Tujuan utama dari pelaksanaan Grup ini, semata-mata hanya untuk mencari Ridho اللّهُ SWT. Terus semangat belajar dan berbagi ilmu sampai ke liang lahat demi menjadi Hamba Allah SWT yang Kaffah

Shoum Sunnah (1)

Image result for puasa sunnah
KAJIAN ONLINE HAMBA ALLAH G1
Hari/ tgl : Rabu 1 Februari 2017
Narasumber : Ustadz Cipto
Tema : Shoum Sunnah
Editor : Sapta
=========================

بسم الله الرحمن الرحيم
السلم عليكم ورحمةالله وبركته

Bada tahmid wa shalawat
Sua kembali bunda sekalian....
Semoga kita selalu diberikan keistiqomahan, berada dalam taufiq dan hidayahNya.
Semoga juga dilimpahi keberkahan dan karunia serta NikmatNya termasuk nikmat iman dan islam yg masih ada dan terus bersemayam dalam diri kita....aamiin....

Shoum = menahan diri
sunnah = anjuran nabi

Jadi klo digabung menahan diri sesuai anjuran nabi (letterleijk nya begitu kurleb)

Shoum sunnah pengertiannya adalah praktek ibadah puasa selain dari puasa yang di wajibkan di bulan ramadhan...bisa dilakukan kapan saja asal tidak di waktu yang terlarang melaksanakannya

Hadits ke-30
Dari Abu Qotadah al-Anshory Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam perna ditanya mengenai puasa hari Arafah, lalu beliau menjawab: "Ia menghapus dosa-dosa tahun lalu dan yang akan datang." Beliau juga ditanya tentang puasa hari Asyura, lalu beliau menjawab: "Ia menghapus dosa-dosa tahun yang lalu." Dan ketika ditanya tentang puasa hari Senin, beliau menjawab: "Ia adalah hari kelahiranku, hari aku diutus, dan hari diturunkan al-Qur'an padaku." Riwayat Muslim

Hadits ke-31
Dari Abu Ayyub Al-Anshory Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Barangsiapa berpuasa Ramadhan, kemudian diikuti dengan berpuasa enam hari pada bulan Syawwal, maka ia seperti berpuasa setahun." Riwayat Muslim.

Hadits ke-32
Dari Abu Said Al-Khudry Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Jika seorang hamba berpuasa sehari waktu perang di jalan Allah, niscaya Allah akan menjauhkannya dengan puasa itu dari api neraka sejauh 70 tahun perjalanan." Muttafaq Alaihi.

Hadits ke-33
'Aisyah Radliyallaahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam biasa berpuasa sehingga kami menyangka beliau tidak akan berbuka dan beliau berbuka sehingga kami menyangka beliau tidak akan berpuasa. Dan aku tidak pernah melihat Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam menyempurnakan puasa sebulan penuh kecuali bulan Ramadhan dan aku tidak pernah melihat beliau berpuasa dalam suatu bulan lebih banyak daripada bulan Sya'ban. Muttafaq Alaihi.

Hadits ke-34
Abu Dzar Radliyallaahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan kita untuk berpuasa tiga hari dalam sebulan, yaitu pada tanggal 13,14, dan 15. Riwayat Nasa'i dan Tirmidzi. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban.

Hadits ke-35
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Tidak diperbolehkan bagi seorang perempuan berpuasa di saat suaminya di rumah, kecuali dengan seizinnya." Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut riwayat Muslim. Abu Dawud menambahkan: "Kecuali pada bulan Ramadhan."

Hadits ke-36
Dari Abu Said Al-Khudry bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam melarang berpuasa pada dua hari, yakni hari raya Fithri dan hari raya Kurban. Muttafaq Alaihi.

Hadits ke-37
Dari Nubaitsah al-Hudzaliy Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Hari-hari tasyriq adalah hari-hari untuk makan dan minum serta berdzikir kepada Allah 'Azza wa Jalla." Riwayat Muslim.

Hadits ke-38
'Aisyah dan Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu berkata: Tidak diizinkan berpuasa pada hari-hari tasyriq, kecuali orang yang tidak mendapatkan hewan kurban (di Mina saat ibadah haji). Riwayat Bukhari.

Hadits ke-39
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Janganlah mengkhususkan malam Jum'at untuk bangun beribadah dibanding malam-malam lainnya dan janganlah mengkhususkan hari Jum'at untuk berpuasa dibanding hari-hari yang lainnya, kecuali jika seseorang di antara kamu sudah terbiasa berpuasa." Diriwayatkan oleh Muslim.

Hadits ke-40
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Janganlah sekali-kali seseorang di antara kamu berpuasa pada hari Jum'at, kecuali ia berpuasa sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya." Muttafaq Alaihi.

Itu kumpulan hadist tentang puasa termasuk di dalamnya beberapa puasa sunah yang dianjurkan, seperti puasa arofah, 3 hari tengah bulan (ayamul bidl), dan puasa lain, serta larangan puasa, saya kutip dari kitab bulughul maram min adilatil ahkam

=========================

TANYA JAWAB

T : puasa di hari jumat, untuk puasa ganti juga tidak boleh? atau puasa di hari senin, terus puasa lagi di hari jumat kebetulan hari kamis tidak bisa puasa berhalangn. Itu bagaimana ustad? syukron
J : Ada pengecualian bila puasa qodho khan hukumnya wajib para ulama membolehkan puasa pada hari tersebut.

T : Berarti kebiaasaan orang tua zaman dulu dengan istilah tirakat 40 hari atau istilah puasa weton  tiap-tiap hari lahir, berarti tidak ada di hadistnya ustadz ya? nuhun.
J : Tidak ada, yang paling tinggi dan berat puasa adalah puasa Daud sehari puasa sehari berbuka, yang puasa mutih puasa weton tidak ada keterangan dalam hadist di kitab-kitab fiqih.

T : Niat puasa bayar utang alias qodho romadhon. Kebetulan hari itu pas jatuh ayyaumul. Apakah boleh niat puasa qodho sekaligus Sunnah ayyaumul bidh? dan hari itu jatuh pas shaum senin- Kamis.
J : baiknya tetap niat utamanya niat qodho, jadi yang lain minggir karena qodho lebih wajib derajatnya daripada sunnah. Jadi dahulukan yang wajib dari yang sunnah begitu qoidahnya.

T : ada teman bilang bila kita mau puasa sunnah kamis tapi seninnya tidak puasa, percuma saja, karena kebetulan seninnya ada halangan tidak bisa puasa, bagaimana menurut ustadz, mohon penjelasannya, terimakasih.
J : Tidak mengapa kok, boleh saja hanya kamis saja atau senin saja, jika ada halangan, daripada tidak puasa di kedua hari tersebut.

T : Maaf Ustadz mau tanya, kalau puasa di bulan Rajab sebaiknya berapa hari?
J : Bulan rajab, seperti bulan lain puasa sesuai dengan anjuran, ada puasa 13,14 dan 15 (ayamul bidl) ada puasa senin & kamis, ada juga puasa Daud.

T : Mau tanya ustadz, bilal suami cuma malam saja di rumah, haruskah izin juga untuk puasa sunnah? Dan mana yang di dahulukan shoum senin kamis atau puasa ganti/qodho?
J : Anjuran hadistnya tetap meminta izin. Karena bagian pentingnya itu wajibnya mematuhi suami. Untuk puasa, utamakan yg wajib ya.

T : Tanya Ustad, bila puasa ayyamul bidh bisa cuma 1 atau 2 hari boleh tidak ya?
J : Ahsan kalau bisa 3 hari, tapi bila tidak, boleh juga 1 hari. Pada dasarnya ini adalah waktu-waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan ibadah puasa sunah. Mau 1 atau 2 atau 3 hari boleh saja. Waktunya tepat sesuai anjuran, jangan malah tidak puasa atau jadi enggan karena cuma dapet 1 hari saja. Waktunya afdol atau utama sesuai anjuran ini yang penting, kecuali hari tasyrik ya.

T : Tanya ustad, bila kita punya hutang puasa ramadan, terus belum lunas bayarnya sudah keburu ketemu ramadan berikutnya, bagaimana ustad, apa puasa yanng belum lunas itu menjadi double?
J : Tetap di qodho saja meski anjuran hadist sebelum datang ramadhan berikutnya.

T : Tanya ustadz, misal puasa arafah jatuh hari jum'at, apakah harus puasa juga di hari kamis?
Atau gapap puasa hari jum'at aja?
J : Boleh juga kamis dan jumat, pun karena keutamaannya arofah tidak mengapa pula hanya jumat hadist tentang berpuasa di jumat harus diiringi sebelum atau sesudahnya ini bila hanya puasa tanpa alasan adapun arofah adalah alasan tersendiri.

T : Tanya ustadz, jika orangtua kita tidak faham agama dan tidak pernah puasa, apakah kita wajib qodho sebagai anak dan bagaimana dengan orangtua yang faham agama tapi sudah lansia apa kita juga punya kewajiban menggantinya? terimakasih.
J : Naam, ajak dengan ajakan yang baik, jika tidak bisa tunaikan fidyah. Fidyah berlaku buat yang lanjut usia. Sebagai kafarat atau pengganti atas puasa yang ditinggalkannya.


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kita akhiri majlis hari ini dengan membaca :  

🔊 ucap syukur : الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين
🔊 dan istighfar أَسْتَغفِرُ اَللّهَ الْعَظيِمْ

[In Syaaa ALlaah]  إِنْ شَاءَ الله  
kebersamaan ini bermanfaat dan barokah.

أٰمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن
[aamiin yaa Rabbal 'aalamiiiin]

و‌َالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
PENUTUP

DOA PENUTUP MAJELIS
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
Subhanaka Allahuma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik. Artinya:“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Aamiin ya Rabb.

======================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official