Home » , , » ADAB MEMBERIKAN NASEHAT KEPADA ORANG LAIN DALAM ISLAM

ADAB MEMBERIKAN NASEHAT KEPADA ORANG LAIN DALAM ISLAM

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Thursday, December 21, 2017

Kajian Online WA  Hamba الله SWT

Selasa, 12 Desember 2017
Rekapan Grup Nanda 2
Narasumber : Ustadzah Tribuwana
Tema : Kajian Umum
Editor : Rini



Dzat yang dengan Kebesaran-Nya, seluruh makhluk menyanjung dan mengagungakan-Nya...
Dzat yang dengan Keperkasaan-Nya, musuh-musuh dihinakan lagi diadzab-Nya...
Dzat yang dengan Kasih dan Sayang-Nya, kita semua mampu mengecap manisnya Islam dan indahanyaa ukhuwah di jalan-Nya, memadukan hati kita dalam kecintaan kepadaNya, yang mempertemukan kita dalam keta'atan kepadaNya, dan menghimpunkan kita untuk mengokohkan janji setia dalam membela agamaNya.

AlhamduliLlah... tsumma AlhamduliLlah...

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada tauladan kita, Muhammad SAW. Yang memberi arah kepada para generasi penerus yang Rabbaniyyah bagaimana membangakitkan ummat yang telah mati, memepersatukan bangsa-bangsa yang tercerai berai, membimbing manusia yang tenggelam dlm lautan syahwat, membangun generasi yang tertidur lelap dan menuntun manusia yang berada dalam kegelapan menuju kejayaan, kemuliaan, dan kebahagiaan.

Amma ba'd...
Ukhti fillah sekalian. Agar ilmunya barokah, maka alangakah indahanyaa kita awali dengan lafadz Basmallah

Bismillahirrahmanirrahim...           

ADAB MEMBERIKAN NASEHAT KEPADA ORANG LAIN DALAM ISLAM


Dalam Islam tidak hanya cara berbusana islami saja yang diatur, namun nasehat menasehati juga diatas. Nasehat adalah perkara penting yang harus setiap orang tunaikan, baik nasehat untuk diri sendiri maupun orang lain. Karena hak muslim atas muslim lainnya ada enam: jika engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam kepadanya; jika dia mengundangmu, maka penuhilah undangannya; jika dia meminta nasihat kepadamu, maka nasihatilah dia.

Hidup seseorang tentu tak lepas dari kesalahan, hingga ada seseorang yang berkewajiban memberikan nasehat untuk kebaikan. Tapi tentu, dalam memberi nasehat semua harus mengetahui metode yang tepat dan memperhatikan situasi dan kondisi agar nasehat tersebut diterima dengan baik.

Adab memberikan nasehat kepada orang lain dalam Islam :

1. Niat yang benar
Ikhlaskan dalam memberi nasehat hanya karena Allah, mengharapkan balasan hanya dari Allah..

2. Memperhatikan cara terbaik dalam memberikan nasehat
Setiap orang tentu tidak ingin jika diberi diingatkan dengan cara menjelek-jelekkannya, atau dengan mengumbar keburukannya, karena itu lakukan nasehat dengan cara yang benar, lakukan dengan santun tanpa berniat menjelekkannya, jelaskan bahwa ini memberi nasehat demi kebaikan dirinya. Terkadang nasehat juga bisa dilakukan dengan mencontohkan perbuatan baik, jadi langsung dengan perilaku.

3. Merahasiakan nasehat
Imam Syafi”i berkata dalam syairnya:
Hendaklah engkau sengaja mendatangiku untuk memberi nasehat ketika aku sendirian. Hindarilah memberi nasehat kepadaku ditengah khalayak ramai Karena sesungguhnya memberi nasehat dihadapan banyak orang sama saja dengan memburuk-burukkan, saya tidak suka mendengarnya Jika engkau menyalahi saya dan tidak mengikuti ucapanku maka janganlah engkau kaget apabila nasehatmu tidak ditaati

4. Menasehati sesama muslim tanpa diminta
Jika kita melihat saudara kita terjatuh dalam kesalahan, tentu bentuk dari kepeduian kita adalah dengan saling menasehatinya agar dia kembali kepada kebaikan, tanpa perlu untuk diminta. Dan ini dilakukan hanya semata-mata karena Allah.

Jelas sudah dari perkataan imam syafi’I tersebut bahwa memberi nasehat itu harus memperhatikan waktu, lakukan secara rahasia dan ketika sendirian tidak dalam kondisi rame, hingga penerima nasehat bisa menerimanya dengan baik.

Betapa indahnya jika kita sesama muslim saling menasehati dalam kebaikan dengan memperhatikan adab-adab seorang muslim dalam memberikan nasehat. Semoga Allah karuniai kita akhlak seorang muslim yang baik hingga bisa kita terapkan dengan baik pula.

TANYA JAWAB 

Q : Assalamualaikum ustadzah..mau nanya jika dalam permasalahan saudara yang meyakini "belum tentu orang yang paham agama itu orang yang beriman"
Bgaimana cara menasehati orang yang punya paham yang salah tsb??
A : وعليكم السلام ور حمة الله وبر كا ته

Agak berat menasehati orang yang pemahamannya terhadap agama kurang, karena hukum agama saja dia abaikan, apalagi omongan kita..
Tunjukkan saja akhlak yang baik, semoga dengan hidayah Allah dia segera sadar.


Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Semoga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Aamiin....

Segala yang benar dari Allah semata, mohon maaf atas segala kekurangan. Baikloah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyakanya dan do'a kafaratul majelis:


سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engakau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”



Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Ketik Materi yang anda cari !!