Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Meraih Rejeki Halal dan Berkah

Image result for image rejeki
REKAP MATERI KAJIAN ONLINE HAMBA ALLAH-G1
Senin, 9 Januari 2017
Tema : Meraih Rejeki Berkah
Narasumber : Ustadz Asy'ari Suparmin
Notulen : Indah Fitriani (grup Senin) - M3
Editor : Sapta


MERAIH  RIZKI HALAL DAN BERKAH
Asy’ari Suparmin

Dalam Islam rezeki yang diinginkan adalah rezeki yang bertambah dan mengandung kebaikan di dalamnya. Sehingga bisa kita katakan, kalau seseorang mempunyai rezeki yang berkah, maka rezekinya bertambah-tambah di dalamnya dengan terdapat pula banyak kebaikan yang tiada berkurang.
Rezeki yang berkah adalah rezeki yang diperoleh dari sumber-sumber yang halal dan dipergunakan untuk kebaikan di jalan Allah. Untuk mengetahui apakah rezeki kita termasuk rezeki yang berkah dapat diketahui melalui tanda-tanda umum berikut ini :

Pertama, Hati semakin dekat dengan Allah dan jiwa tenang. "Tidak sama yang buruk (rezeki yang haram) dengan yang baik (rezeki yang halal) meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang yang berakal agar kamu mendapat keberuntungan." (Q.S. Al Maidah : 100). Ayat ini menunjukkan  hubungan rezeki yang berkah dengan keberuntungan. Rezeki yang berkah bersumber dari sesuatu yang halal akan membuat hati merasa dekat dengan Allah karena telah dilimpahkan begitu banyak nikmat. Setiap kebaikan yang dilakukan termasuk rezeki yang dimanfaatkan untuk kebaikan akan membuat perasaan senang, tenang dan damai karena telah berbuat manfaat bagi diri dan orang lain.

Kedua, Mudah memberi sedekah dan menunaikan zakat. Orang yang menyadari bahwa dalam rezekinya terdapat hak orang lain dan bahwa hartanya hanya titipan semata dengan mudah menunaikan zakat dan sedekah. Rasa ikhlas berbagi dan memberi pada orang lain adalah sifat mulia yang hanya dimiliki oleh orang yang diberkahi rezekinya.

Ketiga, Keluarga harmonis dan dikaruniai anak yang saleh/salehah."Hai para rasul makanlah yang baik-baik (halal) dan kerjakanlah amal saleh".(Q.S.23 : 51). Secara mentalitas dan psikologis makanan yang kita makan dapat mempengaruhi hati manusia. Termasuk juga dengan rezeki yang kita peroleh secara haram akan mempengaruhi kualitas anak-anak dan istri yang memakannya. Anak-anak akan menjadi jauh dari Allah dan bisa jadi rumah tangga penuh dengan pertengkaran yang bisa berujung perceraian.

Keempat, Senantiasa merasa cukup dan syukur."Hai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rezeki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah. Ayat ini menunjukkan bahwa hanya rezeki yang halal yang bisa membuat orang bersyukur. Rezeki haram akan membuat orang merasa kurang dan semakin tamak, rakus dalam menumpuk harta untuk kepentingannya semata karena merasa semua itu adalah rezeki yang diperoleh karena hasil usahanya sendiri.

Tips Rezeki lancar , barokah dan halal sebagaimana tuntutan Rasulullah SAW Insya Allah sebagai berikut:

Pekerjaan yang Pasti Halal  Dalam arti kata taat kepadanya dan tidak melakukan dosa. Karena dosa menutup pintu rezeki. Rasulullah bersabda: “… dan seorang lelaki akan diharamkan baginya rezeki kerana dosa yang dibuatnya.” (Riwayat at-Tirmizi).  Dekatkan diri kepada Allah dengan ibadah ma’dah tambahan seperti sholat Dhuha dan Tahajud.

Bekerja sungguh-sungguh. Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya Allah Ta’ala senang melihat hamba-Nya bersusah payah (kelelahan) dalam mencari rizki yang halal.” (HR. Adailami)
Menggantungkan  ini hanya kepada Allah SWT.  “Barangsiapa tertimpa kemiskinan, kemudian ia mengadukannya kepada sesama manusia, maka tidak akan tertutup kemiskinannya itu. Namun, siapa saja yang mengadukannya kepada Allah, maka Allah akan memberinya rizki, baik segera ataupun lambat.”[HR. Abu Dawud dan Turmidziy,

Perbanyak membaca istighfar Rasulullah saw bersabda,” Barangsiapa memperbanyak istighfar, maka Allah swt akan menjadikan setiap kesulitan kelapangan, dan setiap kesempitan jalan keluar, dan Allah akan memberinya rejeki dari jalan yang tidak pernah disangka-sangkanya.“ [HR. Imam Ahmad dalam Musnad]

Sabar dan banyak membaca la hawla wa la quwwata illa billah. Diriwayatkan dari Jabir bin ‘Abdullah, bahwasanya anak laki-laki ‘Auf bin Malik al-Asyja’iy yang bernama Salim, telah ditawan oleh orang-orang musyrik. Kemudian, ia mendatangi Rasulullah saw dan mengadukan kesedihannya kepada Rasulullah, sambil berkata, “Sesungguhnya, musuh telah menawan anaknya, dan ibunya menjadi sangat sedih. Lantas, apa yang engkau perintahkan kepadaku? Rasulullah saw menjawab, ” Bertaqwalah kepada Allah, bersabarlah, dan aku anjurkan agar kamu dan isterimu memperbanyak bacaan “La Haulah wa Laa Quwwata Illa bi al-Allah”. Lalu, ia kembali ke rumahnya dan berkata kepada isterinya,”Rasulullah saw telah memerintahkan aku dan kamu untuk memperbanyak bacaan “La Haulah wa Laa Quwwata Illa bi al-Allah”. Isterinya menjawab, “Baiklah.” Keduanya segera melaksanakan apa yang diperintahkan Rasulullah saw. Akhirnya, anaknya berhasil meloloskan diri dari musuh, dan menggiring ternak-ternak mereka. Kemudian, ia membawa ternak-ternak itu di hadapan ayahnya. Jumlah ternak itu adalah 4000 ekor kambing, dan Rasulullah saw memberikan ternak itu kepadanya.[Imam Qurthubiy, Tafsir Qurthubiy, surat al-Thalaq:3]

Tawwakal sepenuhnya kepada Allah SWT “Jika kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, niscaya Allah akan memberikan rejeki kepada kalian, sebagaimana Allah telah memberi rejeki kepada burung yang berangkat di pagi buta dengan perut kosong, dan kembali ke sarangnya dengan perut kenyang.”[HR. Bukhari]

Bershadaqahlah dan Nafkahkanlah harta tersebut kepada yang berhak. Rasulullah bersabda ”Ada tiga hal yang aku bersumpah kepadanya dan aku akan menyampaikan suatu berita kepadamu, maka perhatikan benar-benar. Tiadalah akan berkurang harta seseorang karena shadaqah….dan tiadalah seseorang membuka pintu meminta-minta melainkan Allah akan membukakan kepadanya pintu kemiskinan.”[HR. Turmudziyy] “Janganlah kamu menutup-nutupi apa yang kamu miliki, niscaya Allah akan menutupi rizkimu.” Dalam riwayat lain dinyatakan, “Nafkahkanlah hartamu serta jangan kamu menghitung-hitungnya, maka Allah swt akan menghitung-hitungnya untukmu; dan janganlah kamu menakar-nakarnya, niscaya Allah Alah menakar-nakarnya untuk kamu.”[HR. Bukhari dan Muslim]
Tolonglah Agama Allah dengan menegakkan Syariat Islam secara kaffah. Allah SWT berfirman dalam surat Muhammad ayat 7:” Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu“.
Senantiasa ambil peran dalam dakwah sesuai dengan kemampuan dan kesempatan yang bisa di lakukan.


TANYA JAWAB
------------------------------------------

T : Ustadz Asy'ari, Jazakallaah sudah diberikan tips agar rezeki lancar barokah dan halal. Namun jika kita sudah berusaha mencari rezeki halal, bershodaqoh, berinfaq tapi tetep masih punya hutang? Apakah ada yang salah dengan rezeki kita? Apakah Rosullullah saw juga mempunyai hutang?
J : Diantara doa Rosullullah adalah berlindung dari hutang. Rosullullah pernah berhutang tetapi selalu dibayar sesuai dengan janjinya. Ini salah satu doa: Allahumma Faarijal Hamm...Kasyifal ghamm...Mujiba da'watal mudhthariin...Rahmanad dusnya wal akhirah wa rahiimahuma. Anta tarhamuni, farhamni birahmatin tughnini biha an rahmati man siwaak.
Ya Allah, yang berkuasa menyingkap kegalauan... Mampu menghilangkan segala kesedihan. Engkaulah yang menjawab permohonan orang yang terdesak. Engkau Sang Maha Pengasih dan Penyayang di dunia dan akhirat. Engkau senantiasa merahmatiku, maka Rahmatia aku dengan sebuah rahmat yang mencukupkanku dari meminta kepada selain-Mu.

T : Ustadz mau tanya kalau masuk PNS dengan cara suap haram ya? Karena kakak ipar saya begitu, kemudian jika kita diundang makan oleh beliau bagaimana ya ustadz? Apakah makanan yang kita makan juga haram? Karena serba salah karena ini kakak kami, kalau tidak datang nanti memutuskan silaturahmi?
J : Perlu dicermati dulu apakah suapnya bisa kategori menjadikan haram mutlak? Artinya sebagian ulama hanya di awal sedang krn ia bekerja maka gajinya halal. Agar tidak menjadi fitnah ulama membolehkan makan karena berasumsi rizki dari berbagai sumber. Saran untuk taubat perbanyak istighfar semoga dapat ampunan.

T : Ustadz apa maksudnya dari kalimat, nafkahkanlah hartamu dan jangan menghitung-hitung dan jangan menakar-nakar. Apakah artinya kita tidak perlu cermat membelanjakan uang/rejeki?
J : Nafkahkan hartamu maksud keluarkan hak zakat. Sedekah jangan pelit dengan berhitung matematis. Tetap cermat belanjakan dengan bijak sesuai dengan haknya. Imam Syafi'i mengajarkan doa"bismillahi layan dzuru maas mini saiun fil ardzi wala fisaamai wahuwa samiul alim.

T : Afwan izin bertanya. Mohon penjelasan kalimat "rejeki merupakan ujian bagi umatnya".
J : Rizki ujian agar disyukuri dan dibelanjakan sesuai syar'i. Tunaikan zakat dan sedekah.

T : Ustadz mau tanya, apa benar jika kita punya hutang disarankan banyak baca surat waqi'ah?
J : Tidak ada dalil tentang hutang dan surah Al waqi'ah. Memperbanyak atau membaca Al waqi'ah boleh. Salah satu keutamaannya mempermudah jalan rizki.

T : Afwan, mau tanya ustadz,  gimana kalau kita udah ikhtiar, sholat, sedekah, rejeki suami seret, hanya bisa diharapkan rejeki istri, itu gimana ustd, apa yang salah dengan usaha kami, atau doa-doa apa yang bisa kita panjatkan, syukron ustadz.
J : Coba instrospeksi dan cari penghambat rizki perbanyak istighfar dan doa meminta kesehatan dan kelapangan rizki. Allahummaghfirlii, warhamnii, wahdinii, wa'aafinii, warzuqnii. Artinya: Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk padaku, selamatkan lah aku(dari berbagai penyakit) dan berikanlah rezeki kepada ku.

T : Jika takut itu haram, apakah dengan zakat profesi dan bersedekah dengan niat membersihkan rezeki bisa hilang kekhawatiran halal haramnya ustadz?

T : Assalamuapaikum, mengapa hutang-hutang saya sudah bertahun-tahun belum juga lunas, sudah mencoba untuk melunasi tapi ada aja halangannya,adakah amalan atau ada yang salah dengan kami?
J : Wassalam, semoga Allah berikan kemudahan untuk menyelessikannya aamin. Sabar dan sholat serta berdoa istigfar di perbanyak. Coba amalkan doa  dalam materi allohumma inni audzubika minal hammi.... dan seterusnya. Bermohon solusi terbaik. Jaga izzah.


DOA PENUTUP MAJELIS

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
Subhanaka Allahuma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.Artinya:“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Aamiin ya Rabb