Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Hidup Cerdas di Masa Krisis


Image result for image tip hemat

KAJIAN ONLINE G7 HA UMMI
Kamis, 9 Februari 2017
Narasumber : Ustadzah Lilis
Tema : Serial Baiti Jannati (bab 3)
Editor : Sapta
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

SERAL RUMAHKU SYURGAKU (BAITI JANNATI)
Bab 3 : Hidup Cerdas di Masa Krisis

Dalam kondisi krisis ekonomi saat ini, tidak mudah bagi kita untuk menjaga keluarga ini agar tetap stabil ekonomi,stabil mental dan tetap nyaman dan bahagia.
Untuk itu,kita dituntut untuk cerdas menyiasati hidup agar tidak terjebak dalam lingkaran permasalahan- permasalahan sosial sbg dampak dari krisis yg berkepanjangan ini.

Beberapa tip hidup cerdas :
  1. Tanami sedikit lahan sempit dgn sayuran2 dan bumbu2 dapur.Seperti sepele tapi cara ini akan memangkas banyak biaya dapur anda.
  2. Tanami lahan sempit anda dgn tanaman herbal. Cara ini akan memangkas banyak biaya berobat anda ke dokter atau rumah sakit
  3. Kurangi biaya kosmetik anda dgn terapi wudhu,air hangat dan herbal
  4. Siapkan tungku kayu bakar di lahan belakang, jika tiba-tiba gas habis dan anda tidak siap dana.
  5. Buatlah kerajinan tangan untuk kado pernikahan teman2 anda.Sehingga anda tidak bingung saat terima undangan pernikahan sementara dana sangat terbatas.
  6. Biasakan anak2 anda makan pagi,agar nafsu jajannya berkurang.
  7. Sediakan selalu ubi untuk pengganti makan siang anda.Jatah makan siang diganti dengan ubi.
  8. Apabila menjamu tamu, bisa gunakan piring-piring kecil dan kue ditata sedemikian rupa.(Lihat penataan menu hotel )
  9. Memasak bisa diganti dengan pemanggangan atau pengukusan untuk mengurangi biaya bumbu dapur.
  10. Bagi yang balitanya masih minum susu formula, bisa susunya dicampur air tajin tambah gula aren, diwakili.
  11. Ajak jalan anak-jalan berlibur ke tempat-tempat gratis seperti sawah atau kolam.

Dengan hidup cerdas di masa sulit saat ini,kita bisa menekan pengeluaran biaya hidup kita, sehingga terhindar dari utang dan ketergantungan pada orang lain. Orang Jepang membeli sisa-sisa sayuran di pasar untuk menekan biaya belanja mereka serendah mungkin.Itu lebih mulia daripada mengutang di warung yg menyebabkan warung2 bangkrut. Yakinlah, yang memuliakan hanya Alloh, tidak perlu malu atau gengsi.

Sekian dulu, yang mau bertanya silahkan.
Tanya Jawab

T : Assalamu'alaykum, mau tanya adakalanya kita bisa berhemat, tapi anggota keluarga yang lain seperti suami atau anak tidak bisa diajak kompak. Suami kan kerjanya tidak pulang tiap hari, jadi kalau pulang maunya makan diluar sama anak-anak gitu juga.  Bagaimana mensiasatinya ustadzah? Syukron.
J : Makan di luar sesekali tidak apa-apa, tapi bisa bunda buat makanan sendiri dan makannya di luar, di taman, kebun, kolam, sawah dan lain-lain, kan sama. Bagaimana bunda merayunya, kan suami maksudnya ingin membahagiakan keluarga.

T : Ustadzah, bagaimana cara menahan diri supaya kalau kita waktu di warung belanjanya tidak melebar, apalagi kalau di toko kue, saya paling tidak bisa nahan pengennya beli banyak, tapi nyeselnya bila sudah dirumah.
J : Biasakan keluar rumah baca doa atau baca ayat-ayat Ruqyah, karena kadang warung, toko, pasar di kerubungi syetan. Supaya nafsu belanja kita besar. Matanya dibalik. Tulis daftar belanja dan istiqomah pada daftar itu. Tanamkan bahwa yang lainnya dibeli besok.

T : Bunda, apa bedanya hemat sama pelit ya? Saking di"hemat", saya pikir ya sudahlah kalau saya ingin sesuatu, saya beli sendiri saja. Tapi karena ingat anak-anak jadi saya juga beliin buat anak-anak, tapi yang menghemati saya, berharap juga dapat dari apa yang saya beli. Sedekah sambil ngedumel kan jadi nol nilainya. Bagaiimana ya cara mengkomunikasikan bahwa hemat itu beda dengan pelit?
J : Hemat itu mengatur keuangan antara pemasukan dan pengeluaran.Pelit itu, punya kelebihan dana, tapi enggan mengeluarkan untuk hal yang maslahat. Bukan sedekah yang ngedumel, tapi manusiawi, setelah sedekah, syetan tidak berhenti menakuti dengan kemiskinan. Tanamkan di hati, Allah akan ganti dan cukupkan. Alloh beserta prasangka hambanya Allah Maha Kaya dan kalau sudah sedekah, dituntut keikhlasannya juga.

T : Ijin tanya, jika dalam keluarga istri dinilai boros karena tidak pernah masak dengan alasan tidak bisa masak sehingga selalu beli lauk di luar termasuk jajanan, apakah dengan alasan seperti itu kemudian suami boleh tidak menyerahkan gajinya kepada istri, dan suami lah yang kemudian mengambil alih semua mulai belanja lauk dan lain-lain untuk kebutuhan rumah dan istri hanya di rumah dan dikasih uang seikhlas suami.
J : Secara hukum tindakan suami tidak salah. Tapi secara hubungan dengan manusia terutama istri tidak baik. Buat kesepakatan saja, apa mau berdua, Suami maunya ukhti masak, yah taati. Ukhti mau uang ukhti yang pegang ya baiknya dipenuhi juga. Ada kerjasama, berkasih sayang, saling membahagiakan. Taat pada suami tidak mudah, butuh kesabaran dan keikhlasan. Coba buat perjanjian. Bicara dengan manis.
Sampaikan,,bahwa tidak pegang uang sama sekali, ukhti jadi susah dan tidak bahagia, sambil janji memperbaiki ukhti sendiri. Tapi, tidak ada aturan, seluruh gaji suami harus dipegang istri. Secukupnya untuk masak dan jajan. Kalau ukhti butuh yang lainlain minta saja.

T : Assalamualaikum ustadzah, mau nanya, anak-anak sering bilang kalau ibu pelit, karena saya pikir lebih baik kita buat aja makanan yang kita inginkan, sedangkan ayah dan anak-anak maunya yang praktis, sudah beli saja. Oke sesekali boleh menurut ibu, tapi akhirnya, setiap kali menginginkan sesuatu anak-anak minta beli sesuatu dengan ayah dan ketika pulang, mereka dah bisa memastikan kalau ibu akan  komen hal itu, bagaimana menyikapi hal tersebut.
J : Sampaikan pada anak-anak bahwa jajanan banyak mengandung racun, minyak babi, tidak sehat dan lain-lain. Anak2 butuh alasan dan mengerti. Ajak ayahnya bicara, bahwa mendidik anak Suami istri harus sejalan,sepakat. Kalau berbeda, anak-anak akan tumbuh tidak sehat secara mental, tidak jujur, oportunis dan lain-lain. Ukhti masalahnya cara berkomunikasinya saja harus diperbaiki.

T : Ustadzah saya minta nasehatnya, saya tidak bisa beli sesuatu pun, setiap mau beli saya ingat anak, lebih baik simpan saja uangnya untuk anak-anak, begitu juga hanya untuk jajan beli bakso, tidak bisa sekalipun pingin sekali. Beli baju, pakaian dalam kalau masih bisa masih dipakai sekalipun sudah tahunan, tidak ada hati untuk ganti, tapi kalau untuk anak tidak apa-apa. Jadi saya heran, saya ini kenapa? Apa pelit atau irit ya Ustadzah? saya begitu sejak suami meninggal.
J : Alhamdulillah, ukhti wanita yang kuat. Mampu menghadang hawa nafsu. Suatu saat, anak-anak akan ingat pengorbanan ibunya. Yang memuliakan itu Allah, kondisi apapun Allah akan muliakan jika Allah kehendaki. Lanjutkan ! Apa yang beda dari umum, bisa jadi itu yang spesial !

T : Assalamualaikum bunda jika ada suami yang pandai masak dan kalau beliau sedang berada dirumah malahan beliau yang masak, apa isteri berdosa? padahal istrinya pun pandai masak, hanya kalau suami di rumah beliau suka banget masak, meski masakan beliau bikin menu dari luar dan lidah istri kurang cocok dengan menu itu, tapi tidak berani protes.
J : Sebenarnya memasak dan mencuci pakaian adalah kewajiban suami. Coba buka di Alqur'an tentang fungsi-fungsi suami. Atau beli buku hak dan kewajiban suami istri.Kewajiban suami memberi makan, pakaian, ini tuntas dari a sampai z. Pengadaan sampai ke perut anak istri, juga pakaian. Maka Allah kasih laki-laki ototnya lebih kuat dari wanita
Untuk pekerjaan-pekerjaan berat, seperti mencuci, di Amerika yang masak laki-laki, dan koki-koki adalah pria. Alloh mengatur sgt jelas,tidak abu2. Tugas istri, melayani, hamil, mengurus anak, dandan tetap wangi. Itu bukan pekerjaan mudah ! Makanya banyak istri enggan melayani suami, karena berat. Setelah masak, yang menyiapkan tetap istri, agar ia tetap merasa dihormati dan dihargai

Ada kisah umar yg didatangi sahabat yg mengadukan istrinya, ternyata istri umar juga sedang uring-ringan. Nah Umar bilang, sesungguhnya dia lelah karena mengerjakan tugas-tugas rumah yang sesungguhnya itu kewajibanku. Jelas ini, tugas Umar mencuci dikerjakan istri, maka Umar diam diomeli karena wajar. #kewajiban

T : Tapi kenyataannya tidak seperti itu ya ustadzah? (point diatas)
J : Karena tradisi di Indonesia perempuan yang memasak dan mencuci, kalau akan memperbaiki harus bawa dalil-dalilnya, supaya tidak merasa dinasihati. Sampaikan, hidup harus sesuai Sunnah dan sunnahnya begini begitu, dalilnya ini itu.

T : Kalau suaminya sholeh insyaAllah aman ustadzah, tapi kalau suaminya tidak sholeh?
J: Supaya suami soleh, dekatkan dengan orang-orang soleh. Teladan lebih cepat mengubah

T : Ustadzah, karena bekerja suami berniat mencarikan asisten untuk mengerjakan pekerjaan rumah, tapi istri menolak, karena lebih nyaman melakukan semua sendiri, dan menganggap bahwa merawat rumah, suami dan anak-anak adalah ladang pahala baginya, kalau kasusnya begini bagaimana ustadzah?
J : Manusia diberi fikiran buat memilih. Kalau pilihannya mau semua dihandle istri, silahkan sebagai sedekah dan kebaikan istri. Tapi jadwalkan suami sesekali masak dan cuci, supaya ada kesadaran tentang kewajibannya

T : Afwan bunda, kadang kasusnya suami menerima, tapi mertua yang tidak terima anaknya harus mencuci, memasak dan lain-lain?
J : Yang penting suaminya dulu faham. Biar dia yang bicara pada ibunya.Tugas dia menjelaskan.

Selanjutnya, marilah kita tutup kajian kita dengan bacaan istighfar 3x
Doa robithoh dan kafaratul majelis

Astaghfirullahal' adzim 3x

Do'a Rabithah
Allahumma innaka ta'lamu anna hadzihil qulub,
qadijtama-at 'alaa mahabbatik,
wal taqat 'alaa tha'atik,
wa tawahhadat 'alaa da'watik,
wa ta ahadat ala nashrati syari'atik.
Fa watsiqillahumma rabithataha,
wa adim wuddaha,wahdiha subuulaha,wamla'ha binuurikal ladzi laa yakhbu,
wasy-syrah shuduroha bi faidil imaanibik,
wa jami' lit-tawakkuli 'alaik,
wa ahyiha bi ma'rifatik,
wa amitha 'alaa syahaadati fii sabiilik...
Innaka ni'mal maula wa ni'man nashiir.

Artinya :
Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa sesungguhnya hati-hati kami ini,
telah berkumpul karena cinta-Mu,
dan berjumpa dalam ketaatan pada-Mu,
dan bersatu dalam dakwah-Mu,
dan berpadu dalam membela syariat-Mu.
Maka ya Allah, kuatkanlah ikatannya,
dan kekalkanlah cintanya,
dan tunjukkanlah jalannya,
dan penuhilah ia dengan cahaya yang tiada redup,
dan lapangkanlah dada-dada dengan iman yang berlimpah kepada-Mu,
dan indahnya takwa kepada-Mu,
dan hidupkan ia dengan ma'rifat-Mu,dan matikan ia dalam syahid di jalan-Mu.Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.
Aamiin...    

DOA PENUTUP MAJELIS
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
Subhanaka Allahuma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.Artinya:“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Aamiin ya Rabb.

======================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official