Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

SEBAIK-BAIKNYA MANUSIA

Kajian Online WA  Hamba الله SWT

Senin, 10 Juli 2017
Rekapan Grup Nanda 1
Narasumber : Ustadz Cipto
Tema : Kajian Islam
Editor : Rini Ismayanti




Dzat yang dengan Kebesaran-Nya, seluruh makhluk menyanjung dan mengagungkan-Nya...
Dzat yang dengan Keperkasaan-Nya, musuh-musuh dihinakan lagi diadzab-Nya...
Dzat yang dengan Kasih dan Sayang-Nya, kita semua mampu mengecap manisnya Islam dan indahnya ukhuwah di jalan-Nya, memadukan hati kita dalam kecintaan kepadaNya, yang mempertemukan kita dalam keta'atan kepadaNya, dan menghimpunkan kita untuk mengokohkan janji setia dalam membela agamaNya.

AlhamduliLlah... tsumma AlhamduliLlah...

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada tauladan kita, Muhammad SAW. Yang memberi arah kepada para generasi penerus yang Rabbaniyyah bagaimana membangkitkan ummat yang telah mati, memepersatukan bangsa-bangsa yang tercerai berai, membimbing manusia yang tenggelam dalam lautan syahwat, membangun generasi yang tertidur lelap dan menuntun manusia yang berada dalam kegelapan menuju kejayaan, kemuliaan, dan kebahagiaan.

Amma ba'd...
Ukhti fillah sekalian. Agar ilmunya barokah, maka alangkah indahnya kita awali dengan lafadz Basmallah

Bismillahirrahmanirrahim... 

SEBAIK-BAIKNYA MANUSIA

Sebagai prolog diskusi kita silahkan di cermati ya...
At-Taubah 9:105

وَقُلِ ٱعْمَلُوا۟ فَسَيَرَى ٱللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُۥ وَٱلْمُؤْمِنُونَۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَٰلِمِ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ 

Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).

Cukup menarik pembahasan QS At Taubah : 105 diikuti hadist tentang sebaik-baiknya manusia. Menuntut kita sebagai manusia untuk menjadi sosok terbaik...dengan catatan sebagaimana disebuntukan dl QS at taubah kata kuncinya "kerja" hanya bukan sekedar kerja tapi kerja yang produktif dan kontributif....

Sering kali sebagai manusia dan memang nalurinya setiap kerja mesti mengharapkan sesuatu...hanya kadang seringnya kita melakukan hitung-hitungan manusiawi sih....tapi terkadang kualitas pekerjaan kita jadi tidak maksimal karena mindsetnya keliru....itulah makna yang tersurat dan tersirat dari QS. 9:105 bisa dibilang tingkat keikhlasan tertinggi dalam kerja dan beramal sholeh....

Jadi mindset harus kita perbaiki sama-sama dimana mindset produktif dan kontributif...

Demikian pengantar diskusi kita...

TANYA JAWAB

Q : Ustadz, bagaimana agar kerja kita benar-benar bernilai ibadah dimata allah ? Lalu dari hasil kerja (gaji) misal : kita bersedekah kepada tukang pakir, mengisi kotak infaq masjid. Dll. Apakah sudah termasuk memelanjakan harta di jalan allah /pun sedekah yang sebenarnya ? 
A : Ahsannya klo gaji sudah memenuhi nishob zakat kurleb 3,6 jt/bulan tunaikan zakat penghasilannya agar bersih lalu tuk sedekah dan infak silahkan insya Allah niatkan tuk beramal sholeh alangkah lebih tepat klo mau di belanjakan misal pembangunan masjid, atau infaq tuk sodara kita di palestina.. karena ada buku kumpulan hadist keutamaan sedekah di palestina itu sama dengan menghidupkan lampu-lampu di masjid aqso itu keutamaan yang sama dengan jihad bahkan dibeberapa hadistnya

Q : Assalamualaikum Ustadz, ingin bertanya bagaimana caranya kita bisa selalu istiqomah untuk produktif dan kontributif.
A : Latihan atau riyadhoh dan selalu menjaga husnudzhon sama Allah dan keep working dengan terus menjaga niat dan meluruskannya selama perjalanan

Q : Sebenernya Ustdz kalau perempuan itu sudah menikah apa lebih baik bekerja atau menjadi Ibu rumah tangga
A : Tergantung....lebih utama memang dirumah tapi jika ada kesepakatan lain dan suami butuh bantuan untuk bekerja di luar rumah dengan syarat dan ketentuan berlaku yang sesuai dengan ketentuan syar'i maka baik juga di rumah. Memang kembali kepada niat untuk tetap lurus dan ikhlas dalam seluruh prosesnya agar niatnya bekerja sesuai QS 9 :105 tadi.

Q : Ustadz .. Jika kita memiliki mindset yang belum terjadi. Tapi ternyata selalu jadi kepikiran . bagaimana dibawa dengan tenang ya Ustadz
A : Selama mindsetnya benar sesuai dengan ketentuan ndak apa bangun husnudzhon kepada Allah SWT

Q : Jika ada tidak baik nya Ustdz? Secara tidak sengaja
A : Segera "balik" lagi review ulang, istighfar dan bangun mindset yang lebih baik...

Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Semoga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Aamiin....

Segala yang benar dari Allah semata, mohon maaf atas segala kekurangan. Baiklah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyakanya dan do'a kafaratul majelis:


سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asayahadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”