Home » , , » FITNAH

FITNAH

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, December 6, 2017

Rekap Kajian Online Hamba Allah Ummi G-3
Hari/Tanggal : Kamis, 24  Agustus 2017
Tema : FITNAH
Narsum : Ustadzah Lilis Nuraeni
Jam : 09.00 -selesai
Editor : Sapta
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
FITNAH
Oleh : Bunda Lilis

~ Ada suatu kejadian yang sekarang masih hangat-hangatnya diviralkan, suatu ketika seorang pemuda sholat di mesjid. Mesjid itu tampak sepi. Tidak ada seorangpun yang sholat kecuali pemuda itu. Besoknya tersiar kabar, kotak sebuah ampli di mesjid itu hilang. Dan pemuda itu dituduh pencurinya, dengan alasan tidak ada seorangpun yang lain di mesjid itu kecuali pemuda itu.Singkat cerita pemuda itu dipukuli di depan mesjid dan dibakar massa. Sungguh tragis, pemuda itu meninggal dengan cara dibakar. ~

Inilah buah karya Fitnah !...Sekali lagi Fitnah ....! Dan yang lebih miris, yang membakar tentulah orang- orang yang akrab dengan mesjid.
Ada apa dengan kita ? Kenapa orang-orang yang sholat terjebak dalam kasus fitnah berjamaah ???

Inilah tipuan syetan yang menimpa hati orang-orang yang merasa paling bersih dan benar. Penyakit hati yang menimpa pada orang-orang yang ahli ibadah ! Syetan itu masuk melewati celah dinding hati yang lalai dari berdzikir, dzikir yg sebenar-benarnya. Syetan membisik- bisikan sifat suudzon, memandang diri baik dan yang lain buruk ! Hati itupun celaka, jatuh kepada pada kehinaan. Hati yang menjadi kejam dan gelap. Tidak lagi dapat melihat dan merasakan RASA SAKIT ! " Fitnah lebih kejam dari pembunuhan." Hati itu tidak mengandung Nuur lagi, keras membatu.

Fitnah efeknya lebih dari pembunuhan.

Kisah lain, terjadi di sebuah pesantren.
Ustadznya mencari jawaban melalui media air yang dijampi-jampi. Air itu menunjuk ke arah seorang pemuda yang justru setiap malam berjaga-jaga mengamankan pesantren. Tanpa klarifikasi tuduhan jatuh pada pemuda itu. Dan seluruh pesantren mencap dia si pencuri.

Begitu pandainya syetan mengelabui manusia, para ahli ibadah. Syetan masuk pada orang-orang yang dihinggapi kesombongan sebagai orang yang dihormati. Karena kita sering lalai dari berdzikir dan mengabaikan amalan hati. Yang sudah baik merasa paling baik, yang sudah benar merasa paling benar. Syetan menjerumuskan para ahli ibadah.

Hal yang tidak dipungkiri, ibu-ibu juga sering berghibah yang bisa menjerumuskan seseorang pada Fitnah ! Dan melengkapi bumbu- bumbu fitnah !
Karena ibu-ibu lebih banyak waktu untuk bisa memperpanjang fitnah itu.

Semoga Alloh jauhkan kita dari Fitnah dunia dan akhirat, dan fitnah Dajjal! Aamiin.

==============

TANYA JAWAB

T : Assalamualaikum ustadzah, saya punya seorang teman, jika dia sering membicarakan aib orang lain, bagaimana cara untuk menasihati tanpa menyinggung perasaannya? Dan apabila kita difitnah seseorang apa yang harus kita lakukan? seperti contoh tukang servis speaker akhirnya sudah terlanjur meninggal, contoh yang di atas, Terima kasih.
J : Selalu alihkan pembicaraan pada hal lain yang positif. Nanti juga dia akan mengerti, kita tidak suka dengan pokok bahasannya.
Kalau di fitnah :
1. Tabayun, menjelaskan duduk perkara.
2.  Islah.
3. Panggil polisi untuk menengahi ( mediasi ).
4. Tahajud.
5. Banyak istighfar,dzikir, dan doa dari fitnah dunia akhirat.
6. Tafakur.
7. Ikhlas sebagai amalan hati.

Kasus Fitnah.
Dan pembunuh tempatnya di neraka. Membunuh berjamaah. Kalau dalam pidana Islam ada Qishos ! Yg membunuh harus Qishos. Taubat, puasa dan banyak sedekah menghapus dosa fitnah. Dan akui kesalahan.

T : Assalamuallaikum ustadzah, saya mau tanya, saya punya teman bisa dibilang akrab tapi beberapa waktu yang lalu mungkin sudah 2 atau 3 tahun saya di jelek-jelekan di belakang dengan teman saya yang lain sampai saya kedengaran di telingga saya, saya berusaha mau bicara dengan teman saya itu, tapi mungkin karena kebawaan emosi jadi teman saya melarang untuk berbicara. Jadi sampai sekarang saya tidak pernah mengungkapkan rasa kecewa saya sama dia, karena yang di tuduhkannya itu tidaklah benar. Sampai saat ini saya sangat susah untuk memaafkan dia, terkadang saya bilang di dalam hati sudahlah biarkan saja, sekiranya bagaimana ya ustadzah agar saya bisa memaafkan dan bersabar lebih atas perilakunya kepada saya, dan saat ini saya juga sudah perlahan-lahan menghindari dia karena saya anggap dia bukan teman yang baik buat saya. Terimakasih sebelumnya.., maaf sedikit curhat.
J : Fitnah itu menyakitkan, lebih dari pembunuhan. Wajar dan manusiawi. Menjauh dan sampaikan terus terang, bahwa ukhti tidak menerima fitnahnya. Supaya dia sadar. Dan selamat dari azab Alloh, kalau dia minta maaf.

T : Saya sering dengar hukum ghibah, sudah berusaha tidak menghibah tapi ya itu sering keceplosan ikut ghibah juga, bagaimana solusinya, ustadzah?
J : Taubat, istighfar, hapus dengan puasa dan sedekah, buat kebaikan pada orang kita ghibahi, berterus terang pernah ikut ghibah dan mohon maaf. Sebarkan kebaikan-kebaikan orang itu.

T : Assalamualaikum ustadzah, saya mau tanya, ketika kita di fitnah  apa yang harus kita lakukan? Marah, diam atau bagaimana? Terimakasih.
J : Tahajud laporkan masalah pada Alloh dan Tabayun panggil penengah dari kyai untuk jelaskan duduk perkaranya. Dah dijawab diatas.

T : Assalamualaikum ustadzah, saya mau tanya, maaf diluar tema ustadzah, tapi agak menjurus ke tema hari ini. Bagaimana menanggapi orangtua yang keberatan anak perempuannya setelah menikah tidak bekerja karena perintah suami dan karena menyusui jg. Padahal sudah disekolahkan tinggi-tingi dan bagaimana solusinya ustadzah, mana yang harus dipilih?
J : Taat kepada orang tua sepanjang perintahnya tidak keluar dari perintah Alloh. Ujian itu datang dari orang-orang terdekat kita. Adukan sama Alloh di sepertiga malam pada Sang pembolak balik hati. Pelan-pelan sampaikan sama orangtua, bahwa in shaa Alloh, kalau kewajiban utama terpenuhi, sisa waktunya akan digunakan untuk pemanfaatan ilmu untuk masyarakat, masalah timingnya belum tepat saja. Semua ada waktunya. Niatnya agar managemen keluarga lebih rapi.

T : Assalamualaikum ustadzah mau tanya, maaf di luar tema. Kalau kita berkurban lewat medsos seperti yang banyak diiklankan.menurut ustadzah bagaimana? Maksudnya diperbolehkan tidak d dalam islam?
J : Baiknya berkurban itu kepada tertangga terdekat, karena berbuat baik itu harus mendahulukan pintu terdekat rumahnya, itu yang dicontohkan Rosul. Sama seperti haji, kalau tetangganya masih susah? Haram tidak ? Tidak bisa dihukumi haram atau tidak. Hajinya sah, tapi belum tentu mabrur.

T : Maaf ustadzah saya mau bertanya, yang ini untuk yang haji itu lebih baik mana yang didahulukan, hajinya dulu atau bantu tetangganya dulu? Terimakasih sebelumnya untuk penjelasannya.
J : Bantu tetangga dulu dari kefakiran dan kemiskinan. Riwayatnya ada di zaman Rosul.

~~~~~~~~~~~~~~~~
Selanjutnya, marilah kita tutup kajian kita dengan bacaan istighfar 3x
Doa robithoh dan kafaratul majelis

Astaghfirullahal' adzim 3x

Do'a Rabithah
Allahumma innaka ta'lamu anna hadzihil qulub,
qadijtama-at 'alaa mahabbatik,
wal taqat 'alaa tha'atik,
wa tawahhadat 'alaa da'watik,
wa ta ahadat ala nashrati syari'atik.
Fa watsiqillahumma rabithataha,
wa adim wuddaha,wahdiha subuulaha,wamla'ha binuurikal ladzi laa yakhbu,
wasy-syrah shuduroha bi faidil imaanibik,
wa jami' lit-tawakkuli 'alaik,
wa ahyiha bi ma'rifatik,
wa amitha 'alaa syahaadati fii sabiilik...
Innaka ni'mal maula wa ni'man nashiir.

Artinya :
Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa sesungguhnya hati-hati kami ini,
telah berkumpul karena cinta-Mu,
dan berjumpa dalam ketaatan pada-Mu,
dan bersatu dalam dakwah-Mu,
dan berpadu dalam membela syariat-Mu.
Maka ya Allah, kuatkanlah ikatannya,
dan kekalkanlah cintanya,
dan tunjukkanlah jalannya,
dan penuhilah ia dengan cahaya yang tiada redup,
dan lapangkanlah dada-dada dengan iman yang berlimpah kepada-Mu,
dan indahnya takwa kepada-Mu,
dan hidupkan ia dengan ma'rifat-Mu,dan matikan ia dalam syahid di jalan-Mu.Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.
Aamiin...    

DOA PENUTUP MAJELIS
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
Subhanaka Allahuma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.Artinya:“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Aamiin ya Rabb.

======================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!

Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT