Ketik Materi yang anda cari !!

Home » , » T A U H I D

T A U H I D

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, November 14, 2017


Image result for tauhid

Rekap Kajian Online Hamba Allah Ummi G-3
Hari : Senin, 14 Agustus 2017
Tema : Tauhid
Narsum : Ustadz Jumadi
Jam : 16.00 wib - selesai
Editor : Sapta
➖➖➖➖➖➖➖➖

T A U H I D


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات. و الصلاة و السلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن ولاه
Usul aqidah ahlussunnah wal jamaah
A. Jumadi Toha, Lc

الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات. و الصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن ولاه و بعد
Imam Abu Ja'far Al-Warroq At-Thahawi rahimahullah berkata, dalam masalah Tauhid kami berpegang pada prinsip bahwa :

  1. Tidak ada sesuatu apapun yang menyerupai Allah.
  2. Tidak ada sesuatu apapun yang dapat menghalangi kehendakNya
  3. Tidak sesembahan yang berhak disembah selainnya
  4. Dia bersifat Qodim (lama) tanpa permulaan, dan bersifat Kekal tanpa akhir.
  5. Tidak ada sesuatu yang terjadi kecuali atas kehendakNya
  6. Hakikat Dzat Nya tidak akan dapat dicapai oleh pikiran dan pemahaman manapun.
  7. Tidak dapat diserupai oleh manusia.
  8. Maha Hidup dan tidak akan mati serta Maha Berdiri Sendiri dan tidak tidur
  9. Maha Pencipta, bukan karena butuh, Maha Pemberi rizqi tanpa penolong.
  10. Maha Mematikan tanpa takut dan Maha Membangkitkan (makhluk di padang mahsyar) tanpa kesulitan.
  11. Dia senantiasa ada dengan sifat-sifatNya sejak lama sebelum mahlukNya. SifatNya tidak bertambah sesudah Ia menciptakan (makhluk), dan demikian adanya dengan sifatNya. Dia Dzat yang Maha Azali (ada tanpa waktu) dengan sifatNya. Dan Dia dengan sifatNya abadi.
  12. Nama Al-Kholiq (Maha Pencipta) telah ada sebelum Dia Menciptakan, dan Nama Al-Bari (Maha Mengadakan) telah ada sebelum Dia Mengadakan.
  13. Sebagaimana Dia Maha Menghidupkan yang mati, sifat Nya (Al - Muhyi) telah ada sebelum Dia Menghidupkan.

    Banjarmasin, Senin, 20 Dzul Qo'dah 1438 H.
    ☀☀☀

=============
TANYA JAWAB

T : Anne ijin bertanya, apabila kita masih berada di lingkungan yang dipenuhi adat, misalnya saat hamil harus bawa gunting dan lain-lain, kalau lahiran harus minum ini itu, bagaimana cara kita menolaknya dan memberikan pemahaman kepada orang tua?
J : Pertama keadaan lingkungan yang demikian hendaknya dijadikan lahan dakwah, setidaknya di kalangan keluarga dan orang terdekat, jika memang kita mampu melakukannya. Kedua, gunakan bahasa yang paling santun saat menyampaikan islam yang sebenarnya kepada orang tua. Bagaimana pun ilmu seorang anak tetaplah anak dari orang tuanya, sehingga kita dituntut untuk pandai-pandai membahasakan. Misalnya dengan memberikan contoh kasus atau dengan metode kisah dan lain-lain. Ketiga mendoakan mereka agar diberikan hidayah untuk mengamalkan islam sebagaimana seharusnya. Wallahu a'lam

T : Jazakallah khair ustadz, Insya Allah selalu mendoakan. Kalau belum sanggup dakwah lisan, boleh sekedar diam-diam menolak?
J : Iya, bisa dengan perilaku baik sehari hari atau tidak mengikuti tradisi setempat yang bertentangan dengan sunnah, namun ditolak dengan cara yang paling baik.

T : Assalamualaikum wr wb,Ustadz, mohon dijelaskan prinsip no.11 tsb diatas agar mudah dimengerti ,wassalamualaikum wr wb.
J : Artinya, sifat Allah sebagai Pencipta tidak dimaknai setelah Dia Menciptakan, namun sudah ada sebelum segala sesuatu diciptakan



~~~~~~~~~~~~~~~~
Selanjutnya, marilah kita tutup kajian kita dengan bacaan istighfar 3x
Doa robithoh dan kafaratul majelis

Astaghfirullahal' adzim 3x

Do'a Rabithah
Allahumma innaka ta'lamu anna hadzihil qulub,
qadijtama-at 'alaa mahabbatik,
wal taqat 'alaa tha'atik,
wa tawahhadat 'alaa da'watik,
wa ta ahadat ala nashrati syari'atik.
Fa watsiqillahumma rabithataha,
wa adim wuddaha,wahdiha subuulaha,wamla'ha binuurikal ladzi laa yakhbu,
wasy-syrah shuduroha bi faidil imaanibik,
wa jami' lit-tawakkuli 'alaik,
wa ahyiha bi ma'rifatik,
wa amitha 'alaa syahaadati fii sabiilik...
Innaka ni'mal maula wa ni'man nashiir.

Artinya :
Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa sesungguhnya hati-hati kami ini,
telah berkumpul karena cinta-Mu,
dan berjumpa dalam ketaatan pada-Mu,
dan bersatu dalam dakwah-Mu,
dan berpadu dalam membela syariat-Mu.
Maka ya Allah, kuatkanlah ikatannya,
dan kekalkanlah cintanya,
dan tunjukkanlah jalannya,
dan penuhilah ia dengan cahaya yang tiada redup,
dan lapangkanlah dada-dada dengan iman yang berlimpah kepada-Mu,
dan indahnya takwa kepada-Mu,
dan hidupkan ia dengan ma'rifat-Mu,dan matikan ia dalam syahid di jalan-Mu.Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.
Aamiin...    

DOA PENUTUP MAJELIS
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
Subhanaka Allahuma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.Artinya:“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Aamiin ya Rabb.

======================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment