَلِّجَاتِ، لِلْحُسْنِ المُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ
“Semoga Allah melaknat orang yang mentato, yang minta ditato, yang mencabut alis, yang minta dikerok alis, yang merenggangkan gigi, untuk memperindah penampilan, yang mengubah ciptaan Allah.”

As-Syaukani menjelaskan,

‎قوله (إلا من داء) ظاهره أن التحريم المذكور إنما هو فيما إذا كان لقصد التحسين لا لداء وعلة، فإنه ليس بمحرم
“Sabda Nabi ﷺ, ‘kecuali karena penyakit’ dzahir maksudnya bahwa keharaman yang disebutkan,yaitu jika dilakukan untuk tujuan memperindah penampilan, bukan untuk menghilangkan penyakit atau cacat, karena semacam ini tidak haram.”

Demikian juga penjelasan dari syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Rahimahullah ketika ditanya:

‎س : ما الحكم في إجراء عمليات التجميل ؟ وما حكم تعلم علم التجميل ؟
“Bagaimana hukum melaksanakan operasi kecantikan dan hukum mempelajari ilmu kecantikan?”

Jawaban:

‎لتجميل نوعان :

‎تجميل لإزالة العيب الناتج عن حادث أو غيره .. وهذا لا بأس به ولا حرج فيه لأن النبي صلى الله عليه وسلم أذن لرجل قطعت أنفه في الحرب أن يتخذ أنفا من ذهب …

‎والنوع الثاني :

‎هو التجميل الزائد وهو ليس من أجل إزالة العيب بل لزيادة الحسن وهو محرم لا يجوز ، لأن الرسول صلى الله عليه وسلم لعن النامصة والمتنمصة والواصلة والمستوصلة والواشمة والمستوشمة لما في ذلك من إحداث التجميل الكمالي الذي ليس لإزالة العيب .

‎أما بالنسبة للطالب الذي يقرر علم جراحة التجميل ضمن مناهج دراسته فلا حرج عليه أن يتعلمه ولكن لا ينفذه في الحالات المحرمة بل ينصح من يطلب ذلك بتجنبه لأنه حرام وربما لو جاءت النصيحة على لسان طبيب كانت أوقع في أنفس الناس

”Operasi kecantikan (plastik) ini ada dua macam:

Pertama: operasi kecantikan untuk menghilangkan cacat yang karena kecelakaan atau yang lainnya. Operasi seperti ini boleh dilakukan, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberikan izin kepada seorang lelaki yang terpotong hidungnya dalam peperangan untuk membuat hidung palsu dari emas.

Kedua: operasi yang dilakukan bukan untuk menghilangkan cacat, namun hanya untuk menambah kecantikan). Operasi ini hukumnya haram, tidak boleh dilakukan, karena dalam sebuah hadis (disebutkan),

‎لَعَنَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْوَاصِلَةَ وَالْمُسْتَوْ صِلَةَوَالَوَاشِمَةَوَالْمَسْتَوْشِمَةَ

‘Rasulullah melaknat orang yang menyambung rambut, orang yang minta disambung rambutnya, orang yang membuat tato, dan orang yang minta dibuatkan tato.’ (H.R. Bukhari)

Alasannya, adalah karena operasi seperti ini akan membuat keindahan yang baru, dan bukan untuk menghilangkan cacat.

Adapun berkaitan dengan siswa yang diharuskan untuk mempelajari operasi kecantikan (plastik) dalam kurikulum pelajarannya, maka dia boleh mempelajarinya, tetapi tidak boleh digunakan untuk operasi yang haram. Bahkan, semestinya, dia memberikan nasihat kepada orang yang memintanya melakukan operasi yang diharamkan (itu) agar menjauhi operasi ini, karena hukumnya haram. Mungkin, nasihat dari dokter lebih diterima oleh pasien."

Kecantikan wanita yang sesungguhnya

Tidak perlu risau bahwa misalnya anda ditakdirkan wajah buruk atau kurang cantik. Kita lihat saja fakta di lapangan terkadang wanita cantik sulit mendapat jodoh. Karena kecantikan juga ujian, mereka terkadang terlalu pilih-pilih dan selektif memilih jodoh (pasang target tinggi) bahkan tidak sedikit yang sombong. Tidak sedikit juga wanita dengan wajah pas-pasan atau tidak cantik, malah mudah mendapat jodoh. Bukankah mendapat jodoh adalah salah satu tujuan terbesar wanita? Percuma cantik tapi tidak menikah.

Mengapa demikian? karena perlu diketahui bahwa wanita itu diciptakan untuk cantik dan menyimpan potensi menggoda laki-laki. Anda pasti percaya karena Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‎المَرْأَةُ عَوْرَةٌ إِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَ فَهَا الشَّيْطَانُ

“Wanita itu adalah aurat. Bila ia keluar, setan akan menghiasinya (untuk menggoda laki-laki).”

Syaikh Abul ‘Ala’ Al-Mubarakfuri rahimahullah berkata,

‎( فإذا خرجت استشرفها الشيطان ) أي زينها في نظر الرجال وقيل أي نظر إليها ليغويها ويغوى بها والأصل في الاستشراف رفع البصر للنظر إلى الشيء
“Bila wanita keluar, setan akan menghiasinya (untuk menggoda laki-laki), maknanya adalah setan menghiasinya di mata laki-laki. Juga dikatakan, maknanya, setan melihat wanita tersebut untuk menyesatkannya dan menyesatkan (manusia) dengannya. Dan makna asal (الاستشراف) adalah mengangkat pandangan untuk melihat sesuatu.”

Tidak percaya, coba saja tanya beberapa laki-laki, mungkin pertama ketika melihat seorang wanita seorang laki-laki berkata: “nilainya 7, pas-pasan lah”

Akan tetapi setelah bergaul (misalnya rekan kerja atau teman kampus) dan berinteraksi yang baik dengan wanita tersebut, maka bisa jadi ia berkata:
“ternyata dia manis juga ya, enak diajak ngobrol”
“ternyata ia lembut dan keibuan, cocok jadi calon ibunya anak-anak”

Perlu diketahui wanita itu ada tiga macam:

1.Wanita cantik, semua laki-laki berkata dia cantik tapi kadang bisa bisa bosan kalo dilihat

2.Wanita maniez, ini dia yang menggugah, dia tidak cantik-cantik amat, tidak semua laki-laki sepakat atas kecantikannya, tetapi dia istimew,a tak lelah mata memandang, semakin di lihat semakin sejuk, membuat laki-laki penasaran, ada sesuatu yang sulit di ungkapkan, biasanya wanita ini punya suatu innerbeauty, apa itu ya? Dan inilah keadilan Allah, semua wanita bisa menjadi seperti ini..

3.Wanita cantik sekaligus maniez, ini langka bin ajaib bin hampir punah (masa’ sih), ga juga kok, ada juga wanita seperti ini, biasanya wanita yang diberi kecantikan sekaligus ahlak yang mulia masyaAllah.

Jadi kecantikan sejati adalah kecantikan agama, akhlak dan lemah lembut. Berbeda dengan kencantikan fisik, wanita yang mengobral dan hanya mengandalkan kecantikan fisik, maka laki-laki yang tertarik menjadi suaminya hanyalah cinta karena kecantikan saja.
“cantik berkurang, berkurang juga cinta”

Hiasilah dengan akhlak yang baik, salah satunya adalah lemah-lembut dan kepatuhan, karena jika wanita lemah dengan pengorbanan laki-laki maka laki-laki lemah dengan kelemahlembutan wanita. Oleh karena itu Rasulullah memerintahkan wanita agar lemah lembut dan jika sulit, maka paksakanlah agar bisa berlemah lembut.

Nabi ﷺ  bersabda,

‎إِنَّمَا الْعِلْمُ بِالتَّعَلُّمِ وَالْحِلْمُ بِالتَّحَلُّمِ
“Sesungguhnya ilmu diperoleh dengan belajar dan sesungguhnya kelembutan diperoleh dengan melembut-lembutkan,”

Dan masih banyak lagi sifat yang perlu dicari oleh wanita agar bisa mendapatkan kecantikan hakiki dan abadi. Misalnya qana’ah, berhias dengan rasa malu, tidak berbicara kasar dan berusaha menggapai ridha suami.

‎والله أعلم بالصواب
Demikian semoga bermanfaat.

 
Tanya Jawab

T : Ust, mau nanya, kalau wanita yang sudah terlanjur alisnya ditato itu bagaimana ya.. kalau dia taubat tapi tatonya kan tidak hilang. Teman saya banyak yang alisnya begitu, padahal ngaji jalan terus..
Ada teman juga, dulu dia paling suka yang namanya tato alis dan bibir juga tanam benang di wajah, nah sekarang alhamdulillah beliau sudah berhijab dan mulai belajar islam dengan sungguh-sungguh, yang ingin saya tanyakan bagaimana dengan tato nya apa wudhlunya sah? Bagaimana kalau tato alis dan bibir tidak bisa di hapus ?
J : Ya udah nasehatin aja. Minta ampun sama اللّهُ Ta'ala. Tidak usah dihilangkan. Makin serem nanti

T : Assalamualaykum ustadz... mau tanya.. anak saya punya masalah sama rahang dan gigi.. saat ini masih dibawah usia 12 tahun.. anjuran dr gigi untuk memperbaiki bentuk gigi anak ini di haruskan mencabut beberapa buah gigi kemudian di pasangkan behel untuk lebih rapih ( saat ini ada beberapa buah gigi tumbuh di tempat yg ga semestinya ) nah.. bagaimana islam memandang hal ini.. mohon pencerahan..
J : Boleh. Selama ada diagnosa medis maka diperbolehkan Bunda

T : Ustadz kalau cat rambut yang diperbolehkan warna selain hitam ya ?
J : Iya. Jangan warna hitam

T : Rasulullah melaknat orang yang memyambung rambut, orang yang minta di sambung rambut...ini berarti pake bulu mata palsu juga tidak boleh ya ? Lalu kalau operasi tanam rambut dan bulu mata apa hukumnya?
J : Bulu mata tentu tujuan utamanya hanya untuk kecantikan. Maka ini terlarang. Tanam rambut, jika sehabis kena kanker dan akhirnya botak, maka ini diperbolehkan. Karena yang tadinya ADA terus TIADA dan akan di ADA kan kembali, maka ini boleh

T : Ustadz, tanya, kita para wanita berusaha tampil sederhana saat keluar rumah, tapi suami suka lirik-lirik, padahal sudah jalan bersama, terus gimana ustadz? Kalau keluarnya sama suami boleh dandan tidak?
J : Cantik dan berpakaian sexy didalam rumah dong.  
Ketika suami :
- makanan dicukupkan
- syahwat dikeluarkan
- rumah dibereskan
Selesai urusan suami, tidak mau macem macem diluar rumah. Dandan sama suami boleh saja. Jangan berlebihan ya.

T: Suami saya malah tidak suka saya dandan ustadz.. padahal saya ingin kelihatan cantik dan rapi di dpn suami. Mau dandan kulit sensi, pakai cream aja jadi gatal2....
J : Ya sudah tidak usah dandan. Berpenampilan menarik dan sexy aja

T : Ustadz mau bertanya kalo wanita melakukan facial atau merawat muka karena permintaan suami bagaimana? Berarti diperbolehkan kan?
J : Boleh. Kan tidak merubah apa apa

T : Assalaamualaikum Ustadz. Perihal penggunaan Itsmid (celak mata) Apakah haditsnya shahih?
Mohon pencerahannya
J : Iya. Tapi bukan untuk show off ya

T : ustadz.. kalau pakai niqob itu wajib atau tidak?
Ja : Pakai lebih baik, tidak juga tak apa-apa

T : Oo begitu... lalu jika suami yang minta kita pakai sedikit poles lipstik jika bepergian atau acara-acara.. apakah tetap tidak boleh?
J : Dikit aja

T : iya ustadz... saya pakai sedikit.. itu pun pakai warna yang senada sama kulit.
J : Bagus

T : Ustadz, kalau aturan dandan buat laki2 ada tidak? Bapak-bapak nih, kalau keluar rapi jali, tapi kalau di rumah pakai celana pendek aja, bau badan lagi...
J : Oknum ini mah. Kambing aja tidak mandi laku. Apalagi laki laki. Tanpa didandanin juga laku

T : Ustadz kalau maskara bagaimana? Boleh tidak? Biar bulu mata lentik dan tebal, tapi bisa di hapus
J : Maskara buat apa sih...? Anti badai dan anti cetar?

T : Ya Ustadz, kan kalau wanita berhias dengan warna. Sedangkan saat keluar rumah bersama suami, ada perasaan ingin pakai pakaian warna-warni untuk menunjukkan pada dunia kalau laki-laki ini sudah punya istri lho! Apakah diperbolehkan?
J : Boleh. Selama kebiasaan urf' didaerah setempat juga terbiasa dengan baju yang bercorak.
Jangan didaerah tersebut terbiasa berwarna hitam, terus kita pake warna kuning ya.

T : Wanita berhias untuk suami, kalau yang masih single bagaimana? Tidak boleh berhias sama sekali?
J : Pake yang senada dengan kulit, jangan pake parfum mencolok dan sebagainya ya

T : O iya,, satu lagi pertanyaan. Mengenai anting-anting. Itu kalau tidak salah ingat merupakan salah satu syarat dari istri Nabi Ibrahim a.s. Itu benar kah??
J : Saya belum pernah baca nih dalilnya. Kalau ada boleh submit ke sini? Biar kita cek sama sama

T : Ustadz, sekarang kan lagi happening khimar yang panjangnya hampir sampai kaki dan harganya mahal. Nah itu sebenarnya sesuai syariat tidak ya.. Maksudnya apa tidak berlebihan?
J : Sunnah nya memang sejengkal setelah mata kaki kalau baju akhwat

T : Khimarnya lo ust, bkn gamisnya, Khimar, jilbab panjang..
J : Oh. tidak mengapa, Maaf, rada keder kalau fashion akhwat

T : Bukan termasuk tabarruj tadz?
J : Memang sunnahnya dipanjangkan sampai menutupi dada

T : Ini smp bawah tadz... Hampir sepanjang gamis.
J : Masa sih? Ada contohnya?

T : Tidak ada gambarnya tadz. Kalau ngaji banyak teman-temannya yang jilbabnya panjang-panjang gitu..kadang ada yg memang untuk syar'i tapi ada juga yang untuk gaya-gaya aja?!
J : Berbaik sangka aja deh. Semakin panjang khimarnya semakin baik agamanya

T : Ustazd mau nanya... bagaimana bila suami meminta istrinya berpakaian sedikit seksi bila di dalam rumah, sedangkan mereka punya 2 orang putri, terkadang si anak berkata duh tumben ibu seksi... bagaimana menjawabnya ?!
J : Ibu aja yang tua sexy, kamu juga harus jaga badan untuk suami kamu kelak ya. Jangan malas olahraga. Tinggalkan junkfood. Jangan malas beribadah.#KesempatanMenasehati

T : Ustadz, ada teman kalau pake jilbab, diancam suaminya mau cari istri lagi, istrinya takut, jadi tidak memakai jilbab lagi...siapa kah yang berdosa, ustadz...
J : Dua duanya

T : Ustadz memakai gamis dan khimar  syar'i tapi modis itu boleh tidak, misalnya ada renda, atau motif atau memakai bros ?
J : Bolehh. Jangan terlalu mencolok ya dan berbeda dengan Urf' setempat

T : Mau tanya ustadz, sering melakukan perawatan wajah, hasilnya benar wajah saja yang menjadi bersih tetapi beda dengan tangan. Bolehkah memutihkan kulit tangan agar tidak kontras dengan wajah.... syukron ustadz.
J : Ntar kalau kulit muka udah berubah, tangan masih belang. Terus kulit berubah, tangan berubah, badan masih belang. Terus kulit muka, tangan, badan udah berubah, kaki masih belang
Hayoooo... mau sampai kapan...? Terus akhirnya dirubah semuanya deh...?
Percayalah seputih apapun sehitan apapun kita, akan ada orang yang datang benar2 mencintai kita karena . للّهُ. Coba lihat wanita afrika... hitam hitam aja lakuuuu
 
T : Berarti perawatan yang seperlunya saja, supaya tanpa merubah apapun ya ustadz?
J : Ya, seperti itu.

T : Ustadz saat ini ada kutek buatan malaysia yang bisa dipakai sholat, katanya berpori jadi masuk ke dalam kuku, apakah boleh di pakai kalau seperti itu?
J : Harus diteliti dulu ya..

T : Ustadz, saya risih alias tidak nyaman, jika pas keluar rumah, ada bapak-bapak tetangga yang keluar rumah cuma pakai celana pendek. Bukan tidak mau tanya sama tetangga, tapi kalau sudah begitu, saya jalan nunduk menghindar, bagaimana itu ustadz?
J : Setuju dan itu benar Bunda

T : Ustadz mau tanya lagi, kalau kita ingin kurus terus memakai obat-obat pelangsing, mau kimia atau pun herbal, secara kacamata agama boleh tidak? Kalau sudah ibu-ibu apalagi hamil dan melahirkan badan bisanya sisa hamil susah kempes lagi malahan kadang tambah gembung. Apa termasuk merubah bentuk ciptaan allah, padahal inginnya badan kembali ke masa kuliah semampai..
J : Tidak

T : Bagaimana dengan hukum merebonding rambut sama yang giginya pake behel Ustadz?
J : Boleh rebonding. Tapi pakai jilbab juga. Jadi yang lihat hanya suami
Pertanyaan saya, ngapain rebonding kalau gitu....?


Mari kita tutup kajian kita pada malam ini dengan membaca
Doa  bersama-sama

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ
أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ
أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

Doa Kafaratul majelis

سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك َ

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

إِنْ شَاءَ الله  
kebersamaan kita malam ini bermanfaat dan barokah.

أٰمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن


و‌َالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

•°=°=°=°=°=°=°=°=°=°=°=°•

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment