Home » , » BUAH PAHIT KEMAKSIATAN

BUAH PAHIT KEMAKSIATAN

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, January 23, 2018

 Kajian Online WA  Hamba الله SWT

Kamis, 16 Januari 2018
Rekap kajian Grup Bunda G7
Narasumber : Ustadzah Lilis
Tema : Kajian Umum
Editor : Rini Ismayanti



Dzat yang dengan Kebesaran-Nya, seluruh makhluk menyanjung dan mengagungakan-Nya...
Dzat yang dengan Keperkasaan-Nya, musuh-musuh dihinakan lagi diadzab-Nya...
Dzat yang dengan Kasih dan Sayang-Nya, kita semua mampu mengecap manisnya Islam dan indahnya ukhuwah di jalan-Nya, memadukan hati kita dalam kecintaan kepadaNya, yang mempertemukan kita dalam keta'atan kepadaNya, dan menghimpunkan kita untuk mengokohkan janji setia dalam membela agamaNya.

AlhamduliLlah... tsumma AlhamduliLlah...

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada tauladan kita, Muhammad SAW. Yang memberi arah kepada para generasi penerus yang Rabbaniyyah bagaimana membangkitkan ummat yang telah mati, memepersatukan bangsa-bangsa yang tercerai berai, membimbing manusia yang tenggelam dalam lautan sayaahwat, membangun generasi yang tertidur lelap dan menuntun manusia yang berada dalam kegelapan menuju kejayaan, kemuliaan, dan kebahagiaan.

Amma ba'd...
Ukhti fillah sekalian. Agar ilmunya barokah, maka alangkah indahnya kita awali dengan lafadz Basamallah

Bismillahirrahmanirrahim...                  


BUAH PAHIT KEMAKSIATAN

Kita melihat saat ini kemaksiatan merajalela bahkan terang- terangan. Ini membuat miris para orang tua dan para pendidik.Untuk itu kita perlu membongkar akar masalah kemaksiatan ini.

Sebab - sebab seseorang bermaksiat :

Tidak takut pada Allah.Orang yang takut pada Allah akan tunduk pada perintah dan larangan Allah.

QS Al- Isro 170-189..

Berteman dengan orang yang buruk.

Pertemanan akan membawa pengaruh. Di antara teman yang baik saja kita sulit istiqomah,apalagi dengan teman yang buruk.

Berhenti bartolabul ilmi pada ulama.QS.Anisa 162.

Ilmu itu akan menambah ketakwaan.Sebab ilmu itu yang menjelaskan salah dan benar dan memberi petunjuk - petunjuk bagi kehidupan kita.

Cinta dunia.

QS 75 :20-26

Karena begitu cintanya pada dunia,maka ia tidak melihat halal haram dalam mendapatkan sesuatu.

Pengaruh maksiat dalam kehidupan dunia akhirat:

Tidak bisa menerima ilmu

Dosa itu menutupi hati, dan jika hati penuh kotoran,sulit menerima ilmu.

Mematikan hati.

Hati tertutupi oleh hitamnya dosa - dosa,semakin hitam hati pun mati,tidak lg bisa melihat kebenaran.

Qs.Muthaffifin :14.

Mendapat laknat,jauh dari rahmat.
QS Al- Jasiyah:7

Dicabut nikmat dan datangnya bala.
QS.Al - Anfal : 53

Dihapus amal salih.

Do'a tidak dikabulkan.
Dosa - dosa penghalang dikabulkannya do'a.


Mengundang kemarahan Allah.


Amalan - amalan pelebur dosa


Bertaubat.
QS.5:34,39

Memperbanyak istighfar.

Meningkatkan Amal dan banyak berbuat baik.QS.Hud:114.

Bersabar menerima ujian.Allah memberikan ujian buat yang bertaubat.
QS.9:126


TANYA JAWAB

Q : Ustadzah, bagaimana supaya hati menjadi lembut? Kebalikan dari hati yang mati?
A : Dengan dzikir dan banyak menolong orang. Nanti akan terasa sendiri setelah actionnya efek positifnya.

Q : Seperti apakah contoh kemarahan Allah pada manusia yang bermaksiat ...baik di dunia maupun di akhirat kelak...
A : Bencana alam,bencana keluarga dan bencana pada diri sendiri.
Di Alqur'an dicontohkan dengan kisah Banjir umat Nabi Nuh, Bencana kaum Sodomnya Nabi Luth.

Q : Ujian yang Allah berikan bisa berupa apa saja, setiap hari saya rasa ada saja yang membuat hati ga tenang..selalu istigfar dan berusaha sabar. Apa seperti itu termasuk Allah sedang menguji kita walau itu setiap hari?atau kitanya yang terlalu su'uzhon pada Allah ustadzah?
A : Hidup ini memang cobaan yang berganti-ganti,yang membedakan ujian dan siksaan adalah subjek orangnya,apakah termasuk orang yang beriman dan tidak. Buat orang beriman itu ujian kesabaran dan penggugur dosa.
Masalah hati berkenaan dengan dzikir ( mengingat Allah ). Melalui ayat-ayat Nya atau yang ada di Alam. Coba setiap hari fahami seayat dari Alqur'an, dan memperhatikan Alam ini sebagai ciptaan Allah. Jika banyak mengingat Allah hati akan tenang. Dzikir lisan dan dzikir mengingat Allah dalam kondisi apapun.

Q : Ada orang yang stiap lihat orang lain senang, dia jadi marah dan kesal. Tapi suatu saat keluarga harus memberitahu tentang informasi bahagia, seperti keluarga ada yang mau umroh. Apakah harus bilang ke orang trsb (karena salah satu dari kerabat dekat)?sedangkan dulu pernah ada yang menginfokan kerabat mau umroh dia marah dan ga nerima.
Bagaimana cara berdakwah yang baik kepada orang tsb?
A : Kewajiban kita bersabar dan mengeluh sama Allah saja ketika susah ....dan mengabarkan karunia Allah sebagai tanda bersyukur.
Kalau ada yang tidak suka dengan kebaikan orang lain,artinya hatinya berpenyakit. Abaikanlah setiap ucapan negatif, lurus saja,dan tetap khusnuzon. Daripada memikirkan ucapan-ucapan manusia,lebih baik pikirkan ucapan-ucapan / firman Allah.

Q : Bagaimana menghadapi ibu yang merasa serba bisa, cenderung pamer dan merasa tidak emosian....Padahal klo ponakan, saudara, art salah dikiit aja ngomelnya panjang lebar ..dan luas..Maturnuwun
A : Ada orang yang banyak bicara, ketika mendapat hal - hal baik dia pamerkan. Itu bagus ! Masih lebih baik daripada orang yang tidak bersyukur.
Ketika seseorang,semisal memamerkan mobilnya, ingatkan ia pada Allah,bahwa itu semua dari Allah,sebagai wujud kasih sayang Allah,tetapi Allah juga bisa mengambilnya kembali kapan saja jika tak pandai bersyukur.
Dakwah kita,meluruskan Tauhidnya. Menghadapi orang Emosi dengan diam saat dia marah. Setelah reda baru bicara atau meninggalkannya.

Q : Apakah di terima amal ibadah seseoarang yang mati hatinya...jika di akhir hidupnya dia bertaubat baru beberapa hari saja......
A : Dari beberapa dalil yang bunda fahami,ketika beberapa saat dicabut nyawa,taubatnya tidak berlaku lagi.

Q : Berdosa kah jika seorang istri menjadi benci dengan suami dan keluarga suaminya sendiri?
A : Benci itu penyakit hati,sedang dosa berkenaan dengan ahlak/ perbuatan. Orang yang punya niat membunuh, sebelum benar-benar membunuh belum dihitung dosa, kalau sudah membunuh baru berdosa. Jadi urusan hati tempatnya bergulat kebaikan dan keburukan. Tapi memelihara kebencian pun bisa mengotori hati, bahkan mematikan hati.
Jadi jangan memelihara kebencian,obati dengan dzikir dan bacaan2 Al-qur'an. Sambil difahami per ayat.

Q : Selain berzdikir,banyak menolong orang juga bisa menjadikan hati lembut. Bagaimana upaya kita menolong orang banyak sedang kita jarang beraktivitas diluar rumah karena ga dapat izin suami? Apa dengan membantu keluarga kecil kita saja sudah bisa? Asal dengan ikhlas..
A : Ibu tengok tetangga,apakah dia punya beras ? Punya lauk ? Apa sepatu sekolahnya sobek ? Apa alat shalatnya lusuh ? Ibu memasak dan sisakan sayur semangkuk untuk tetangga yang miskin,itu adalah hal yang luar biasa.
Dan itu yang dicontohkan Rasul menyuapi tetangganya,si Yahudi buta secara rutin. Sepiring nasi Anda,bisa menolong tetangga dari lapar dan mencegahnya dari mencuri. Ibadah yang baik adalah yang rutin. Lakukan setiap hari ketika masak.


Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Semoga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Aamiin....

Segala yang benar dari Allah semata, mohon maaf atas segala kekurangan. Baikalauah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyakanya dan do'a kafaratul majelis:


سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asayahadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engakau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”


Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!