Home » , » Memuji Allah atas nikmat Nya

Memuji Allah atas nikmat Nya

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Thursday, January 18, 2018



Image result for nikmat allah
Rekap Kajian Online HA Ummi G-3
Hari/Tgl : Selasa, 19 September 2017
Materi   : Memuji Allah atas nikmat Nya
NaraSumber : Ustadzah Lillah
Waktu Kajian :  19.30-21.00 WIB
Editor : Sapta
□□□□□□□□


Memuji Allah Atas Semua Nikmat


Mampu karena Allah yang memampukan,

“Allah telah menciptakan kamu sekalian dalam keadaan lemah lalu menjadikan kamu dari keadaan kuat itu menjadi lemah dan berubah...” (Ar Ruum 54)

senantiasa terhubung dengan Allah swt

“ ...  ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram “  (QS Ar-Ra’d 28)

Karena satu-satunya syarat bertambahnya nikmat adalah bersyukur

dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berkata “ sesungguhnya jika kamu bersyukur niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu. Tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-ku) maka pasti azabKu sangat berat (QS Ibrahim 7)

Bersyukur. Inilah yang membuat perbedaan besar antara rasa cinta dan benci,malas dan termotivasi. Bukankah mata, telinga, tangan kaki yang anda miliki bukan hasil karya anda sendiri? Bukankah usia dan kesehatan adalah pemberian? Ya anda hanya penerima. Manusia adalah hamba yang tidak bisa menciptakan dirinya sendiri, tak bisa menentukan kapan datangnya kematian, tak bisa mencegah ujian dan rasa sakit.

Sebagai  penerima, bukankah tak pantas untuk mencela si pemberi ? bukankah tak pantas pula untuk mengatur si pemberi; “kau harusnya memberi ini dan bukan itu kepadaku”. Atau  berkata, “aku tak sudi, bawa kembali pemberianmu, ganti dengan yang lebih baik dari ini!”. Bersyukur adalah adab terbaik dari seorang hamba kepada Rabb-Nya. Itulah yang membuat seorang hamba mulia di mata Rabb-Nya. Ah, sekiranya kita menyadari seperti apa yang dirasakan Fudhail bin Iyadh ketika berkata “ hal yang selalu membuatku malu pada Rabbku adalah amalku cacat ibadahku berpenyakit namun karuniaNya selalu sempurna. Bersyukurlah, itu yang membuat sesama manusia bisa mencintainya. Banyak mengeluh, meratapi diri, menceritakan semua masalah dan perasaaan negatif pada orang lain, selalu menyebut nyebut apa yang tak dimilikinya membuat orang lain enggan mencintai kita.

Kita hanya akan mendapatkan apa yang kita usahakan.

Setiap orang menginginkan kesuksesan, namun apakah setiap orang telah mengupayakan kesuksesan tersebut? apakah setiap orang telah mengetahui caranya? apakah kebiasaan kebiasaan yang anda lakukan selama ini mendekatkannya pada kesuksesan atau justru pada kegagalan? Mungkinkah anda sukses jika anda tidak membangun pondasi yang kuat dalam kehidupan anda?

Ada 4 macam tipe orang dan kesuksesan


  1. Manusia yang TIDAK mengerti keinginan dan tujuan hidupnya di dunia
  2.  Manusia yang mengerti keinginannya tapi TIDAK tahu  CARA mencapai keinginannya
  3.  Manusia yang TAHU tujuan hidupnya dan TAHU cara mewujudkannya : tapi TIDAK memiliki rasa PERCAYA DIRI untuk mewujudkan apa yang ia ketahui/rencanakan
  4. TAHU keinginan dan tujuannya dalam hidup serta PERCAYA DIRI mewujudkannya

“ sesungguhnya manusia hanya mendapatkan apa apa yang ia usahakan. Usahanya PASTI akan diperlihatkan. Kemudian usahanya itu akan dibalas dengan balasan yang setimpal“ (QS. An-Najm 39-41)

Membersihkan hati

Rasa percaya diri sebenarnya adalah pantulan dari pikiran dan perasaan yang berulang ulang hadir dalam kepala seseorang. Rasa percaya diri adalah pantulan dari kumpulan sikap dan respon seseorang terhadap orang lain, begitu pula dengan munculnya rasa tidak percaya diri.  Orang yang sering bicara sendiri saat orang lain presentasi, maka ia akan lebih grogi saat presentasi. Merasa khawatir bahwa presentasinya tak bagus dan tak layak didengarkan. Mengapa pikiran negatif itu hadir dalam pikirannya? Karena selama ini ia sering mengabaikan orang lain, maka ia cenderung berpikir diabaikan oleh orang lain.

Siapa yang menyombongkan diri maka ia lebih sering merasa rendah diri dan tidak bisa menghargai pencapaian orang lain. Orang yang belajar mendengarkan dan menghargai, akan lebih lancar dan tenang dalam bicara. Kalau pun ada orang lain yang memilih bicara sendiri saat ia bicara, maka ia akan memilih diam dan mendengarkan sejenak meskipun saat itu dialah yang punyak hak dan kesempatan bicara. Nothing too lose. Hatinya lebih lapang dan ringan. Kalau ada yang mendengarkan alhamdulillah, kalau ada yang tidak mendengarkan pun tidak apa apa, itu adalah pilihan mereka. Yang terpenting baginya adalah menyampaikan apa yang harus ia sampaikan, kalau ada yang kurang sempurna itu adalah tanda bahwa ia harus belajar lebih baik lagi. Ya, itulah mindset seorang pembelajar sejati.

Tak perlu menjadi sempurna untuk memulai keberhasilan. Karena memang tidak ada keberhasilan sempurna pada usaha pertama. Tak perlu takut melakukan kesalahan untuk menjadi percaya diri. Karena orang yang bisa belajar dari kesalahannya, justru akan meingkat rasa percaya dirinya. Tak perlu berusaha membuat semua orang setuju, suka dan sependapat dengan kita untuk bisa percaya diri. Seseorang yang percaya diri bukan semata mata yakin karena kemampuannya saja, tetapi karena yakin bahwa ia berada dalam kebenaran dan Allah pasti menolongnya.

Jangan berandai-andai, mulai dari yang ada.

Barangsiapa tidak bisa bersyukur dengan nikmat yang sedikit, maka ia tidak bisa bersyukur dengan nikmat yang lebih banyak
menginginkan banyak hal namun tak mulai melaksanakannya justru akan mmebuat kita semakin rendah diri. berandai-andai membuka pintu-pintu syetan dan menjadikan kita sibuk dengan angan-angan sehingga energi untuk beramal berkurang.

Tak akan bisa sempurna, berdamai dengan kekurangan dan optimalkan potensi

Tak perlu menjadi sempurna untuk memulai keberhasilan. Karena memang tidak ada keberhasilan sempurna pada usaha pertama. Tak perlu takut melakukan kesalahan untuk menjadi percaya diri. Karena orang yang bisa belajar dari kesalahannya, justru akan meingkat rasa percaya dirinya. Tak perlu berusaha membuat semua orang setuju, suka dan sependapat dengan kita untuk bisa percaya diri. Seseorang yang percaya diri bukan semata mata yakin karena kemampuannya saja, tetapi karena yakin bahwa ia berada dalam kebenaran dan Allah pasti menolongnya. justru karena menyadaribahwa diri lemah, maka kita akin berhajat pada pertolongan Allah. fokus pada kekuatan dan perbaiki kelemahan.


Ibnu Athailah memberi tips lain yang sangat bagus dalam menyikapi kelemahan ini: “tampilkanlah dengan sesungguhnya sifat-sifat kekuranganmu niscaya Allah akan menolong dengan sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Bersungguh-sungguhlah dengan kehinaanmu, niscaya Allah akan menolongmu dengan sifat kesempurnaan-Nya. Bersungguh-sungguhlah dengan ketidakberdayaanmu, niscaya Ia menolongmu dengan kekuasaan-Nya. Bersungguh-sungguhlah dengan kelemahan niscaya Ia menolongmu dengan daya dan kekuatan-Nya.”

jangan takut berkata tidak
maksiat membuat kita tidak percaya diri

“ mengapa kalian suruh orang lain (mengerjakan) kebaikan sedangkan kalian melupakan diri (mengerjakan kewajiban diri) kalian sendiri, padahal kalian membaca kitab?” (al Baqarah 44).  

sikap orang mukmin terhadap kesalahannya '

Maka mereka telah kembali kepada kesadaran mereka dan lalu berkata: “Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)”, (Al- Anbiya: 64)


🌷🌷🌷 🌷🌷🌷 🌷🌷🌷 🌷🌷🌷

TANYA JAWAB


T : Bunda boleh bertanya ya, bagaimana seharusnya agar kita senantiasa bersyukur agar tidak ada rasa benci, marah, sedih?
J : Belajar untuk senantiasa berlapang dada. Itu tingkat pertama dalam ukhuwwah Islamiyyah. Orang yang hatinya lapang, cenderung senantiasa berfikir positif. Sehingga mudah buat mereka mensyukuri setiap nikmat di sekeliling. Perkuat pula hubungan cinta dengan Allah, perhalus hati dengan tilawah dan dzikir.


T : Bersungguh-sungguh dengan kehinaanmu, niscaya Allah akan menolongmu dengan sifat kesempurnaanNya. Mohon dijelaskan ustadzah dengan kehinaan yang bagaimana ya?
J : Kehinaan disini maksudnya adalah kekurangan kita, yang memang cenderung jadi sasaran dihina orang. Jika kita bersungguh-sungguh memperbaiki, Allah akan menolong dengan kesempurnaan-Nya


T : Nanya bunda. Saya punya satu sifat buruk yang sulit sekali saya kendalikan (maaf bunda... saya tidak bisa sebut dsini, jika bunda ingin mengetahui maka saya akan japri)... sering sekali saya khilaf melakukannya. Beberapa waktu yang lalu terjadi keadaan yang fatal akibat saya khilaf melakukannya. Afwan jidan... kadangkala hati kecil saya berkata... kenapa ini hadir dalam diri saya, sudah terlalu sering saya menangisi kondisi saya ini. Pada saat seperti itu (menangisi kondisi saya) apakah saya tidak bersyukur? Dan apakah keburukan sifat saya ini adalah pemberian? Saya bingung bunda, kerena saya tidak mampu mengendalikan diri saya. Maaf ya bunda, karena panjang ni tulisan saya.
J : Susah juga ya kalau kita gak tahu apa yang dimaksud. Karena bila itu sifat, harusnya bisa diubah atau diperbaiki. Bersungguh-sungguh saja mengendalikan sifat tersebut jika memang belum mampu sepenuhnya menghilangkan.


T : Ustadzah saya belum begitu paham dengan tips ibnu Athailah. Bisakah dengan contoh?
J : Sudah terjawab di no 2 ya bunda.


T : Ustadzah, bagaimana cara membangkitkan rasa percaya diri dan semangat diri untuk tidak nglokro/tidak yakin dengan kemampuan diri saat menghadapi sesuatu kesulitan? Seringkali bayangan-bayangan di depan malah membuat ketakutan dan menimbulkan ketidakyakinan sehingga usaha jadi setengah hati.
J : Segala sesuatu memang harus dengan ilmu. Harus tahu bahwa putus asa bukan ciri muslim, berandai-andai itu dekat dengan syetan. Harus tahu Allah suka melihat proses, bukan hasil. Bangkitkan orang yang seperti itu dengan ilmu.

➖➖➖KHOLAS➖➖➖


~~~~~~~~~~~
Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis :

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!