Home » , , » PINTU PEMBUKA REZEKI

PINTU PEMBUKA REZEKI

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, February 20, 2018


 Kajian Online WA  Hamba الله SWT

Selasa, 30 Januari 2018
Rekap Kajian Grup Bunda G2
Narasumber : Ustadz Ruli
Tema : Kajian Umum



Dzat yang dengan Kebesaran-Nya, seluruh makhluk menyanjung dan mengagungkan-Nya...
Dzat yang dengan Keperkasaan-Nya, musuh-musuh dihinakan lagi diadzab-Nya...
Dzat yang dengan Kasih dan Sayang-Nya, kita semua mampu mengecap manisnya Islam dan indahnya ukhuwah di jalan-Nya, memadukan hati kita dalam kecintaan kepadaNya, yang mempertemukan kita dalam keta'atan kepadaNya, dan menghimpunkan kita untuk mengokohkan janji setia dalam membela agamaNya.

AlhamduliLlah... tsumma AlhamduliLlah...

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada tauladan kita, Muhammad SAW. Yang memberi arah kepada para generasi penerus yang Rabbaniyyah bagaimana membangakitkan ummat yang telah mati, mempersatukan bangsa-bangsa yang tercerai berai, membimbing manusia yang tenggelam dalam lautan syahwat, membangun generasi yang tertidur lelap dan menuntun manusia yang berada dalam kegelapan menuju kejayaan, kemuliaan, dan kebahagiaan.

Amma ba'd...
Ukhti fillah sekalian. Agar ilmunya barokah, maka alangkah indahnya kita awali dengan lafadz Basmallah

Bismillahirrahmanirrahim...                  

PINTU PEMBUKA REZEKI

 Prolog :
“ Jika sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa , pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi . Tetapi mereka mendustakan itu. maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” ( QS Al Arof 96 )

Setiap orang selalu menginginkan agar dirinya mendapatkan rezeki sebanyak-banyaknya.

Hal tersebut tidaklah salah selama cara mendapatkan dan juga membelanjakannya ada dalam keridhoan Allah.

Bahkan sebagian besar sahabat Rasulullah SAW merupakan orang yang kaya dan tidak anti terhadap kekayaan .

Rasulullah SAW sendiri pun merupakan seorang pedagang yang berarti pula membutuhkan rezeki untuk kesehariannya .

Beliau mengajarkan bagaimana seharusnya kita meminta rezeki sehingga tidak ada anggapan bahwa rezeki bisa datang tanpa perlu diikhtiarkan .

Selain terus berikhtiar , Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memiliki cara untuk membuka pintu rezeki . Ingin tahu seperti apa cara membuka pintu rezeki ala Rasulullah SAW tersebut ?

Inilah beberapa Hal yang musti di perhatikan

1 . Cukupkan Dengan Yang Halal Dan Jauhi Yang Haram

Meski rezeki bisa datang lewat jalan halal ataupun haram , untuk mendapatkan keberkahan dari rezeki tersebut, maka Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencukupkan hidup dari rezeki yang halal saja .

Ini karena berdasarkan riwayat Imam Muslim dimana Rasulullah mengatakan bahwa doa seseorang akan ditolak jika dalam tubuhnya melekat harta atau barang yang haram .

2 . Jauhi Segala Yang Syubhat

Terkadang ada rezeki yang kita terima , namun ragu -ragu apakah rezeki tersebut halal ataukah haram .

Jika ingin mendapatkan keberkahan rezeki , sebaiknya jauhi segala yang bersifat syubhat . Ini karena perkara syubhat lebih dekat kepada keharaman.

3 . Selalu Berprasangka Baik Kepada Allah SWT.

Sesungguhnya dalam Al Quran Allah telah berfirman bahwa setiap makhluk hidup yang ada di dunia ini lahir beserta dengan rezekinya.

Oleh karena itu , kita sebagai orang mukmin harus yakin dan berprasangka baik bahwa Allah telah menjamin rezeki kita.

Dengan begitu dalam menjalani kehidupan ini akan dipenuhi dengan sikap optimisme .

 4 . Iman Dan Takwa Kepada Allah

Tahukah apa yang menjadikan jalan keluar dari segala permasalahan hidup? Tak ada jalan lain selain takwa .

Dengan takwa , Allah melimpahkan rezekinya tanpa ada perhitungan . Bahkan dengan takwa pula , Allah mendatangkan rezeki secara tiba- tiba.
“ Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar . Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka -sangka .” ( QS Ath Thalaq 2 - 3 )

Sementara untuk cakupan yang lebih luas seperti suatu desa ataupun negara, sesungguhnya Allah menjamin setiap bidang kehidupan jika semua penduduknya mau beriman dan bertakwa .

“ Jika sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa , pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi . Tetapi mereka mendustakan itu. maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” ( QS Al Arof 96 )

5 . Selalu Sabar , Syukur Dan Istighfar

Sikap sabar diperlukan ketika seseorang yang telah berusaha namun belum menemui hasil yang diinginkan .

Sementara dengan sikap syukur, berarti ia telah menerima apa yang telah Allah beri dan merupakan bentuk ucapan terima kasih yang amat besar .

Keduanya hanya akan bisa didapati pada orang mukmin saja .

Adapun istighfar , Rasulullah telah memberikan jaminan bagi siapa saja yang mendawamkannya dengan penuh kesungguhan bahwa akan dibukakan segala pintu solusi dari setiap permasalahan. Allah akan membukakan baginya kelapangan dan kemudahan hidup.

6 . Ikhtiar Dan Bersilaturahmi

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa rezeki tidak mungkin datang jika kita tidak berikhtiar .

Oleh karenanya berusahalah sembari menambah ilmu yang mendukungnya .

Jangan lupakan juga untuk menjaga tali silaturahmi karena keterangan menyebutkan salah satu keutamaan dari silaturahmi adalah terbukanya pintu rezeki . Selain itu kita juga akan terhindar dari mara bahaya dan dipanjangkan umur .

7 . Bersungguh -Sungguh Dalam Berdoa Dan Ibadah

Bagi umat islam, bekerja dalam perkara yang halal sama artinya dengan beribadah .

Oleh karenanya lakukanlah secara sungguh -sungguh dan mengharap kepada Allah.

Namun meski berupa ibadah, bekerja juga jangan sampai menutup waktu untuk melaksanakan ibadah yang wajib seperti shalat lima waktu.

Disamping itu , iringilah ikhtiar yang dilakukan dengan doa dan sikap qanaah atas apa yang telah diberikan oleh Allah.

8 . Perbanyak Infaq Dan Sedekah

Sesungguhnya harta yang kita dapatkan merupakan milik Allah dan didalamnya ada hak bagi orang -orang yang kurang mampu .

Oleh karenanya bagilah dengan mereka yang berhak menerimanya seperti dalam bentuk infaq ataupun sedekah .

Demi terbukanya pintu rezeki yang seluas-luasnya , dawamkanlah ibadah yang wajib dan jangan lupakan yang sunah .

Ketahuilah bahwa rezeki yang kita belanjakan di jalan Allah, akan diganti dengan yang berlipat- lipat .

Wallahu A ’lam

@rlw.elhamasyi


TANYA JAWAB

Q : Ustadz, salah satu jalan pembuka rezeki adalah sedekah. Bila kita sedekah 100rb, diganti Allah 1jt, apakah nanti di akhirat qta gak dapat pahala lagi?
A : SHADAQAH berarti menyisihkan sedikit harta yang dia miliki. Orang yang bershadaqah juga dapat diartikan sebagai orang yang mensyukuri nikmat. Ia tidak pelit terhadap harta yang dimilikinya. Namun, tak sedikit orang yang enggan untuk mengeluarkan sedikit dari hartanya itu. Ia menganggap bahwa hal itu adalah hal yang percuma, atau mungkin hanya buang-buang uang saja. Nah, jika hal itulah yang bersarang pada benak Anda, maka Anda perlu mengetahui kebaikan dari berbuat shadaqah.

Al Faqih berpesan kita harus bershadaqah baik sedikit maupun banyak, karena di dalam shadaqah itu terdapat sepuluh kebaikan, lima di dunia dan lima di akhirat. Adapun lima kebaikan di dunia, yaitu:

1. Membersihkan harta, sebagaimana sabda Nabi SAW, “Ingatlah bahwa jual beli itu selalu diliputi oleh hal-hal yang tidak baik, sumpah dan dusta, maka campurilah/ bersihkanlah dengan shadaqa.”

2. Membersihkan badan dari dosa, sebagaimana firman Allah, “Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka,” (QS. At-Taubah: 103).

3. Menolak musibah dan penyakit, sebagaimana sabda Nabi SAW, “Obatilah orang-orang yang sakit di antara kamu itu dengan shadaqah.”

4. Menggembirakan orang miskin, dan pekerjaan yang paling utama adalah menggembirakan orang-orang yang beriman.

Sedangkan lima kebaikan di akhirat, yaitu:

1. Shadaqah itu akan menjadi pelindung baginya dari panas.
2. Shadaqah itu akan memperingan hisab.
3. Shadaqah itu akan memberatkan timbangan.
4. Shadaqah itu akan memperlancar melewati shirath.
5. Shadaqah itu akan menambah derajat di surga.

Itulah 10 kebaikan dalam bershadaqah baik di dunia maupun di akhirat. Apakah Anda tidak tergiur? Sebelum terlambat, marilah kita melaksanakan shadaqah, karena kita harus menyadari bahwa di balik harta yang kita miliki terdapat hak orang lain di dalamnya

Q : Jalan pembuka rezeki yang lain adalah istigfar, apakah rezekinya terbuka setelah dosa kita diampuni ?
A : Saudaraku, marilah menghiasi setiap waktu kita dengan ucapan istighfar, sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla menyukai hamba yang senantiasa bertaubat dan meminta ampun kepada-Nya.
Barang siapa yang ingin kesempitannya dilapangkan dan diberikan jalan keluar serta didatangkan baginya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka maka Istighfar adalah jalan terbaik untuknya.
“bukankah ia kalimat yang mudah dan ringan bagi lisan kita wahai saudaraku”.

Orang yang beristighfar hidupnya akan merasa aman, damai, dan selalu diliputi ketenangan jiwa. Sebab, hidupnya akan terarah dan merasa diawasi oleh sang Khaliq. Karena itu, jiwanya akan selalu takut jika berbuat salah dan dosa. Ia akan selalu kembali dan meninggalkan dosa yang telah diperbuat (QS: Huud 3).

Istighfar juga memiliki faedah lainnya. Efeknya tidak saja individual yang ditandai dengan diampuninya dosa, tapi juga bisa bisa menjadi sebab turunya hujan. Sebagaimana yang dikatakan Allah dalam QS Nuh: 10-11. Karena itu, bila suatu negeri dilanda kekeringan dan kemarau panjang karena dosa kolektif yang menumpuk dan tidak pernah di-istighfari.

Terakhir, istighfar akan menghilangkan kesusahan, gundah gulana, dan mengundang terbukanya pintu rezeki. Sebagaimana yang tertera dalam kitab Riyadhus Shalihin dalam hadits riwayat Abu Dawud dijelaskan, “Barangsiapa yang terbiasa istighfar, Allah akan menjadikan untuknya jalan keluar dari setiap kesempitan dan kesusahannya, dan diberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”

Istighfar adalah perbuatan simpel dan mudah untuk dilakukan. Tidak terlalu butuh tenaga ekstra dan waktu khusus. Di rumah, di pasar, di kantor, dan di masjid. Waktu berbaring, duduk, dan mengendara mobil. Istighfar bisa dilakukan. Namun, faktanya, kita sering alpa. Padahal, dengan istighfar yang tulus, dosa kita akan diampuni dan juga mengundang selaksa faedah lainnya. Oleh karena itu, mari perbanyak istighfar.

اللهم اغفرلي ,اللهم ارحمني ,أستغفر الله و أ تبو إ ليه

“Ya Allah, ampuni dan rahmatilah aku. Aku meminta ampunan dan bertaubat kepada Allah.”


Q : Birrul walidayn juga salah satu pembuka rezeki, benarkah? Bagaimana jika hidup kita pas-pasan dan ortu jauh karena merantau, belum tentu bisa pulang setahun sekali
A : Pas ingin punya motor ada uang buat beli Motor. Pas ingin menikah ada uang buat menikah.... Syukurilah bisa menyantuni orangtua. Ingat laah Kisah Uwais al Qarny seorang pemuda sholeh yang sangat santun dan membantu ortua-nya sampe meninggal

Q : Bila kita memperoleh rezeki dengan jalan riba, misal bekerja di bank konvensional.. Tapi dia rajin sedekah, membantu siapa saja. Bila kemudian dia pensiun dan sakit parah, apakah ada kemungkinan sakitnya itu bisa menghapuskan dosa dari rezeki riba tsb?
A : In syaa ALLAH

Q : Termasuk dosa apa kalau misal si A mintain dana buat pembangunan mesjid....tapi sama panitia di aku dari uang pribadi tadZ
A : Kembalikan pada ALLAH. Semoga beliau cepat sadar dan dapat hidayah

Alhamdulillah, kajian kita hari ini berjalan dengan lancar. Semoga ilmu yang kita dapatkan berkah dan bermanfaat. Aamiin....

Segala yang benar dari Allah semata, mohon maaf atas segala kekurangan. Baikalauah langsung saja kita tutup dengan istighfar masing-masing sebanyak-banyakanya dan do'a kafaratul majelis:


سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asayahadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engakau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”


Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!