Home » , » Membentengi Anak Dari Radikalisme

Membentengi Anak Dari Radikalisme

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Thursday, May 4, 2017


Image result for membentengi radikalisme

KAJIAN ONLINE HAMBA اَللّهُSWT UMMI
Kamis, 27 April 2017
Narasumber    : Ustadzah Lilis Nuraeni
Tema : Membentengi anak dari radikalisme
Group : G-2
Notulen : yuniboo
Editor : Sapta
------------------------


Assalamuallaikum warahmatullah wabarokatuh

بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيِْ

Membentengi anak dari Radikalisme

Kisah nyata, seorang dokter muda mengeluh pada saya, bahwa dia merasa dirinya sakit. Dia merasa hidupnya terus menerus dihantui neraka. Setelah konfirmasi dengan orang tuanya, keluhannya sama, anaknya sering tiba-tiba marah dan mengancam mereka dengan senjata. Ia selalu menyalahkan ayah ibunya atas hidupnya yang menurutnya seharusnya ia jadi ulama bukan dokter.
Ayah dokter itu memberikan daftar 39 orang kawan-kawan dokter yang punya masalah yg sama.
Semua orang tua, mengeluh pada MUI, karena anak-anak mereka adalah korban gerakan Radikalisme Islam, yang mengkafirkan orang tuanya. Anak-anak mereka menunjukkan tingkah aneh, menyerang orang tua dan selalu mencoba bunuh diri.

Adakah Islam  Radikal itu?
Ada, gerakan itu sebagian besar diciptakan oleh Zionist Yahudi. Tujuannya untuk menghancurkan Islam dari dalam. Siapa yang mereka rekrut? Aktifis-aktifis Mahasiswa, siswa-siswa genius dan berpotensi, orang-orang kaya, tokoh-tokoh sentral, dan orang-orang berpengaruh.

Apakah yg direkrut itu orang yg ahli agama?
Bukan !!! Justru mereka adalah orang-orang yg punya semangat jihad yang tinggi, tapi masih awam agama. Anak-anak pesantren justru yang paling sulit dipengaruhi, karena ilmu telah cukup membentengi dirinya.

Bagaimana ciri-ciri gerakan Radikal itu ?
  1. Mereka mengkafirkan orang yang di luar golongan mereka.
  2. Mereka menjauhi masjid. Pengajiannya di rumah-rumah dan berpindah- pindah.
  3. Punya nama-nama samaran.
  4. Mempelajari ayat ayat perang secara sepotong- sepotong.
  5. Pengajiannya sangat tertutup.
  6. Bekerja merekrut secara Tim Work.

Apakah berbahaya bagi Negara ?
Sebagian berbahaya, sebagian tidak. Tapi yang paling berbahaya adalah ide-ide, pemahamannya menghancurkan tatanan keluarga dan masyarakat. Pemahaman-pemahanan sesat inilah yang mencetak seseorang jadi arogan, merasa paling benar, dan anti sosial, yang pada titik tertentu menyebabkan tingkat depresi yang tinggi ketika fikiran dan nuraninya berbenturan !!!
Biasanya anak-anak yang direkrut sering menghilang tiba-tiba, atau dijemput beberapa orang tiba-tiba. No hp gonta ganti.

~~~~~~~~~~~~~~~
TANYA JAWAB

T : Assalamu'alaikum Ustadzah, bagaimana cara kita membentangi /memberikan pemahaman kepada anak kita agar bisa membedakan mana yang ahlusunah dan yang Radikal?
J : Sampaikan yang Radikal ada ba'iat , mengkafirkan kelompok lain, pengajiannya tertutup, orang lain tidak boleh dengar, ustadznya identitasnya dibuat tidak jelas, misal dengan nama samaran.

T : Assalamualaikum, afwan ustadzah apa yang hrs dilakukan otangtua jika ada keluarga yang sudah terlanjur terpengaruh dengan islam radikal itu?
bJ : Ajak ke majlis ahlusunnah, bawa ke ulama ahlusunnah belajar Islam dari awal lagi. Sampaikan ke ulama ahlusunnah tentang kasusnya, in sha Alloh ulama tahu cara menterapinya,    membenahi pemahamannya.

T : Assalamualaikum ustadzah, apabila ada seseorang yang menyebutkan bahwa islam kita adalah islam turunan dan harus bersyahadat kembali, pengajian tertutup, apakah ini termasuk radikalisme juga ustadzah? bagaimana cara memberikan argumen kepada mereka tentang islam turunan (apabila pertanyaan kedua tidak sesuai materi boleh di skip)?
J : Itu termasuk Radikal. Untuk menjawab mengenai syahadat, kita tidak perlu adu dalil, mereka pny banyak dalil pembenaran.Tinggalkan saja.

T : saya pernah dengar tentang kelompok salafi jihadis, dan baru saja dapat cerita teman akhwat bahwa calon bapak mertuanya pisah dengan istrinya karena salah satu hal tersebut (beda pemahaman), menyuruh istri keluar dari PNS, sedangkan istri menolak, maka mereka bercerai, dan sekarang si suami tidak ada kabarnya, bahkan komunikasi kepada anak-anaknya terputus. Apakah itu salah satu ciri radikalisme juga ustadzah? Oh ya.. riwayatnya si bapak ini sebelumnya pernah ikut beberapa pengajian sampai akhirnya berubah.
J : Ya. Itu termasuk Radikal. Walau gerakannya tidak membahayakan negara, tapi menghancurkan tatanan keluarga dan masyarakat. Itulah buah dari kesesatan. Sesat setelah mendapat petunjuk.

T : Ada keluarga yang ikut suatu kelompok pengajian yang menurut saya tidak lazim. bahkan mereka para jama'ah yang menafkahi sang Ustadz, melebihi nafkah kepada keluarga. sekarang sudah bercerai dengan istrinya, tapi pihak keluarga sudah susah untuk membenahi pemahamannya. salah satunya dia mengatakan tidak perlu sholat lagi karena sudah teramat dekat dengan Allah. Sudah sering di pertemukan dengan Ustadz, untuk di luruskan lagi pemahamannya, tapi susah untuk masuk ke jalan fikirannya dia. Ini bagaimana kita menghadapinya Ustadzah?
J : Biarkan saja. Itu menjadi urusan Alloh. Kalau hatinya ikhlas akan bertemu dgn kebenaran kembali, tapi kalau hatinya fasiq, ia akan tetap begitu. Sesat setelah mendapat petunjuk.

T : assalamualaikum ustadzah, maaf kalau pertanyaan saya agak melenceng,saya pernah mendengar bahwa memperingati isra miraj,maulud nabi dan hari besar islam lainnya adalah bid'ah, apakah benar begitu ustadzah, karena nabi tidak pernah mengajarkan itu?
J : Menurut sebagian ulama adalah bid' ah, sebagian lain tidak. Masing-masing punya dalil. Silahkan fahami ke 2 dalil, dan tinggal pilih sesuai nalar kita. Islam tidak menyusahkan. Bid' ah itu peribadatan yang ditambah-tambah.


Selanjutnya..marilah kita tutup kajian dengan bacaan istigfar 3x
Doa robithoh dan kafaratul majelis

Astaghfirullahal' adzim 3x


👏 Do'a Rabithah
Allahumma innaka ta'lamu anna hadzihil qulub,
qadijtama-at 'alaa mahabbatik,
wal taqat 'alaa tha'atik,
wa tawahhadat 'alaa da'watik,
wa ta ahadat ala nashrati syari'atik.
Fa watsiqillahumma rabithataha,
wa adim wuddaha,wahdiha subuulaha,wamla'ha binuurikal ladzi laa yakhbu,
wasy-syrah shuduroha bi faidil imaanibik,
wa jami' lit-tawakkuli 'alaik,
wa ahyiha bi ma'rifatik,
wa amitha 'alaa syahaadati fii sabiilik...
Innaka ni'mal maula wa ni'man nashiir.

👏 Artinya :
Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa sesungguhnya hati-hati kami ini,
telah berkumpul karena cinta-Mu,
dan berjumpa dalam ketaatan pada-Mu,
dan bersatu dalam dakwah-Mu,
dan berpadu dalam membela syariat-Mu.
Maka ya Allah, kuatkanlah ikatannya,
dan kekalkanlah cintanya,
dan tunjukkanlah jalannya,
dan penuhilah ia dengan cahaya yang tiada redup,
dan lapangkanlah dada-dada dengan iman yang berlimpah kepada-Mu,
dan indahnya takwa kepada-Mu,
dan hidupkan ia dengan ma'rifat-Mu,dan matikan ia dalam syahid di jalan-Mu.Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.
Aamiin...    

DOA PENUTUP MAJELIS


سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

Subhanaka Allahuma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.Artinya:“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Aamiin ya Rabb

##################

Website: www.hambaAllah.net
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!