Ketik Materi yang anda cari !!

Home » » Apa Tujuan Hidupmu?

Apa Tujuan Hidupmu?

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, May 23, 2017


Image result for ma'rifatul insan

Rekap kajian Online Hamba Allah Ummi G-6
Kamis, 11 Mei 2017; Jam 09.00 - selesai
Materi      : MARIFATUL INSAN
Narasumber : Ustadzah Lilis
Editor : Sapta
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Ketika seseorang ditanya, "APA  TUJUAN HIDUPMU?, pada umumnya ia akan menjawab:
  1. Untuk bahagia.
  2. Untuk masuk syurga.
  3. Untuk mendapat ridho Alloh.
  4. Selamat dunia akhirat.
Dan lain-lain....

Kalau kita asumsikan, jika seseorang membuat kursi, kira-kira siapa yang punya tujuan? Pembuat kursi atau kursinya ? jawabnya pasti si tukang kursi.
Lalu jika manusia yang diciptakan oleh Alloh, kira-kira siapa yang punya tujuan? Tentulah penciptanya yaitu Alloh. Jadi bukan manusianya bukan?

Lalu darimana kita tahu apa tujuan Alloh menciptakan manusia? Tentulah dari Alqur'an. Karena di situlah Allah menyampaikan kata-katanya.

Allah menyampaikan di dalam Alqur'an tentang tujuan Alloh menciptakan manusia adalah :

  1. QS. 51:56/20:24; Untuk beribadah kepada Alloh.
" Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaKu ".

  1. QS.11 : 61; Untuk merawat bumi.
" ........Dia telah menciptakan kamu dari bumi dan menjadikanmu pemakmurnya....".

  1. QS 76 : 2; Untuk mendapat ujian - ujian.
" Sungguh , Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yg bercampur yang Kami hendak mengujinya ( dengan perintah dan larangan ),karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat ".

  1. QS.75 : 36; Untuk dimintai pertanggung jawaban.
" Apakah manusia mengira, dia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?.

Jelas dari ayat-ayat di atas, Alloh lah yang punya hak veto terhadap tujuan manusia diciptakan.
Sebagai hamba,kita harus mengikuti kehendakNya,suka atau tidak suka.

                
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
TANYA JAWAB
Tanya : Manusia diciptakan untuk dimintai pertanggung jawaban, apakah itu berlaku tiap manusia atau yang sudah akil baligh saja?
Jawab : Tidak ibadah tanpa ilmu, tidak ada perintah tanpa paham atas perintah-perintah itu. Kalau sudah faham dalil-dalil nya, maka perintah itu wajib dilaksanakan. Hukum tidak berlaku bagi yang tidak tahu. Maka sudah jelas perintah dan larangan Allah berlaku untuk yang sudah baligh. Tapi yang belum baligh harus dibiasakan mentaati perintah-perintah Allah. Puasanya anak-anak amalnya untuk orangtuanya, begitupun sebaliknya.

Tanya : Boleh tidak bertanya diluar tema ustadzah? karena saya sangat butuh jawabannya, kalau cuma browsing saya tambah bingung.
Bagaimana hukumnya jika kita diberi makanan dari tetangga kita yang non muslim, entah dalam rangka natalan atau waisak begitu - karena di makannya jelas tertulis dalam rangka hari waisak-. Itu bagaimana makann tersebut, boleh kita makan atau di buang atau di berikan ke orang lain supaya tidak mubazir? Karena ada beberapa pendapat saya jadi bingung. Jazakillah khoir untuk jawabannya ustadzah.
Jawab: Selama tahu tidak mengandung babi atau arak, makan saja. Kalau dikasih makanan diterima sambil tanya, mengandung babi tidak, blak-blakan saja tapi santun, supaya dia faham aturan Islam, dan tidak lagi memberi makanan pada muslim, karena sensitif. Ada hijab dalam urusan makanan.

Tanya : Bertanya ustadzah saat kita dapat ujian-ujian baik senang dan susah bagaimana untuk tetep istiqomah meneguhkan hati bahwa Allah mempunyai rencana terbaik, kita tidak larut baik dalam kesedihan/ kesenangan
Jawab : Untuk hilangkan kesedihan, pegang dadanya bacakan ayat-ayat Ruqyah dan perbanyak dzikir. Dengan mengingat Alloh (dzikir) hati menjadi tenang. Ayat-ayat Ruqyah adalah obat hati, menghilangkan kotoran-kotoran hati, melancarkan darah, membuang jin-jin kafir yang membisik-bisikan kesedihan, makan bubur Talbinah sebagai penenang hati secara fisik, minum daun bidara kapsul untuk penenang fikiran. Lakukan terus menerus. Ini terapi jiwa. Shalat malam. Kalau perlu sertai dengan puasa. Cari kegiatan yang positif. Berkumpul dengan orang-orang soleh.

Tanya : Afwan ustadazah...apa yang dimaksud dengan bubur talbinah?
Jawab : Bubur Talbinah ada di toko-toko herbal. Dulu Aisyah,kalau berta'zyah membawakan bubur talbinah untuk menghilangkan kesedihan orang yang ditinggal wafat. Secara medis diketahui bubur itu bisa menenangkan hati. Sudah jadi salah satu herbal terlaris.

Tanya :  Ustadzah, jika ketika ayyammul bidh kita haidh, selesai haidh tanggal 15 nya itu bertepatan di hari jumat, pernah dengar tidak boleh puasa sunnah di hari jumat, bolehkah kita puasa sunnah di tanggal 15 itu pas di hari jumat? bagaimana baiknya?
Jawab : Yang bunda fahami, puasa Sunnah rutin Senin Kamis. Kalau dalilnya kuat diambil. Yang meragukan tinggalkan.

Tanya : Mau puasa yang ayyamul bidh, tapi bisanya pas jumat, karena rabu dan kamisnya masih haid bagaimana bunda?
Jawab : Kalau untuk fadhoil amal boleh saja.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kita akhiri majlis hari ini dengan membaca :  

🔊 ucap syukur : الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين
🔊 dan istighfar أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

[In Syaaa ALlaah]  إِنْ شَاءَ الله  
kebersamaan ini bermanfaat dan barokah.

أٰمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن
[aamiin yaa Rabbal 'aalamiiiin]

و‌َالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
PENUTUP

DOA PENUTUP MAJELIS
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
Subhanaka Allahuma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik. Artinya:“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Aamiin ya Rabb.

======================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment