Home » , , » PRODUK ASURANSI JIWA SYARIAH

PRODUK ASURANSI JIWA SYARIAH

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Friday, January 26, 2018

 Kajian Online WA  Hamba الله SWT

Senin, 22 Januari 2018
Rekap Kajian Grup Bunda G1
Narasumber : Ustadz Asy’ari Suparmin
Tema : Kajian Umum



Dzat yang dengan Kebesaran-Nya, seluruh makhluk menyanjung dan mengagungakan-Nya...
Dzat yang dengan Keperkasaan-Nya, musuh-musuh dihinakan lagi diadzab-Nya...
Dzat yang dengan Kasih dan Sayang-Nya, kita semua mampu mengecap manisnya Islam dan indahnya ukhuwah di jalan-Nya, memadukan hati kita dalam kecintaan kepadaNya, yang mempertemukan kita dalam keta'atan kepadaNya, dan menghimpunkan kita untuk mengokohkan janji setia dalam membela agamaNya.

AlhamduliLlah... tsumma AlhamduliLlah...

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada tauladan kita, Muhammad SAW. Yang memberi arah kepada para generasi penerus yang Rabbaniyyah bagaimana membangakitkan ummat yang telah mati, memepersatukan bangsa-bangsa yang tercerai berai, membimbing manusia yang tenggelam dalam lautan syahwat, membangun generasi yang tertidur lelap dan menuntun manusia yang berada dalam kegelapan menuju kejayaan, kemuliaan, dan kebahagiaan.

Amma ba'd...
Ukhti fillah sekalian. Agar ilmunya barokah, maka alangkah indahnya kita awali dengan lafadz Basamallah

Bismillahirrahmanirrahim...                  

PRODUK ASURANSI JIWA SYARIAH

Oleh:
Ust Asyari Suparmin, MA

Asuransi syariah adalah sebuah usaha untuk saling melindungi dan saling tolong menolong di antara sejumlah orang, di mana hal ini dilakukan melalui investasi dalam bentuk aset (tabarru) yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu mealui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah.

Ciri Produk Asuransi Jiwa Syaraiah
1.  Adanya dana yang dikelola dengan akad tabarru. Tabarru merupakan dana kumpulan peserta yang diberikan kepada perusahaan asuransi. Tujuan dana tabarru adalah mengumpulkan dana dari sesama peserta untuk saling membantu bila ada pihak yang terkena musibah.

2. Adanya dana yang dikelola dengan akad tijarah. Ini merupakan bentuk akad yang digunakan untuk tujuan komersial atau mencari keuntungan. Melalui akad inilah, dana akan dikelola dengan sistem bagi hasil. Dana dari akad inilah yang akan dibagikan kepada peserta kembali. Di sini ada produk tradional dan modern atau unit link

3.Adanya ujrah. Karena perusahaan asuransi tidak berhak memiliki dana premi tabaru  dari peserta, sebagai gantinya perusahaan akan mendapatkan ujrah. Ini adalah fee atau biaya yang disepakati peserta untuk diberikan pada perusahaan guna membayar jasa pengelolaan dana premi peserta.

Produk Tardisional
Produk-produk non tabungan
1) al-Khairat Individu, yaitu Program ini diperuntukkan bagi perorangan/GROUP yang bermaksud menyediakan santunan untuk ahli waris bila peserta mengalami musibah kematian dalam masa perjanjian.
2)  Kecelakaan Diri Individu, yaitu Program yang diperuntukkan bagi perorangan /groupyang bermaksud menyediakan santunan untuk ahli waris bila peserta mengalami musibah kematian karena kecelakaan dalam masa perjanjian.
3 Kesehatan Individu, yaitu Program ini diperuntukkan bagi perorangangroup yang bermaksud menyediakan dana santunan rawat inap dan operasi bila peserta sakit dalam masa perjanjian.

Produk-produk tabungan, diantaranya adalah:
1)  dana investasi, yaitu Suatu bentuk perlindungan untuk perorangan yang menginginkan dan merencanakan pengumpulan dana dalam mata uang rupiah atau US dollar sebagai dana investasi yang diperuntukkan bagi ahli warisnya jika ditakdirkan meninggal dunia lebih awal atau sebagai bekal untuk hari tuanya.
2) dana haji, yaitu Suatu bentuk perlindungan untuk perorangan yang menginginkan dan merencanakan pengumpulan dana dalam mata uang rupiah atau US dollar untuk biaya menjalankan haji.
3 dana Pendidikan , yaitu  Suatu bentuk pertimbangan untuk perorangan yang bermaksud menyediakan dana pendidikan dalam mata uang rupiah dan US dollar untuk putra-putrinya sampai sarjana.

Produk asuransi Modern atau UNIT LINK
Unit link syariah adalah perlindungan asuransi syariah melalui usaha saling melindungi dan tolong menolong di antara sejumlah orang atau pihak melalui investasi dalam bentuk aset. Unit link yang merupakan gabungan asuransi sekaligus investasi ini memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah.

1. Manfaat Proteksi Bila terjadi musibah, maka akan mendapat uang Manfaat Asuransi plus nilai investasi. Peserta pun dapat menambahkan jenis perlindungan lainnya, seperti santunan kecelakaan, sakit kritis, atau biaya rumah sakit.

2. Dalam unit link premi yang dibayarkan akan dialokasikan untuk membeli unit-unit investasi. Peserta pun bebas menentukan jenis dana investasi yang diinginkannya. Setidaknya terdapat empat pilihan, yaitu Cash fund (investasi sebagian besar pada instrumen pasar uang syariah); Fixed Income (investasi sebagian besar dalam instrumen obligasi syariah); Balance Fund (investasi sebagian besar pada saham dan obligasi syariah); dan equity fund (investasi sebagian besar dalam saham-saham yang sesuai dengan prinsip syariah
Pada prinsipnya semua orang membutuhkan asuransi, hanya perlu di sesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan dana yang di cadangkan untuk itu, dengan demikian perlu adanya skala prioritas dalam memenuhinya, sekurang kurangnya sebagai bahan pertimbahan di bawah ini :
1. Asuransi Kecelakaan diri,
Dalam perjalaanan kehidupan sehari-hari ada yang tidak terduga yang menyebabkan terjadinya insiden yang menyebabkan tidak berfungsinya anggota tubuh di karenakan berbenturan dengan benda padat, terkena gas atau benda cair, terkadang musibah ini bukan hanya membutuhkan pengobatan tetapi juga menyebabkan tidak bisa bekerja seperti semula atau bahkan meninggalkan dunia fana, Dalam Asuransi Syariah juga ada produk tersebut.

2. Asuransi Alkhairat (kematian),
Sesuatu yang pasti akan terjadi dalam kehidupan adalah kematian, yang merupakan kekuasaan Sang kholiq, bagi setiap muslim sebenarnya tidak masalah tinggal mempertanggung jawabkan perbuatannya saja selama ini, namun bagai mana dengan yang di tinggalkannya, disinilah membutukan perlindungan akan penghasilan dalam memenuhi kebutuhan sehingga bila terjadi kematian tersebut kelangsungan kehidupan, baik keseharian , pendidikan dan lainnya tetap berjalan. Dengan demikian tidak meninggalkan keturunan yang lemah
 “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang baik”. (QS. An-Nisa:9)
   
3. Jaminan Hari Tua,
Setiap manusia ada keterbatasan kemampuan dalam bekerja yang di sebabkan faktor usia sedangkan kebutuhan terus berjalan, untuk itu perlu di persiapkan sejak dini dengan berinvestasi
“Hai orang-orang yang beriman !. Bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri mempersiapkan apa yang telah dibuat untuk hari esok (masa depan). Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS: QS Al-Hasyr : 18)

4. Jaminan Pemelihraan Kesehatan,
Anugerah terbesar setelah Keimanan adalah kesehatan, dengan nya manusia adapat beribadah dan memenuhi kebutuhannya, sehingga harus di jaga kesinambungannya, namun dalam berbagai hal menyebabkan berkurang atau sakit yang membutuhkan perawatan dengan biaya perawatan yang terkadang tidak sedikit, disinilah dengan berasuransi syariah sudah ber taawun kalau terjadi musibah sakit diantara peserta.
Pergunakanlah lima hal sebelum datangnya lima perkara;
Muda sebelum tua, sehat sebelum sakit, kaya sebelum miskin,  lapang sebelum sempit dan hidup sebelum mati.”
 (Hadist   riwayat Muslim)

Empat tersebut di atas adalah kebutuhan dasar manusia akan asuransi yang harus di penuhi tentunya di sesuaikan dengan kondisi masing masing untuk menetukan priritas
Bagi Seorang Muslim Insya Allah tidak akan ragu karena sudah terpenuhi dalam Asuaransi Syariah yang di jamin Halal.
*Bergabung dengan asuransi syariah bukan karenatakut mati, tapi bagaimana agar yang*ditiggalkan tetap hidup *dalam kondisi tidak lemah aqidah maupun harta”
wallohu a'lambishowab
Pratisi dan Dosen  asuransi syariah

TANYA JAWAB

Q : Afwan ustadz.. saya termasuk yang awam tentang asuransi namun ingin belajar ilmunya..jika boleh menyebutkan nama produk, asuransi mana yang sudah –benar syariah dan apakah ada perlindungan dari pemerintah seperti halnya bank-bank ?
A : Di Indonesia berkembang lebih dari 40 perusahaan asuransi syariah yang sudah di rekomenasi ojk juga MUI, pilihan produknya variasi dari asuransi pendidikan, kesehatan dan yang lainnya

Q : Ustadz afwan sya pernah baca asuransi ada unsur yang tidak diperbolehkan dalam agama, apakah dalam sistim asuransi syariah tidak ada unsur tersebut?
A : Semua yang sudah di rekomendasi kita yakin sudah ada standar syariah di awasi oleh Dewan Pengawas syaria klu ada yang tidak sesui laporkan ke DPS atau MUI akan di perbaiki

Q : Assalamualaikum ustadz, kalau  menurut ustadz, perusahaan asuransi jiwa mana yang sekarang Ini masih komitmen dengan asuransi nya??
Afwan..terus terang saya keburu down kalau  mendengar asuransi ustadz. Karena ada pengalaman dari teman-teeman yang udah ikut lebih dari dua tahun, tiba2x  ga nerusin iurannya..akhirnya uang sebelumnya hangus
A : Dalam sistem asuransi syariah terbebas dari yang di haramkan seperti Gharrar Maisi (judi) juga riba jadi kita dukung kalau ambil asuransi ya Syariah

Q : Dari uraian tsb diatas saya masih belum paham , perbedaan yang esensi dari asuransi syariah dg non Syariah itu dimana. Kelihatannya hanya istilah aja yang diganti. Misal premi jadi ujroh. Maaf ustadz saya memang benar-benar belum paham
A : Sebaiknya kita harus luruskan niat kita bila sudah ada yang bendera Islam dan ada penanggung jawab dalam hal ini MUI kita ikuti biar ekonomi syariah berkembang. Bila ada yang kurang atau menyimpang LAPORKAN AJA ada mekanismenya kok. Mungkin kah sama maaf berhubungan suami istri dengan istri sendiri  di samakan dengan berhubungan dengan PSK maaf ini pertanyaaan ektrim memang. Tapi kita harus cerdas agar tidak berkuktat di seputar ini saja afw. ayoo ke asuransi syariah bank syariah belanja harus ke MUSLIM

Q : Tentang asuransi kesehatan,,biasanya asuransi hanya pada rawat inap bagaimana dengan Unit Link?
A : Pada unit link banyak pilihan mungkin manfaat pilihannya hany rawat inap coba cek di polisnya

Q : Ustadz....kalo sudah terlanjur masuk asuransi knvensional,,bolehkah kita ambil untuk berobat tapi tidak melebihi sejumlah uang yang sudah kita setor
A : Sudah terlanjur asuransi konven. kalau ini ketentuan tempat kerja ulama membolehkan sebatas manfaat sesuai yang di dapat seperti BPJS hindari konven yang ada unsur tabungannya

Q : Bagaimana kita sebagai pemegang polis bisa tahu bahwa dana yang dia simpan diinvestasikan pada produk-produk syariah.
A :  Dalam Asuransi syariah ada ketentuan investasi harus 100 % sesuai syariah di pantau oleh OJK juga MUI kalau ada yang tidak sesuia laporkan

Q : Mohon maaf ustd,saya pernah dengar sekarang ini banyak perusahaan asuransi konven seperti membuka cab yang syariahnya karena memang kecenderungan masyarakat saat ini sudah melek syariah istilahnya,tapi yang saya dengar banyak juga yang blm sebenarnya syariah. Pertanyaan bagaimana membedakan asuransi yang sudah betul-betul syari dengan yang hanya nama?afwan jika saya salah
A : Secara teori membedakan asuransi syari syariah dan konven . di syariah bebas ghararrar , maisir dan riba. Dalam ilustrasi jelas sekali, yang mudah dui syariah ada dana tabaru yang di pisahkan sejak awal untuk kdana kebajian atau sling tolong menolong

Q : Mau nanya ustd.. saya ikut asuransi pendidikan untuk kedua anak saya apakah itu termasuk syariah atau bukan.
A : Asuransi Pendidikan syariah bagus bu in sha allah halal

Q : Izin bertanya maaf bagaimana dengan bpjs apa itu termasuk asuransi syriah? Di perusahaan di wajib kan pake bpjs
A : BPJS hukum dasarnya boleh karena darurat belum ada asuransi sosial yang syariah

Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Semoga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Aamiin....

Segala yang benar dari Allah semata, mohon maaf atas segala kekurangan. Baikalauah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyakanya dan do'a kafaratul majelis:



سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asayahadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engakau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”


Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!